Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • PPI Dharmasraya Ukir Sejarah: 5 Capaska Lolos, 1 ke Paskibraka Nasional

    PPI Dharmasraya Ukir Sejarah: 5 Capaska Lolos, 1 ke Paskibraka Nasional

    Dharmasraya – Dharmasraya kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia kepaskibrakaan. Untuk pertama kalinya, seluruh delegasi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Kabupaten Dharmasraya yang mengikuti seleksi tingkat provinsi berhasil lolos seluruhnya. Bahkan satu di antaranya tembus tingkat nasional dan kini tengah menjalani karantina di Jakarta.

    Kelima Calon Paskibraka (Capaska) tersebut adalah:
    Lulu Athul Fuada (SMAN 1 Sitiung) Paskibraka Nasional. Sedangkan Yessi Alvia (SMAN 1 Sungai Rumbai), Azzahra Putri Amanda (SMKN 1 Pulau Punjung), Alif Rabbiardhi (SMAN 1 Pulau Punjung), dan Saffaras Alfe Pratama (SMAN 1 Sitiung) Paskibraka Provinsi Sumatra Barat

    Lulu Athul Fuadah telah diberangkatkan ke Jakarta sejak 14 Juli lalu untuk mengikuti masa karantina nasional, sementara empat Capaska tingkat Provinsi dilepas secara resmi pada Kamis (31/7) di Kantor Badan Kesbangpol Dharmasraya.

    Acara pelepasan dipimpin oleh Kepala Badan Kesbangpol yang diwakili Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Marlisna, S.E., M.M., didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Renal Efendi, S.E., dan Dedet Fajar, S.H. Hadir pula Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Dharmasraya, Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., orang tua Capaska, dan guru pembina,

    Plt. Kepala Kesbangpol Dharmasraya, Asri, S.Pd., M.M., melalui Kabid Kesatuan Bangsa, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian luar biasa ini. “Dari lima kuota seleksi yang dikirim tahun ini, semuanya berhasil lolos. Ini tentu bukan capaian biasa. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi banyak pihak sekolah, pembina, pelatih dari unsur TNI-POLRI, orang tua, PPI dan DPPI, serta dukungan penuh dari Pemerintah daerah,” tuturnya.

    Ketua PPI Kabupaten Dharmasraya, Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang dan berjenjang yang dijalankan secara konsisten.

    “Kami di PPI Dharmasraya sangat bersyukur dan berbangga. Apa yang diraih adik-adik tahun ini bukanlah kebetulan, tapi buah dari kerja keras yang terbangun sejak lama. Sejak 2011, kami terus menggelar berbagai kegiatan pembinaan seperti latihan gabungan sebelum seleksi tingkat sekolah dan kabupaten, lomba PBB dan lomba Paskibra secara rutin, sebagai wahana untuk menempa karakter dan disiplin generasi muda,” ungkapnya.

    “Pencapaian ini adalah akumulasi dari latihan yang konsisten, semangat juang adik-adik, dan yang terpenting dukungan luar biasa dari banyak pihak. Terutama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang selalu hadir mendukung, kepala sekolah, guru pembina, para pelatih dari TNI-POLRI, dan tentu saja kakak-kakak PPI dan orang tua yang menjadi pilar utama keberhasilan,” lanjutnya.

    Ia pun memberikan motivasi kepada para Capaska agar terus membawa semangat juang, rendah hati, dan menjadi inspirasi bagi sesama.

    “Adik-adik adalah simbol terbaik dari anak muda Dharmasraya hari ini. Tunjukkan bahwa Paskibraka bukan sekadar soal baris-berbaris, tapi tentang karakter, keteladanan, dan komitmen untuk mengabdi. Jadilah teladan, bukan hanya saat pengibaran bendera, tapi dalam setiap langkah kehidupan,” pesan Amar penuh semangat. (Red)

  • Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda Tahun 2025

    Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda Tahun 2025

    SERANG – Sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam membina generasi muda yang cinta tanah air dan berkarakter kebangsaan, Korem 064/Maulana Yusuf menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Tahun 2025 di Aula Panjang Korem 064/MY. Acara ini diikuti oleh 250 peserta, terdiri dari 240 siswa-siswi SLTA dan 10 guru pendamping dari Kota/Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kota Cilegon. Rabu (30/07/2025)

    Turut hadir para Pasi Teritorial Kodim jajaran Korem 064/MY, menunjukkan komitmen sinergis dalam pembinaan wilayah teritorial melalui pendekatan edukatif.

