Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terkait Pentingnya Pembayaran SWDKLLJ Bagi Kendaraan Terlibat Laka

    Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terkait Pentingnya Pembayaran SWDKLLJ Bagi Kendaraan Terlibat Laka

    Serang, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melalui petugasnya, Alia Rahmadhani, bersama jajaran Polres Serang, melaksanakan kegiatan identifikasi dan pengecekan pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) terhadap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, 17/7/25.

    Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Jasa Raharja bersama mitra kepolisian setiap kali terjadi laporan kecelakaan lalu lintas. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan bahwa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ, sebagai dasar penjaminan santunan asuransi dari Jasa Raharja.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melunasi kewajiban PKB dan SWDKLLJ. Hal ini menjadi syarat mutlak untuk proses penjaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas, baik yang mengalami luka-luka maupun meninggal dunia,” jelas Alia Rahmadhani.

    Santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja bersumber dari dana SWDKLLJ yang dibayarkan masyarakat secara bersamaan dengan pajak kendaraan di Kantor Bersama SAMSAT. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 16 Tahun 2017, santunan yang diberikan kepada korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta, sedangkan korban luka-luka mendapatkan santunan maksimal Rp 20 juta, sesuai biaya yang tercantum dalam kwitansi resmi dari rumah sakit.

    Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Arny Irawati Tenriajeng, turut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk menjamin proses pelayanan santunan berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara Jasa Raharja dan kepolisian dalam memperkuat pelayanan publik.

    “Kami terus membangun kolaborasi yang solid dengan mitra kepolisian agar setiap laporan kecelakaan dapat segera kami tindak lanjuti. Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa kendaraan yang terlibat telah dijamin oleh Asuransi Jasa Raharja,” ujar Arny.

    Dengan upaya ini, Jasa Raharja Banten berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kontribusi mereka dalam pembayaran SWDKLLJ, yang pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk perlindungan dan santunan saat terjadi musibah di jalan raya. (Trg)

  • Cegah Pelanggaran Keimigrasian, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Operasi Wirawaspada 2025

    Cegah Pelanggaran Keimigrasian, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Operasi Wirawaspada 2025

    Karimun, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melaksanakan operasi Wirawaspada 2025 guna menyisir Warga Negara Asing (WNA) yang melanggar aturan keimigrasian di wilayah Kabupaten Karimun.

    Diketahui, bahwa operasi Wirawaspada 2025 tersebut berlangsung serentak secara nasional selama dua hari 15-16 Juli 2025, termasuk di Kabupaten Karimun.

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid didampingi Kasi Inteldakim, Ramono Winawan, Kasubsi Intelkim, Rafsan Dani, Kasubsi Dakkim, Nofirman dan Kasubsi Infokomkim, Rivan, mengatakan bahwa operasi Wirawaspada ini dilaksanakan dalam rangka penegakan hukum secara menyeluruh, efektif dan terkoordinasi sebagai upaya preventif terjadinya pelanggaran keimigrasian serta penegakan hukum guna menjaga stabilitas dan keamanan negara khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.

    Lebih lanjut, Farid menjelaskan bahwa operasi Wirawaspada ini menyasar pemeriksaan dokumen keimigrasian bagi WNA yang berada di perusahaan-perusahaan pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA) di Pulau Karimun Besar.

    “Hari ini kami jajaran Imigrasi Tanjung Balai Karimun melaksanakan Operasi Wirawaspada 2025 dimana tujuannya untuk memastikan izin tinggal Tenaga Kerja Asing yang berada di wilayah Kabupaten Karimun valid dan masih berlaku,” kata Farid. Rabu, 16 Juli 2025.

    Farid menambahkan, operasi ini sebagai bentuk penegakan aturan hukum keimigrasian yang dilaksanakan secara humanis dan terukur. Sebab, orang asing yang berada di wilayah Kabupaten Karimun harus taat terhadap aturan yang berlaku.

    “Apabila terjadi pelanggaran (dokumen tidak lengkap), maka imigrasi bertindak tegas namun tetap humanis. Kami berharap masyarakat juga turut mendukung kelancaran operasi Wirawaspada ini,” harapnya.

  • Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Jakarta Panen Raya Lele dan Kangkung

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Jakarta Panen Raya Lele dan Kangkung

    JAKARTA, Djawaranews.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta menggelar kegiatan Panen Raya Lele dan Kangkung sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional serta implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini berlangsung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cah Angon, dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Dr. Syarpani.

