Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Baru 38.61% Pekerja di Kabupaten Sukabumi dan 49.90% Pekerja di Kota Sukabumi Terlindungi Program Jamsostek

    Baru 38.61% Pekerja di Kabupaten Sukabumi dan 49.90% Pekerja di Kota Sukabumi Terlindungi Program Jamsostek

    Sukabumi, Djawaranews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi dalam memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

    Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan guna melindungi dari berbagai risiko ekonomi dan sosial.

    Saat ditemui, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Ryan Gustviana mengatakan bahwa target UCJ Kabupaten Sukabumi tahun 2025 adalah sebesar 53,09% (65,98% untuk pekerja PU dan 42,78% untuk pekerja BPU).

    “Dengan ditetapkannya target tersebut, maka terdapat 31,24% UCJ (11,39% untuk pekerja PU dan 55,74% untuk pekerja BPU) yang perlu dikejar atau setara dengan jumlah kepesertaan sebanyak 454.137 Tenaga Kerja Aktif pada tahun 2025,” kata Ryan saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu, 30 Juli 2025.

    “Dan hingga saat ini, total pekerja yang telah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Sukabumi sebanyak 309.615 atau 38.61%,” ucap Ryan.

    Ryan menjelaskan bahwa peningkatan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tentunya diperoleh melalui kolaborasi berbagai pihak, khususnya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi yang telah memberikan dukungan dan berperan aktif dalam pembentukan dan penegakan regulasi serta pemberian bantuaniuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

    “Saat ini ada sebanyak 784 orang pekerja rentan di pemerintahan di Kabupaten Sukabumi telah terdaftar dalam program perlindungan Jaminan Sosial ketenagakerjaan dan ada 12.701 orang pekerja pada ekosistem pemerintahan baik tingkat RT/RW, Linmas, Kader Posyandu dan Kader PKK di Kabupaten Sukabumi telah terdaftar dalam program perlindungan Jaminan Sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.

    “Sedangkan untuk pekerja honorer, Pemkab Sukabumi telah mendaftarkan sebanyak 2.604 orang honorer dan ada 13.590 guru Honorer & GTK di Kabupaten Sukabumi juga telah terdaftar dalam program perlindungan Jaminan Sosial ketenagakerjaan ini.

    Selain itu, Ryan juga menyebutkan mengenai target UCJ di Kota Sukabumi tahun 2025 adalah sebesar 75,71% (84,02% untuk pekerja PU dan 61,85% untuk pekerja BPU).

    “Dengan ditetapkannya target tersebut, maka terdapat 35,11% UCJ (80,29% untuk pekerja PU dan 29,99% untuk pekerja BPU) yang perlu dikejar atau setara dengan jumlah kepesertaan sebanyak 82.371 Tenaga Kerja Aktif pada tahun 2025,” ujar Ryan.

    Masih kata Ryan, bahwa hingga saat ini untuk di wilayah Kota Sukabumi terdapat 50.998 atau 49.90% pekerja yang telah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Dirinya menyebutkan lagi, bahwa hingga saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi telah melindungi sebanyak 201 orang pekerja rentan, 4.995 orang pekerja pada ekosistem pemerintahan baik RT/RW, Linmas, Kader Posyandu dan Kader PKK, 4.125 orang pekerja honorer pada pemerintahan dan 897 guru Honorer & GTK yang ada di Kota Sukabumi.

    Lebih lanjut, Ryan sangat optimis Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi dapat mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) tersebut.

    “Kami akan terus berkolaborasi dalam mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah mengenai Universal Coverage Jamsostek (UCJ) yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi,” tegas Ryan.

    Apalagi, secara regulasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengeluarkan Peraturan Bupati No.9 Tahun 2019 Tentang Peningkatan Kepesertaan dan Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Sedangkan Pemerintah Kota Sukabumi juga telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 124 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja Melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Sukabumi.

    “Semoga dengan adanya regulasi yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi dapat memperluas cakupan kepesertaan dan semakin banyak pekerja formal maupun informal yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutupnya.