    Kegiatan ini mengusung tema sentral “Wawasan Kebangsaan untuk generasi muda tahun 2025″. Sejalan dengan tema tersebut pembekalan yang berjudul “Bangga Menjadi Bangsa Indonesia”, disampaikan langsung oleh Komandan Korem 064/MY, Brigjen TNI Andrian Susanto. S.I.P., M.Han.,M.I.Pol. Dalam sesi pembekalan, Danrem menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, kekayaan alam dan posisi geografis Indonesia, serta kekuatan budaya sebagai modal bangsa menghadapi era persaingan global.

    “Kemerdekaan bukanlah hadiah, tapi warisan perjuangan. Tugas kalian adalah menjaga warisan itu dengan semangat persatuan, karakter yang kuat, dan daya saing yang tinggi. Bangga menjadi Indonesia bukan sekadar kata, tapi sikap hidup yang harus dijaga,” tegas Danrem dalam pembekalannya.

    Selain pembekalan dari Danrem, peserta juga mendapatkan materi strategis dari narasumber berkompeten yang menyentuh isu-isu aktual dan relevan dengan dunia generasi muda, antara lain:

    Generasi Muda dan Ancaman Narkotika,

    Bijak Bermedia Sosial, Waspada Ancaman Hoaks dan Manipulasi AI,

    Penguatan Bela Negara sebagai Tanggung Jawab Kolektif,

    serta Pengenalan Sistem Pertahanan Semesta sebagai Pilar Ketahanan Nasional.

    Setiap materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan interaktif, sehingga para siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam dialog dan refleksi kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, Korem 064/Maulana Yusuf berharap dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang kokoh, memperkuat jati diri pelajar sebagai penjaga masa depan bangsa, serta membangun ketahanan pribadi dalam menghadapi berbagai ancaman, baik fisik maupun non-fisik.

    Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata TNI AD, khususnya Korem 064/MY, dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial melalui edukasi, dengan harapan tercipta generasi yang santun, mandiri, adaptif, responsif, dan terpercaya sejalan dengan nilai-nilai SMART Korem 064/Maulana Yusuf. (Trg)

  • Jasa Raharja Kanwil Banten Tertibkan IWKBU Lewat Kegiatan CRM

    Jasa Raharja Kanwil Banten Tertibkan IWKBU Lewat Kegiatan CRM

    CILEGON – Sebagai bagian dari upaya menjalin kemitraan yang erat dan berkelanjutan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melaksanakan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) ke PO. Tiban Inten Wisata pada Selasa, 30 Juli 2025.

    PT. Tiban Inten Wisata merupakan perusahaan jasa transportasi darat yang bergerak di bidang layanan bus pariwisata. Berkantor di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, perusahaan ini memiliki enam unit armada dan berkomitmen memberikan pelayanan prima melalui kenyamanan kendaraan serta profesionalitas kru. Komitmen ini sejalan dengan upaya Jasa Raharja dalam memastikan bahwa setiap penumpang angkutan umum mendapatkan perlindungan yang layak melalui kepesertaan aktif dalam program Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).

    Kegiatan CRM sendiri merupakan pendekatan strategis yang dijalankan Jasa Raharja untuk memperkuat hubungan dengan mitra usaha, khususnya penyedia jasa transportasi umum. Melalui kunjungan ini, Jasa Raharja tidak hanya memastikan kelengkapan administrasi kendaraan, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai manfaat IWKBU sebagai perlindungan bagi penumpang apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

    Petugas Jasa Raharja dari Tim Samsat Cilegon, Moch Farouk Afero dan Riska Marlita, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan melakukan verifikasi atas kepesertaan IWKBU seluruh armada milik PO. Tiban Inten Wisata. Dalam kesempatan ini, petugas juga menyampaikan informasi bahwa Jasa Raharja telah menanggung biaya perawatan korban kecelakaan pada kasus-kasus sebelumnya karena kendaraan terkait telah melunasi IWKBU secara aktif.

