Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nakes Se-Banten Atas Capaian Tertinggi Nasional Dalam  Eliminasi TBC

    Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nakes Se-Banten Atas Capaian Tertinggi Nasional Dalam Eliminasi TBC

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Provinsi Banten raih tertinggi nasional dalam capaian eliminasi tuberculosis (TBC). Andra Soni sampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Banten.

    Hal itu disampaikan Andra Soni usai melakukan rapat bersama seluruh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) se- Provinsi Banten, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten serta Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un Kota Serang, Rabu (3/9/2025).

    Andra Soni mengungkapkan, rapat mendiskusikan tentang peningkatan derajat Kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan apresiasi secara langsung kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses eliminasi TBC di Provinsi Banten.

    “Provinsi Banten mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat atas capaian kita yang tertinggi secara nasional,” katanya.

    Apresiasi itu, kata Andra Soni, merupakan hasil kerja keras semua pihak, terutama rekan-rekan dari kabupaten/ kota dengan jajarannya sampai tingkat desa/ kelurahan.

    Menurut Andra Soni, secara umum Indonesia masuk negara terbesar kedua yang rentan terhadap sebaran penyakit TBC. Oleh karenanya, pelaksanaan eliminasi TBC itu menjadi sebuah tantangan semua untuk bisa lebih mengoptimalkan penanganannya.

    “Kita mempunyai tanggung jawab melindungi warga kita dengan cara memberikan edukasi dan menemukan kasus-kasus baru TBC untuk ditindaklanjuti dan diobati sampai sembuh,” ujarnya.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, program eliminasi TBC merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto selain Cek Kesehatan Gratis, penangan stunting dan kesehatan ibu dan anak.

    Di dalam penanganan eliminasi TBC, beberapa waktu lalu Provinsi Banten mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Menteri PMK, Menteri Kesehatan serta Staf Kepresidenan. “Provinsi Banten meraih prestasi terhadap pencapaian kinerja dari tercapainya indikator penanganan TBC dalam rangka pencapaian eliminasi tahun 2030 di Indonesia,” ujarnya.

    Dikatakan Ati, target yang diwajibkan oleh Pemerintah Pusat untuk eliminasi TBC sebesar 50.000 penderita TBC yang harus ditemukan by name by address melalui skrining yang dilakukan secara aktif.

    “Dari target itu, kewajiban kita harus menemukan minimal 10 kali lipat atau idealnya sampai 20 kali lipat yang sudah di screening,” katanya.

    Melalui skrining yang dilakukan oleh para kader di Posyandu, Puskesmas, klinik sampai dokter capaian kita saat ini sudah mencapai 1 juta lebih atau 20 kali lipat dari target yang ditetapkan atau sekitar 75 persen dari target kita.

    “Sampai Desember nanti, kami meyakini akan bisa mencapai 100 persen temuan eliminasi TBC di Provinsi Banten,” pungkasnya. (Adv)

  • Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tutup Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025

    Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tutup Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025

    Banten, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Persatuan Boling Indonesia (PBI) yang memilih Provinsi Banten menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Piala Soetopo Jananto 2025, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pengunjung di Wilayah Provinsi Banten.

    “Terima kasih kepada PBI yang menyelenggarakan di daerah Provinsi Banten untuk memperebutkan Piala Soetopo,” ungkap Dimyati Natakusumah saat menghadiri Penutupan Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025 di Gelanggang Boling Bowl.inc Entertainment District Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Senin (8/9/2025) malam.

    Selanjutnya, Dimyati Natakusumah mengatakan olahraga boling tidak hanya menyehatkan badan, melainkan menjadi olahraga untuk menghilangkan penat.

    “Ini olahraga yang asik, olahraga yang menyenangkan hati, apalagi di tempat wisata seperti ini,” katanya.

    Selain itu, Dimyati Natakusumah menuturkan olahraga boling juga mengedepankan bagaimana menyatukan dan mengkoordinasikan antara mata, tangan dan kaki.

