Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • PT Wastec Andalkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Atasi Limbah B3 di Cilegon

    PT Wastec Andalkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Atasi Limbah B3 di Cilegon

    Cilegon – PT Wastec International terus menunjukkan komitmennya dalam menangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kota Cilegon. Berpengalaman lebih dari dua dekade, perusahaan ini aktif mengangkut, mengumpulkan, hingga mengolah limbah dari berbagai sektor industri.

    HSE Dept. Head PT Wastec International Cilegon, Yuli Ismawardi, menyebut pengelolaan limbah dilakukan dengan teknologi efisien dan ramah lingkungan. Berbagai jenis limbah seperti limbah padat, cair, hingga sludge ditangani langsung oleh tenaga ahli tersertifikasi.

    “Setiap minggu kami melakukan perawatan terhadap delapan mesin yang beroperasi secara bergantian demi menjaga kinerja maksimal dan kepatuhan terhadap standar lingkungan,” kata Yuli saat ditemui, Rabu (6/8/2025).

    PT Wastec juga mengantongi izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta memiliki jaringan operasional di berbagai kota di Indonesia.

    Tak hanya itu, perusahaan ini juga menerapkan sistem digital FESTRONIK untuk pemantauan proses secara real-time. Armada pengangkut limbah pun telah dilengkapi GPS Tracking dan terintegrasi dengan aplikasi SILACAK, sehingga proses pengangkutan dapat dipantau secara transparan.

    “PT Wastec International telah menjalankan seluruh aturan dan prosedur yang berlaku di lokasi penghasil limbah B3, serta bertanggung jawab terhadap limbah yang kami kelola,” ujar Yuli.

    Jasa pengolahan limbah PT Wastec juga telah terdaftar dalam e-purchasing catalogue dan memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    Selama pandemi COVID-19, PT Wastec juga ambil bagian dalam pemusnahan limbah medis. Mereka bermitra dengan rumah sakit pemerintah dan swasta, serta menyediakan perlengkapan seperti masker bagi instansi dan masyarakat.

    Menanggapi pertanyaan soal keamanan proses pemusnahan limbah, Yuli memastikan semua prosedur telah sesuai standar ISO.

    “Proses pemusnahan sudah sesuai standar ISO 14001:2015. Sarana dan prasarana telah diuji dan dinyatakan aman,” jelasnya.

    Pemantauan rutin juga dilakukan terhadap insinerator dan fasilitas lainnya, termasuk uji emisi, guna memastikan kegiatan sesuai regulasi.

    “Selain sebagai pengelola limbah, kami ingin berkontribusi aktif bersama pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan di Cilegon,” tutup Yuli. (Lan)

  • Andra Soni: Pemerintah Terus Tingkatkan Kapasitas dan Kesejahteraan Guru

    Andra Soni: Pemerintah Terus Tingkatkan Kapasitas dan Kesejahteraan Guru

    Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pemerintah terus meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan para guru. Pemerintah Provinsi Banten baru saja mengangkat lebih dari 5.000 orang guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Hal itu diungkap Andra Soni usai menghadiri Penyerahan Kado HUT RI dari Presiden Untuk Guru di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Lt. 1 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Jl Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2025).

    “Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk hadiah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia untuk guru,” ucapnya.

    “Alhamdulillah arahan Bapak Presiden terkait dengan kesejahteraan guru terus kita tingkatkan di Provinsi Banten,” tambah Andra Soni.

    Dikatakan, pada tahun 2025, Pemprov Banten menganggarkan untuk guru non ASN sekitar Rp109 miliar.

    “Kita juga baru saja mengangkat lebih dari 5.000 orang guru menjadi PPPK,” ungkap Andra Soni

    “Upaya ini akan terus kita lakukan bersama sama,” tegasnya.

    Andra Soni menjelaskan, di bidang pendidikan, Pemprov Banten memiliki Program Sekolah Gratis di Sekolah Swasta. Program itu untuk memberikan pendidikan yang layak kepada masyarakat, khususnya warga Banten.