    “Kegiatan CRM ini kami lakukan secara rutin berdasarkan data kendaraan yang belum melunasi kewajibannya. Kami ingin memastikan bahwa manfaat IWKBU benar-benar dipahami oleh pemilik kendaraan,” ujar Farouk.

    Kunjungan ini disambut langsung oleh Bapak Ilham selaku perwakilan manajemen PO. Tiban Inten Wisata, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan edukasi yang diberikan Jasa Raharja. Ia menegaskan bahwa perusahaannya siap terus mendukung upaya Jasa Raharja dalam menciptakan angkutan umum yang aman dan terlindungi.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Jasa Raharja dan pelaku usaha transportasi dapat terus terjalin secara positif, demi mewujudkan layanan angkutan umum yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menjamin perlindungan bagi seluruh penumpangnya.

  • Kemenkum Banten Dorong Percepatan Harmonisasi Regulasi Pengelolaan Sampah

    Kemenkum Banten Dorong Percepatan Harmonisasi Regulasi Pengelolaan Sampah

    Bandung, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Advokasi Penyusunan Produk Hukum Daerah (Raperda dan Raperkada) terkait Pengelolaan Sampah, yang diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Hotel Holiday Inn, Kota Bandung, Rabu (30/07/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Program Nasional ISWMP (Improvement of Solid Waste Management Program) tahap pertama, yang melibatkan 15 kabupaten/kota, termasuk Kota Cilegon dari Provinsi Banten. ISWMP bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan sistem pengelolaan sampah secara terpadu, memperkuat regulasi daerah, serta membangun kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan persampahan.

    Dalam paparannya, Perancang Perundang-undangan dari Kanwil Kemenkum Banten menjelaskan bahwa Kota Cilegon saat ini telah memiliki beberapa regulasi terkait pengelolaan sampah, yakni Perda No. 7 Tahun 2016, Perwali No. 30 Tahun 2019, dan Perwali No. 56 Tahun 2023. Namun demikian, hingga Juli 2025, belum terdapat permohonan pengharmonisasian terhadap Raperda dan Raperwal baru yang masuk ke Kanwil Kemenkum Banten.

    Lebih lanjut, disampaikan bahwa upaya percepatan harmonisasi regulasi di lingkungan Kanwil Banten saat ini telah difasilitasi melalui aplikasi e-Harmonisasi. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pemerintah daerah dan sekretariat DPRD dalam mengajukan, meninjau, serta menyelaraskan Raperda dan Raperkada secara terstruktur, terdokumentasi, dan transparan.

    “Melalui e-Harmonisasi, proses pengajuan dan penyelesaian permohonan harmonisasi dapat dilakukan secara lebih efisien dengan kepastian waktu, sekaligus memastikan kesesuaian antara regulasi daerah dan ketentuan nasional,” jelas Melly Perancang peraturan perundang-undangan Madya Kemenkum Banten.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Daerah peserta ISWMP, dapat segera menyusun dan mengharmonisasikan rancangan peraturan terkait pengelolaan sampah, guna memperkuat kebijakan daerah dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

  • Menkum Tutup Rakor, Tekankan Komitmen dan Akuntabilitas

    Menkum Tutup Rakor, Tekankan Komitmen dan Akuntabilitas

    JAKARTA, Djawaranews.com – Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas secara resmi menutup Rapat Koordinasi Pengendalian Teknis Semester I di Lingkungan Kementerian Hukum, Kamis (31/07/2025).

    Mengawali, Menkum menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Pengendalian Teknis Semester I ini telah menghasilkan target capaian disertai dengan rencana tindak lanjut yang terukur dan jelas. Ia pun meminta agar seluruh rencana tersebut menjadi tanggung jawab bersama, baik di tingkat pusat maupun di seluruh kantor wilayah.

    “Ini adalah kesepakatan dan komitmen yang harus kita kawal serta realisasikan secara sungguh-sungguh pada semester kedua ini,” tuturnya.

    Ia pun menyebut bahwa komitmen ini mencerminkan tekad bersama untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik Kementerian Hukum.