  • Bimbingan Teknis Pengamanan Pariwisata 2025 Dimulai, Perkuat Polisi Pariwisata Presisi di Bali

    Bimbingan Teknis Pengamanan Pariwisata 2025 Dimulai, Perkuat Polisi Pariwisata Presisi di Bali

    Denpasar, Djawaranews.com – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengamanan Pariwisata Bali Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka hari ini, Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Unique 2 Room, Hotel Haris dan Conventions, Jalan Cokroaminoto Denpasar. Acara ini berlangsung hingga 1 Agustus 2025, setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

    Mengusung tema “Penguatan Polisi Pariwisata Presisi, Guna Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan Pariwisata dalam Rangka Mendukung Asta Cita”, bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan sinergi Polisi Pariwisata.

    Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya di destinasi wisata. Hal ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap pencapaian delapan agenda strategis pembangunan nasional (Astacita).

    Prosesi pembukaan diawali dengan sambutan MC, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Korsabhara, serta pembacaan doa. Laporan Ketua Pelaksana disampaikan oleh Kasubdit Pam Wisata Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Noerwiyanto, S.I.K.

    Acara dibuka secara resmi oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga, S.H., M.H., yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

    Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi oleh sejumlah narasumber, antara lain Prof. Dr. I Nyoman Sunarta, M.Si, seorang akademisi pariwisata Bali, Perwakilan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Ketua PHRI Provinsi Bali, Drs. Sutrisno Dewo Gono Murti, M.M., seorang auditor profesional, dan Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM.

    Secara spesifik, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi Polisi Pariwisata dalam tugas pengamanan serta pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif.

    Penekanan juga diberikan pada implementasi konsep Polri Presisi di sektor pariwisata melalui pendekatan prediktif dan kolaboratif dengan pemangku kepentingan.

    Penguatan sinergi dan koordinasi antara kepolisian dengan instansi terkait sangat ditekankan guna menjaga keamanan, keselamatan, serta kenyamanan destinasi wisata nasional.

    Harapannya, tercipta iklim pariwisata yang aman dan kondusif demi mendukung pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan citra Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan, sekaligus berkontribusi langsung pada pencapaian Astacita melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.

    Peserta dan Penekanan Pimpinan
    Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan perwakilan lembaga terkait. Dari internal Polri, hadir Brigjen Pol Suhendri, S.I.K. (Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri), Kombes Pol Noerwiyanto, S.I.K (Kasubdit Pam Wisata Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri), Kombes Pol Edy Sumardi P., S.I.K., M.H., AKBP Dr. Reza, Kompol Sandy, dan Penata Fitriana.

    Sementara dari eksternal dan peserta, turut hadir Kapolda Bali, 36 Direktur Pamobvit Polda jajaran se-Indonesia, 36 Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda, perwakilan Kementerian Pariwisata, akademisi pariwisata, Ketua PHRI Provinsi Bali, serta auditor profesional.

    Dalam sambutannya, Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Bali atas kehadiran dan dukungan penuhnya.

    Apresiasi juga diberikan kepada Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan acara. Beliau berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mengimplementasikan hasilnya dalam pelayanan kepada masyarakat.

    Lebih lanjut, Kakorsabhara memberikan beberapa penekanan penting diantaranya melakukan analisis risiko terhadap objek wisata yang berpotensi menjadi rawan ancaman kriminalitas dan gangguan kamtibmas, khususnya dalam rangkaian pelaksanaan agenda nasional, secara komprehensif dan eksploratif.

    “Melaksanakan tugas pengamanan pariwisata berupa perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional, dengan tujuan utama memastikan aspek keamanan dan keselamatan diterapkan pada setiap objek wisata melalui kegiatan Risk Assessment,” ujar beliau.

    “Menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan terkait secara kolaboratif dalam pengamanan objek vital nasional,” terang beliau.

    Informasi kegiatan ini disampaikan oleh Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., Auditor Madya TK III Sispamobvitnas Korsabhara Baharkam Polri. @red

  • Luncurkan Tabungan PKB, Gubernur Banten Andra Soni : Untuk Meringankan Beban Wajib Pajak

    Luncurkan Tabungan PKB, Gubernur Banten Andra Soni : Untuk Meringankan Beban Wajib Pajak

    Kota Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan program Tabungan Pajak Kendaraan Bermotor (TPKB) bersamaan dengan peresmian Gedung Grha Bank Banten sebagai Kantor Pusat PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten), di Jalan Veteran No. 4, Kota Serang, Selasa (29/7/2025). Melalui TPKB, masyarakat bisa menabung atau mencicil pajak kendaraan bermotornya sebelum jatuh tempo.