    “Jadi geraknya harus sama dan seimbang, itulah interdependensi saling ketergantungan sehingga menjadikan sebuah akselerasi dan menjadi sebuah kesatuan agar tepat sasaran,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Dimyati Natakusumah berharap dengan digelar kejurnas tersebut dapat mendorong para atlet boling khususnya di Provinsi Banten untuk meningkatkan prestasi.

    “Kita berharap nanti ke depan PBI Banten menyelenggarakan bowling tingkat pelajar, tingkat universitas, dan tingkat profesional,” jelasnya.

    Pada kesempatan itu, Dimyati Natakusumah juga menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang memenangkan pertandingan.

    “Selamat kepada para atlet yang meraih prestasi dan untuk yang lainnya diharapkan dapat terus berlatih sehingga ke depan dapat meraih prestasi,” katanya.

    Sementara Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Marsekal Madya (Marsda) TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron mengatakan Kejuaraan Nasional Boling Piala Soetopo Jananto merupakan agenda rutin PB PBI.

    “Ini merupakan agenda rutin kita dari PBI yang seharusnya memang untuk persiapan SEA Games serta ajang prestasi buat pembinaan seluruh provinsi,” ujarnya.

    Selanjutnya, Agus Muhammad Bahron menuturkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pelatnas untuk 8 atlet Indonesia yang akan mengikuti SEA Games 2025 di Thailand.

    “Jadi nanti ada 4 atlet putri dan 4 atlet putra yang sudah kita persiapkan. Nah, tanggal 11 (September, 2025) ini mereka sudah masuk pelatnas,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto tahun 2025 berlangsung dari tanggal 1 sampai dengan 8 September 2025. Kejuaraan ini diikuti 11 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, dan Banten.

    Sedangkan, peserta berjumlah 91 orang, para peserta memperebutkan total 33 medali yang terbagi dalam 11 emas, 11 perak, dan 11 perunggu. Adapun juara umum Piala Soetopo Jananto tahun 2025 diraih oleh tim Jawa Timur. (Trg)

  • Gubernur Banten Andra Soni Gelar Rakor Pembangunan MRT di Wilayah Provinsi Banten

    Gubernur Banten Andra Soni Gelar Rakor Pembangunan MRT di Wilayah Provinsi Banten

    Tangsel, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten mendukung pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di wilayah Provinsi Banten. Pembangunan MRT bagian dari pengembangan potensi Provinsi Banten.Hal itu diungkapkan Andra Soni dalam Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di Wilayah Provinsi Banten di Kantor Gubernur Banten Kota Tangerang Selatan Jl. Kencana Jalupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin 8/9/2025).

    Rakor dipandu oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, bahwa di wilayah utara akan dibangun jalur MRT antara Kembangan – Balaraja sebagai bagian dari pembangunan Fase II Jalur East West Cikarang – Balaraja. Sedangkan bagian selatan akan dibangun jalur Lebak Bulus – Serpong, sebagai pengembangan pelayanan yang sudah ada, yaitu jalur North – South Lebak Bulus – Bundaran HI – Kota – Ancol.

    Andra Soni menjelaskan, rakor dilaksanakan untuk memfasilitasi semua pihak bisa berdiskusi terkait pembangunan MRT di wilayah Provinsi Banten.“Sesuatu yang sama dalam pikiran kita yakni pengembangan potensi,” ungkapnya

    “Pemprov Banten siap mendukung semua sesuai regulasi,” tambah Andra Soni.

    Dirinya komitmen untuk mempercepat realisasi pembangunan MRT. Diungkapkan, dalam rakor dibahas timeline proyek, langkah-langkah yang perlu diambil, dukungan dari berbagai pihak, serta potensi keterlibatan pihak swasta.