    “Saya tegaskan kembali, keberhasilan bukan semata-mata soal tercapainya target, tetapi juga bagaimana proses menuju target tersebut dijalankan, apakah sudah efisien, transparan, dan akuntabel,” tandasnya.

    Turut mengikuti, Kepala Kantor Wilayah Pagar Butar Butar, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Picesco Andika Tulus, Kepala Divisi Peraturan Perundangan-undangan Marsinta Simanjuntak, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Agus Salim.

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Support Percepatan Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Support Percepatan Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa

    SERANG, Djawaranews.com – Rumah Sakit (RS) Adhyaksa di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, telah rampung. Selain punya fungsi kesehatan yustisi rumah sakit milik Kejaksaan Agung ini juga terbuka buat umum. Artinya masyarakat bisa memanfaatkan rumah sakit Adhyaksa untuk berobat.

    Saat ini tengah diupayakan percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa sebagai sarana pendukung yang memudahkan warga untuk menjangkau rumah sakit ini. Untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa, digelar Rapat Koordinasi Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa di aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamis 31 Juli 2025.

    Rapat langsung dipimpin oleh Kepala Kejati (Kajati) Banten Siswanto yang dihadiri oleh Asda 1 bidang Pemerintahan Pemprov Banten Komarudin, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan jajaran pejabat lainnya.

    Kepala Kejati (Kajati) Siswanto mengatakan, Rakor ini untuk menyamakan persepsi pelaksanaan percepatan pengadaan lahan exit Tol RS Adhyaksa sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan dan ketentuan yang berlaku.
    Kata Kajati, diharapkan pengadaan lahan exit Tol bisa rampung pada Desember 2025.

    “Ini semua kita libatkan dari Provinsi dan Kabupaten Serang, dari kami dari Kejaksaan adalah mendampingi,” kata Kajati usai rakor.

    Kajati berharap, dalam percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa berlangsung dengan tepat dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat meminimalkan berbagai kendala di lapangan.

    Kata Kajati, RS Adhyaksa dibangun di Kragilan karena di kecamatan ini sangat diperlukan rumah sakit untuk masyarakat Banten.

    Sementara Bupati Serang Ratu Zakiyah mengatakan, pihaknya mendukung keberadaan RS Adhaysa di wilayah Kabupaten Serang. “Keberadaan RS Adhyaksa sangat penting bagi pemenuhan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat baik yang ada di wilayah Kecamatan Kragilan maupun kecamatan lainnya,” kata Bupati Serang Ratu Zakiyah.

    Kata Bupati, Pemkab mensupport percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa agar dapat memberikan akses kemudahan dan kenyamanan bagi warga yang ingin berobat ke sini. “Saya selaku bupati dan Pemerintah Kabupaten Serang akan mendukung percepatan pengadaan lahan exit tol. Oleh karena itu kita akan berkoordinasi dengan steakholder dalam rangka pemenuhan itu,’ ujarnya.

    Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa pihaknya sudah menyiapkan anggaran dari APBD Banten untuk pembebasan lahan.

    “Kami mengapresiasi langkah Pak Kajati dan Ibu Bupati dalam rakor ini. Karena memang dalam proses pengadaan lahan perlu dipersiapkan dengan matang dan koordinasi yang kuat,” katanya.

    Kata Arlan,  dalam rakor  disepakati dukungan penuh dari Kejati dan Pemkab Serang. “Dalam prosesnya nanti akan terus dikawal sehingga kendala-kendala pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa bisa diselesaikan  dengan baik,” ujarnya.

    Arlan menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan membentuk tim verifikasi data, verifikasi data perencanaan kemudian tahap persiapan.
    “Mudah-mudahan sesuai jadwal, akhir September 2025 penetapan lokasi sudah bisa selesai,” tegasnya. (Trg)

  • Imigrasi Berhasil Menangkap WNA Asal Iran Pelaku Pencurian di Kota Serang

    Imigrasi Berhasil Menangkap WNA Asal Iran Pelaku Pencurian di Kota Serang

    SERANG, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang berhasil menangkap dua orang Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan modus alih fokus yang berada di wilayah Kota Serang.

    Diketahui, kedua WNA tersebut berinisial AM dan AF yang keduanya adalah Warga Negara Iran.