    Program TPKB digagas Pemerintah Provinsi Banten melalui Tim Pembina Samsat Provinsi Banten. Memungkinkan masyarakat mencicil pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui Bank Banten. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu wajib pajak, terutama pengemudi ojek online (ojol), dalam mengatur keuangan mereka.

    “Tabungan pajak ini merupakan hasil tindak lanjut aspirasi para kawan-kawan ojol. Banyak dari mereka kesulitan ketika jatuh tempo membayar pajak kendaraan karena terkendala keuangan. Dengan menabung sedikit demi sedikit, beban mereka akan jauh lebih ringan,” ujar Andra Soni.

    Ditambahkan, Bank Banten akan menyediakan loket khusus agar para pengemudi ojol bisa menyempatkan diri menabung tanpa mengganggu jam kerja. “Program ini tidak hanya untuk ojol, tapi terbuka untuk seluruh warga Banten yang ingin mempersiapkan pembayaran pajak tahun berikutnya dengan cara lebih ringan,” kata Andra.Soni.

    Dikatakan, Program TPKB ini tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Pemprov Banten untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

    “Dengan optimalisasi pendapatan dari pajak daerah, kita bisa lebih mandiri membangun Provinsi Banten. Program ini adalah langkah konkret untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat keuangan daerah,” pungkas Andra Soni.

    Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Rita Prameswari, menjelaskan bahwa tabungan pajak yang diluncurkan tidak memerlukan saldo awal. Setoran pertama otomatis menjadi cicilan awal, dengan tenor yang dapat disesuaikan hingga mendekati jatuh tempo pajak.

    “Satu bulan sebelum pembayaran, dilakukan auto debit, kemudian SKPD akan dikeluarkan pada tanggal jatuh tempo pajak. Program ini hanya untuk kendaraan milik sendiri yang tidak memiliki tunggakan pajak. Persyaratannya cukup KTP, STNK, dan bukti kepemilikan kendaraan,” jelas Rita.

    Rita menegaskan, tabungan pajak hanya tersedia di Bank Banten karena Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov Banten berada di Bank Banten. Program ini merupakan hasil kerja sama Bank Banten dengan Bapenda Banten dan berlaku di seluruh Samsat se-Provinsi Banten.

    “Tujuan utama program tabungan pajak ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, agar pajak terasa lebih ringan. Dengan cara ini, wajib pajak tidak perlu lagi membayar sekaligus dalam jumlah besar,” terang Rita

    Melalui TPKB, masyarakat dapat mencicil pajak 12, 6, atau 5 bulan. Uang tabungan akan di-hold dan tidak bisa ditarik, karena penggunaannya khusus untuk pembayaran pajak kendaraan. Dengan sistem ini, beban wajib pajak akan terasa lebih ringan dibanding membayar sekaligus.

    “Dengan hadirnya TPKB, masyarakat diharapkan tidak lagi merasa terbebani oleh pembayaran pajak kendaraan yang harus dilakukan sekaligus setiap tahun. Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan layanan publik yang lebih inovatif dan inklusif,” tambah Rita

    Di lokasi yang sama, Direktur Utama Bank Banten, Bustomi, menyambut baik program tersebut. “Kami akan menyinkronkan program yang digagas Pemprov Banten, termasuk TPKB. Program ini memberi kemudahan bagi masyarakat untuk menyetor pajak kendaraan secara lebih ringan,” ujarnya.

    Program TPKB kini mulai disosialisasikan kepada masyarakat, ASN, dan pengemudi ojol di seluruh Provinsi Banten. Pemprov Banten berharap inovasi ini dapat meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus mendorong kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Trg)

  • Timnas Indonesia Runner-Up Piala AFF U-23, Menpora Dito Tetap Apresiasi Perjuangan Garuda Muda

    Timnas Indonesia Runner-Up Piala AFF U-23, Menpora Dito Tetap Apresiasi Perjuangan Garuda Muda

    Jakarta, Djawaranews.com – Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF U-23. Hasil ini diperoleh setelah Garuda Muda kalah 0-1 dari Vietnam dalam pertandingan final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7).

    Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Kadek Arel dan kawan-kawan dinilai sudah bermain maksimal.

    “Pastinya apresiasi, Indonesia bisa sampi ke final. Artinya strategi yang dipakai dan pola permaianan sudah baik,” ujar Menpora Dito setelah pertandingan.

