Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Jasa Raharja Kunjungi Pemilik Kendaraan Yang Pajaknya Jatuh Tempo

    Jasa Raharja Kunjungi Pemilik Kendaraan Yang Pajaknya Jatuh Tempo

    Rangkasbitung, Djawaranews.com – Sudah menjadi komitmen Jasa Raharja guna meningkatkan kepatuhan Masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah melaksanakan kunjungan ke setiap rumah pemilik kendaraan yang masa pajaknya telah jatuh tempo. Diketahui Kecamatan Rangkasbitung menjadi salah satu kecamatan dengan jumlah kendaraan yang pajaknya jatuh tempo tertinggi. Pada Hari senin tanggal 04 Agustus 2025 Taufik beserta tim Jasa Raharja Wilayah Banten telah melaksanakan kunjungan di beberapa desa di wilayah Kecamatan Rangkasbitung tepatnya di Desa Kolelet Wetan, Desa Narimbang Mulia dan Desa Muara Ciujung Timur.

    Dalam kunjungannya Taufik beserta tim Jasa Raharja mengingatkan masa jatuh tempo pajak kendaraan yang dimiliki dan menginformasikan kepada pemilik kendaraan akan perpanjangan kebijakan relaksasi pajak daerah sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025. Lili sebagai salah satu pemilik kendaraan yang dikunjungi mendapatkan manfaat informasi untuk proses balik nama, sebab menurut Lili nama yang tertera di data kendaraan masih atas nama ayahnya yang sudah meninggal.

    Di tempat terpisah Kepala Kantor Jasa Raharja Wilayah Banten Arny Irawati Tenriajeng menegaskan, bahwa kegiatan kunjungan ini tidak hanya bentuk upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, namun sebagai salah satu cara mendapatkan masukan yang membangun dari masyarakat terutama dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. (Yon)

  • Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Buka MTQ XVI Tingkat Kota Tangsel Tahun 2025

    Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Buka MTQ XVI Tingkat Kota Tangsel Tahun 2025

    Tangerang Selatan, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVI Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2025. MTQ untuk tumbuhkan generasi yang qurani, generasi Indonesia Emas yang siap menyongsong masa depan.

    Pembukaan di Kantor Kecamatan Setu, Senin (4/8/2025) malam itu dilakukan secara simbolis dengan memukul bedug oleh Dimyati bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ikhsan, Ketua LPTQ Provinsi Banten Soleh Hidayat, Ketua Pelaksana MTQ ke-XVI Khaerudin.

    Dimyati mengatakan, sejatinya tujuan utama pelaksanaan MTQ adalah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran. Setelah itu memahami, kemudian bisa melaksanakan apa yang diajarkan dalam Al Quran.

    “Sehingga kemudian tumbuhlah generasi yang qurani. Generasi Indonesia Emas yang siap menyongsong masa depan,” katanya.

    Ke depan, kata Dimyati, Pemprov Banten juga akan memberlakukan pelajaran membaca Al Quran sebagai salah satu muatan lokal (Mulok) di sekolah. Hal itu juga diharapkan bisa diikuti oleh seluruh Pemda di Provinsi Banten.

    Dengan begitu, lanjut Dimyati, anak – anak di Provinsi Banten sejak dini sudah dibekali dengan Al Quran. Spiritual mereka, emosional serta perilaku anak-anak akan semakin terjaga dengan baik karena dekat dengan Al Quran.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, MTQ merupakan kegiatan keagamaan yang tidak terpisahkan antara masyarakat dengan pemerintah. Apalagi menciptakan generasi yang religius merupakan salah satu visi misinya.

    “Oleh karena itu, selain mempererat ukhuwah islamiyah, MTQ ini juga menjadi momen untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan membawa nama baik Tangsel,” pungkasnya.

    MTQ dilaksanakan dari tanggal 3-6 Agustus 2025. Diikuti oleh tujuh kafilah dari masing-masing kecamatan di Kota Tangsel. Ada 36 cabang yang diperlombakan, tersebar di lima arena. (At)

  • Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

    Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

    Serang, Djawaranews.com – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Yassierli, membuka Project Based Learning (PBL) Smart Sector di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang pada Senin, 4 Agustus 2025. PBL diyakini akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri.

    Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, menyambut baik kegiatan PBL dengan memberi pembelajaran Smart Farming, Smart IT Creative Skills, Smart Manufacturing, Smart Building, dan Smart Supply Chain yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker melalui BBPVP Serang.

    “Hari ini saya mewakili Ibu Bupati untuk menghadiri pembukaan pelatihan PBL. Sebagaimana arahan Pak Menteri, pelatihan di BBPVP adalah transformasi terkait tantangan ke depan untuk peningkatan kapasitas SDM atau skill, ternyata kompetensi ini harus terus berkembang,” ujarnya kepada wartawan.

    Meski demikian, kata Najib Hamas, Menaker Yassierli menyampaikan jika terdahulu untuk pelatihan menjahit masih tetap berlangsung. “Akan tetapi ke depan sesuai kebutuhan industri, kompetensi ini akan terus berkembang dan juga semakin beragam,” katanya.

    Oleh karenanya, Najib Hamas mengaku dirinya dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Diana Ardhianty Utami, sudah berdiskusi bersama Menaker Yassierli dan Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat.

    “Pemda Kabupaten Serang akan bersinergi dengan BBPVP untuk melakukan MOU terkait peningkatan kapasitas SDM, daya dukung industri. Kemudian yang kedua, pelatihan SDM untuk pengurus koperasi, itu yang akan kita rintis dan laksanakan,” terangnya.

    Dengan demikian, Najib Hamas mengajak warga Kabupaten Serang, khususnya para pemuda lulusan SMA, SMK, atau kuliah, untuk berkomunikasi dengan Disnakertrans yang mewakili Pemda Kabupaten Serang untuk mengikuti kerja sama pelatihan yang saat ini digelar sangat banyak dan beragam.

    “Baik pelatihan barista, pendamping wisata, pengelolaan koperasi, dan sebagainya. Mudah-mudahan ini bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kapasitas lulusan SMK atau kuliah. Kemudian bisa secara mandiri anak muda berkarya membuat peluang-peluang ekonomi dengan wirausaha, jadi tidak hanya semata-mata untuk kerja di pabrik,” tukasnya.

    Menaker Yassierli mengatakan bahwa dengan digelarnya PBL, pihaknya berkeinginan sebuah program pelatihan juga sesuai dengan perkembangan teknologi. Oleh karenanya, banyak konten yang disebut dengan smart-smart.

    “Selanjutnya, kita ingin penjembatan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan di industri. Makanya kita buat namanya project based learning, pelan-pelan kita nanti akan sambungkan mereka dalam suatu program magang, tetapi pelan-pelan. Untuk sekarang, kita coba dulu, nanti kita lihat hasilnya, nanti kita evaluasi,” ujarnya.

    Menaker Yassierli optimis ke depan bahwa project based learning akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri. “Harapannya kita ingin project based learning ini nanti menjadi salah satu tren baru yang digantungi oleh anak-anak muda, milenial, untuk mereka bisa meningkatkan kompetensi mereka. Adapun untuk target project based learning sebanyak 20 ribu orang yang kita latih,” paparnya.

    Turut hadir Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat, Kepala BBPVP Serang, Adi Nugroho, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Fatah Sulaiman, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, dan tamu undangan lainnya serta ratusan peserta pelatihan.

    Sekadar diketahui, Project-Based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proyek nyata dan autentik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Dalam PBL, siswa bekerja pada proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, sehingga mereka dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari dalam konteks yang lebih luas dan berarti. (Trg)

  • Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Banten Bahas Sinergi dan Kolaborasi Bersama PT Angkasa Pura Indonesia

    Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Banten Bahas Sinergi dan Kolaborasi Bersama PT Angkasa Pura Indonesia

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan ke PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) di Gedung InJourney Airports Center, Bandara Soekarno-Hatta, Senin (4/8/2025). Dalam kunjungan juga membahas sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan publik.

    Andra Soni diterima oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Muhammad Rizal Pahlevi bersama jajaran direksi.