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan menjelaskan bahwa kronologisnya dilakukan pada hari Jumat, 18 Juli 2025 sekitar pukul 18.30 WIB lalu, dua orang Warga Negara Asing (WNA) mendatangi sebuah konter pengisian e-Toll yang berlokasi di depan Mall of Serang dengan tujuan untuk membeli tongkat e-Toll.

    “Saat transaksi berlangsung, kedua WNA tersebut melakukan pembayaran sebesar Rp100.000,- untuk pembelian tongkat e-Toll seharga Rp5.000,-. Pemilik konter kemudian mengembalikan uang sebesar Rp95.000,-. Namun, WNA tersebut menolak uang kembalian dengan alasan tidak sesuai, lalu secara tiba-tiba masuk ke dalam area konter dan mengalihkan perhatian pemilik konter. Dalam situasi tersebut, salah satu dari mereka membuka brankas penyimpanan dan mengambil sejumlah uang secara diam-diam,” kata Artawan pada saat konferensi pers yang digelar di Aula Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Banten, pada Kamis (31/7/2025).

    Artawan menambahkan, bahwa setelah dilakukan pengecekan, pemilik konter menyadari adanya kehilangan uang tunai dari dalam brankas. Total kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 4.000.000,-

    “Terkait hal tersebut, Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Serang melakukan pengumpulan bahan keterangan dan diperoleh informasi berupa identitas WNA yang bersangkutan, yaitu AM dan AF keduanya adalah Warga Negara Iran,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Artawan menjelaskan bahwa berdasarkan data keimigrasian, kedua WNA tersebut masuk ke wilayah Indonesia AM pada tanggal 31 Mei 2025 dan AF pada tanggal 29 Mei 2025 melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menggunakan Visa Kunjungan. Alamat tempat tinggal awal yang terdaftar adalah di kawasan Denpasar, Bali.

    “Dan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang kemudian berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Denpasar dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai serta melakukan penelusuran di alamat yang terdaftar, yakni di penginapan Masa Inn Bali, yang tercatat dipesan pada tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2025. Namun, berdasarkan hasil verifikasi, kedua WNA tersebut tidak pernah melakukan proses check-in di tempat dimaksud,” ungkapnya.

    Selain itu, Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Serang terus berupaya melakukan pengejaran hingga pada tanggal 28 Juli 2025 kemarin, Tim berhasil mengamankan AM dan AF saat mengajukan permohonan perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

    “Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Serang juga mendapatkan informasi bahwa diduga AM dan AF tidak hanya melakukan modus alih fokus tersebut di satu tempat namun juga telah melakukan ditempat lainnya di wilayah Indonesia,” ujarnya.

    Terakhir, Artawan menyebutkan bahwa berdasarkan hasil keterangan dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, bahwa kedua WNA tersebut diduga melanggar Undang-Undang Keimigrasian Nomor 6 Tahun 2011 Pasal 75 Ayat (1) yaitu melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.

    “Saat ini, kedua WNA tersebut dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian yaitu berupa Pendetensian di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Serang. Sambil menunggu proses hukum selanjutnya, Kantor Imigrasi Serang akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tutupnya.

    Untuk diketahui, bahwa Kantor Imigrasi Serang telah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban, khususnya di wilayah Kota Serang. Masyarakat dapat menghubungi nomor 0813-1544-5556.

  • UMKM Kota Tangerang Kini Punya Identitas Global dengan Barcode GS1 Indonesia

    UMKM Kota Tangerang Kini Punya Identitas Global dengan Barcode GS1 Indonesia

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Sebanyak 125 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tangerang mengikuti pelatihan lanjutan mengenai penggunaan barcode standar global dari GS1 Indonesia.

    Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari fasilitasi yang diberikan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang setelah para UMKM ini resmi menjadi anggota GS1. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Cisadane, Jalan KS Tubun Nomor 1, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Rabu (30/7/25).

    Sebagai tindak lanjut dari keanggotaan, GS1 Indonesia memberikan pelatihan tambahan berbasis web yang dirancang khusus untuk memastikan UMKM dapat memanfaatkan identifikasi produk secara optimal.

    Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi menerangkan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar produk mereka memiliki daya saing tinggi, baik di pasar domestik maupun internasional.