    “Kami berinisiasi agar pembangunan jalur Balaraja dapat dilakukan secara paralel. Kami menyadari bahwa Pemerintah Provinsi Banten memiliki keterbatasan, sehingga keterlibatan pihak swasta dan Pemerintah DKI Jakarta, khususnya PT MRT Jakarta, sangatlah penting,” jelas Andra Soni.

    Dikatakan, pihaknya telah beberapa kali berdiskusi dengan Pemerintah DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta. “MRT ini kan sebenarnya barangnya Jakarta, sudah sampai Lebak Bulus, mau kita ajak masuk ke wilayah Banten,” ucapnya.

    “Banten butuh Jakarta, Jakarta butuh Banten. Kita sama-sama punya kekurangan dan kelebihan. Dengan bersama, kita bisa mewujudkan MRT ini,” tambahnya.

    Sementara Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan, Kota Tangerang perlu kolaborasi dengan Pemprov Banten dan Pemprov Daerah Khusus Jakarta untuk sinkronisasi kebijakan.

    Sachrudin juga usulkan adanya penataan kawasan, sosialisasi pembangunan serta forum diskusi dan dialog agar warga merasa memiliki.

    Sedangkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa pembangunan MRT Lebak bulus – Serpong merupakan berita baik untuk ditindaklanjuti.

    Dikatakan dari 1,4 juta penduduk Kota Tangerang Selatan, sekitar 30 persen bekerja di Jakarta. Sehingga MRT membantu mobilitas warga.

    Kepala Dinas Perhubungan Kab Tangerang, mengharapkan jalur Lebak Bulus – ICE BSD dikembangkan bisa sampai LIPPO Karawaci yang akan melalui beberapa kawasan pengembang .

    Dalam paparannya, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Arif Anwar mengatakan, rencana pengembangan MRT dimana Provinsi Banten masuk fase kedua. Untuk barat dari Kembangan menuju Balaraja. Sedangkan untuk timur dari Medan Satria ke Cikarang.

    Dikatakan, untuk pembangunan fase II belum ada arahan secara pasti dari Presiden maupun Menteri. Dengan kondisi fiskal saat ini dimungkinkan para investor bisa ikut.

    “Tapi perlu kajian legalnya. Terlebih kalau MRT bersama pengembang membentuk konsorsium,” ucap Arif.

    Dijelaskan, untuk rencana pembangunan dari Lebak Bulus hingga Serpong, Pemerintah Pusat belum membuka ruang. “Tapi dimungkinkan digarap oleh investor,” jelasnya.

    Seperti diungkap oleh Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Saat ini sedang dilakukan kajian di wilayah Kota Tangerang Selatan. Diperkirakan kajian selesai pada akhir tahun 2025.

    Terkait pengembangan east west, jelasnya, Kembangan – Balaraja masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Jalur yang panjangnya sekitar 29 km itu, dari kajian akan ada 14 stasiun. Sebanyak lima stasiun di Kota Tangerang dan sembilan stasiun Kabupaten Tangerang.

    Tuhiyat optimis, dengan penglibatan swasta, sekitar stasiun nantinya bisa dikembangkan sebagai kawasan bisnis.

    Hal senada diungkap Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Wibowo. Dirinya optimis kalau MRT sudah jalan perekonomian masyarakat bakal meningkat.

    Menurutnya hal itu seperti dikisahkan oleh masyarakat Kabupaten Lebak yang sangat terbantu dengan double track (rel ganda) KRL untuk mobilitas ke wilayah Tangerang Raya dalam rangka aktivitas perekonomian.

    Sebagai informasi, rakor juga diikuti para pengembang kawasan di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan yang akan dilalui jalur MRT, dan mendukung rencana pembangunan MRT dimaksud. (Trg)

  • Budi Rustandi Perkenalkan Potensi Kota Serang di The 8th Hangzhou International Day 2025, Cina

    Budi Rustandi Perkenalkan Potensi Kota Serang di The 8th Hangzhou International Day 2025, Cina

    Serang, Djawaranews.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menjadi salah satu tamu kehormatan dalam ajang internasional The 8th Hangzhou International Day 2025 yang digelar di Tiongkok. Kehadiran Budi sekaligus memperkenalkan potensi besar Kota Serang di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku usaha dari berbagai negara.

