Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Sachrudin: Masjid Harus Bisa Memakmurkan Umat

    Sachrudin: Masjid Harus Bisa Memakmurkan Umat

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan pentingnya transformasi peran masjid dalam masyarakat modern. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-A’zhom yang digelar di Grha Bhakti Karya, Selasa (29/07/2025).

    Dalam arahannya, Sachrudin, menyampaikan bahwa masjid tidak hanya perlu dimakmurkan, tetapi juga harus mampu memakmurkan umat. Ia mendorong pengurus masjid untuk menjadikan Masjid Raya Al-A’zhom sebagai pelopor dalam pemberdayaan sosial dan pengembangan ekonomi umat, serta terlibat aktif dalam solusi berbagai persoalan kota, seperti pengelolaan sampah dan penguatan ekonomi lokal.

    “Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, edukasi, dan solusi dari berbagai tantangan sosial. Ini waktunya kita bertransformasi, dari masjid yang hanya menjalankan fungsi ibadah, menjadi masjid yang berdaya secara sosial dan ekonomi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sachrudin, juga menyampaikan, program kerja DKM idealnya terintegrasi dengan visi pembangunan Kota Tangerang yang berkelanjutan, kolaboratif, dan inklusif. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, akademisi, dan komunitas, untuk mendukung peran strategis masjid dalam pembangunan.

    “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh sinergi. DKM bisa menjadi mitra penting dalam menjaga harmoni sosial dan mendorong pemberdayaan umat,” tambahnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, yang turut hadir dalam Rapat Kerja DKM Masjid Raya Al-A’zhom, turut menekankan pentingnya sinergi, komitmen, dan harmoni antar pengurus dalam upaya memakmurkan masjid.

    “Saya berharap para pengurus DKM dapat terus menjaga suasana yang kondusif dan damai, serta memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan jalinan silaturahmi antar sesama,” ujar Maryono.

    Maryono, mengajak seluruh jajaran DKM untuk terus menjadi contoh kepemimpinan yang inklusif dan bijaksana, serta menjadikan masjid sebagai tempat yang ramah, terbuka, dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    “Dengan semangat persatuan dan tanggung jawab kolektif, insyaallah kita bisa menjadikan Masjid Raya Al-A’zhom sebagai pusat peradaban umat yang menghadirkan kedamaian dan manfaat bagi Kota Tangerang,” pungkasnya. (Ad)

  • Miris…!!! Bayi Tak Bernyawa ditemukan di Kompleks Konen Kabanjahe

    Miris…!!! Bayi Tak Bernyawa ditemukan di Kompleks Konen Kabanjahe

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Geger,pagi pagi saat memulai aktivitas,warga dikejutkan oleh penemuan bayi yang sudah tidak bernyawa,Selasa (29/07/2025) sekira pukul 07.00 Wib di Komplek Konen Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Miris sekali, Penemuan sesosok mayat bayi menggegerkan warga ini tepatnya Komplek Konen, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Kabanjahe di depan Kantor Notaris Malem Jenda Singarimbun, SH sekitar pukul 07.00 WIB oleh warga setempat.

    Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H, S.I.K, M.H, M.M, melalui Kasi Humas IPTU Pedoman Maha menjelaskan bahwa pihak kepolisian yang menerima informasi sekitar pukul 07.12 WIB langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

    “Begitu menerima informasi dari warga, personel dari SPKT, piket fungsi, serta tim Inafis langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, benar ditemukan sesosok mayat bayi sebagaimana laporan yang kami terima,” jelas IPTU Pedoman Maha.

    Berdasarkan keterangan saksi Effendi Sembiring (62), Kepling 7 Gungleto Komplek Konen, dirinya pertama kali mendapat informasi dari anak anak sekolah yang melihat sesosok bayi di depan kantor notaris tersebut. Effendi kemudian menghubungi Raja Nadeak (41), seorang warga sekitar, dan bersama-sama menuju TKP.

