Kategori: Banten

  • Jam Komandan: Danrem 064/MY Tekankan Bahaya Judi Online

    Jam Komandan: Danrem 064/MY Tekankan Bahaya Judi Online

    Kota Serang – Komandan Korem 064/MY Brigjen TNI Andrian Susanto memimpin langsung kegiatan Jam Komandan yang dilaksanakan di Aula Makorem 064/MY Jalan Maulana Yusuf No 9 Kota Serang Banten, Senin (7/7/2025).

    Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyampaikan arahan, penekanan, dan evaluasi langsung serta lebih mendekatkan antara pimpinan dengan Prajurit dan PNS Korem 064/MY begitu juga sebaliknya.

    Danrem secara khusus menyoroti dan menekankan bahaya serta larangan keras terhadap praktik judi online. Judi online saat ini menjadi ancaman serius yang dapat merusak moral, mental, dan kedisiplinan prajurit, berdampak buruk pada diri sendiri, kedinasan maupun keluarga. Untuk itu, setiap anggota dan PNS Korem 064/MY diminta menjauhi segala bentuk aktivitas perjudian,

    “Tidak bosan bosannya saya tekankan kembali jauhi judi online dan pinjaman online karena itu semua akan akan menghancurkan keluarga kalian, apalagi sekarang sudah ada sanksi tegas bagi prajurit yang terbukti bermain judi online,” Ungkapnya

    Danrem berharap semua pihak saling mengingatkan satu sama lain agar tidak terjerumus judi online yang perpotensi merugikan dari segi ekonomi hingga keharmonisan keluarga

    Di kesempatan yang sama Danrem 064/MY juga mengimbau kepada Anggota, PNS serta keluarga besar Korem 064/MY agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dengan menghindari potensi dampak negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. (Trg)

  • Andra Soni: Koperasi Merah Putih Bangun Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    Andra Soni: Koperasi Merah Putih Bangun Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pendirian Koperasi Merah Putih untuk membangun optimisme masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat desa/ kelurahan. Serta mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen seperti yang diharapkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    “Saya optimis ini (Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih ,red) akan berjalan, dan harus kita pastikan. Kita memiliki rasa optimis bahwa ini berjalan dengan baik,” ungkap Andra Soni usai mengikuti Rapat bersama Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan secara virtual di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (7/7/2025).

    Andra Soni mengatakan rapat juga membahas terkait dengan rencana Peluncuran Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih secara nasional yang direncanakan akan berlangsung pada 19 Juli 2025, nanti.

    “Tadi kita juga berkoordinasi untuk menentukan koperasi mock up dari Provinsi Banten,” katanya.

    Dikatakan, salah satu tujuan pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di desa dan kelurahaan.

    “Contohnya kita ada operasi pasar, kita lakukan itu dengan sasaran masyarakat. Dengan adanya 1552 koperasi di Provinsi Banten itu salah satu fasilitas yang dapat digunakan, kemudian terkait dengan kebutuhan bahan pokok, obat-obatan dan lainnya,” imbuhnya.

    “Ini misi besar Pak Prabowo, harus kita sukseskan,” sambungnya.

    Andra Soni menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten untuk bersama-sama memberikan pembinaan dan monitoring dalam upaya pengembangan koperasi desa/ kelurahan merah putih.

    “Kita akan berikan pelatihan (bagi pengurus koperasi, red), bagaimana mengelola koperasi. Karena kita memiliki dinas yang membidangi koperasi dan lainnya,” pungkasnya. (Trg)

  • UNSERA dan BAZNAS RI Jalin MoU, Dorong Sinergi Transformasi Digital dan Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

    UNSERA dan BAZNAS RI Jalin MoU, Dorong Sinergi Transformasi Digital dan Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

    SERANG, Djawaranews.com – Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Rabu, 2 Juli 2025, bertempat di Gedung Rachmatoellah Convention Hall (RCH), Universitas Serang Raya.

    Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D., sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian KKM FAIR 2025 yang mengusung tema “Membagi Gagasan, Memberi Dampak Nyata.” Selain penandatanganan MoU, rangkaian acara juga mencakup Seminar Nasional, serta Pameran Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat oleh sivitas akademika UNSERA.

    Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bentuk nyata dari komitmen UNSERA dalam menghadirkan manfaat untuk masyarakat luas melalui kolaborasi lintas sektor.

    “Kolaborasi ini bukan hanya sebatas MoU, tetapi langkah strategis untuk membumikan nilai-nilai kebermanfaatan lewat sinergi riset, pengabdian, dan inovasi digital. Kami yakin, kerja sama ini akan memberi kontribusi nyata untuk masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D., juga menyampaikan harapannya terhadap kolaborasi ini.