    Panen raya ini merupakan bagian dari program budidaya terpadu di bidang perikanan dan pertanian yang secara konsisten dijalankan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, Kalapas beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pembinaan turut turun langsung ke lokasi budidaya untuk memanen hasil kerja para warga binaan.

    Hasil panen kali ini mencatatkan angka yang menggembirakan, yakni sebanyak 54 kilogram ikan lele dan 44,15 kilogram kangkung. Seluruh hasil panen akan dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi warga binaan melalui dapur Lapas.

    Dalam sambutannya, Dr. Syarpani menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

    “Melalui program seperti ini, kami tidak hanya membina, tetapi juga memberdayakan. Warga binaan dibekali keterampilan yang kelak bisa menjadi bekal hidup mandiri setelah bebas nanti,” ujar Syarpani.

    Dengan kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Jakarta terus memperkuat komitmennya untuk menjadi lembaga pemasyarakatan yang tak hanya aman dan tertib, tetapi juga produktif, mandiri, serta berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

  • Semakin Dekat dengan Stakeholder, Kantor Pusat Bank Banten efektif berkantor di ibu kota Provinsi Banten

    Semakin Dekat dengan Stakeholder, Kantor Pusat Bank Banten efektif berkantor di ibu kota Provinsi Banten

    Serang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten merelokasi operasional Kantor Pusatnya yang sebelumnya berkantor di Gedung Duta Indah, Tangerang ke Kota Serang sebagai ibukota provinsi Banten. Terhitung sejak 30 Juni 2025, Kantor Pusat Bank Banten telah beroperasi di Jalan Veteran No. 04, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.

    Relokasi operasional tersebut diumumkan melalui pemberitahuan yang disampaikan Bank Banten di berbagai media.

    Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, mengungkapkan bahwa relokasi Kantor Pusat ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan semangat ikut serta dalam membangun Provinsi Banten secara kolaboratif bersama seluruh stakeholders.

    “Kota Serang yang merupakan Ibukota Provinsi sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Banten. Dengan berkedudukan di Kota Serang, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pembangunan daerah,” ujar Busthami Kamis (17/7/2025).

    Lebih lanjut, Busthami menjelaskan bahwa relokasi ini juga merupakan bentuk implementasi dari dukungan dan amanah Pemerintah Provinsi Banten. Melalui dukungan tersebut, Bank Banten dipercaya untuk menempati gedung milik Pemerintah Provinsi Banten ini melalui mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Atas nama manajemen dan seluruh insan Bank Banten, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh masyarakat Banten atas kepercayaan yang telah diberikan. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus tumbuh dan menjadi bank kebanggaan masyarakat Banten,” tuturnya.

    Diyakini pula bahwa seluruh proses relokasi , mulai dari tahap perencanaan hingga saat ini, telah dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, melalui koordinasi intensif dengan seluruh instansi terkait.

    “Sebagai lembaga jasa keuangan yang tunduk pada regulasi, kami senantiasa menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah yang diambil dan mengedepankan Good Corporate Governance,” jelasnya.

    Menutup pernyataannya, Busthami mengajak seluruh lapisan masyarakat Banten untuk terus memberikan dukungan kepada Bank Banten.

    “Bersama kita bangun Banten. Bank Banten adalah milik dan kebanggaan kita bersama,” pungkasnya. (Trg)

  • Jasa Raharja Pastikan Pelayanan Optimal di Samsat Gerai Banjarsari, Masyarakat Banten Wajib Manfaatkan Pemutihan Pajak!

    Jasa Raharja Pastikan Pelayanan Optimal di Samsat Gerai Banjarsari, Masyarakat Banten Wajib Manfaatkan Pemutihan Pajak!

    Lebak, Djawaranews.com – Penanggung Jawab Jasa Raharja UPT Malingping, Retno Saputra, melakukan kunjungan koordinasi penting ke Samsat Gerai Banjarsari, Lebak – Banten. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelayanan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) opsen kendaraan. Upaya ini merupakan komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah Banjarsari dan sekitarnya, Kamis 17 Juli 2025.

    Dalam kunjungannya, Retno Saputra didampingi oleh Pelaksana Administrasi Jasa Raharja Samsat Gerai Bayah, Willdan Hidayatullah. Keduanya turut memantau potensi kendaraan di sekitar Kecamatan Banjarsari, mengingat adanya perpanjangan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor. Program istimewa ini telah diperpanjang sejak 1 Juli 2025 hingga 31 Oktober 2025, menjadi kabar baik yang harus diketahui dan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh masyarakat Banten sebagai bentuk apresiasi dari Gubernur Banten, Andra Soni.