    Setibanya di lokasi, kedua saksi menemukan bayi yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saksi kemudian menutupi jasad bayi tersebut dengan pakaian yang berada di sekitar TKP, lalu segera menghubungi pihak kepolisian.

    IPTU Pedoman Maha menjelaskan bahwa tindakan awal yang dilakukan oleh Polres Tanah Karo meliputi pengamanan barang bukti di lokasi kejadian, evakuasi mayat bayi ke RSU Kabanjahe untuk dilakukan visum et repertum (VER), serta pengumpulan data dan keterangan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

    “Saat ini Unit Reskrim Polres Tanah Karo tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini dan apa motif di baliknya.

    Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait untuk segera melapor,” tambahnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini demi mengungkap fakta dan memastikan adanya tindak pidana yang mungkin terjadi.

    Polres Tanah Karo juga memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku. (Erianto Perangin-Angin)

  • Melalui Employee Volunteering, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu Lakukan Penanaman Pohon Guna Melestarikan Alam

    Melalui Employee Volunteering, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu Lakukan Penanaman Pohon Guna Melestarikan Alam

    Sukabumi, Djawaranews.com – Dalam rangka melestarikan alam, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu melakukan penanaman pohon di Taman Wisata Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi, Sabtu (21/6/2025).

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu, Eliwati mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan kegiatan Employee Volunteering yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu.

    “Hari ini kami BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Palabuhanratu melakukan kegiatan employee volunteering dimana dalam kegiatan ini kita melakukan penanaman pohon di Taman Wisata Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi,” katanya.

    “Adapun tujuan dilakukannya penanaman pohon ini bertujuan untuk melestarikan alam. Dan kegiatan employee volunteering ini mengusung tema “Green is our Choice”,” ucapnya.

    Eliwati menjelaskan bahwa employee volunteering merupakan kegiatan rutin yang dilakukan insan BPJS Ketenagakerjaan setiap tahunnya.

    “Kegiatan ini rutin dilakukan, namun kegiatan setiap tahunnya berbeda-beda, tapi tujuannya sama, pengabdian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan melakukan penanaman pohon diharapkan nantinya akan tumbuh dan bermanfaat serta memiliki nilai tambah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi,” ungkapnya.

    Selain itu, Eliwati menyebutkan bahwa kegiatan employee volunteering bersumber dari swadaya seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Pelabuhanratu.

    “Untuk itu, saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Pelabuhanratu yang mana para karyawan tidak hanya melakukan kewajibannya kepada instansi tetapi juga memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar,” tutupnya.

  • MTQ XVI Kota Tangsel Digelar 3-6 Agustus 2025 di Kecamatan Setu

    MTQ XVI Kota Tangsel Digelar 3-6 Agustus 2025 di Kecamatan Setu

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat kota pada 3 hingga 6 Agustus 2025.

    Bertempat di Kecamatan Setu, perhelatan akbar keagamaan ini mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup: Membentuk Masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas, Modern dan Religius.”

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa tema ini menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan harian, melainkan pedoman komprehensif dalam menjalani kehidupan di era modern.

    “MTQ bukan hanya ajang lomba membaca, tetapi juga momen untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” ujar Benyamin dalam keterangannya pada Selasa (29/07/2025).

    Pelaksanaan MTQ XVI Kota Tangsel tahun ini akan berlangsung di 15 arena lomba, dengan satu arena utama berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Setu, dan 14 arena lainnya tersebar di masjid serta sekolah di wilayah Setu.

    Menariknya, pelaksanaan tahun ini juga akan menghadirkan defile (parade) kafilah dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel, sebagai simbol semangat kebersamaan dan pengganti tradisi pawai taaruf. Parade tersebut akan digelar menjelang acara pembukaan MTQ.

    MTQ tingkat kota ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni baca dan pemahaman Al-Qur’an.

    Ajang ini juga menjadi momentum strategis dalam menyiapkan wakil-wakil terbaik Kota Tangsel yang akan melaju ke MTQ tingkat provinsi hingga nasional.