    “Merupakan kehormatan besar bagi saya sebagai Wali Kota Serang untuk hadir di tengah-tengah para pemimpin internasional yang memiliki visi besar dalam menjalin kerja sama antarnegara. Saya datang dengan tujuan jelas, yaitu memperkenalkan potensi besar Kota Serang sekaligus membuka pintu peluang kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai sektor,” ujar Budi Rustandi. Jumat, (5/9/2025).

    Dalam pidatonya, Budi menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kemudahan birokrasi dan kepastian hukum bagi para investor. “Kemudahan bagi para investor perlu ditopang oleh kebijakan yang mendukung, proses perizinan yang cepat, serta kepastian hukum yang kuat. Pemerintah Kota Serang siap menyambut dan memberikan dukungan penuh agar investasi yang masuk bisa sukses dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Budi juga menyinggung sektor unggulan yang siap ditawarkan, mulai dari pariwisata, perdagangan, hingga produk lokal seperti kopi khas Serang. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang internasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring global sekaligus memperkenalkan Serang ke panggung dunia.

    Dengan hadirnya Wali Kota Serang di Hangzhou, diharapkan akan membuka jalan bagi investasi baru dan kerja sama lintas negara yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Serang. (Trg)

  • Budi Rustandi Torehkan Sejarah, Bawa Kota Serang Menembus Panggung Internasional

    Budi Rustandi Torehkan Sejarah, Bawa Kota Serang Menembus Panggung Internasional

    Serang, Djawaranews.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, kembali menorehkan sejarah dengan membawa Kota Serang menembus panggung internasional. Pada 5 September 2025, Budi menghadiri The 8th Hangzhou International Day 2025 di Cina, sebuah ajang yang mempertemukan para pemimpin dunia, pelaku usaha, dan pusat ekonomi digital kelas dunia.

    Dalam forum tersebut, Budi memperkenalkan potensi besar yang dimiliki Kota Serang sekaligus menawarkan peluang kerja sama strategis di berbagai sektor. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan daerah tidak hanya sebatas pembangunan lokal, tetapi juga harus mampu membuka akses ke jaringan global.

    “Sebagai pemimpin, saya datang membawa visi jelas, bagaimana menjadikan Kota Serang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi internasional. Potensi pariwisata, perdagangan, hingga teknologi adalah modal penting yang siap kita dorong,” ujar Budi Rustandi.

    Kehadiran Budi di panggung internasional disebut sebagai langkah visioner, yang menegaskan bahwa Wali Kota Serang tidak sekadar kepala daerah biasa, melainkan pemimpin yang mampu membawa kota ke level dunia.

    Menurut Budi, transformasi Kota Serang harus dipandang sebagai bagian dari gerakan global, terutama dalam pengembangan teknologi, investasi, dan penguatan sektor budaya. Ia optimistis kerja sama dengan Hangzhou akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing daerah.

    “Ini bukan hanya sejarah bagi saya pribadi, tapi sejarah bagi Kota Serang. Kita buktikan bahwa Serang mampu bersaing di panggung internasional,” tegasnya. (Trg)

  • Wali Kota Serang Budi Rustandi Bahas Kerja Sama Investasi dan Pariwisata di Hangzhou

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Bahas Kerja Sama Investasi dan Pariwisata di Hangzhou

    Serang, Djawaranews.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menghadiri The 8th Hangzhou International Day 2025 di Cina pada 5 September 2025. Dalam kesempatan tersebut, Budi menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor dengan Pemerintah Kota Hangzhou.