    “Dalam hal penguatan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat khususnya pada ekosistem pendidikan, kami mendorong sinergitas BAZNAS dan Universitas Serang Raya dapat dilakukan dalam lingkup sosialisasi, edukasi, dan pengumpulan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di lingkungan Universitas Serang Raya (UNSERA) maupun pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D.

    Melalui kolaborasi strategis seperti ini, Universitas Serang Raya terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus unggulan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

  • Gubernur Banten Andra Soni: Penetapan Sekda Definitif Memperkuat Roda Pemerintahan dan Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik

    Gubernur Banten Andra Soni: Penetapan Sekda Definitif Memperkuat Roda Pemerintahan dan Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik

    Tangerang – Gubernur Andra mengungkapkan, dirinya telah menerima salinan penetapan Deden Apriandhi H sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menjadi langkah penting dalam penyempurnaan struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat roda pemerintahan dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

    “Penetapan Sekda ini bagian penting untuk menyempurnakan struktur birokrasi kita. Sekda berperan sebagai motor administratif pemerintahan. Saya berharap segera bisa bekerja karena beban kerja pemerintahan ini perlu didistribusikan dengan baik,” ujar Gubernur Andra Soni saat meninjau ruas Jalan Maja – Citeras Kabupaten Serang dan Maja – Tigaraksa di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/7/2025).

    Andra Soni menjelaskan bahwa proses seleksi Sekda telah dilalui secara normatif melalui panitia seleksi (Pansel) dan manajemen talenta. Pemerintah Provinsi Banten mengajukan tiga nama calon kepada Presiden berdasarkan urutan alfabet, bukan peringkat nilai, dengan nilai tetap dilampirkan sebagaimana prosedur resmi.

    “Proses seleksi berlangsung transparan dan profesional. Sama seperti saat kita mengusulkan nama-nama calon Pj Gubernur ke Presiden, pengajuan nama Sekda juga berdasar alfabet,” jelasnya.

    Andra Soni mengungkapkan, pelantikan Sekda definitif direncanakan akan berlangsung pada Selasa atau Rabu mendatang.

    Dengan adanya Sekda definitif, lanjutnya, dirinya optimistis efektivitas pemerintahan akan meningkat. Menurutnya, Sekda memiliki fungsi strategis dalam pengendalian urusan pemerintahan sehari-hari, sehingga kepala daerah bisa lebih fokus dalam menetapkan dan mempercepat kebijakan prioritas.

    “Saya ingin fokus ke arah kebijakan dan percepatan penanganan isu-isu penting seperti banjir, pengangguran, dan kemiskinan, pendidikan dan lain sebagainya. Ini semua butuh pengelolaan yang tertib secara administratif. Di situlah peran penting Sekda,” ucapnya.

    Andra Soni juga berharap penetapan Sekda definitif dapat mendorong konsolidasi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten agar lebih solid dan terarah.

    “Kita ingin ASN Banten terkonsolidasi secara baik. Tugas kita melayani masyarakat dan itu harus tercermin dalam setiap langkah dan kinerja yang dijalankan,” tutup Andra Soni. (Trg)

  • Tingkatkan Keselamatan Masyarakat, Gubernur Banten Andra Soni Percepat Perbaikan Ruas Jalan Maja – Citeras dan Maja – Cisoka – Tigaraksa

    Tingkatkan Keselamatan Masyarakat, Gubernur Banten Andra Soni Percepat Perbaikan Ruas Jalan Maja – Citeras dan Maja – Cisoka – Tigaraksa

    Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten merespons cepat keluhan masyarakat terkait kerusakan parah di ruas Jalan Maja – Citeras Kabupaten Serang dan Maja – Cisoka, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Percepatan perbaikan dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat

    “Perbaikan jalan dilakukan dengan kualitas beton yang ditingkatkan, menyesuaikan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari,” tegas Andra Soni saat meninjau Ruas Jalan Maja – Citeras dan Maja – Cisoka – Tigaraksa, Kabupaten Lebak, Jumat (4/7/2025).

    “Sebelah kiri jalan rusak karena selalu dilintasi kendaraan berat bermuatan. Sementara di sisi kanan kerusakannya sedikit karena arah sebaliknya biasanya kosong. Ini kami sesuaikan dalam perencanaan teknis,” tambahnya.

    Dikatakan , ruas jalan itu rusak karena sering dilintasi kendaraan berat dengan muatan besar. Tapi karena itu jalur penting dan sering dikeluhkan warga, Pemerintah Provinsi Banten memprioritaskan perbaikannya tahun ini.

    Andra Soni menyebutkan, titik-titik prioritas berada di kawasan padat aktivitas seperti Pasar Cisoka, depan Puskesmas, kantor kecamatan, dan kelurahan. Gubernur juga menyoroti pentingnya pengaturan operasional kendaraan besar yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.