    “Melalui MTQ, kita terus meneguhkan identitas Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius. Semoga pelaksanaan tahun ini berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tutup Benyamin. (At)

  • Pisah Sambut Kajari Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bangun Sinergi Pemberantasan Korupsi

    Pisah Sambut Kajari Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bangun Sinergi Pemberantasan Korupsi

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri Pisah Sambut Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang dari Lulus Mustofa kepada IG. Punia Atmaja di Pendopo Bupati pada Senin, 28 Juli 2025 malam.

    Bupati Ratu Zakiyah mengapresiasi pengabdian Lulus Mustofa selama menjabat sebagai Kajari Serang dan mengucapkan selamat bertugas kepada IG. Punia Atmaja.

    “Semoga kita terus bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka membangun Kabupaten Serang. Semoga kesuksesan senantiasa menyertai setiap langkah Bapak beserta keluarga. Dan kami juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Punia Atmaja,” ungkap Ratu Zakiyah dalam sambutannya.

    Ratu Zakiyah menyambut baik kehadiran Punia Atmaja sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Serang yang baru dan berharap dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk melakukan hal-hal baru untuk Kabupaten Serang.

    “Inilah mengapa kami sangat memerlukan kerja sama dan sinergi yang kuat dengan Kejari Serang dalam pemberantasan korupsi, peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat, serta dalam upaya menjaga ketertiban adalah kunci untuk menciptakan iklim yang kondusif,” tegasnya.

    Ratu Zakiyah menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan Kejaksaan Negeri Serang senantiasa terjalin dengan sangat baik.

    “Maka kami Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen penuh untuk bekerjasama dan saling membantu jika diperlukan dalam setiap program dan kegiatan yang bertujuan demi kemajuan Kabupaten Serang yang kita cintai,” tandasnya.

    Turut hadir Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang, dan sejumlah camat. (Trg)

  • Tanah Karo Mencekam, Ada Penyerangan Membabibuta Sekolompok Orang Di Jalan Raya

    Tanah Karo Mencekam, Ada Penyerangan Membabibuta Sekolompok Orang Di Jalan Raya

    Karo, Djawaranews.com – Telah terjadi aksi penganiayaan/ penyerangan terhadap warga kabanjahe oleh sekelompok orang di desa ketaren kecamatan kabanjahe Kabupaten Karo, Minggu (27/7/2025) malam.

    Aksi penyerangan oleh sekelompok orang di Jalan Jamin Ginting di sekitar salah satu warung kopi, di Desa Ketaren, Kabanjahe sekira pukul 20.00 WIB. Brutalnya aksi para pelaku sontak membuat warga yang tinggal di kawasan tersebut panik.

    Tak hanya warga sekitar, ketakutan juga dialami oleh para pengendara yang melintas di jalur utama lintas Berastagi-Kabanjahe ini.

    Pasalnya, dari rekaman yang didapat dari sejumlah media sosial terlihat para pelaku puluhan pemuda membawa sabit, parang, kelewang mmembabi buta menyerang yang lewat.

    Bahkan dari video yang didapat salah satu pengendara sempat diancam oleh salah satu pelaku yang membawa senjata tajam.

    “Woi videomu videomu, tengok bang di videokannya,” ucap salah satu pelaku tawuran yang membawa senjata tajam.

    Mendapatkan ancaman, pengendara yang ketakutan itu langsung menyembunyikan telepon selulernya.

    Semakin terdesak, pengendara tersebut turut menyampaikan jika ia tidak merekam aksi membahayakan tersebut.

    “Enggak bang, enggak bang,” ucapnya.

    Sampai sejauh ini, belum diketahui dari mana asal kelompok tersebut, tapi dari beberapa keterangan warga kelompok tersebut bukan warga tanah karo, karena saat melakukan aksinya terdengar para pelaku menggunakan bahasa indonesia bukan bahasa daerah karo.

    Saat dicari tau informasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), warga sekitar yang ditemui juga mengungkapkan tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang terlibat tawuran malam tadi.

