Kategori: Banten

  • Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Sosialisasikan Prosedur Visa dan Izin Tinggal Prosedur Penggunaan TKA

    Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Sosialisasikan Prosedur Visa dan Izin Tinggal Prosedur Penggunaan TKA

    CILEGON, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keimigrasian terkait Prosedur Perizinan Visa dan Izin Tinggal bagi Pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA).

    Acara yang berlangsung di Aston Boutique Hotel Cilegon ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah yang diwakili Kabid Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Banten, Bapak Eben Rifky Taufan.

    Kegiatan dihadiri oleh perwakilan perusahaan, HRD, dan pelaku usaha dari berbagai sektor industri di wilayah Banten. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai ketentuan keimigrasian dalam pemanfaatan TKA, berdasarkan kebijakan selektif (selective policy) yang menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia, diatur masuknya orang asing ke dalam wilayah Indonesia, demikian pula bagi orang asing yang memperoleh izin tinggal di wilayah Indonesia, harus sesuai dengan maksud dan tujuannya berada di Indonesia.

    Berdasarkan kebijakan dimaksud serta dalam rangka melindungi kepentingan nasional, hanya orang asing yang memberikan manfaat serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Indonesia.

    “Pemahaman yang tepat tentang regulasi keimigrasian sangat krusial bagi perusahaan. Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan kejelasan prosedur perizinan, tetapi juga mencegah potensi pelanggaran imigrasi yang dapat merugikan semua pihak. Kami berkomitmen memfasilitasi kemudahan berusaha sekaligus menjamin kedaulatan hukum di wilayah Banten.”

    Imigrasi banten berusaha memberikan kontribusi maksimal dalam memberikan pelayanan publik yang dapat dilihat dari kemudahan pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat.

    “Kami apresiasi respon positif dunia usaha. Kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di seluruh wilayah Banten guna memastikan akses informasi yang merata,”

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan stakeholders terhadap peraturan keimigrasian dan ketenagakerjaan terkait TKA, serta mendorong pemanfaatan prosedur yang telah disederhanakan untuk kemudahan berusaha yang berkelanjutan di Provinsi Banten.

  • Evita Nursanty Dorong Kolaborasi Nyata Industri, Majukan Politeknik Petrokimia Banten

    Evita Nursanty Dorong Kolaborasi Nyata Industri, Majukan Politeknik Petrokimia Banten

    Banten, Djawaranews.com — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama antara dunia industri dan Politeknik Industri Petrokimia Banten dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang sesuai kebutuhan sektor industri petrokimia nasional.

    Ia menyampaikan bahwa potensi Politeknik ini sangat besar, mengingat Banten merupakan salah satu pusat industri petrokimia terbesar di Indonesia.

    “Politeknik Petrokimia Banten ini punya potensi luar biasa. Di Banten sendiri ada sekitar 10–15 perusahaan petrokimia besar, bahkan lebih dari 20 kalau dihitung dengan yang kecil-kecil. Kebutuhan tenaga kerjanya bisa mencapai ribuan,” ujar Evita kepada Parlementaria di Politeknik Industri Petrokimia, Banten, Selasa (22/7/2025).

    Meskipun Politeknik ini masih tergolong baru berdiri tiga tahun dan tahun ini meluluskan 124 mahasiswa pertama Evita menilai capaian tersebut belum sebanding dengan kebutuhan tenaga kerja industri.

    “Kita tentu belum puas dengan jumlah lulusan 124 orang. Padahal kebutuhannya jauh lebih besar. Ini harus dijawab dengan keterlibatan nyata industri, termasuk dalam pemberian beasiswa dan dukungan anggaran lainnya,” tambahnya.

    Menurutnya, lulusan politeknik inilah yang nantinya akan mengisi kebutuhan tenaga kerja di industri petrokimia, karena dilihat sebagai investasi jangka panjang, bukan jadi beban pengeluaran.

    Evita juga meminta agar Kementerian Perindustrian bersama pihak politeknik dan industri segera menyusun grand design pengembangan Politeknik Petrokimia Banten, agar arah dan peran masing-masing pihak menjadi lebih jelas.