    “Kami melakukan banyak diskusi untuk bagaimana kolaborasi dalam hal pelayanan bandara (Soekarno-Hatta, red) di Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni.

    Dikatakan, Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu bandara terbesar di Indonesia dan menjadi pintu gerbang Indonesia. Sehingga dibutuhkannya sinergi dan kolaborasi dalam menjaga dan meningkatkan pelayanan publik.

    “Banyak hal yang akan kami lakukan bersama dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat. Khususnya di sekitar bandara,” katanya.

    Andra Soni menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang dan Pemkot Tangerang dalam upaya mensosialisasikan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) khususnya di sekitar Bandara Soekarno-Hatta.

    “Itu mesti libatkan banyak pihak, salah satu Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Kami sebagai Perwakilan Pemerintah Pusat di daerah akan melakukan koordinasi dan fasilitasi agar kita bisa berikan supporting kepada Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya.

    Sementara, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Muhammad Rizal Pahlevi menyampaikan Angkasa Pura sejarahnya tidak pernah lepas dengan Provinsi Banten.

    “Keberadaan sampai titik ini bahwa Soekarno Hatta menjadi bintang empat kelas dunia tentu atas peran koordinasi kami dengan Provinsi Banten, Kabupaten dan Kota Tangerang,” ujarnya.

    Muhammad Rizal Pahlevi menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten yang terus mendukung pihaknya dalam pelayanan publik, baik yang berada di dalam kawasan bandara maupun di sekitar bandara.

    “Momen ini kami manfaatkan untuk evaluasi dan terus kembangkan potensi kegiatan di Provinsi Banten. Dan kami sepakat dengan Pak Gubernur bahwa apa yang bisa kerjasama lebih baik akan kita kerjakan,” pungkasnya.

    Turut mendampingi Andra Soni, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti, Kepala Bappeda Provinsi Banten Mahdani, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo. (Ad)

  • Hadiri Kick Off CKG, Gubernur Banten Andra Soni : Penting Untuk Cegah dan Deteksi Dini Masalah Kesehatan

    Hadiri Kick Off CKG, Gubernur Banten Andra Soni : Penting Untuk Cegah dan Deteksi Dini Masalah Kesehatan

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni memastikan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah berjalan masif di Provinsi Banten. CKG bermanfaat untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah kesehatan.

    Hal itu sampaikan Andra Soni saat mendampingi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi RI) Meutya Viada Hafid dalam Kick-off CKG Sekolah di SMP Katolik Penabur, Jalan Kelapa Gading Barat Raya, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (4/8/2025).

    Menurut Andra Soni, di Provinsi Banten telah tiga hari terakhir dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK dan SKh.

    “Pelaksanaan program ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan petugas Puskesmas di lapangan,” ujarnya.

    Ditegaskan, pemeriksaan kesehatan penting sebagai upaya pencegahan dan deteksi masalah kesehatan sejak dini.

    “Seringkali kita baru sadar pentingnya cek kesehatan saat sudah sakit. Padahal, melalui program ini kita bisa mendeteksi masalah kesehatan sejak dini,” kata Andra Soni yang saat itu didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

    Andra Soni menjelaskan, pemerintah provinsi membawahi satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SKh. Sedangkan pemerintah kabupaten/ kota bertanggung jawab atas SD dan SMP.

    “Kami berkolaborasi tanpa membatasi kewenangan. Bersama petugas Puskesmas dan dukungan Pemerintah Pusat, kami turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

    Andra Soni optimistis program nasional itu akan memberi manfaat besar bagi kesehatan anak-anak Banten.

    “Dengan kolaborasi kuat antara pusat dan daerah, kami yakin target nasional 53 juta siswa dapat tercapai, dan anak-anak Indonesia bisa tumbuh lebih sehat,” pungkasnya.

    Menkomdigi RI Meutya Viada Hafid menyampaikan bahwa CKG Sekolah merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

    “Sebelumnya, sudah ada 16 juta orang di Indonesia yang melakukan cek kesehatan gratis. Insyaallah, target berikutnya adalah 53 juta siswa dari Sabang sampai Merauke, tanpa ada siswa-siswi yang tertinggal atau non-student left behind,” ujarnya.