    Budi menyebut pertemuan itu sebagai sejarah penting sekaligus kebanggaan bagi Kota Serang. “Ini kebanggaan dan sejarah pertama kali bagi saya sebagai Wali Kota Serang, bagaimana bisa menumbuhkan ekonomi, mengurangi angka pengangguran, dan menekan kemiskinan,” ujarnya.

    Menurutnya, Hangzhou dikenal sebagai kota yang berkembang pesat dengan kunjungan dari berbagai negara, termasuk Singapura dan Malaysia. Kondisi itu menjadi peluang bagi Serang untuk memperluas jejaring sekaligus menarik investor.

    Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa fokus kerja sama mencakup sektor budaya, pariwisata, keagamaan, hingga perdagangan. “Di sana toleransinya tinggi. UMKM dan perdagangan juga berkembang. Ini kesempatan kita untuk menarik investor masuk ke Kota Serang, membantu pemerintah meningkatkan PAD sekaligus mengurangi pengangguran secara besar-besaran,” jelasnya.

    Saat ditanya mengenai bentuk investasi yang dibicarakan, Budi menegaskan pembahasan mencakup pariwisata, perdagangan, hingga industri. “Tadi saya bilang budaya, pariwisata, perdagangan, dan industri,” ucapnya.

    Ia berharap langkah awal ini dapat membuka jalan bagi kerja sama lebih luas antara Kota Serang dan Hangzhou, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi daerah. (Trg)

  • Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Sekretariat DPRD Kota Serang, Setiyadi Iskandar Paparkan Rancangan Aksi Perubahan

    Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Sekretariat DPRD Kota Serang, Setiyadi Iskandar Paparkan Rancangan Aksi Perubahan

    Kota Serang – Sekretariat DPRD Kota Serang terus melakukan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan penggunaan anggaran. Hal ini ditandai dengan pemaparan Rancangan Aksi Perubahan oleh Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, Setiyadi Iskandar, SE., M.Si, dalam rapat yang berlangsung di Sekretariat DPRD Kota Serang. Selasa, (9/9/25).

    Program strategis tersebut mengusung tema “Optimalisasi Pengawasan Penggunaan Anggaran Melalui Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur di Sekretariat DPRD Kota Serang Provinsi Banten”.
    Setiyadi menegaskan, peningkatan kapasitas aparatur merupakan kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang lebih transparan, akuntabel, serta tepat sasaran. Dengan kompetensi yang mumpuni, aparatur dapat lebih cermat dalam melakukan pengawasan dan memastikan setiap alokasi anggaran memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Serang. “Kami berupaya agar pengawasan anggaran semakin optimal, sehingga penggunaan APBD benar-benar tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat Kota Serang,” ujarnya.

    Rencana aksi perubahan ini disusun secara terstruktur melalui beberapa tahapan. Pada tahap persiapan, kegiatan dimulai dengan konsultasi bersama mentor, rapat pembentukan tim dan pembagian tugas, koordinasi internal dengan pihak terkait seperti Sekwan, BKD, dan Bappeda, hingga identifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas SDM. Rangkaian persiapan ini juga mencakup penyusunan rencana aksi dan jadwal pelaksanaan.

    Memasuki tahap pelaksanaan, program difokuskan pada pelatihan teknis penyusunan program dan anggaran, serta workshop program berbasis kinerja. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan aparatur dalam mengawal proses perencanaan dan penggunaan anggaran secara lebih profesional dan akuntabel.

    Sementara itu, pada tahap jangka panjang direncanakan evaluasi hasil pelatihan dan penguatan SDM, serta penyusunan dan pengesahan Standar Operasional Prosedur (SOP) perencanaan DPRD. Dengan demikian, hasil aksi perubahan ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat menjadi sistem berkelanjutan dalam tata kelola anggaran di Sekretariat DPRD Kota Serang.