    “Politeknik ini lahir atas usulan industri dan sudah ada MoU dengan 14 perusahaan. Maka industri harus ikut aktif. Apa yang dikeluarkan politeknik ini adalah SDM untuk kepentingan mereka juga,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia menegaskan bahwa anggaran dari APBN tidak bisa terus-menerus menjadi satu-satunya tumpuan.

    “Visi besar politeknik ini untuk menjadi institusi yang siap menghadapi era industri 4.0 luar biasa. Tapi itu semua perlu dukungan dana. Tidak mungkin hanya mengandalkan APBN. Industri harus ambil bagian,” tegasnya.

    Legislator fraksi PDI-Perjuangan, juga menyampaikan bahwa Komisi VII DPR RI akan merencanakan kunjungan lanjutan ke perusahaan-perusahaan petrokimia di Banten untuk mendalami peran mereka dalam pengembangan politeknik ini.

    “Setelah ini, kita akan kunjungan spesifik ke industrinya langsung. Kita ingin pastikan sinergi ini berjalan nyata, bukan sekadar seremonial,” pungkasnya.

    Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri, dan politeknik, Kami Komisi VII yakin Politeknik Petrokimia Banten bisa menjadi model pendidikan vokasi unggulan yang mendorong daya saing nasional di sektor strategis petrokimia. (Trg)

  • Pameran UMKM di Balikpapan Dorong Pemberdayaan Industri dan Masyarakat Banten

    Pameran UMKM di Balikpapan Dorong Pemberdayaan Industri dan Masyarakat Banten

    Balikpapan, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) turut ambil bagian dalam pameran industri dalam rangka HUT ke-45 DEKRANAS yang digelar pada 9–11 Juli 2025 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mendorong pemberdayaan industri dan meningkatkan partisipasi masyarakat pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) asal Banten. (11/7/25)

    Kepala Disperindag Provinsi Banten selalu Ketua Harian DEKRANASDA Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST, M.Si, menyebutkan bahwa pameran ini menjadi peluang penting bagi pelaku IKM khususnya kerajinan dan fashion untuk memperluas jaringan, memasarkan produk unggulan, dan meningkatkan nilai transaksi penjualan. “Kami ingin produk-produk unggulan Banten semakin dikenal di luar daerah dan dapat bersaing secara nasional,” ujarnya.

    Hadir pula Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Banten, Dr. Iwan Hermawan, ST, MM, yang didampingi oleh Bahagia Alamsyah Siregar, S.Sos, MM, serta Ibu Gubernur Banten, Tinawati Andra Soni selalu Ketua DEKRANASDA Provinsi Banten, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan promosi industri lokal ini.

    Pada kesempatan ini juga, Tinawati Andra Soni menyatakan bahwa pameran ini merupakan langkah konkret untuk memajukan pelaku industri lokal. “Kami sangat mendukung upaya ini sebagai bagian dari peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memberdayakan produk dan pelaku IKM di Banten,” ungkapnya.

    Tinawati juga berharap kegiatan ini berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin setiap kegiatan promosi industri memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah,” tambahnya.

    Selama tiga hari pameran, sejumlah IKM asal Banten berhasil menarik perhatian pengunjung dan membukukan nilai penjualan yang signifikan. Di antaranya adalah Magic Stone dari Kabupaten Serang dengan nilai penjualan Rp103 juta, Ita Stone Art dari Kota Cilegon Rp58,37 juta, Dewi Sambi dari Kota Tangerang Rp136,39 juta, dan Ratu Handmade dari Kota Serang Rp33,1 juta.

    Pameran ini mendapat sambutan hangat dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, yang menyatakan komitmen untuk terus menjalin kerja sama lintas daerah dalam mendukung kemajuan industri dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Trg)

  • Ade Yuliasih DPD RI Soroti Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SMA Negeri 4 Kota Serang

    Ade Yuliasih DPD RI Soroti Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SMA Negeri 4 Kota Serang

    Banten, Djawaranews.com – Ade Yuliasih, DPD RI Perwakilan Provinsi Banten menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru SMA Negeri 4 Kota Serang terhadap siswinya.

    Ade Yuliasih menilai, kasus yang sudah menjadi isu nasional itu, masalah serius. Sebab tidak hanya merusak kehormatan wanita terlebih pelajar, tetapi juga marwah Provinsi Banten.