    “Pelatihan ini membahas mekanisme pengenalan standar GS1 dan layanan yang ditawarkan oleh GS1 Indonesia. Sesi ini juga mengenalkan secara spesifik jenis barcode yang relevan untuk UMKM, yaitu Barcode EAN-13 dan ITF-14, yang umum digunakan di berbagai rantai pasok dan ritel,” ucapnya.

    Dengan adanya fasilitasi barcode ini, produk UMKM Kota Tangerang diharapkan dapat mempermudah jalan masuk ke pasar ritel dan menjadi produk yang berdaya saing tinggi. Inisiatif ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dan GS1 Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kapabilitas UMKM di era global.

    “Kami berharap semua produk UMKM Kota Tangerang akan memiliki identitas dan legalitas yang jelas melalui penggunaan barcode GS1. Ini adalah langkah krusial untuk mempermudah akses mereka masuk ke pasar ritel, baik di dalam maupun luar negeri,” harap Suli. (Ad)

     

  • Presiden Prabowo Bahas Kebijakan Bersejarah: Indonesia Bisa Miliki Lahan di Mekkah

    Presiden Prabowo Bahas Kebijakan Bersejarah: Indonesia Bisa Miliki Lahan di Mekkah

    Jakarta, Djawaranews.com – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, dalam pertemuan yang digelar bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 30 Juli 2025. Pertemuan tersebut salah satunya membahas perkembangan inisiatif strategis Indonesia terkait kepemilikan lahan di Mekkah, Arab Saudi—kebijakan bersejarah yang pertama kali berlaku dalam aturan negara tersebut.

    Rosan menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa laporan ini bersifat pembaruan dari hasil pertemuan Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). “Sebenarnya lebih updating saja ke Bapak Presiden mengenai beberapa inisiatif yang kita lakukan, termasuk yang saya laporkan adalah proses untuk pembelian tanah di Mekkah. Karena itu akan melalui proses yang sudah dimulai oleh Royal Commission of Mekkah,” ujar Rosan kepada awak media usai pertemuan.

    Menurut Rosan, kebijakan ini memungkinkan pihak asing memiliki lahan dengan status hak milik (freehold) di Mekkah. “Undang-undang dari Arab Saudi ini diubah untuk kepemilikan, boleh dimiliki oleh pihak asing di Mekkah. Jadi ini adalah tanahnya itu freehold, hak milik. Untuk pertama kali ini diubah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, aturan baru ini akan berlaku efektif pada Januari 2026. Dalam laporannya, Rosan turut menyebutkan ada delapan plot tanah yang telah ditawarkan, dengan jarak bervariasi dari Masjidil Haram.

    “Ada yang jaraknya dari 1 kilo, ada yang 2 kilo, ada yang nempel. Nah kita akan mengikuti prosesnya,” ungkapnya.

    Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga meminta Indonesia menyiapkan pengajuan desain dan infrastruktur pada Oktober mendatang. Rosan juga menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak disertai persyaratan khusus atau barter kebijakan.

    “Ini karena memang waktu itu permintaan langsung dari Bapak Presiden ke Crown Prince MBS dan disetujui, sehingga proses ini sudah berjalan dan ini menjadi satu bukti nyata juga bahwa apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, insyaallah bisa terlaksana,” tegasnya.

    Rosan menyebutkan bahwa Danantara akan memimpin proyek ini. Sedangkan, terkait harga dan luas, Rosan menyampaikan bahwa setiap plot memiliki karakteristik berbeda.

    “Tiap daerah beda-beda, kisarannya itu juga berbeda-beda, ini kan luasnya ada yang dari 25 hektare sampai di atas 80 hektare. Kalau makin besar mungkin agak jaraknya tidak sedekat yang misalnya hanya 15 hektare,” jelasnya.

    Ia juga memastikan pembebasan dan relokasi lahan yang masih ditempati penduduk akan menjadi tanggung jawab pemerintah Arab Saudi. Rosan pun menutup keterangannya dengan harapan besar agar proyek ini berjalan lancar.