    Menpora Dito yakin PSSI akan melakukan serangkaian evaluasi setelah gelaran Piala AFF tahun ini. Sebab akan ada sejumlah turnamen penting lainnya yang akan menanti.

    “Kedepan ada evaluasi, serta memastikan strategi kedepan untuk memantapkan permainan. Tantangan kedepan adalah mempertahankan emas SEA Games (sepak bola),” jelas Menpora Dito.

    Lebih lanjut, Menpora Dito juga memberikan apresiasi kepada suporter yang sudah memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tercatat, 35.592 penonton hadir langsung menyaksikan laga final kali ini.

    “Kita lihat tadi stadion penuh. Ini artinya energi dukungan dari masyarakat sangat luar biasa. Kepada masyarakat, mohon terus dukung dan doakan Timnas Indonesia,” terang Menpora Dito.

    Sementara, Ketum PSSI, Erick Thohir, menyayangkan kekalahan tipis Timnas Indonesia. Kendati demikian, dia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan pasukan Gerald Vanenburg yang telah dilakukan hingga sampai ke final.

    Disamping itu, Erick menyoroti kondisi Timnas Indonesia yang tampil tidak dengan kekuatan penuh. Misalnya Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah yang dalam keadaan tidak prima.

    “Ya memang kalau dibilang apakah ini tim terbaik, ya tidak. Kita kehilangan dua pemain inti, tapi ini bukan alasan ya. Arkhan dan Toni tidak bisa bermain (penuh), keseimbangan lapangan tengah tidak maksimal,” ucapnya.

    Seperti diketahui, Vietnam menjadi kampiun setelah menang 1-0 atas Indonesia. Gol kemenangan Vietnam dicetak Nguyen Cong Phuon pada menit ke-37.

    Meski gagal juara, dua penggawa Timnas Indonesia sukses meraih penghargaan individu. Jens Raven menjadi top skor dan Muhammad Ardiansyah kiper terbaik. Tentu ini menjadi bukti kualitas potensi generasi muda Indonesia. (Red)

  • Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Percepatan Reforma Agraria

    Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Percepatan Reforma Agraria

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria di Provinsi Banten. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Aula Baduy, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten, KO3B, Curug Kota Serang, Rabu (30/7/2025).

    Sebagai Ketua GTRA Banten, Andra Soni menyebut rapat itu menjadi langkah awal untuk merumuskan strategi konkret dalam penataan lahan serta redistribusi tanah bagi masyarakat.

    “Ini adalah rapat pertama saya, dan hari ini akan ada rapat panjang membahas program reforma agraria di Provinsi Banten tahun ini,” ujar Andra Soni.

    Andra Soni menyampaikan bahwa dirinya menekankan reforma agraria di Provinsi Banten bisa berjalan sesuai harapan pemerintah, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

    Andra Soni juga menekankan pentingnya kesepahaman antar instansi serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.

    “Kami punya satu kesepahaman. Selanjutnya tinggal bagaimana semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, berkoordinasi dengan baik agar program reforma agraria ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

    Dalam rakor tersebut, salah satu fokus utama adalah penataan lahan terlantar. Andra Soni menyebut, lahan tersebut harus segera dimanfaatkan untuk kepentingan negara maupun masyarakat.

    Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Banten, Sudaryanto mengatakan rakor tersebut membahas permasalahan pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Provinsi Banten. Sudaryanto menyebut sesuai arahan Gubernur Banten Andra Soni, GTRA di Provinsi Banten menyatakan siap mengawal penyelesaianya.

    Gubernur menegaskan bahwa reforma agraria bukan hanya soal penataan tanah, tetapi juga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses yang adil terhadap sumber daya.

    “Percepatan reforma agraria di Provinsi Banten harus memberikan kepastian hukum, penataan akses, penataan aset dan membuka peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

    Melalui rakor ini, Pemerintah Provinsi Banten bersama BPN berkomitmen mempercepat redistribusi tanah untuk menumbuhkan kepastian hak atas tanahnya. (Trg)

  • Tinjau Asesmen ASN, Gubernur Banten Andra Soni: Penempatan Jabatan Berdasarkan Kualitas dan Kapasitas Individu

    Tinjau Asesmen ASN, Gubernur Banten Andra Soni: Penempatan Jabatan Berdasarkan Kualitas dan Kapasitas Individu

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan saat ini penempatan jabatan tidak lagi berdasarkan senioritas atau bahkan kedekatan, tetapi lebih kepada kualitas dan kapasitas individu. Hasil penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan menjadi dasar dalam melakukan promosi dan mutasi.