    “Dugaan pelecehan seksual itu perbuatan memalukan. ini masalah besar, mencoreng pendidikan juga Banten karna dilakukan oknum guru,” ujar Ade Yuliasih, Senin 21 Juli 2025.

    Lantaran itu, Ade Yuliasih mendukung kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru SMAN 4 Kota Serang terhadap siswinya diselesaikan secara hukum.

    “Saya juga sudah bertemu langsung dengan Kadis DP3AKKB Kota Serang berserta jajarannya dalam hal ini karena kaitan domisili terduga korban di Kota Serang serta dengan Komisi Perlindungan Anak Provisi Banten. Saya mendukung agar dugaan kasus tersebut diproses secara hukum,” katanya.

    Tidak hanya sekedar itu, Ade Yuliasih juga mengaku sudah bertemu langsung dengan terduga korban. Dipertemuan itu, Ade Yuliasih mendengar langsung cerita dari terduga korban.

    “Dengan korban saya juga bertemu. Korban cerita soal kejadian pelecehan seksual itu. Kejadian ini tidak boleh dibiarkan, harus diproses hukum,” katanya.

    Lantaran terduga pelaku pelecehan seksual merupakan oknum guru, maka Ade Yuliasih meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten bertindak.

    “Terapkan peraturan kepegawaiannya, karena pelakunya diduga oknum guru disekolah itu sendiri. Jadi saya minta BKD dan Dinas Pendidikan ini bertindak,” katanya.

    Bahkan jika dugaan perbuatan pelecehan seksual terbukti kata Ade Yuliasih, pelaku harus diberhentikan dari statusnya sebagai ASN maupun sebagai guru.

    “Apabila oknum guru itu ternyata terbukti, harus ada sangsi yang tegas dan berat sesuai aturan ASN yang berlaku,” pintanya. (Trg)

  • Disperindag Banten Gelar Apel Pagi, Bangun Semangat Koordinasi dan Integritas

    Disperindag Banten Gelar Apel Pagi, Bangun Semangat Koordinasi dan Integritas

    Banten, Djawaranews.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menggelar apel pagi di halaman kantor Disperindag Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima, Kota Serang, Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dari berbagai bidang dan unit kerja., pada Senin (21/7/2025).

    Apel dipimpin oleh Enjat Zarkasie, dengan pembina apel Kepala UPT PSMB Muhammad Arif, ST, MM, yang mewakili Kepala Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST, M.Si. Dalam arahannya, Muhammad Arif menekankan pentingnya apel pagi sebagai sarana koordinasi dan penguatan kedisiplinan aparatur.

    “Apel pagi bukan hanya rutinitas, tetapi momentum untuk menyatukan semangat kerja, komitmen, dan integritas dalam menjalankan tugas,” ujar Muhammad Arif saat memberikan amanat di hadapan seluruh peserta apel.

    Ia menambahkan bahwa apel pagi juga menjadi media silaturahmi antarpegawai, sehingga memperkuat komunikasi dan sinergi di lingkungan Disperindag Provinsi Banten. Kehadiran semua unsur dalam satu forum turut menciptakan kebersamaan dalam mewujudkan target kinerja.

    Selain itu, apel pagi dinilai efektif dalam menyampaikan berbagai informasi dan perkembangan kegiatan di masing-masing bidang maupun balai. Hal ini penting untuk menjaga keterpaduan dalam pelaksanaan program Disperindag ke depan.

    Dalam kesempatan tersebut, pembina apel juga mengingatkan kepada seluruh pegawai terkait persiapan pelaksanaan kegiatan pada Triwulan III atau Semester II Tahun Anggaran 2025. Seluruh unit kerja diminta untuk meningkatkan kesiapan agar capaian program dapat berjalan optimal.

    Apel pagi ini mencerminkan semangat kerja yang terorganisir dan penuh tanggung jawab, sebagai langkah awal membangun budaya kerja yang produktif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik di sektor industri dan perdagangan. (Trg)

  • Perkuat Sinergi dan Silaturahmi, MOI Banten Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi DPC se-Provinsi

    Perkuat Sinergi dan Silaturahmi, MOI Banten Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi DPC se-Provinsi

    Serang – Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Banten mengadakan Rapat Koordinasi Wilayah sekaligus evaluasi kinerja Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Kegiatan berlangsung di Aula KNPI, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), pada Sabtu (19/7/2025).