    “Enggak tau juga dari mana bang, tiba-tiba sudah ramai tadi malam di depan itu,” ucap seorang pria yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

    Akibat aksi tawuran malam tadi, dikabarkan sempat mengakibatkan adanya korban luka.

    informasi yang di himpun korban yang melintas terkena sabetan senjata tajam 1.An. A.Tarigan umur (34 thn ) pekerjaan (petani) mengalami luka kaki kanan dan dirawat di rsu efarina 2. M. Sembiring, mengalami luka tusuk didada dan kena sayat di tangan kanan pekerjaan sebagai satpam BRI lau Cimba, Informasi yang didapat, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya akibat senjata tajam.

    Saat di konfirmasi Kapolres Karo AKBP Eko Yulianto, S.H, S.I.K, M.M, M.Tr.Opsla, membenarkan kejadian tersebut dan sedang melakukan pencarian para pelaku ujarnya padapada, Senin, ( 28/07/2025). (Pmg)

  • Semangat Gotong Royong Menyambut Perayaan HUT RI ke 80 di Perumahan Senopati Estate

    Semangat Gotong Royong Menyambut Perayaan HUT RI ke 80 di Perumahan Senopati Estate

    Serang, Djawaranews.com – Warga Rt 01/04 /RW 19 Suasana meriah dan penuh semangat nasionalisme begitu terasa di Perumahan Senopati estate, kel, Banjarsari, kec, cipocok jaya. Udara pagi dipenuhi gelak tawa anak-anak yang berlarian membantu menata dekorasi merah putih, sementara para orang tua sibuk merangkai lampion dan umbul-umbul, untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 80, Tahun 2025.

    Ketua RW 19, Bapak Asep Sururi, dengan senyum ramah menjelaskan, “Persiapan tahun ini terasa lebih istimewa. Warga berinisiatif membuat berbagai dekorasi sendiri, dari mulai membuat Umbul – Umbul hingga dekorasi bendara merah putih kemerdekaan. Ini menunjukkan rasa memiliki kebanggaan yang tinggi terhadap perayaan HUT RI.”

    Menyiapkan berbagai perlombaan seperti makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, dan berbagai perlombaan lainnya telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun turut berpartisipasi dengan antusias. Puncak perayaan akan dimeriahkan dengan penampilan musik tradisional dan pentas seni dari warga, menampilkan beragam kesenian daerah yang menambah semarak acara.

    Kesibukan warga mempersiapkan dekorasi dan keperluan acara bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi. Anak-anak membantu orang tua, pemuda berkolaborasi memasang pernak-pernik merah putih, dan para lansia pun turut memberikan dukungan dan semangat. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan ini mencerminkan semangat nasionalisme yang kuat di Perumahan Senopati. Perayaan HUT RI tahun ini diharapkan tidak hanya meriah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan warga.

    Asep turut bangga , karena warganya kompak Iapun tidak lupa mengucapkan banyak terima-kasih atas dukungan para warganya dan sumbangsih baik berupa finansial, tenaga dan pikiran yang telah diberikan. (Trg)

  • Program Wakaf Al-Qur’an dan Kayu Tatakan Al-Qur’an: Bentuk Kepedulian KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa kepada Masjid Desa Cikuya

    Program Wakaf Al-Qur’an dan Kayu Tatakan Al-Qur’an: Bentuk Kepedulian KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa kepada Masjid Desa Cikuya

    Serang, Djawaranews.com – Kelompok KKM 44 Universitas Bina Bangsa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui program sosial di Desa Cikuya, Kampung Cikuya. Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian, kelompok ini telah melaksanakan kegiatan wakaf berupa pemberian Al-Qur’an beserta kayu tatakan Al-Qur’an kepada masjid setempat.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat semangat religius masyarakat serta melengkapi sarana ibadah di masjid yang menjadi pusat kegiatan spiritual dan pembinaan umat di Kampung Cikuya. Pemberian Al-Qur’an diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga untuk membaca dan memahami isi Al-Qur’an, sementara kayu tatakan Al-Qur’an disediakan guna menjaga kehormatan kitab suci selama dibaca ataupun disimpan.