    Dijelaskan bahwa kementeriannya hadir untuk memastikan komunikasi publik berjalan transparan sekaligus memperkuat infrastruktur digital. “Ketika program ini dilakukan secara masif, data yang terkumpul akan sangat banyak. Maka, sistem pendataan harus terkoneksi dengan baik,” kata Meutya.

    Menkomdigi juga meninjau langsung beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan mata. “Kami ingin melihat apakah paparan gadget mempengaruhi kesehatan anak-anak. Ternyata benar, gangguan penglihatan menjadi salah satu masalah yang banyak ditemukan,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan bahwa program ini menyasar seluruh siswa SD, SMP, hingga SMA. “Meski hari ini kick-off, tiga hari sebelumnya program sudah berjalan. Dalam tiga hari, sudah ada 96.415 siswa di Banten yang diperiksa,” jelasnya.

    Dikatakan, program juga mencakup anak usia sekolah yang tidak bersekolah, santri pondok pesantren, dan pelajar sekolah agama.

    “Tenaga kesehatan datang langsung ke sekolah untuk pemeriksaan. Sementara bagi anak di luar sekolah, mereka bisa memanfaatkan pelayanan Puskesmas atau kegiatan di komunitas,” ujarnya.

    Ati mengungkapkan, rata-rata kesehatan siswa cukup baik, dengan gangguan yang banyak ditemukan berupa gangguan penglihatan jarak jauh (SMP dan SMA). Anemia pada remaja putri dan carie gigi pada anak SD Sedangkan untuk hasil skrining anemia, masih menunggu pemeriksaan laboratorium. (Shj)

  • Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Zakat Menjaga Stabilitas Sosial dan Ekonomi Masyarakat

    Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Zakat Menjaga Stabilitas Sosial dan Ekonomi Masyarakat

    Lebak, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan zakat bukan hanya perintah agama. Secara sosial, zakat dapat mengurangi kesenjangan dan mencegah konflik yang bisa berujung pada kriminalitas. Menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

    Hal itu diungkap Dimyati saat menyalurkan bantuan sosial bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten di Pendopo Kabupaten Lebak Jl. Abdi Negara No.2, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (4/8/2025).

    “Sebagai seorang muslim, kita punya tanggung jawab spiritual. Zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menyucikan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Secara sosial, zakat dapat mengurangi kesenjangan dan mencegah konflik yang bisa berujung pada kriminalitas,” ujarnya.

    Dimyati mengajak para pengusaha dan seluruh masyarakat agar menunaikan zakat sebagai bagian dari kontribusi sosial. “Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk menyisihkan 2,5% dari pendapatan mereka. Ini bukan hanya kewajiban, tapi bentuk komitmen menjaga harmoni sosial,” ucapnya.

    Menurut Dimyati, tidak boleh ada lagi masyarakat yang kurang gizi karena kemiskinan. Semua warga harus menikmati hak dasarnya: makan, minum, tempat tinggal, dan pendidikan yang layak.

    Pada kegiatan itu, bantuan sosial yang disalurkan mencapai Rp1,2 miliar. Meliputi: bantuan 21 unit Rumah Layak Huni (RLH) senilai Rp25 juta per unit yang tersebar di 13 kecamatan, bantuan pembinaan untuk 90 mualaf dengan nilai Rp122,5 juta, bantuan pendidikan senilai Rp40 juta untuk siswa dan mahasiswa, bantuan pembangunan masjid, mushala, dan lembaga pendidikan keagamaan sebesar Rp155 juta, bantuan ekonomi produktif senilai Rp148 juta, bantuan air bersih Rp15 juta, bantuan Z-mart Rp15 juta, bantuan kesehatan dan penanganan stunting untuk 33 penerima manfaat sebesar Rp40 juta, serta bantuan kemanusiaan umum senilai Rp10 juta.

    Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, H. Syibli Syarjaya mengatakan potensi zakat di Provinsi Banten yang sangat besar. “Potensi zakat Kabupaten Lebak diperkirakan mencapai Rp534,36 miliar per tahun. Sementara potensi Provinsi Banten secara keseluruhan bisa mencapai Rp11 triliun, mendekati nilai APBD kita,” ucapnya.