    “Ini adalah proyek yang sangat mulia, yang diinisiasi oleh Bapak Presiden dan insyaallah proses ini akan bisa berjalan dengan baik. Mohon doa restunya karena ini adalah suatu hal yang menurut kami sangat luar biasa dan memberikan benar-benar asas manfaat yang besar kepada haji, umroh kita ke depan,” ujarnya. (Red)

  • Lepas Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Menpora Dito: Promosikan Daerah ke Mata Dunia Melalui Olahraga

    Lepas Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Menpora Dito: Promosikan Daerah ke Mata Dunia Melalui Olahraga

    Banyuwangi, Djawaranews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, secara resmi melepas ratusan peserta Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 edisi ke-10 Etape ke-4. Etape ini akan menempuh jarak 150 KM yang merupakan etape terakhir dari pelaksanaan kompetisi balap sepeda internasional ini di RTH Maron Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (31/7) pagi.

    TdBI adalah contoh nyata bagaimana satu event olahraga dapat mendatangkan manfaat multidimensi. Bukan hanya menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, dan UMKM lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menarik investasi, dan memperkuat branding daerah di kancah global.

    “Saya sangat senang dengan pelaksanaan kejuaraan balap sepeda internasional ini, karena inilah yang harus bisa dicontoh daerah lain bagaimana mempromosikan daerah lokal khususnya Banyuwangi dengan ciri khas Ijen dikuatkan,” ujar Menpora Dito sebelum melepas peserta Etape 4.

    “Jadi, ini secara tidak langsung mata dunia semakin mengetahui keajaiban kawah Ijen itu sendiri dengan menyelenggarakan kompetisi balap sepeda berstandar internasional,” imbuh Menpora Dito.

    Sebanyak 20 tim telah berpartisipasi, terdiri dari 14 tim luar negeri dan 6 tim Indonesia dengan total, sekitar 100 pembalap dari 24 negara. Beberapa negara baru yang ambil bagian tahun ini antara lain Estonia, Italia, dan Arab Saudi. Panitia mencatat 44 tim dari berbagai negara mendaftar, namun hanya 20 tim yang terpilih berdasarkan peringkat UCI dan kualitas atlet.

    “Kejuaraan balap sepeda ini diikuti 24 negara. Tahun lalu saya hadir juga disini kalau tidak salah diikuti 10 klub sepeda nasional dan internasional, tapi tahun ini yang ikut 20 klub ratusan pebalap dari 24 negara. Jadi, kegiatan ini menjadi kegiatan yang memang makin dinantikan oleh dunia sepeda,” tutur Menpora.

    Menpora Dito berharap, kompetisi balap sepeda internasional TdBI di tahun-tahun mendatang diikuti lebih banyak lagi peserta dari seluruh belahan dunia. Ia senang dan bangga kegiatan ini dapat menjadi motivasi anak-anak muda berprestasi di olahraga.

    “Saya harap tahun depan yang ikut lebih banyak lagi dan insha Allah saya akan hadir bisa lebih lama lagi di Banyuwangi. Kepada para atlet, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi dan sportivitas nya yang tinggi, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” harapnya.

    “Kepada Pemerintah Daerah Banyuwangi, panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Tour de Banyuwangi Ijen ini, saya mengapresiasi kerja keras dan dedikasinya sehingga acara ini berjalan dengan baik,” pungkas Menpora Dito.

    Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, Tour de Banyuwangi Ijen merupakan ajang sport tourism untuk memajukan olahraga sepeda di Indonesia, sekaligus ajang promosi wisata Banyuwangi. Even ini konsisten diselenggarakan dimana tahun ini memasuki gelaran ke-10.

    “Kami konsisten selenggarakan Tour de Ijen hingga satu dekade ini. TdBI bukan hanya ajang olahraga, melainkan telah menjadi ikon sport tourism Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.

    TdBI tahun ini menempuh total jarak 593 kilometer, terbagi dalam empat etape yang menyuguhkan keindahan lanskap Banyuwangi sekaligus tantangan medan ekstrem. Etape 1: Pasar Pesanggaran – Kantor Bupati Banyuwangi (125,5 km), Etape 2: Alas Purwo – Kantor Bupati Banyuwangi (158,8 km), Etape 3: RH Glenmore – Kantor Bupati Banyuwangi (140,3 km) dan Etape 4: RTH Maron Genteng – Paltuding Ijen (150 km). (Red)