    Jasa Raharja secara khusus ingin memastikan bahwa alur pelayanan di Samsat Gerai Banjarsari berjalan secara optimal dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Keberadaan Samsat Gerai ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan, sekaligus mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor di Provinsi Banten.

    Komitmen untuk memberikan pelayanan prima ini tidak hanya datang dari Jasa Raharja. Seluruh mitra terkait, mulai dari Kepolisian Regident Dirlantas Polda Banten, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Bank Pembangunan Daerah Banten, hingga Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, turut bersinergi. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ramah, sigap, dan tepat, demi kenyamanan dan kepuasan wajib pajak.

    Dengan adanya perpanjangan program pemutihan pajak dan optimalisasi pelayanan di Samsat Gerai Banjarsari, Jasa Raharja mengimbau seluruh masyarakat Banten untuk segera memanfaatkan kesempatan emas ini. Jangan lewatkan batas waktu hingga 31 Oktober 2025 untuk mengurus pajak kendaraan Anda dan nikmati berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah provinsi. (Yon)

  • Optimalisasi Pelayanan, Jasa Raharja Banten Melakukan Kunjungan dan Koordinasi ke Rumah Sakit Kencana Serang

    Optimalisasi Pelayanan, Jasa Raharja Banten Melakukan Kunjungan dan Koordinasi ke Rumah Sakit Kencana Serang

    Serang, Djawaranews.com – Dalam rangka memperkuat sinergi dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, Petugas Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melakukan kunjungan koordinasi ke Rumah Sakit Kencana, Kota Serang. Kegiatan ini disambut hangat oleh pihak rumah sakit dan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam percepatan proses penjaminan tagihan rumah sakit, 17/7/25.

    Dalam kesempatan tersebut, petugas Jasa Raharja, Risa Puspita dan Nurochman, turut meninjau langsung layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta ruang perawatan pasien, khususnya pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

    Disampaikan bahwa santunan yang diberikan Jasa Raharja kepada korban kecelakaan lalu lintas bersumber dari dana yang dihimpun melalui kantor bersama Samsat, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa tertib membayar PKB dan SWDKLLJ sebagai bentuk kontribusi terhadap perlindungan dasar bagi para pengguna jalan.

    Pihak Rumah Sakit Kencana mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dan menyampaikan harapan agar kolaborasi dengan Jasa Raharja dapat terus ditingkatkan. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Serang.

    Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Arny Irawaty Tenriajeng, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalin silaturahmi dan koordinasi aktif dengan rumah sakit mitra. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh petugas untuk memastikan kelengkapan administrasi surat jaminan rumah sakit, serta meningkatkan kualitas layanan penjaminan yang cepat dan tepat.

    Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berkelanjutan. (Trg)

  • Hari Ketiga MPLS, Wali Kota Serang Berikan Perlengkapan Sekolah Untuk Siswa-Siswi Yatim

    Hari Ketiga MPLS, Wali Kota Serang Berikan Perlengkapan Sekolah Untuk Siswa-Siswi Yatim

    Serang, Djawaranews.com – Memasuki hari ketiga ajaran baru 2025/2026, Wali Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Kecamatan Taktakan M. Rahmat mengunjungi SMPN 12 Kota Serang, Kec.Taktakan, Kota Serang, Rabu (16/7).

    Tinjauan tersebut memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berjalan dengan lancar dan juga Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah.

    Tidak hanya itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi juga datang sebagai seorang ayah bagi siswa-siswi yatim.

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi setelah mengunjungi SMPN 12 Kota Serang.

    “Hari ini dalam rangka terkait Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, kemarinkan saya mengantar anak kesekolah dan hari ini saya mengisi kekosongan yatim saya datang dan memberikan buku, pulpen dan tas,” Ucapnya.

    Pemberian tersebut sebagai bentuk motivasi kepada siswa-siswi yatim untuk tetap semangat dalam belajar.

    “Buku, pulpen dan tas itu agar memotivasi anak-anak semangat belajar dan tidak sedih, ini upaya yang dapat saya lakukan dari hati yang paling dalam untuk memberikan semangat kepada anak yatim,” Lanjutnya.

    Diketahui bahwa MPLS ini sudah memasuki hari ketiga, Budi Rustandi berpesan agar guru dapat memberikan pengetahuan awal tentang sekolah.