    “Target tahun ini sebesar Rp8,5 miliar, dan hingga Juni baru terkumpul Rp5,4 miliar. Kita harus kerja lebih cepat dan cerdas agar sisa waktu lima bulan bisa dimanfaatkan secara maksimal,” tambahnya.

    Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan, Kabupaten Lebak masih menghadapi tantangan serius dalam hal kemiskinan ekstrem. “Ada lebih dari 5.600 warga yang hidup dalam kondisi miskin ekstrem. Bahkan ada yang penghasilannya di bawah Rp15.000 per hari. Ini bukan hanya soal statistik, tapi soal kemanusiaan,” ungkapnya.

    Pemerintah Kabupaten Lebak, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai strategi pemberdayaan, termasuk membuka 2.000 hektare lahan untuk Usaha Mandiri Rakyat (UMPR), serta mendorong pertumbuhan koperasi dan pelatihan keterampilan vokasi. “Ada 10 kelompok usaha yang sudah mulai berjalan. Kita dorong agar peternakan, perikanan, dan pertanian bisa jalan bersama, sinergis dan terintegrasi,” ujar Amir. (Nri)

  • 108 Eks Kades di Pandeglang Dikukuhkan Jadi Kades, DPC MOI Pandeglang: Jaga Amanah Masyarakat

    108 Eks Kades di Pandeglang Dikukuhkan Jadi Kades, DPC MOI Pandeglang: Jaga Amanah Masyarakat

    Pandeglang, Djawaranews.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Media Online Indonesia Pandeglang, Hadi Isron mengucapkan selamat atas pencapaian 108 eks Kades yang terus berjuang agar mendapatkan kedudukan yang sama dengan 213 Kades di Pandeglang yaitu mendapatkan perpanjangan masa jabatan selama dua tahun.

    Keseriusan 108 Eks Kades Pandeglang ini akhirnya membuahkan hasil dan tidak sia – sia dan usulan eks Bupati Irna Narulita terbukti dengan terbitnya Surat Edaran Kemendagri Nomor 100.3/4179/SJ tertanggal 31 Juli 2025.

    Hadi menyakini SE Kemendagri ini tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang mengubah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana dalam Pasal 39 dalam UU tersebut mengatur perpanjangan masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 8 tahun.

    Di ketahui bahwa usulan perpanjangan masa jabatan 108 Kades oleh Pemkab Pandeglang pada tahun 2024 melalui Eks Bupati Irna Narulita dan Sekretaris daerah (Sekda ) Alm. Ali Fahmi Sumanta, usulan itu yang dikirim pada Selasa 2 Juli 2024 lalu.

    Dengan dipenuhinya usulan itu, Mestinya 108 Kades di Pandeglang mengucapkan ucapan terimakasih kepada eks Bupati Pandeglang, Irna Narulita istri dari Dimyati Natakusuma, Wakil Gubernur Banten.

    “Usulan perpanjangan masa jabatan bagi 108 Kades di Pandeglang disetujui, jelas ini adalah usulan Ibu Irna Narulita ( Bupati Pandeglang dua periode dari 2014 – 2024). Mestinya, 108 Kades ini harus mengucapkan banyak terimakasih,” tegas Hadi Ketua DPC MOI Pandeglang.

    Meskipun kata Hadi, 108 Pemerintahan desa (Pemdes) sudah merencanakan atau menganggarkan untuk pemilihan Calon Kades dengan nilai variasi yaitu Rp. 30 juta – Rp. 40 juta. Menurut Hadi, rencana anggaran Pilkades tersebut agar segera di rubah dengan kebutuhan yang mengutamakan kepentingan pembangunan desa di desa masing-masing.

    Tak hanya itu, meskipun 108 Kades mendapatkan perpanjangan masa jabatan dua tahun, menurut Hadi 108 Kades harus tetap menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) selama dua tahun. Sebab, jika tidak membuat Pemdes itu tak punya Perencanaan dalam memajukan desa selama dua tahun itu.