    Acara ini dihadiri oleh Ketua DPW MOI Banten, Rengga, bersama jajaran pengurus provinsi seperti Rizki dan H. Mumu. Hadir pula para ketua dan pengurus DPC dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Serang serta unsur lainnya yang tergabung dalam MOI. Tidak ketinggalan, Ketua KNPI Provinsi Banten, Ahmad Jayani, S.H., turut hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus pengurus MOI di tingkat provinsi.

    Dalam sambutannya, Ahmad Jayani menekankan pentingnya peran media sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. “MOI harus mampu hadir sebagai mitra kritis namun konstruktif. Kolaborasi dengan masyarakat, sinergi antar pengurus, serta hubungan baik dengan pemerintah daerah adalah kunci agar MOI dapat menjalankan perannya sebagai kontrol sosial yang berintegritas,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua MOI Banten, Rengga, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rapat kerja. “Ini adalah momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus. Kita ingin menguatkan misi bersama dalam membangun kemitraan yang sehat antara media, masyarakat, serta lembaga pemerintah, TNI, dan Polri. Media adalah suara rakyat, dan harus menjadi jembatan komunikasi yang positif,” ujarnya.

    Rapat koordinasi ini berlangsung penuh semangat dan keakraban. Diskusi berjalan interaktif dan produktif, mencerminkan komitmen MOI dalam membangun media yang profesional dan berdaya guna. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan seluruh jajaran MOI Banten. (Red)

  • Cahaya Ilmu Agama Berkilau di Cikuya: Kelas Ngaji Hebat Bersama Kelompok kkm  44 Universitas Bina Bangsa

    Cahaya Ilmu Agama Berkilau di Cikuya: Kelas Ngaji Hebat Bersama Kelompok kkm 44 Universitas Bina Bangsa

    CIKUYA – Di bawah langit Desa Cikuya, semangat menuntut ilmu agama berkobar luar biasa di antara anak-anak yang berderet rapi, siap menerima bimbingan dari KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa. Sabtu, 19 JULI 2025

    Suasana setiap pertemuan ngaji bahkan terasa seperti festival cahaya penuh kehangatan, tawa, dan ketulusan. Para mahasiswa hadir dengan tampilan paling rapi, senyum selebar hamparan sawah, serta gaya mengajar yang tidak hanya formal, tetapi juga dramatis dan menggoda hati.

    Setiap ayat suci yang diajarkan terasa bergetar di hati para santri cilik, didampingi penjelasan yang penuh semangat dan positif namun tetap sarat makna. Suasana kelas begitu hidup, anak-anak berebut menjawab pertanyaan, berlomba menghafal ayat, dan mengikuti setiap arahan bak peserta lomba nasional. Tak lupa, tepuk tangan dan pujian meriah selalu mengiringi mereka yang sudah berani tampil dan membaca dengan lantang.

    Sebagai pengajar, seluruh anggota KKM Kelompok 44 bertugas dengan semangat bak motivator ulung, memastikan setiap anak Desa Cikuya merasa istimewa. Setiap penjelasan diwarnai analogi seru dan kisah inspiratif, sehingga sesi mengaji berubah menjadi ajang eksplorasi ilmu dan kisah penuh warna. Bahkan, suara lantang mahasiswa saat memberikan motivasi membuat ruangan terasa penuh energi positif yang menular ke seluruh peserta.

    Suasana kelas ngaji ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi telah menjadi lambang kebersamaan dan harapan baru bagi masa depan anak-anak Desa Cikuya. Di sinilah, semangat dan harapan mereka dipupuk, serta mimpi besar dibentangkan selebar langit kampung halaman.

    Delia Ayunda M (Korbid. Keagamaan) mengatakan : “Jadilah generasi Quran yang cemerlang! Jangan pernah ragu menebar kebaikan dan menjaga cahaya ilmu di hati kalian!”