    “Karena guru mewakili orang tua ketika disekolah program MPLS ini bisa berjalan dengan baik dan bisa memberikan pelajaran awal dulu kepada murid yang baru masuk,” Pesannya. (Trg)

  • Korem 064/MY Siap Dukung Translokasi Badak Jawa Di Taman Nasional Ujung Kulon

    Korem 064/MY Siap Dukung Translokasi Badak Jawa Di Taman Nasional Ujung Kulon

    Banten, Djawaranews.com – Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Banten, Brigjen TNI Andrian Susanto beserta jajaran, melaksanakan kunjungan ke lokasi translokasi Badak Jawa di kawasan TN Ujung Kulon. Rabu. (16/07/2025)

    Dalam kunjungan kerja ini, Danrem 064/MY disambut langsung oleh Kepala Balai TN Ujung Kulon, Ardi Andono S.TP.,M.Sc ardijabar beserta tim.

    Kunjungan ini merupakan wujud perhatian dan dukungan TNI khususnya Korem 064/MY terhadap upaya pelestarian satwa langka endemik Indonesia, Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), yang saat ini hanya tersisa di habitat alami Ujung Kulon.

    Danrem 064/MY yang juga Tim Tenaga Ahli dalam kegiatan translokasi Badak Jawa ini menyampaikan komitmen penuh jajaran Korem 064/MY untuk mendukung program konservasi Badak Jawa yang menjadi kebanggaan bangsa.

    “Kami Korem 064/MY dan jajaran mendukung penuh semua upaya menjaga kelestarian Badak Jawa di habitat aslinya. Semoga dengan kerja sama semua pihak, populasi Badak Jawa bisa terus meningkat dan lestari,” ujar Danrem di sela kunjungan.

    Sementara itu, Kepala Balai TN Ujung Kulon menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari jajaran Korem 064/Maulana Yusuf Banten. “Terima kasih kepada Danrem 064/MY beserta jajaran atas kunjungan dan dukungannya. Sinergi lintas sektor sangat penting untuk menjaga kelestarian kawasan ini dan spesies yang ada di dalamnya,” tuturnya.

    Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara instansi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem Ujung Kulon sebagai habitat terakhir Badak Jawa. (Trg)

  • Pemkot Tangsel Bangun Turap dan Bronjong di Kali Angke Serpong Utara untuk Atasi Banjir

    Pemkot Tangsel Bangun Turap dan Bronjong di Kali Angke Serpong Utara untuk Atasi Banjir

    SERPONG UTARA, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengintensifkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir melalui pembangunan turap beton dan bronjong di sepanjang Kali Angke, Serpong Utara.

    Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur tersebut di kawasan Villa Mutiara Serpong Utara pada Selasa (15/7/2025).

    “Insya Allah dalam beberapa waktu ke depan, proyek ini akan selesai ya, untuk bisa menangani masalah banjir secara permanen,” ujarnya.

    Pilar menjelaskan, pembangunan turap beton dan pemasangan bronjong dilakukan sebagai penguatan struktur bahu sungai dan pengendali luapan air.

    Pembangunan tersebut merupakan pengganti turap lama yang dinilai sudah tidak memadai karena masih menggunakan pasangan batu kali dan terlalu rendah.

    Panjang pembangunan infrastruktur pengendali banjir tersebut mencapai 700 meter untuk turap dan 200 meter untuk bronjong.

    Pilar berharap, setelah seluruh pekerjaan selesai, banjir yang selama ini terjadi di kawasan tersebut bisa tertangani secara permanen.

    Sebab, pada saat hujan besar beberapa waktu lalu, air masih sempat masuk ke lingkungan warga karena pekerjaan masih berjalan. Namun, kondisi sudah jauh membaik dibanding sebelumnya.

    “Kalau dulu bisa sampai sedada (banjirnya). Alhamdulillah kalau sekarang sangat berkurang sekali dan mudah-mudahan besok setelah pemasangan turap ini ya bisa 100 persen, supaya air dari sungai tidak masuk ke wilayah lingkungan warga,” ucapnya.

    Pembangunan turap di Serpong Utara merupakan bagian dari 30 titik penanganan banjir yang dikerjakan Dinas SDABMBK Tangsel sepanjang tahun 2025.

    Selain membangun infrastruktur fisik, Pemkot Tangsel juga menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk normalisasi sungai.

    Pilar menegaskan pentingnya kerja sama lintas wilayah mengingat sebagian besar aliran air yang menyebabkan banjir di Tangsel berasal dari wilayah sekitar seperti Bogor, Depok, maupun Kota Tangerang.