    “Meskipun hanya dua tahun, Jabatan Kades ini harus di jalani dengan tetap mengikuti ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah. Ini amanah dari pemerintah untuk rakyat (warga), saya berharap amanah ini bisa di jaga dengan baik, sebab ini adalah salah satu usulan dari Pemkab Pandeglang,” pintanya.

    Sementara itu, Ketua Apdesi (Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia), Kades Uhadi S.H, membenarkan bahwa pengukuhan 108 eks Kades sebagai Kades adalah tindak lanjut dari usulan Pemkab Pandeglang pada tahun 2024 lalu.

    Kades Uhadi juga mengimbau setalah 108 Kades dilantik agar segera menyusun RPJMDes perpanjangan masa jabatan selama dua tahun, sebab kata dia, rencana pembangunan di RPJMDes sebelum memiliki tambahan jabatan 6 tahun. Bukan 8 tahun.

    ” Kades setelah dikukuhkan nanti, maka harus membuat RPJMDes sebagai pijakan selama menjabat dua tahun. Teknisnya bisa saja merevisi RPJMDes yang 6 tahun, pembangunan yang belum terealisasi, tapi harus tetap muncul RPJMDes tambahan dua tahun, supaya jelas selama dua tahun apa saja yang direncanakan,” tambah Ketua Apdesi Provinsi Banten, Uhadi S.H Kades di Kecamatan Pagelaran. (Lan)

  • Polres Karo : Tiga Orang Sudah Diamankan ,Nama Lain Sudah Ada

    Polres Karo : Tiga Orang Sudah Diamankan ,Nama Lain Sudah Ada

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Aksi penyerangan terhadap warga dan mobil Laskar Merah Putih Sumut di Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo Sumatera Utara, Minggu (27/07/2025) sekitar pukul 19.00 WIB lalu. Peristiwa ini terjadi di sekitar salah satu Warung Kopi (Kede Pada) dan turut menyasar masyarakat yang melintas di jalan tersebut.

    Pelaku diketahui berjumlah sekitar ± 25 orang dari keterangan pihak Polres Karo, dan ke 25 orang tersebut semuanya membawa senjata tajam dengan berbagai jenis untuk tujuan membunuh/ melukai.

    Namun sampai saat ini masih tiga orang yang tertangkap.

    Menurut salah satu warga karo, SG ( 50) menyempaikan dari isu yang kita dengar ini datangnya dari luar karo, ada yang bilang binje – langkat, ada yang bilang dari simalingkar medan, saya selaku masyarakat sudah kelewatan orang luar serang ke Karo, kita masyarakat harus bersatu atasi ini ujarnya.

    Semua pelaku harus di tangkap agar permasalahan ini jelas, ini marwah masyarakat karo ujarnya.

    Sementara di tempat terpisah Kasi Humas Polres Karo Iptu Pedoman Maha, Saat di konfirmasi pada Senin, (04/08/2025) sekira pukul 10.00 WIB mengatakan, sampai saat ini masih tiga diduga pelaku yang di tangkap kita terus melakukan pengembangan masih pemeriksaan para saksi,dan kita juga sudah mengantongi nama yang lain.”Ujarnya.

    Ketika di tanya terkait penggunaan senjata tajam dalam undang undang darurat, Pihak Polres belum merinci,Kasi Humas mengatakan kalau mereka dikenakan pasal penganiayaan. (Erianto Perangin-Angin)

  • Lepas Sambut Dandim 0205 Tanah Karo : Letkol Inf Ahmad Afriyani Rangkuti Serahkan Kepada Letkol Robert Panjaitan

    Lepas Sambut Dandim 0205 Tanah Karo : Letkol Inf Ahmad Afriyani Rangkuti Serahkan Kepada Letkol Robert Panjaitan

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Kodim 0205/TK menggelar kegiatan Tradisi Lepas Sambut Komandan Kodim dari pejabat lama Letkol Inf Ahmad Afriyani Rangkuti kepada pejabat baru Letkol Inf Robert Panjaitan Acara berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan di Markas Kodim 0205/TK Jalan Jamin Ginting Desa Raya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo, Senin 4/8/2025.