    Dikatakan, melalui koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dirinya berharap Program Sekolah Gratis di Sekolah Swasta Pemprov Banten berkelanjutan.

    Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti menyampaikan, kado HUT RI dari Presiden Untuk Guru adalah acara dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80.

    Dikatakan, Kado HUT RI dari Presiden untuk guru berupa: Insentif Guru Non ASN, Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Pendidik Non Formal, dan Bantuan Afirmasi Kualifikasi S1/D4.

    Dikatakan, Kemendikdasmen melakukan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dengan melakukan renovasi dan revitalisasi 13.763 sekolah digitalisasi pendidikan, hingga peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.

    Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengatakan Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru merupakan wujud nyata perhatian Presiden terhadap kesejahteraan guru.

    Dikatakan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai agenda nasional. Untuk meningkatkan kualitas guru dan memperkuat pelayanan pendidikan.

    Suharti mengungkapkan, Insentif Guru Non ASN kepada 341.248 guru masing – masing Rp300.000 selama tujuan bulan dan diterima sekaligus. Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Pendidik Non Formal kepada 253.407 masing – masing Rp300.000 selama dua bulan diterima sekaligus. Serta Bantuan Afirmasi Kualifikasi S1/D4 untuk Guru kepada 12.500 orang guru untuk ikuti pembelajaran. (One)

  • Menjadi Kandang Dewa United Banten FC, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Stadion Internasional Banten Bakal Datangkan Banyak Kunjungan

    Menjadi Kandang Dewa United Banten FC, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Stadion Internasional Banten Bakal Datangkan Banyak Kunjungan

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni optimistis dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding, MoU) pemanfaatan Stadion Internasional Banten atau Banten International Stadium (BIS) sebagai stadion (home base, red) Dewa United Banten FC bakal datangkan banyak kunjungan ke Provinsi Banten. Optimalisasi pemanfaatan aset daerah itu bakal berdampak positif bagi peningkatan UMKM dan perekonomian masyarakat.

    Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Presiden Dewa United Banten FC Ardian Satya Negara di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl. Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Kamis (7/8/2025). Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas PUPR Provinsi Banten dan Presiden Dewa United Banten FC. Turut menyaksikan: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Yandri Susanto dan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim.

    “Alhamdulillah hari ini adalah hari yang luar biasa dan istimewa, Pemerintah Provinsi Banten menjalin kerja sama dengan tim profesional sepak bola Indonesia, Dewa United Banten FC akan berhomebase di Banten International Stadium (BIS) mulai tanggal 9 Agustus nanti,” ungkap Andra Soni.

    Selanjutnya, Andra Soni mengatakan kerjasama yang dilakukan tersebut yaitu pemanfaatan dari BIS yang telah berdiri sejak tahun 2022.

    Andra Soni melihat dengan dipergunakannya BIS sebagai home base Dewa United Banten FC dapat mengundang banyak pihak yang berkunjung ke Provinsi Banten.

    “Akan ada 17 pertandingan home sebagai tuan rumah, kita bisa bayangkan,setiap tim mungkin membawa sekitar 40 orang dan sebagainya yang akan hadir di Banten dalam satu tahun. Belum termasuk dengan pertandingan internasional dan pertandingan persahabatan,” katanya.

    Selain itu, Andra Soni menilai dengan dipergunakannya BIS dapat memberikan dukungan dalam pertumbuhan ekonomi, mulai dari pelaku UMKM, restoran hingga peningkatan hunian di sektor perhotelan.

    “Ini akan membangun sebuah ekosistem pertumbuhan ekonomi baru, sesuai dengan janji kami kepada masyarakat untuk menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Mudah-mudahan warga di sekitarnya mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi ini,” imbuhnya.

    Presiden Dewa United Banten FC Ardian Satya Negara menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten dan Pemprov Banten yang telah bekerja sama dengan pihaknya dalam pemanfaatan BIS sebagai home base Dewa United Banten FC.