    Hal itu diungkapkan Andra Soni usai tinjau Penilaian Kompetensi dan Potensi ASN di lingkungan Pemprov Banten yang dilaksanakan di Ruang Asesmen Center, Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (29/7/2025).

    Dikatakan, penilaian yang dilaksanakan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari transformasi manajemen ASN menuju pelayanan publik yang lebih profesional dan berkualitas.

    “Sehingga asesmen ini harus dijadikan sebagai ruang refleksi dan peningkatan diri. Karena hasilnya akan menjadi dasar promosi, mutasi, pelatihan, dan perencanaan kerja jabatan ASN di Provinsi Banten,” ujarnya.

    Kepala BKD Provinsi Banten Nana Supiana menambahkan, asesmen merupakan amanat undang-undang yang wajib diikuti oleh seluruh ASN minimal tiga tahun sekali. Dalam tahap kedua ini, 500 ASN mengikuti asesmen lanjutan, setelah sebelumnya di tahap pertama diikuti oleh 2.079 ASN.

    “Asesmen ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi, potensi, dan penempatan posisi ASN secara objektif sesuai kebutuhan organisasi,” jelas Nana. (Trg)

  • Presiden Prabowo dan PM Anwar Sepakat Perkuat Peran ASEAN dan Stabilitas Kawasan

    Presiden Prabowo dan PM Anwar Sepakat Perkuat Peran ASEAN dan Stabilitas Kawasan

    Jakarta, Djawaranews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 29 Juli 2025. Dalam pertemuan tête-à-tête yang berlangsung hangat, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan peran ASEAN hingga kerja sama bilateral.

    Presiden Prabowo mengawali pertemuan dengan memberikan apresiasi atas kepemimpinan PM Anwar dalam memimpin ASEAN, khususnya keberhasilan Malaysia dalam melakukan mediasi terhadap konflik di kawasan. “Pertama saya ingin mengucapkan selamat, tahniah atas kepemimpinan leadership daripada Dato’ Seri memimpin ASEAN. Bapak berhasil dalam mediasi, berhasil mencapai gencatan senjata dalam konflik antara Thailand sama Kamboja. Ini suatu yang patut kita syukuri,” ujar Presiden Prabowo.

    Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil Malaysia sebagai Ketua ASEAN. Menurutnya, capaian tersebut merupakan terobosan penting untuk menjaga stabilitas kawasan.

    “Terima kasih, kami siap membantu, di manapun, bagaimanapun kami siap Dato’ Seri Anwar Ibrahim sebagai tidak hanya Perdana Menteri Malaysia, tapi sebagai Ketua ASEAN saat ini. Terima kasih ini suatu breakthrough terobosan yang sangat penting. Kita ingin ASEAN selalu menyelesaikan konflik dengan damai, dengan konsultasi, musyawarah, negosiasi,” tegas Presiden Prabowo.

    PM Anwar Ibrahim pun menyoroti pentingnya kerja sama negara-negara Asia Tenggara dalam menjaga keamanan regional. Menurutnya, stabilitas kawasan adalah tanggung jawab bersama.

    “Dan sekarang ini dalam memonitoring keamanan ini, negara-negara ASEAN, khususnya Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina, itu akan bertanggungjawab dalam memonitoring peace process ini” ungkap PM Anwar.

    Selain membahas isu kawasan, kedua pemimpin juga menekankan komitmen untuk melanjutkan penyelesaian berbagai persoalan bilateral, dengan tetap mengedepankan prinsip musyawarah.

    “Intinya kita ingin menyelesaikan selalu dengan konsultasi, negosiasi, musyawarah. Saya kira itu prinsip kita. Apalagi kita negara, latar belakang sama, budaya, agama, satu rumpun, satu budaya,” tutur Presiden Prabowo.