    Melalui rancangan aksi perubahan ini, Sekretariat DPRD Kota Serang berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung kinerja DPRD sebagai lembaga legislatif daerah yang berfungsi mengawasi jalannya pembangunan. (Trg)

  • Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Wasdal Tahap II di MRT Jakarta

    Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Wasdal Tahap II di MRT Jakarta

    JAKARTA, Djawaranews.com – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar kegiatan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) tahap II terkait implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT MRT Jakarta (Perseroda). Acara pembukaan kegiatan ini berlangsung pada Senin, 8 Agustus 2025, di Ruang Rapat Kantor PT MRT Jakarta, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dibuka pada pukul 08.00 WIB dan di buka oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri S.IK., M.PSDM.

    Turut Hadir dalam Kegiatan Pembukaan tersebut, tim internal dari Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol Hadiyanur, SIK, M.H. sebagai Ketua Tim. Turut hadir pula Iptu Deden D. S.H. sebagai Sekretaris serta dua Auditor SMP Profesional, Delfita S.Kom. dan Drs. Rahardy.

    Dari pihak eksternal, hadir perwakilan dari PT MRT Jakarta, termasuk Kepala Section Head Security Michael, Kepala Divisi OSSQ Panji Arum Bismantoko, dan Kepala Departemen Security Nababan.

    Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari perwakilan PT MRT Jakarta, Mega Tarigan, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pam Obvit Korsabhara Baharkam Polri.

    Dalam Sambutannya, Brigjen Suhendri menyampaikan Pentingnya Para Pengelola Obvitnas Memahami Kepres RI No 63 Tahun 2004 Tentang Objek Vital Nasional. Serta bagaimana Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas yang mereka kelola berdasarkan Perpol No 7 Tahun 2019, dimana Implementasi “SMP” yang terdiri dari 5 Elemen dan 118 kriteria. Bagaimana Komitmen dan kebijakan nya, Pola Pengamanan, Konfigurasi Pengamanan, Standar Pengamanan serta Monitoring evaluasi nya.

    Setelah pembukaan, tim Wasdal II melakukan observasi lapangan ke beberapa stasiun, yaitu Stasiun MRT Setiabudi, Stasiun Hotel Indonesia, dan Stasiun ASEAN Jakarta. Observasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi sistem pengamanan di area-area tersebut.

    Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi wawancara dan pemeriksaan dokumen terkait elemen pertama SMP. Berdasarkan laporan, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan Wasdal II dan observasi lapangan berjalan lancar sesuai rencana.

    “Kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan objek vital nasional seperti MRT Jakarta memiliki sistem manajemen pengamanan yang efektif dan sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Brigjen Pol Suhendri (***)

  • Wabup Serang Sampaikan Raperda RPJMD Usul Bupati

    Wabup Serang Sampaikan Raperda RPJMD Usul Bupati

    Serang – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang Tahun 2025-2030, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang di gedung dewan setempat pada Senin, 8 September 2025.

    RPJMD merupakan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang ditindaklanjuti dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

    ”Amanat undang-undang yang mana setelah 3 bulan pelantikan kepala daerah hasil pilkada maka wajib menyampaikan RPJMD. Hal ini untuk memastikan, Pemkab Serang melalui OPD memahami prioritas dan program strategis yang akan di laksanakan di masing-masing OPD 5 tahun kedepan selama kepemimpinan Ibu Bupati Serang (Ratu Rachmatuzakiyah),”ungkapnya kepada wartawan usai paripurna.

    Lebih lanjut Najib Hamas mengungkapkan, bahwa dalam RPJMD terdapat beberapa isu strategis selain modal dasar yang dimiliki Pemkab Serang juga masih memiliki permasalahan pokok pembangunan. Diantaranya belum optimalnya tingkat kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang nyaman menuju Kabupaten Serang bahagia yang juga dijadikan isu strategis daerah yang dirumuskan ke dalam 5 isu strategis daerah.