    “Besar harapan kami untuk para fans atau suporter sepak bola di Banten untuk hadir, dan ini juga untuk meningkatkan UMKM. Semoga dengan hadirnya Dewa United bisa menjadi manfaat bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

    Selanjutnya, ia menjelaskan alasan memilih BIS sebagai home base dari Dewa United Banten FC. Selain stadionnya yang bagus, namun pihaknya ingin turut serta dalam memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.

    “Kedepannya Dewa United akan membangun lapangan latihan,” jelasnya.

    Ditempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menuturkan pihaknya mendukung upaya Pemprov Banten dalam rangka pemanfaatan aset-aset daerah, salah satunya pemanfaatan BIS.

    “Tentu ini adalah langkah-langkah strategis dalam rangka mengoptimalkan penguatan atlet khususnya sepak bola, dan membangun perekonomian bola modern, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik,” katanya.

    Sementara, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan BIS memiliki kapasitas mencapai 30.000 penonton dan telah dilakukan pengecekan oleh I-League.

    Tak hanya fasilitas, kata Arlan Marzan, BIS telah dilakukan pemeriksaan manajemen resiko baik segi keamanan dan yang lainnya oleh Mabes Polri. Dan hasilnya, aspek keduanya telah dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

    Selanjutnya, Arlan juga menyampaikan untuk biaya sewa stadion yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan telah disepakati oleh klub yaitu Rp50 juta untuk satu kali pertandingan.

    “Kalau potensinya untuk 17 kali sebenarnya kalau kita hitung, itu kurang lebih sekitar Rp800 juta, belum termasuk tambahan-tambahan dari pertandingan resmi dan lainnya,” ucap Arlan.

    “Namun, ini juga akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari pelaku UMKM, kuliner dan lainnya,” sambungnya.

    Kemudian, Arlan Marzan menuturkan pihaknya kedepan juga akan fokus terhadap fasilitas penunjang lainnya di sekitar BIS.

    “Kedepan kita lanjutkan lagi parkir, karena kebutuhan parkir akan tinggi. Seta kita akan coba pola kerja sama terkait pembangunan lapangan latihan,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, Dewa United Banten FC akan menggunakan Banten International Stadium (BIS) saat menjamu Malut United pada Sabtu (9/8) pada pekan pertama BRI Super League 2025/2026. (Trg)

  • Wabup Tangerang Apresiasi Green House Anugerah Farm Sebagai Solusi Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan

    Wabup Tangerang Apresiasi Green House Anugerah Farm Sebagai Solusi Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan

    Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengapresiasi Green House Anugerah Farm yang merupakan salah satu wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk memajukan sektor pertanian berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.

    Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka dan sekaligus melakukan panen melon Green House Anugerah Farm yang berlokasi di Desa Pasanggrahan Kec. Solear, Kamis (7/8/25)

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, berinovasi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan Green House ini,” ujar Wabup Intan

    Menurut dia, pembangunan Green House Anugerah Farm tersebut merupakan langkah nyata dan strategis dalam mendukung pertanian modern dan ramah lingkungan, serta menjadi solusi terhadap berbagai tantangan seperti keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan kebutuhan akan hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.

    Selain itu, kehadiran Green House Anugerah Farm tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung program-program pemerintah daerah dalam pengembangan desa cerdas dan pertanian berbasis inovasi

    “Kami melihat inisiatif ini sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan lokal, sekaligus wahana edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mencintai dan mengembangkan sektor pertanian modern yang berbasis teknologi,” ungkapnya

    Dirinya berharap, pembukaan Green House Anugerah Farm ini bisa menjadikan momentum untuk menguatkan semangat bersama dalam membangun Kabupaten Tangerang yang hijau, mandiri, dan berdaya saing, sebagaimana visi pembangunan daerah.

    “Saya mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya Green House ini. Semoga dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lainnya, serta terus berkembang menjadi pusat pertanian unggulan di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Shj)

  • Bupati Tangerang Buka Lomba Cipta Menu B2SA 2025 Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tangerang

    Bupati Tangerang Buka Lomba Cipta Menu B2SA 2025 Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tangerang

    Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025.