    Pertemuan tête-à-tête ini menjadi penegasan komitmen Indonesia dan Malaysia untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat peran ASEAN, serta menjadikan musyawarah dan negosiasi sebagai fondasi utama dalam menyelesaikan setiap persoalan. (Red)

  • Kemeriahan Nobar Final AFF U-23 di Taman Elektrik Kota Tangerang

    Kemeriahan Nobar Final AFF U-23 di Taman Elektrik Kota Tangerang

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Ribuan warga tumpah ruah di Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang, Selasa (29/7/25) untuk mengikuti acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan final AFF U-23 2025 antara Indonesia melawan Vietnam. Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang ini menjadi magnet bagi para penggemar sepak bola yang ingin mendukung Tim Nasional Indonesia.

    Suasana di Taman Elektrik begitu semarak dengan gemuruh sorak-sorai penonton. Banyak warga yang mengenakan atribut merah-putih, menunjukkan dukungan penuh untuk Garuda Muda. Nobar ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga menciptakan kebersamaan di antara masyarakat Kota Tangerang.

    Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasinya kepada ribuan warga yang memadati Taman Elektrik untuk nonton bareng final Piala AFF U-23 meskipun hasil akhir belum berpihak kepada Indonesia.

    “Kita belum beruntung malam ini, namun yang terpenting adalah semangat dan motivasi bagi dunia sepak bola Indonesia. Terutama bagi masyarakat Kota Tangerang yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap permainan Timnas AFF malam ini,” ungkap Sachrudin.

    Sachrudin juga mengungkapkan harapannya agar Indonesia tetap menjadi yang terbaik, dan optimis bahwa bibit-bibit unggul dari Kota Tangerang akan mampu menembus Tim Nasional.

    Ia sangat berharap, di masa depan, akan lebih banyak pemain nasional yang bermunculan dari Kota Tangerang. Hal ini didasari oleh pembinaan sepak bola yang terus digalakkan di Kota Tangerang, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), penyelenggaraan turnamen, hingga keikutsertaan dalam berbagai turnamen di luar daerah.

    “Mudah-mudahan Indonesia tetap yang terbaik, dan salah satu bibit dari Kota Tangerang menjadi atlet Timnas, bisa memotivasi pemain-pemain lainnya,” serunya. (Ad)

  • Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025 Sukses Digelar di Lapas Kelas IIA Serang

    Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025 Sukses Digelar di Lapas Kelas IIA Serang

    Serang, Djawaranews.com – Lapas Kelas IIA Serang sukses menjadi tuan rumah Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2025 yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten pada Rabu (30/7). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama Lapas Kelas IIA Serang ini diikuti oleh perwakilan 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh Lapas, Rutan, dan LPKA di wilayah Banten.

    Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian WBP melalui pendidikan kepramukaan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk membentuk karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

    “kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian Narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana, sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik, taat hukum, bertanggung jawab, dan dapat aktif berperan dalam pembangunan,” ujar Muhammad Ali.

    Rangkaian kegiatan perkemahan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan agenda upacara pembukaan, pembekalan dasar-dasar kepramukaan oleh Kwartir Daerah Pramuka Banten, pembinaan kesadaran beragama, latihan ketertiban baris-berbaris (LKBB) bersama Kodim 0602/Serang, lomba LKBB, hingga pengumuman pemenang dan penutupan acara.

    Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang dipandu oleh para pembina pramuka dan petugas pemasyarakatan. Selain melatih keterampilan kepemimpinan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk mental, spiritual, serta membangun kebersamaan dan rasa nasionalisme.

    Kabid Pembinaan Kanwil Ditjenpas Banten selaku Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal positif bagi para peserta sehingga mampu memperbaiki diri dan lebih siap berintegrasi di tengah masyarakat setelah bebas nanti,” ungkapnya.

    Dengan terlaksananya Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025, Ditjenpas Banten berharap pembinaan terhadap WBP di seluruh UPT Pemasyarakatan dapat semakin optimal dan berkelanjutan.

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Resmikan Gedung SDIT-SMPIT Raudhatul Jannah, Pemkab Berkomitmen Majukan Pendidikan

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Resmikan Gedung SDIT-SMPIT Raudhatul Jannah, Pemkab Berkomitmen Majukan Pendidikan

    SERANG, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Zakiyah menghadiri Kegiatan Peresmian Gedung SDIT dan SMPIT Raudhatul Jannah Kabupaten Serang yang berlokasi di Taman Wulandira Kecamatan Kramatwatu pada Selasa, 29 Juli 2025.