    Bersama KKM 44, kelas ngaji Desa Cikuya berkembang menjadi peristiwa luar biasa kombinasi antara dedikasi, kemeriahan, dan kehangatan yang tak mungkin dilupakan siapa pun yang hadir. (Ika)

  • Pemprov Banten dan PLN Wujudkan Net Zero Emission 2060

    Pemprov Banten dan PLN Wujudkan Net Zero Emission 2060

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten bekerjasama dan berkolaborasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mewujudkan net zero emission, salah satunya melalui penggunaan kompor listrik. Pemerintah Indonesia targetkan net zero emission pada tahun 2060.

    Hal itu disampaikan Andra Soni saat membuka kegiatan Electrifying Lifestyle Vaganza Lomba Memasak dengan Kompor Listrik di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jl KH. Brigjen Syam’un No.5, Kota Serang, pada Jumat (18/7/2025).

    “Alhamdulillah hari ini di Gedung Negara, PLN menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi atau Kampanye Gaya Hidup berbasis listrik yang aman,” ungkap Andra Soni.

    Andra Soni juga menyampaikan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya bersama untuk memasyarakatkan penggunaan kompor listrik di masyarakat.

    “Kita harus mendorong ini bisa dimasifkan dan kita sama-sama mengkampanyekan. Agar tujuan kita untuk beralih kepada listrik, baik mobil listrik maupun alat-alat memasak atau kompor listrik ini bisa dijalankan dan masif di Provinsi Banten,” katanya.

    Selanjutnya, Andra Soni juga menuturkan Pemprov Banten akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan PLN dalam mewujudkan net zero emission tahun 2060.

    “Kita juga akan melakukan sosialisasi kepada ASN-ASN yang ada di Provinsi Banten, dengan jumlah ASN yang besar otomatis dampaknya akan besar juga,” imbuhnya.

    Untuk mewujudkan hal itu, kata Andra Soni, PLN diharapkan dapat memberikan dukungan kepada seluruh daerah di Provinsi Banten, khususnya wilayah selatan untuk dapat teraliri listrik dengan baik.

    “Kami masih mencatat masih ada rumah tangga yang belum teraliri listrik, kami telah berupaya untuk mendapatkan akses dan kemudahan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang belum mendapatkan aliran listrik,” jelasnya.

    Sementara, General Manajer PLN UID Banten Muhammad Joharifin menuturkan keunggulan peralatan listrik, mulai dari kompor listrik, motor listrik, mobil listrik dan lainnya itu sangat mudah serta kenyamanan yang didapatkan oleh pengguna.

    “Keamanan juga relatif misalkan kompor induksi tidak ada unsur api, kalau disentuh langsung tidak sebabkan panas, kecuali objek yang dipanaskan. Itu akan menjadi aman, nyaman, praktis karena tidak timbulkan polusi dan itu emisi nol,” ujarnya.

    Selanjutnya, ia juga menuturkan saat ini kesadaran masyarakat semakin meningkat terkait dengan peralihan penggunaan peralatan listrik, salah satunya dengan kompor listrik. Karena dengan menggunakan energi listrik dapat lebih efisien atau hemat.

    “Dari hasil penghematan bisa untuk yang produktif atau hal-hal lain yang bisa meningkatkan ekonomi juga. Dari sisi negara, subsidi tentunya akan lebih bisa berhemat, kalau dengan BBM, nilai subsidi luar biasa. Kalau listrik jauh berkurang,” pungkasnya.

    Pada kesempatan itu, Andra Soni bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memasak Tortilla Jagung dengan menggunakan kompor listrik. (Trg)

  • Ketua TP PKK Provinsi Banten: Keluarga Turut Berperan Wujudkan Swasembada Pangan

    Ketua TP PKK Provinsi Banten: Keluarga Turut Berperan Wujudkan Swasembada Pangan

    SERANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan keluarga turut berperan dalam mewujudkan swasembada pangan. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami bahan pangan atau sayuran.

    Hal itu disampaikan Tinawati usai mengikuti Gerakan Memanen Jagung di Taman Lestari, Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Kamis (17/7/2025).

    “Program swasembada pangan harus kita galakkan, terutama di tingkat keluarga. Kita bisa menanam di polybag dan pot-pot di pekarangan, walaupun tidak ada lahan tanah,” ungkapnya.