    Penyerahan wakaf dilaksanakan secara langsung dan penuh khidmat, dihadiri oleh perwakilan masyarakat, pengurus masjid, dan anggota Kelompok KKM 44 Universitas Bina Bangsa. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus DKM masjid menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian mahasiswa yang telah membantu menciptakan suasana masjid yang lebih kondusif bagi kegiatan ibadah.

    Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 44 Universitas Bina Bangsa berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa, pengurus DKM Masjid, tokoh agama, kasepuhan, dan masyarakat setempat. Wakaf ini menjadi salah satu langkah nyata mewujudkan sinergi membangun desa yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, keagamaan serta kebersamaan.

    Koordinator bidang keagamaan Kelompok 44 (Delia Ayunda) menyampaikan : Dengan penuh rasa syukur dan komitmen saya, bahwa wakaf Al-Qur’an beserta kayu tatakan Al-Qur’an ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami untuk mendukung peningkatan kualitas ibadah dan penguatan nilai keagamaan di masjid Desa Cikuya, sebagai wujud pengabdian kami kepada masyarakat dan penguatan sinergi antara kampus, rumah Ibadah dan desa.

    Demikian artikel ini dibuat sebagai dokumentasi implementasi program wakaf Al-Qur’an dan kayu tatakan Al-Qur’an untuk masjid Desa Cikuya, yang menggambarkan dedikasi dan pengabdian Kelompok KKM 44 Universitas Bina Bangsa dalam mendukung kemajuan spiritual masyarakat desa. (Trg)

  • 631 Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sukabumi Dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

    631 Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sukabumi Dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

    Sukabumi, Djawaranews.com – Sebanyak 631 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

    Perlindungan ini ditandai dengan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang mengikuti KKN. Senin, 28 Juli 2025.

    Turut hadir dalam penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini ialah Rektor Universitas Muahammadiyah Sukabumi Dr. Reny Sukmawani, M.P, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana, Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus Dine Novaliza Dewi, Para Wakil Rektor dan Dosen.

    Saat ditemui, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang telah memberikan perlindungan kepada seluruh mahasiswanya yang mengikuti KKN.

    Ryan menjelaskan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa selama menjalankan KKN, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial.

    “Perlindungan bagi mahasiswa ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5 Tahun 2021 yang mewajibkan mahasiswa magang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan terhadap kecelakaan kerja dan kematian,” kata Ryan.

    “Dan perlindungan ini sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa yang mengikuti KKN,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Ryan menyebutkan bahwa mahasiswa yang menjalani program KKN akan diikutsertakan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Adapun iuran premi untuk kedua program jaminan sosial tersebut yakni sebesar Rp 16.800 per bulan.

    “Dengan premi yang terjangkau, manfaat yang didapatkan sangat besar antara lain jika peserta mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan biaya perawatan tanpa batas termasuk selama proses pemulihan, dan santunan cacat,” ungkapnya.

    Sementara itu, Rektor Universitas Muahammadiyah Sukabumi Dr. Reny Sukmawani, M.P, menyebutkan KKN merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai daerah untuk menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan penguatan potensi lokal.

    Selain itu, dirinya menjelaskan bahwa seluruh peserta KKN tahun ini didaftarkan ke dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

    “Perlindungan ini dinilai penting, mengingat potensi risiko yang mungkin dihadapi mahasiswa selama menjalankan tugas di berbagai pelosok daerah,” ucapnya.

  • Jasa Raharja Bersama Kemenkeu, dan Akademisi Bahas Penguatan Regulasi Penyelenggaraan Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

    Jasa Raharja Bersama Kemenkeu, dan Akademisi Bahas Penguatan Regulasi Penyelenggaraan Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

    Jakarta, Djawaranews.com — Jasa Raharja menggelar acara ‘Konsinyering Pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965 tentang Ketentuan-Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan’ pada tanggal 23 Juli 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT Jasa Raharja, Jakarta, ini merupakan bagian dari upaya penguatan regulasi dalam pelaksanaan program perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas, 28 Juli 2025.