    Acara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati yang juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sugihardono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Asep Nugrahajaya, Kabag Kesra, Mamak Abror, Camat Kramatwatu, Sri Rahayu Basukiwati unsur Muspika, guru, dan pengurus Yayasan Raudhatul Jannah.

    Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Pemerintah Kabupaten Serang senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak dan memadai bagi para siswa.

    “Kami juga aktif membangun kerja sama dengan dunia usaha, pegiat pendidikan, serta yayasan-yayasan yang konsen terhadap peningkatan kualitas pendidikan warga Kabupaten Serang,” kata Bupati Ratu Zakiyah.

    Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Serang dalam menuju “terwujudnya Kabupaten Serang bahagia.” Bupati percaya bahwa masyarakat yang bahagia adalah masyarakat yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia.
    Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Serang tahun pelajaran 2025/2026. Data ini menunjukkan urgensi keberadaan sekolah swasta di daerah Kabupaten Srang.

    “Pertama, calon siswa pendaftar ke SD Negeri sebanyak 36.841. dari jumlah tersebut, yang diterima sebanyak 34.677. Dan sebanyak 2.164 calon siswa tidak terakomodir di SD Negeri,” jelas Bupati.

    Sementara calon siswa pendaftar ke SMP Negeri sebanyak 13.819. Dan yang diterima sebanyak 12.418, dan sebanyak 1.401 calon siswa tidak terakomodir di SMP Negeri.

    Melihat begitu banyaknya jumlah anak usia sekolah yang lulus SD maupun SMP, Bupati menambahkan, tidak mungkin seluruhnya bisa diakomodir di SD dan SMP Negeri saja.

    “Pemerintah Kabupaten Serang saat ini baru memiliki 707 SD Negeri dan 90 SMP Negeri. Oleh karenanya, keberadaan sekolah-sekolah swasta mutlak dibutuhkan di Kabupaten Serang untuk mengakomodir siswa agar dapat melanjutkan pendidikan baik di tingkat SD maupun SMP,” terangnya.

    Keberadaan sekolah-sekolah swasta, apalagi yang berkualitas seperti Yayasan Raudhatul Jannah yang saat ini diresmikan, mutlak sangat dibutuhkan dan akan menjadi amunisi baru bagi pemerintah kabupaten untuk memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas.

    Kata Bupati, Pemkab sangat berharap sekolah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggunakan metode dan kurikulum yang inovatif, sekaligus meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses sekolah negeri karena berbagai alasan.

    “Dan terakhir, Raudhatul Jannah diharapkan dapat mendorong inovasi pendidikan dengan memanfaatkan teknologi dan metode pembelajaran baru. Kami juga berharap sekolah ini mampu memberikan beragam pilihan agar masyarakat dapat memilih jenis pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka,” ungkap Bupati.

    Selain itu, Bupati optimis Raudhatul Jannah dapat menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik dalam beberapa kasus, dengan fleksibilitas dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan jadwal.

    “Namun, Yayasan Raudhatul Jannah perlu memperhatikan beberapa hal penting dalam pengelolaan sekolah. Yaitu, mempertimbangkan biaya agar tidak memberatkan masyarakat, membuka akses seluas-luasnya tanpa membebani masyarakat dengan biaya atau jarak tempuh sekolah, serta mematuhi regulasi dan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pesan Bupati.

    Bupati Serang mempertegas bahwa peresmian gedung sekolah ini bukan hanya seremoni semata, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita semua, baik pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi generasi penerus kita.

    “Kami merespons positif dan sangat berterima kasih kepada Yayasan Raudhatul Jannah atas kontribusinya mendirikan SDIT dan SMPIT di Kabupaten Serang. Semoga dengan keberadaan sekolah di bawah naungan Yayasan Raudhatul Jannah ini dapat berkontribusi positif dan menambah warna baru bagi kualitas pendidikan warga Kabupaten Serang,” pungkasnya.

    Sementara Ketua Yayasan Raudhatul Jannah M Maruf Marhaban mengatakan, pendirian SDIT dan SMIPT Raudhatul Jannah di Kabupaten Serang untuk mendekatkan sekolah dengan warga Kabupaten Serang. Ia berharap sekolah ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan SDM di Kabupaten Serang. (Trg)