    Kegiatan yang diikuti oleh seluruh TP PKK kecamatan se-Kabupaten Tangerang tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang. Kamis (7/8/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi antar generasi dalam mendorong inovasi pangan lokal sebagai bagian dari upaya bersama membangun ketahanan pangan dari tingkat keluarga dan desa. Semangat dan kreativitas kaum ibu, baik yang muda maupun senior, sangat dibutuhkan dalam menciptakan menu-menu sehat yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat, terutama anak-anak dan remaja putri.

    “Saya ingin ada kolaborasi antara yang tua dan muda. Yang tua punya pengalaman, yang muda punya semangat dan kreativitas. Ini penting untuk kita dorong bersama,” ungkap Bupati.

    Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung dari segi fasilitas, bibit, alat pertanian, hingga akses permodalan lunak melalui Dinas Koperasi maupun BPR. Selanjutnya, dia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para kaum ibu dan kader PKK, untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri.

    “Silakan tanam apa saja di pekarangan rumah, bisa ubi, sayur, cabe. Kita bantu bibitnya, pupuknya, bahkan modalnya melalui program pinjaman lunak. Yang penting ada usaha dari bawah,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Bupati Maesyal juga menyampaikan bahwa hasil olahan pangan lokal ini nantinya bisa menjadi bagian dari program makan tambahan di sekolah, posyandu, hingga Puskesmas, selama memenuhi prinsip B2SA: Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman.

    “Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada lomba semata, namun dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan membuka peluang ekonomi melalui olahan pangan lokal,” ujarnya

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatmika menjelaskan bahwa lomba tahun ini dibagi dalam dua kategori utama yaitu, menu sarapan dalam box untuk anak sekolah, khususnya remaja putri usia 13–15 tahun berbasis pangan lokal dan kategori produk olahan pangan lokal komersial, sebagai upaya pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal yang berdaya saing.

    “Kegiatan ini adalah bentuk intervensi non-medis yang edukatif dalam rangka mendorong kesadaran masyarakat, khususnya remaja putri, akan pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang,” ujar Asep.

    Pihaknya juga terus mendorong agar kegiatan tersebut tidak hanya sekadar ajang kompetisi, namun bisa menjadi ajang edukasi, advokasi, sekaligus penguatan jejaring antar TP PKK kecamatan untuk bersama-sama menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. (Shj)

  • Job Fair 2025 Kota Serang Disambut Antusias Tinggi Masyarakat

    Job Fair 2025 Kota Serang Disambut Antusias Tinggi Masyarakat

    SERANG, Djawaranews.com – Job Fair Kota Serang 2025 yang digelar selama dua hari berhasil menarik 2.400 pencari kerja. Awalnya hanya dibuka untuk 1.200 orang, namun karena antusiasme tinggi, kuotanya dilipat gandakan.

    Sebanyak 30 perusahaan ikut serta, menawarkan sekitar 800–900 lowongan kerja. Sektor keuangan dan otomotif menjadi yang paling banyak membuka formasi. Namun, sebagian besar perusahaan berasal dari luar Kota Serang karena keterbatasan industri lokal.

    “Jumlah pengangguran kita 26.686 orang. Kalau job fair ini menyerap maksimal 900 orang, dampaknya baru sekitar 3 persen,” kata Poppy.

    “Kecil, tapi kami berharap ada efek lanjutan panitia job fair,” imbuhnya.

    Warga Kota Serang mendapat prioritas dalam kegiatan ini, dengan alokasi 90% kuota. Sisanya terbuka untuk warga sekitar sesuai aturan Kementerian Ketenagakerjaan.

    Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan perlunya dukungan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat agar peluang kerja makin terbuka.

    “Jangan malah digoreng-goreng, bantu saya ciptakan iklim investasi yang baik,” tegasnya.

    Job fair ini dinilai bukan solusi tunggal, tapi bagian dari langkah awal untuk mengurangi pengangguran secara bertahap. Target ke depan, setidaknya mampu menurunkan 5% angka pengangguran melalui kegiatan serupa dan pelatihan kerja. (Trg)

  • Tinjau Langsung Pelayanan di Disdukcapil, Walikota Serang Prioritaskan Peningkatan Sarana dan Kenyamanan Masyarakat

    Tinjau Langsung Pelayanan di Disdukcapil, Walikota Serang Prioritaskan Peningkatan Sarana dan Kenyamanan Masyarakat

    SERANG, Djawaranews.com – Walikota Serang, Budi Rustandi, melakukan kunjungan kerja dan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang.

    Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung proses pelayanan administrasi kependudukan serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana.

    Dalam tinjauannya, Walikota Budi Rustandi berdialog dengan para petugas dan masyarakat yang sedang mengurus dokumen.

    Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terus mengevaluasi dan memperbaiki kualitas pelayanan publik.

    “Saya ingin melihat langsung kesiapan, baik dari sisi tempat maupun SDM di Disdukcapil,” katanya.

    “Insyaallah ke depannya akan kita evaluasi dan perbaiki bersama-sama, dalam rangka agar pelayanan publik di Kota Serang semakin meningkat,” ujar Walikota, Kamis 7 Agustus 2025.

    Walikota Budi Rustandi memberikan apresiasi kepada jajaran petugas pelayanan di Disdukcapil yang dinilainya telah bekerja dengan kekuatan penuh untuk melayani masyarakat.

    “Kalau terkait pelayanan, ini personelnya sudah full ya, ada 13 orang yang melayani. Ini sudah baik,” katanya.

    Namun, sorotan utama dari hasil tinjauan ini adalah kondisi sarana fisik, terutama gedung kantor yang dinilai sudah tidak memadai.

    “Memang faktor tempat, kondisinya kurang besar untuk menampung volume warga yang datang setiap hari,” tambah Walikota.

    Walikota Budi Rustandi menyatakan bahwa meskipun ada tantangan dari sisi alokasi anggaran karena banyaknya program prioritas lain, perbaikan gedung Disdukcapil akan tetap menjadi perhatian serius untuk dibahas dan direncanakan.

    Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Layanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Serang, Yusrini Pratiwiningrum, yang turut mendampingi kunjungan, membenarkan peningkatan sarana menjadi kebutuhan mendesak.

    “Pimpinan (Walikota) memang memiliki perhatian khusus terhadap pelayanan publik. Beberapa PR dari Disdukcapil antara lain adalah sarana prasarana terutama gedung, kemudian juga SDM, dan peralatan yang harus selalu diperbarui,” ujar Yusrini.

    Sebagai langkah konkret jangka pendek, Yusrini mengungkapkan bahwa Walikota memberikan perhatian khusus pada kondisi ruang tunggu di bagian depan yang terbuka dan membuat warga kepanasan.

    “Perhatian khusus beliau adalah meminta agar bagian depan ini ditutup supaya warga lebih nyaman,” ujarnya.

    “Kemarin sudah dibicarakan ada sekitar Rp300 juta untuk peningkatan layanan di depan ini. Mudah-mudahan di tahun 2026 bisa terealisasi,” jelasnya.

    Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di semua lini.

    Peningkatan sarana di Disdukcapil akan menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan dengan lebih cepat, nyaman, dan efisien. (Trg)

  • Penertiban Angkot Kota Serang Dimulai, Dishub Fokuskan Pendekatan Sosialisasi serta Edukasi

    Penertiban Angkot Kota Serang Dimulai, Dishub Fokuskan Pendekatan Sosialisasi serta Edukasi

    SERANG, Djawaranews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang mulai melakukan penertiban terhadap Angkutan Kota (angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang masuk ke wilayah Kota Serang.

    Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, M. Ikbal dan beberapa personil di Terminal Kepandean.

    Usai Penertiban Angkot, Kadishub Kota Serang M. Ikbal menuturkan, bahwa masih ditemukan sejumlah pelanggaran administratif kendaraan Angkutan Kota (angkot) di wilayah Kota Serang, seperti dokumen KIR yang kedaluwarsa hingga kartu pengawasan yang tidak lengkap.