    “Kami sedang koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengatur jam operasional kendaraan berat. Penyebab kerusakan juga akan dibahas bersama,” imbuhnya.

    Di lokasi yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan memaparkan bahwa dua ruas jalan provinsi yang akan diperbaiki meliputi Jalan Maja – Citeras di Kabupaten Serang sepanjang 0,8 km dengan lebar 6 – 7 meter dan tebal 27 cm menggunakan konstruksi beton struktur dengan wiremesh dan mutu beton Fc’35 MPa. Sedangkan ruas jalan Maja – Cisoka Tigaraksa di Kabupaten Tangerang sepanjang 1,04 km, dengan spesifikasi teknis yang sama.

    Proyek ini akan dimulai pada 14 Juli 2025 dengan target rampung akhir tahun 2025. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp14 miliar.

    “Ini atas arahan langsung dari Pak Gubernur setelah melihat langsung kondisi di lapangan. Kita akan percepat proses penyedia jasa agar pengerjaan bisa segera dimulai,” ungkap Arlan.

    Ditambahkan, karena lalu lintas di lokasi cukup padat, manajemen rekayasa lalu lintas akan diterapkan agar aktivitas warga tetap berjalan selama perbaikan.

    “Dengan perbaikan ini, diharapkan tingkat kecelakaan bisa ditekan dan keluhan masyarakat terhadap jalan rusak bisa terjawab. Pemerintah Provinsi Banten menargetkan jalan yang menghubungkan Kabupaten Serang, Tangerang, dan Lebak ini bisa segera kembali layak dan aman untuk dilintasi,” tutup Arlan

    Seperti diungkap Ali Akbar, pedagang yang berjualan di pinggir Jalan Maja–Citeuras, warga mengeluhkan lubang – lubang yang dalamnya hingga 10 cm di sepanjang jalan menjadi ancaman serius bagi keselamatan, terutama di jam-jam sibuk saat warga berangkat kerja.

    “Saya hampir setiap hari bantu pengendara yang jatuh. Biasanya pagi hari, mereka pekerja pabrik yang terburu-buru,” ungkap Ali Akbar. (Shj)

  • Kisruh Antrean Merak, Manager ASDP Tak Respons, Penumpang Menuntut Kepastian

    Kisruh Antrean Merak, Manager ASDP Tak Respons, Penumpang Menuntut Kepastian

    Cilegon – Kekacauan sistem antrean kendaraan di Pelabuhan Eksekutif Merak kembali memicu kemarahan para pengguna jasa penyeberangan. Sejumlah pengendara yang merasa sudah mendapat giliran naik kapal justru dialihkan ke area parkir bawah, sementara kendaraan lain yang datang belakangan justru diizinkan masuk lebih dahulu.

    “Saya dari jam satu siang sudah nunggu. Tapi begitu kapal sandar, malah kami disuruh pindah ke bawah. Harusnya yang baru datang itu yang nunggu, bukan kami yang sudah antre dari awal,” ujar Guntoro, salah satu pengguna jasa, saat ditemui di area pelabuhan. Jumat (4/7/2025)

    Menurutnya, pengalihan lokasi parkir dilakukan tanpa penjelasan yang memadai dari petugas. Akibatnya, para penumpang yang merasa sudah mendapat jatah naik kapal terpaksa kembali menunggu lebih lama dari jadwal seharusnya.

    “Kalau kami enggak dipindahkan ke bawah, sekarang mestinya sudah nyebrang. Tapi malah gantian sama mobil-mobil baru yang langsung masuk. Itu yang bikin banyak orang emosi,” tambahnya.

    Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan sempat memanjang. Beberapa pengguna jasa terlihat mendatangi petugas lapangan untuk meminta klarifikasi. Namun hingga sore hari, belum ada pihak manajemen ASDP yang turun langsung memberikan penjelasan.

    “Kami sudah tanya mana manajer operasional atau kepala pelabuhan, tapi enggak ada yang muncul. Cuma petugas lapangan yang bingung juga jawabnya. Mereka bilang nanti ditanya ke sana-sini, tapi ya enggak jelas,” ungkap salah satu pengguna lain.

    Situasi ini menimbulkan keresahan dan dianggap tidak adil oleh para penumpang. Beberapa di antaranya bahkan meminta kompensasi atas keterlambatan dan potensi kerugian yang ditimbulkan.

    Sementara itu, Manager Operasional ASDP Cabang Merak, Andre, yang coba dihubungi melalui WhatsApp, belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak ASDP terkait insiden tersebut.