    Kelima isu strategis meliputi, kata Najib Hamas, pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter unggul, kreatif, berdaya saing, dan sejahtera, Penataan infrastruktur wilayah kabupaten yang aman dan nyaman, tangguh dan berketahanan ekonomi. Kemudian pembangunan ekonomi yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan serta penciptaan iklim investasi yang ramah dan kondusif.

    ”Selanjutnya tata kelola pemerintahan yang bersih, gesit, kolaboratif, dan inovatif. Serta pemenuhan hak dasar masyarakat secara inklusif dan pembangunan wilayah kabupaten yang kondusif, berlandaskan nilai-nilai budaya, agama, dan kebangsaan,”paparnya.

    Lebih lanjut Najib Hamas memaparkan, dalam merumuskan isu strategis pihaknya merumuskan visi terwujudnya Kabupaten Serang bahagia. Kata ’bahagia’ sebutnya, menjadi tujuan dan target utama dari visi yang ingin dicapai didasari dari pemikiran.

    Yang kemudian, telah dirumuskan ke dalam 6 misi yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Serang yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan pemberdayaan perempuan.

    ”Meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah. Mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif dengan menciptakan iklim investasi untuk perluasan kesempatan kerja berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan,”ucapnya.

    Kemudian, sambung Najib Hamas, mewujudkan Kabupaten Serang sebagai pelopor swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, andal, dan berorientasi pada pelayanan publik prima.

    ”Serta mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dan harmonis dengan nilai-nilai religius dan kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Serang,”katanya.

    Untuk mencapai visi dan misi di atas, Pemkab Serang merumuskan program prioritas daerah dalam RPJMD sebagai bagian dari fokus pembangunan daerah meliputi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan penurunan stunting. Peningkatan kualitas dan sarana prasarana pendidikan serta pelaksanaan wajib belajar diniyah.

    ”Berikutnya peningkatan tata kelola pemerintahan yang andal, Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan, Peningkatan akses air bersih dan sanitasi, dan Penataan ruang publik terpadu,”urainya.

    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Penyampaikan Raperda Usul Bupati dan Penyampaian Raperda Prakarsa DPRD tentang perlindungan dan hak penyandang disabilitas di Pimpin Wakil Ketua DPRD I, Maksum yang merupakan Fraksi Partai Gerindra.

    Turut hadir para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Serang, perwakilan dari Unsur Forkopimda, BUMD, dan puluhan Anggota DPRD Kabupaten Serang.(Trg)

  • Jasa Raharja Tangerang Tingkatkan Sinergitas Dengan RSUD Balaraja Tangerang

    Jasa Raharja Tangerang Tingkatkan Sinergitas Dengan RSUD Balaraja Tangerang

    Tangerang – Senin, 08 September 2025 Jasa Raharja Cabang Tangerang melakukan kunjungan ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Balaraja melakukan koordinasi dan meningkatkan sinergi untuk korban kecelakaan lalulintas. Kegiatan tersebut rutin di lakukan setiap sehari atau dua hari sekali untuk mengecek apakah ada korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia di RSUD Balaraja.

    Di tempat berbeda Kepala Cabang Tangerang Panji Artha mengatakan “dengan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit terutama ke Ruang Jenazah atau instalasi Pelumasaran Jenazah di harapkan petugas Jasa Raharja mendapatkan info awal apabila ada korban kecelakaan meninggal dunia dan tidak masuk ke IGD dan ruang perawatan. Sehingga korban kecelakaan yang meninggal di tempat (DOA) atau rujukan dari RS lain yang tidak mempunyai Forensik seperti RSUD Balaraja dapat termonitor oleh petugas Jasa Raharja.

    Semoga dengan adanya sinergitas dengan Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Balaraja korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas bisa segera di tindak lanjuti untuk selanjutnya di lakukan survei kepada ahli waris korban.

    “Melalui kegiatan seperti ini Jasa Raharja terus menunjukan komitmennya dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan dan memperkuat sinergi dengan seluruh mitra pelayanan” . Tutup Panji.