    “Tadi juga ada beberapa yang sudah ditemukan ada dokumen yang tidak lengkap, ada KIR juga yang sudah mati termasuk juga kartu pengawasannya,” ujar Ikbal pada Kamis, (7/8/2025)

    Meskipun temuan tersebut bisa langsung ditindak, Ikbal menyebut bahwa untuk saat ini pihaknya masih mengedepankan langkah preventif dengan melakukan pendekatan edukatif.

    “Kita mulai dari edukasi dulu. Pemerintah kan juga harus memberikan pelayanan. Nanti berikutnya baru kita lakukan tindakan bersama teman-teman dari Satlantas,” jelasnya

    Sebagai bagian dari upaya penataan, Dishub Kota Serang bekerja sama dengan Dishub Provinsi Banten juga mulai menata titik transit bagi AKDP.

    “Jalur dari barat seperti Cilegon akan transit di Kepandean, jalur selatan seperti Pandeglang dan Lebak akan transit di Cipocok, sementara jalur timur seperti Balaraja dan Cikupa akan diarahkan ke Pakupatan,” ungkap Ikbal

    Ia juga mengungkapkan, untuk Jumlah angkot yang ada di Kota Serang, itu mengalami penurunan drastis. Dari total 1.300 angkot yang tercatat, kini hanya sekitar 300 unit yang masih terdaftar.

    “Sekarang itu antara hidup dan mati. Kompetisi nya sekarang tinggi. Ada aplikasi, dan masyarakat sudah banyak yang punya kendaraan pribadi, minimal motor. Tapi angkot tetap harus ada, karena pemerintah wajib memberikan pelayanan transportasi publik,” ujar Ikbal

    Kembali ia menjelaskan, bahwa Dishub mencatat bahwa saat ini ada 12 trayek angkot yang tersedia di Kota Serang.

    “Ada 12 sudah kita buka untuk trayek-trayek yang tadinya belum ada. Karena kota Serang ini sudah mulai ada sentra tempat bisnis. Dulu konsentrasinya di dua kecamatan, Serang dan Cipocok. Sekarang semua sudah ada, mulai dari Walantaka, Curug, dan Taktakan,” jelas Ikbal

    Ia berharap kedepan sistem angkutan kota dapat bersinergi dengan program Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) seperti Bus Rapid Transit (BRT) milik Pemerintah Provinsi Banten.

    “Kita akan jadi feeder. Bisa menerima dan menurunkan penumpang dari BRT. Dengan penataan ini, saya yakin Kota Serang bisa lebih tertib, lebih nyaman, dan mengurangi kemacetan,” tutupnya. (Trg)

  • MTQ ke-16 Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Raih Juara Umum

    MTQ ke-16 Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Raih Juara Umum

    SETU, Djawaranews.com – Pelaksanaan MTQ ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Wali Kota Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, sekaligus diumumkan juara umum pelaksanaan MTQ ke-16 Tangsel, pada Rabu malam (06/08/2025), di Kecamatan Setu.

    Hasil didapatkan, juara umum MTQ ke-16 yakni Kecamatan Pamulang, disusul Setu, Ciputat Timur, Pondok Aren, Serpong Utara, Ciputat, dan terakhir Serpong.

    Usai menutup MTQ ke-16, Benyamin mengaku senang dan bangga dengan pelaksanaan MTQ kali ini. Bukan tanpa alasan, berbagai inovasi pertandingan dihadirkan dan berbeda dengan MTQ sebelumnya.

    “MTQ ke-16 ini sangat sukses dilaksanakan di Kecamatan Setu. Baik secara teknis, maupun rangkaian seluruh rangkaian perlombaan musabaqahnya,” ucap Benyamin.

    “Saya semakin bergembira karena ada inovasi perlombaan baru. Pertama, musabaqah untuk lansia. Kedua, kaligrafi menggunakan sinar laser dan yang paling dahsyat adalah musabaqah bagi tuna rungu wicara, ini yang luar biasa,” tambahnya.

    Pelaksanaan model perlombaan MTQ ke-16 di Setu kata Benyamin, dapat dijadikan model untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya.

    Nantinya, para pemenang di ajang MTQ ke-16 Tangsel akan dilakukan pembinaan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tangsel untuk disiapkan ke jenjang berikutnya yakni MTQ tingkat provinsi.