    Pengguna jasa berharap sistem antrean di Pelabuhan Eksekutif Merak dapat diperbaiki menjadi lebih transparan dan akuntabel, terutama di masa libur dan akhir pekan saat volume kendaraan dan penumpang meningkat drastis. (Mgr)

  • Bukti Nyata Perlindungan Non-ASN: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Ratusan Juta Rupiah untuk Ahli Waris Almarhum Udin

    Bukti Nyata Perlindungan Non-ASN: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Ratusan Juta Rupiah untuk Ahli Waris Almarhum Udin

    SERANG, Djawaranews.com – Duka mendalam keluarga almarhum Udin, pegawai non-ASN di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, kini diiringi secercah harapan. BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan dan beasiswa pendidikan dengan total manfaat sebesar Rp190,5 juta kepada ahli waris almarhum. Selasa, (01/07/25).

    Penyerahan simbolis dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten, Eko Yuyulianda, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Uus Supriyadi, serta Kepala BPKAD Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, dan Sekretaris BPKAD Banten, Agus Setiyadi. Santunan kematian sebesar Rp42 juta telah langsung ditransfer ke rekening istri almarhum, Yanti.

    Almarhum Udin, yang beralamat di Kelurahan Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Selain santunan kematian, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan beasiswa pendidikan kepada kedua putri almarhum, Salsa Bila Safitri dan Siti Hanifah Wardatul Janah, masing-masing sebesar Rp69 juta dan Rp79,5 juta.

    Beasiswa tersebut akan dicairkan secara bertahap setiap tahun dengan syarat anak-anak tersebut masih bersekolah. Rinciannya, untuk tingkat SMP sebesar Rp2 juta per tahun, tingkat SMA sebesar Rp3 juta per tahun, dan perguruan tinggi sebesar Rp12 juta per tahun. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak almarhum.

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten, Eko Yuyulianda, mengatakan bahwa santunan ini adalah bukti nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Banten terhadap pegawainya, baik yang berstatus PNS maupun non-PNS. Eko juga berharap ke depan semakin banyak masyarakat Banten yang terlindungi melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Sekretaris BPKAD Banten, Agus Setiyadi, mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian dan santunan yang diberikan. “Santunan ini sangat bermanfaat bagi keluarga almarhum. Kami di BPKAD berkomitmen untuk memastikan seluruh pegawai honorer kami sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Alhamdulillah saat ini semua honorer kami, berjumlah sekitar 75 orang, sudah terlindungi,” ujar Agus.

    Sementara itu, Yanti, istri almarhum, mengaku sangat terbantu dengan adanya santunan dan beasiswa ini. “Saya merasa senang dan bersyukur, bantuan ini sangat membantu kelangsungan hidup keluarga saya. Rencananya uang ini akan saya gunakan untuk membuka usaha agar bisa menopang kehidupan keluarga ke depan, dan tentunya untuk pendidikan anak-anak saya,” ungkap Yanti dengan haru. (Trg)

  • Pemprov Banten Giatkan Pembangunan dan Mempermudah Investasi Untuk Serap Tenaga Kerja

    Pemprov Banten Giatkan Pembangunan dan Mempermudah Investasi Untuk Serap Tenaga Kerja

    Kota Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten terus giatkan pembangunan dan mempermudah perizinan usaha atau investasi. Tujuannya untuk pertumbuhan ekonomi dan serap tenaga kerja.

    Hal itu diungkap Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pembangunan, Perekonomian dan Pengadaan Sekretariat Daerah Provinsi Banten M Yusuf pada Pengukuhan dan Rapat Kerja DPD IMM Provinsi Banten periode 2025 – 2027 di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jl Kisamaun No.1 Parigi, Kota Tangerang, Sabtu (28/5/2025).

    Dibacakan, pengukuhan yang dilakukan tentunya agar organisasi ingin dijalankan dengan baik.

    “Kami sangat membutuhkan sinergi dan kolaborasi organisasi termasuk organisasi mahasiswa dalam melaksanakan pembangunan daerah,” baca M Yusuf.

    Diungkapkan, Pemprov Banten terus menggiatkan pembangunan daerah untuk menarik investasi masuk sehingga turut menyerap tenaga kerja di Provinsi Banten.

    “Organisasi kemahasiswaan juga perlu berkontribusi dalam memberdayakan sumber daya manusia. Menghasilkan para wirausahawan serta mampu membuka lapangan kerja,” baca M Yusuf.

    Dalam kesempatan itu hadir Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, serta Ketua Umum DPP IMM Riyan Netra Delza, serta Ketua Umum DPD IMM Provinsi Banten Pegy Septiawan

    Kegiatan mengusung tema Meneguhkan Militansi Intelektual dalam Bingkai Merah Putih untuk Banten Berdaulat Adil dan Makmur. (Trg)