    Kedatangan Letkol Inf Robert Panjaitan Arm beserta istri disambut hangat oleh jajaran Kodim 0205/TK. Turut hadir dalam penyambutan, Bupati Karo Brigjen Pol [ Purn ] Dr.dr Antonius Ginting Sp.Og M.Kes, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Kajari Karo Darwis Burhansyah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karo. Suasana penuh keakraban terlihat dalam momen penyambutan tersebut.

    Sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian kearifan lokal, prosesi penyambutan dengan pemberian uis beka buluh dan karangan bunga, menandai doa dan restu atas kehadiran serta tugas baru Dandim di Kabupaten Karo.

    Penyambutan juga semakin semarak dengan barisan kehormatan dan sapaan hangat dari para prajurit Kodim 0205/TK sebagai bentuk penghargaan dan harapan baru dalam kepemimpinan Kodim ke depan.

    Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara seluruh tamu undangan, pejabat lama, dan pejabat baru. Suasana haru dan kebersamaan mewarnai momen lepas antar Letkol Inf Ahmad Afriyani Rangkuti yang selama ini telah mengabdi dan menunjukkan dedikasi tinggi di Kodim 0205/TK.

    Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat sinergi TNI bersama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan pembangunan di Kabupaten Karo. (Erianto Perangin-Angin)

  • Pemkab Tangerang Tegaskan Komitmen Turunkan dan Cegah Kasus Baru Stunting

    Pemkab Tangerang Tegaskan Komitmen Turunkan dan Cegah Kasus Baru Stunting

    Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka stunting serta mencegah kasus baru stunting melalui Gerakan Cegah Stunting. Dalam acara tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Sri Indriyani, MKM memaparkan sejumlah strategi serta capaian terkini terkait penanganan stunting di Kabupaten Tangerang.

    Menurut dr. Sri Indriyani, stunting tidak terjadi secara mendadak, melainkan merupakan akibat dari berbagai faktor yang berlangsung dalam jangka panjang. Ia menjelaskan bahwa ada dua kategori penyebab stunting: faktor spesifik dan faktor sensitif. Faktor spesifik berkaitan langsung dengan kesehatan, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

    “Selama 1.000 HPK inilah kita bentuk generasi yang sehat dan bebas stunting. Ibu hamil harus sehat, mendapat asupan gizi yang cukup, dan setelah lahir, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif,” terang dr. Sri saat kegiatan Gerakan Cegah Stunting di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang. Senin, (4/8/25)

    Ia menambahkan, pemberian ASI eksklusif terbukti dapat menurunkan angka kematian dan kesakitan bayi hingga 13%. Selain itu, lingkungan yang bersih, makanan bergizi, dan sanitasi yang layak juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak.

    Lebih lanjut, dr. Sri juga memaparkan peran besar Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam pencegahan stunting. Sejak tahun 2022, Pemkab telah membentuk Tim Gebrak Tegas, yang terdiri dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengawal penanganan stunting di 29 kecamatan.

    “Kami juga menempatkan 29 dokter spesialis anak di Puskesmas dan menyiapkan anggaran untuk pemberian makanan tambahan lokal bagi balita dan ibu hamil dengan masalah gizi,” ungkapnya.

    Program Grebeg Posyandu juga disebut sebagai salah satu langkah strategis. Melalui kegiatan tersebut, seluruh balita di Kabupaten Tangerang diwajibkan menjalani pengukuran dan penimbangan secara rutin. Hasilnya, pada tahun 2024 hingga pertengahan 2025, angka stunting di Kabupaten Tangerang berhasil turun dari 7,7% pada tahun 2024 menjadi 7,3% di tahun 2025

    Sebagai pesan penutup, dr. Sri mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ibu balita, untuk aktif berperan dalam upaya pencegahan stunting.

    “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ibu-ibu harus pastikan anaknya ditimbang sebulan sekali di Posyandu, dan betul-betul memperhatikan asupan gizi. Kalau ditemukan sejak dini, stunting bisa dicegah dan ditangani,” pungkasnya.

    Dengan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Tangerang menargetkan penurunan stunting yang lebih signifikan di tahun-tahun mendatang, demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif. (Adv)