    Ditemui di tempat yang sama, Camat Pamulang, Mukroni mengatakan, keberhasilan Pamulang mempertahankan juara umum MTQ tingkat Kota Tangsel berkat dukungan bersama para alim ulama. Ditambah, perjuangan yang luar biasa para kafilah Pamulang yang berhasil membawa 21 emas, terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kecamatan Pamulang, alim ulama, kyai yang mensupport kegiatan MTQ, khususnya kafilah Kecamatan Pamulang,” ucapnya.

    Hasil ini kata Mukroni, tentunya bisa menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus membumikan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.

    “Tentu keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus meningkatkan religiusitasnya nilai-nilai Islam,” ucapnya. (At)

  • Jasa Raharja Perkuat Wawasan Global Insan Jasa Raharja lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

    Jasa Raharja Perkuat Wawasan Global Insan Jasa Raharja lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

    Jakarta, – Jasa Raharja memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan International Exposure Program bagi 25 insan Jasa Raharja penerima beasiswa yang telah menjadi mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran. Acara Opening Ceremony berlangsung Selasa, 5 Agustus 2025 di Kampus Deakin University Lancaster University Indonesia (DLI), Bandung, 7 Agustus 2025.

    Acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Human Capital Jasa Raharja Akhdiyat Setya Purnama (secara daring), Kepala Urusan Pengembangan Human Capital Jasa Raharja Made Deda Purwantini, Rektor DLI Prof. Greg Barton, Representatif Navitas Education Erin Old, Komisaris Unpad EdEx Prof. Diana Sari, Direktur Unpad EdEx Arif Gustaman, serta Kepala Program Studi Magister Manajemen FEB Unpad Prof. Sunu Widiyanto, SE., M.Sc., Ph.D.

    Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran setara dengan kunjungan akademik internasional melalui rangkaian kegiatan yang menggabungkan short course bersama akademisi internasional, mentoring, kunjungan industri, dan jejaring profesional global.

    Dalam sambutannya, Kepala Divisi Human Capital Jasa Raharja Akhdiyat Setya Purnama menyampaikan bahwa program International Exposure Program sejalan dengan apa yang menjadi tema dari Divisi Human Capital Jasa Raharja, yaitu Nurturing employee by developing supportive environment to enhance performance and sustainable corporation.“

    Kami di Divisi Human Capital memiliki komitmen untuk memupuk, merawat, mengembangkan insan-insan Jasa Raharja, sehingga tentunya bisa berkontribusi memberikan performa yang maksimal dan nantinya juga bisa menjadi tenaga kerja super di masa depan,” jelas Akhdiyat.

    Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan harapannya untuk dapat mencetak insan-insan Jasa Raharja yang unggul lewat program ini, yaitu talenta-talenta muda yang memiliki kapabilitas, kompetensi, learning agility dan yang paling utama adalah integritas.

    “Saya berharap International Exposure Program tak hanya dapat membantu mencetak insan-insan Jasa Raharja yang hebat dan pintar, tapi juga yang memiliki integritas yang tinggi sehingga mereka bisa menjaga amanah dalam menjalankan pekerjaan yang dipercayakan perusahaan kepada mereka,” tambahnya.

    International Exposure Program yang berlangsung pada 4–8 Agustus 2025 ini mencakup agenda utama seperti Short Course di DLI dengan topik kepemimpinan strategis, inovasi, dan teknologi, Exclusive Networking Dinner bersama perwakilan Austrade, VGTI, dan Kedutaan Besar Inggris, Mentoring Lecture di Unpad, serta Company Visit ke IBM Indonesia.

    Selain itu, peserta juga mengikuti ExploreImpact Challenge, kompetisi dokumentasi kreatif di media sosial yang mendorong refleksi pembelajaran dan penguatan personal branding.

    Melalui kolaborasi ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang adaptif, berdaya saing global, dan memiliki integritas tinggi untuk mendukung keberlanjutan perusahaan serta pembangunan nasional. (Red)