    Konsinyering tersebut menjadi forum yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk perwakilan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan akademisi. Hadir dalam kegiatan ini adalah Direktur Pengembangan Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Ihda Muktiyanto beserta jajarannya, Direktur
    Harmonisasi Peraturan Pengganggaran Didik Kusnaini beserta jajarannya serta Kepala Bagian Hukum Sektor Keuangan dan Perjanjian, Eva Theresia Bangun berserta jajarannya.

    Sejumlah akademisi yang terpilih sebagai narasumber adalah Prof. Dr. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M, Ph.D (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia), Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Drs. Rivan A. Purwantono, S.H., M.H. (Guru Besar Kehormatan Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung), Dr. Kornelius Simanjuntak, S.H., M.H (Lektor Kepala Fakultas Hukum Universitas Indonesia), dan Dr. Dian Agung Wicaksono, S.H., LL.M (Dosen Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada).

    Dalam sambutan pembukanya, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat regulasi demi memastikan keadilan dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan program perlindungan dasar.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan kesediaan para narasumber serta Bapak dan Ibu dari Kementerian Keuangan yang telah berkenan hadir. Tentunya sama-sama kita akan berikhtiar untuk melakukan penguatan penyelenggaraan program perlindungan dasar. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan wujud sinergi yang sangat berarti dalam mendampingi proses bisnis Jasa Raharja sebagai pelaksana program perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang transportasi umum agar tetap harmonis dengan regulasi dan juga tujuan negara kita,” ujar Harwan.

    Lebih lanjut, Ihda menekankan pentingnya kejelasan prinsip dasar dalam regulasi, khususnya menyangkut penerapan rezim no fault system yang seharusnya secara eksplisit tercermin dalam batang tubuh peraturan. Secara kontekstual regulasi ini sudah banyak mengalami ketidaksesuaian dengan perkembangan hukum dan sosial, namun secara formil masih tetap berlaku sebagai hukum positif.

    “Perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi inkonsistensi antara batang tubuh regulasi dan penjelasannya. Prinsip ‘no fault system” semestinya ditegaskan secara utuh, agar memiliki kekuatan hukum yang konsisten dan tidak multitafsir,” jelasnya.

    Harwan juga menggarisbawahi bahwa penyelarasan ketentuan dalam PP 18 Tahun 1965 akan memperkuat kepastian hukum dan menjadikan regulasi lebih responsif terhadap perkembangan sosial maupun dinamika hukum saat ini.

    “Sejumlah ketentuan dianggap perlu untuk diselaraskan antara regulasi dengan dinamika hukum serta sosial yang terus berkembang, yang dalam implementasinya berdampak pada ketidakpastian hukum serta menghambat tercapainya tujuan negara untuk mewujudkan perlindungan dasar yang adil bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

    Menanggapi hal tersebut, Didik menyampaikan bahwa terdapat kebutuhan untuk memperbarui regulasi terkait perlindungan korban kecelakaan lalu lintas, baik pada tingkat Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah.

    “Substansi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 juncto PP Nomor 18 Tahun 1965 sudah tidak lagi sepenuhnya sejalan dengan kerangka regulasi saat ini, seperti UU SJSN, UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, maupun UU Perkeretaapian. Oleh karena itu, pembaruan regulasi menjadi langkah yang tak terelakkan,” ujar Didik.

    Ia menjelaskan bahwa pembaruan perlu dilakukan melalui dua pendekatan: jangka pendek dan jangka panjang. Pendekatan jangka pendek dapat difokuskan pada penyempurnaan di tingkat peraturan pelaksana, sedangkan dalam jangka panjang perlu dilakukan penyesuaian pada tingkat undang-undang agar sejalan dengan sistem jaminan sosial nasional yang berlaku.

    Dengan terselenggaranya konsinyering tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus adaptif terhadap perubahan, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan bahwa perlindungan bagi masyarakat korban kecelakaan tetap menjadi prioritas utama. (Red)