    Tinawati menyampaikan, pemanfaatan pekarangan rumah juga dapat digunakan untuk menanam sejumlah tanaman. Seperti tanaman cabai, tomat, bawang dan tanaman lainnya.

    “Ini bisa menjadi contoh. Kita membangun dari sentra terkecil terlebih dahulu melalui pekarangan rumah,” katanya.

    Dengan begitu, kata Tinawati, dibutuhkan peran keluarga dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Dalam hal ini dengan memanfaatkan secara maksimal pekarangan rumah.

    “Kami mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan tidur walaupun tidak luas. Namun kita membantu pemerintah dalam mencanangkan swasembada pangan, mulai dari unit terkecil di rumah tangga,” jelasnya.

    Sementara, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Ade Ahmad Kosasih menyampaikan, penanaman sejumlah tanaman di pekarangan kantor tersebut diinisiasi oleh DWP Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten.

    “Ini diinisiasi oleh Dharma Wanita Dinas Ketahanan Pangan. Yang ditanam di sini ada jagung, cabai rawit, singkong, dan pisang,” ujarnya.

    Disampaikan, tanaman jagung yang akan dipanen jenis jagung manis atau hibrida yang dapat dipanen di usia 60-75 hari.

    “Usia jagung kita sekarang sudah 70 hari dan sudah siap panen,” pungkas Ade. (Red)

  • Rasakan Sensai Manis Baby Dutch Pancake, Dessert Kekinian di ASTON Beach Hotel, ASTON Cilegon Boutiqe dan ASTON Serang Hotel & Convention Center

    Rasakan Sensai Manis Baby Dutch Pancake, Dessert Kekinian di ASTON Beach Hotel, ASTON Cilegon Boutiqe dan ASTON Serang Hotel & Convention Center

    Banten, Djawaranews.com – Archipelago melalui tiga hotel unggulannya di Banten: Aston Anyer Beach Hotel, Aston Cilegon Boutique Hotel, dan Aston Serang Hotel & Convention Center, secara resmi meluncurkan sajian penutup terbaru yang menggoda selera: Baby Dutch Pancake, 17/07/25.

    Hidangan manis ini disajikan hangat dalam wajan kecil, menampilkan tekstur yang renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam. Proses memasaknya pun dilakukan dengan teknik baking pada suhu 200°C selama 20 menit, menciptakan kombinasi tekstur yang sempurna.

    Di dalam pancakenya terdapat pastry cream yang lembut, serta isian irisan buah segar seperti stroberi, jeruk mandarin, kiwi, dan peach. Sajian ini dilengkapi dengan satu scoop es krim vanila yang menambah sensasi manis dan menyegarkan. Taburan gula halus diatasnya mempercantik tampilan sekaligus memperkaya cita rasa.

    Dengan penyajian yang menarik dan rasa yang seimbang, Baby Dutch Pancake cocok dinikmati sendiri maupun bersama, dalam momen santai maupun spesial. Menu ini tersedia secara eksklusif di restoran masing-masing hotel dengan harga IDR 48.000 nett.

    “Kami selalu mengikuti perkembangan tren kuliner dan berupaya menghadirkan sajian yang inovatif bagi para tamu. Baby Dutch Pancake hadir sebagai pilihan dessert baru yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual. Kami berharap menu ini bisa menambah pengalaman bersantap yang manis dan berkesan di seluruh properti Aston Banten,” ujar Doddy Fathurahman, Regional General Manager Archipelago Area Banten.

    Baby Dutch Pancake dihadirkan sebagai bagian dari upaya Aston untuk menyajikan lebih dari sekedar makanan, tetapi juga pengalaman yang menggugah selera dan menyenangkan secara visual.

    Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi di 0254 849 5060 (Aston Anyer) | 0254 7874 000 (Aston Cilegon) | 021 3000 1116 (Aston Serang) atau melalui Whatsapp Business kami di 0819 1096 3509 (Aston Anyer) | 0813 8015 0006 (Aston Cilegon) | 0851 7426 0775 (Aston Serang) kunjungi website www.astonhotelsinternational.com. Informasi lain mengenai hotel kami juga bisa didapatkan melalui Instagram resmi di @astonanyer @astoncilegon dan @astonserang. (Trg)