    “Nah ini perlu ada harmonisasi antara pemerintah pusat, provinsi dengan kota dan kabupaten, gimana caranya untuk bersama-sama menangani masalah banjir ini dari hulu ke hilir. Tapi kalau Pemkot Tangsel, secara infrakstruktur, bukaan lahan hijau dan lain sebagainya terus kita lakukan,” jelasnya. (At)

  • Program Berlanjut, 7 Ruas Jalan di Tangsel Bakal Bebas Kabel Udara

    Program Berlanjut, 7 Ruas Jalan di Tangsel Bakal Bebas Kabel Udara

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) kembali melanjutkan program penataan kabel udara di sejumlah ruas jalan protokol.

    Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyampaikan, penataan kabel udara merupakan salah satu langkah penting untuk mewujudkan kota yang modern, rapi dan nyaman bagi seluruh warga.

    “Ini kita lanjutkan lagi untuk menata utilitas dan kabel udara di tujuh ruas jalan di Tangsel, supaya kota kita menjadi kota yang rapi juga modern tapi tetap aman dan nyaman untuk warganya,” ujar Pilar dalam keterangannya pada Selasa (15/7/2025).

    Penataan ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai yang dapat membahayakan pengguna jalan.

    Kepala Dinas SDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi mengungkapkan, Pemkot Tangsel dan APJATEL telah melakukan survei bersama di tujuh titik prioritas tahun 2025.

    Ketujuh ruas jalan tersebut meliputi, Jalan Kertamukti, Jalan Pondok Betung, Jalan Villa Melati Mas, Jalan Pahlawan, Jalan Surya Kencana – batas Depok, Jalan Raya Jelupang, dan Jalan Rawa Buntu Utara.

    Survey ini dilakukan untuk memvalidasi progres lapangan sebelum pelaksanaan penuh. Sebelumnya, Dinas SDABMBK juga telah mengadakan sosialisasi bersama yang dihadiri lebih dari 20 provider jaringan, PLN, serta kontraktor yang ditunjuk APJATEL sebagai pelaksana pemasangan sub-duct jaringan bawah tanah.

    “Setiap tahun kita tambah jumlah ruas untuk kabel bawah tanah. Tujuannya jelas, ya kita ciptakan kota yang lebih rapi, kabel lebih aman, dan masyarakat bisa menikmati jalan protokol dengan nyaman tanpa kabel-kabel menjuntai,” ujar Robbi.

    Sejak tahun 2022 hingga 2024, sudah ada 10 ruas jalan yang tertata kabelnya, antara lain Jalan Ciater Raya, Jalan Parakan –Benda, Jalan Maruga Raya, Jalan Serua Raya, Jalan Tarumanegara, Jalan Pisangan, Jalan Cendrawasih Raya, Jalan Bhayangkara. Jalan Menjangan raya, dan Jalan Wr. Supratman.

    Sementara, Koordinator Daerah (Korda) Apjatel Wilayah Tangerang Hery yang turut hadir dalam survey menjelaskan bahwa tantangan teknis di lapangan cukup besar, salah satunya adalah ketersediaan lahan untuk menempatkan mainhole.

    Proses penataan melibatkan pemasangan main hole di badan jalan dengan ukuran standar dan spesifikasi teknis yang presisi. Satu mainhole bisa menampung hingga empat kabel jaringan.

    “Mainhole yang berada di badan jalan harus memiliki spesifikasi kuat dan presisi, ukuran standar 80×80 cm atau 80×120 cm dengan kedalaman yang cukup luas supaya penyambungan kabel lebih leluasa. Minimal satu mainhole bisa memuat hingga empat kabel,” jelasnya.

    Tiga vendor pelaksana telah ditunjuk untuk menjamin kualitas pekerjaan yang rapi dan sesuai standar.

    Proyek ini juga melibatkan lebih dari 20 provider jaringan, PLN dan kontraktor sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor.

    “Masyarakat kadang menyangka ini pekerjaan drainase karena sama-sama galian, padahal tujuannya adalah merapikan jaringan kabel kota. Tahun 2025 kita ingin spesifikasi dikerjakan maksimal supaya kota kita benar-benar terlihat tertata,” imbuhnya.

    Melalui program ini, Pemkot Tangsel berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan dan ikut menjaga hasil penataan demi terwujudnya kota yang lebih tertib, aman dan membanggakan bagi warganya. (At)