Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • 40 Kelompok Peternak Terima Bantuan Bibit Domba dari Distanak Banten

    40 Kelompok Peternak Terima Bantuan Bibit Domba dari Distanak Banten

    Banten – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten pada tahun 2025 ini, fokus terhadap penguatan ketahanan pangan daerah melalui berbagai program dan kegiatan.

    Salah satunya Distanak melalui Bidang Penyediaan dan Pengembangan Sarana Peternakan menyalurkan bantuan bibit ternak kepada kelompok peternak di Banten.

    Plt Kepala Bidang Penyediaan dan Pengembangan Sarana Peternakan Distanak Provinsi Banten, Nano Heriano, SP, MM menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada masyarakat pada tahun 2025 ini berupa domba, kambing dan itik petelur.

    “Bantuan ternak domba tahap II yang telah di distribukan pada bulan Juli 2025 sebanyak 40 kelompok yang tersebar di Kabupaten lebak 27 kelompok, Kabupaten pandeglang 3 kelompok, dan Kota Serang 10 kelompok,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

    “Bantuan ternak domba ini per-kelompok mendapatkan 7 ekor dengan rincian 1 jantan dan 6 betina,” imbuh Nano Heriano.

    Nano Heriano mengungkapkan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh kelompok penerima bantuan.

    “Dimulai dari pengajuan proposal yang ditujukan kepada Gubernur Cq. Kepala Dinas Pertanian, terdaftar di simluhtan jumlah anggota minimal 10 orang, berpengalaman memelihara ternak kambing/ domba/Itik minimal 3 tahun, mempunyai kandang, lokasi kelompok sesuai RTRW kabupaten/kota peruntukan pengembangan pertanian/ ternak, mudah untuk dilakukan pembinaan, serta tidak menerima bantuan ternak minimal 2 tahun kebelakang,” paparnya.

    Tahapan Pemberian Bantuan

    Nano Heriano menerangkan, tahapan dalam pemberian bantuan ini adalah mengajukan proposal kemudian dilanjukan dengan verifikasi calon penerima dan calon lokasi (CPCL) yang dilakukan bersama dinas provinsi, dinas kab/kota serta penyuluh lapangan.

    “Jadi jIka kelompok sudah memenuhi syarat administrasi dan teknis, dan layak mendapatkan bantuan, akan ditetapkan sebagai penerima bantuan ternak melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten,” tutur Nano.

    Selanjutnya tambah Nano, untuk mendapatkan bibit ternak yang baik dan sesuai dengan spesifikasinya maka tim Wasbitnak dan Tim Medik veteriner melakukan seleksi ternak, agar ternak yang dibagikan sesuai dengan yang diharapkan untuk jantan maupun betina.

    “Kelompok ternak yang layak mendapatkan bantuan maka akan mendapatkan bimbingan Teknis dari Pengawas Bibit Ternak (wasbitnak), Pengawas Mutu pakan (Wastukan) dan Medik Veteriner (Petugas Kesehatan Ternak),” jelasnya.

    Nano Heriano menyebut, kegiatan peningkatan populasi ternak domba akan sangat mendukung pencapaian program peningkatan populasi dan pengembangan pembibitan domba.

    “Dengan usaha peningkatan populasi ternak ruminansia ini dalam pemenuhan bibit ternak di Provinsi Banten, sehingga akan sangat mendukung program ketersediaan daging merah untuk penduduk Banten,” urai Nano.

    Pengadaan Bibit Domba

    Menurut Nano Heriano, ada beberapa tujuan dan maksud pengadaan bibit domba yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten.

    “Meningkatkan populasi ternak ruminansia potong komoditi domba di lokasi penerima, lalu meningkatkan populasi, produksi daging, pendapatan, dan kesejahteraan pelaku usaha ternak pada komoditi ternak domba, selanjutnya menambah jumlah populasi jantan dan betina dilokasi penerima, berikutnya meningkatkan ketersediaan bibit, ketersediaan daging dan ketersediaan hewan kurban dan hewan akikah lokal,” pungkas Nano Heriano.

    Hal ini diyakini Nano Heriano dapat mengurangi ketergantuangan akan pemasukan ternak domba dari luar Provinsi Banten dan meningkatkan angka pendapatan kelompok penerima. (Adv)

  • Tebar Kepedulian, Menteri Imipas Wujudkan Kemerdekaan Sejati Melalui “Merdeka Peduli Sesama”

    Tebar Kepedulian, Menteri Imipas Wujudkan Kemerdekaan Sejati Melalui “Merdeka Peduli Sesama”

    TANGERANG, Djawaranews.com  – Di tengah gema semarak penyambutan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memilih jalan hening untuk memaknai kemerdekaan melalui “Merdeka Peduli Sesama”.

    Sebanyak 5.000 paket sembako disalurkan sebagai jembatan kasih kepada sesama warga negara. Puncak acara dipusatkan di Kantor Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten – pada hari Kamis, 14 Agustus 2025, mulai pukul 12.00 WIB s.d. selesai.

    Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan komitmen penuh dan kesiapan seluruh jajarannya untuk mengawal serta menyukseskan agenda prioritas nasional yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui bakti sosial menyambut kemerdekaan.

    Aksi ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Bapak Jenderal Pol Drs. Agus Adrianto, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat di sekitar Kabupaten Tangerang menjadi penerima manfaat utama dari gerakan ini.

    “Tidak ada yang salah dengan gemerlapnya perayaan, namun semangat kebersamaan dan saling peduli harus tetap kita pelihara. Setiap paket yang diberikan bukanlah sekadar bantuan, melainkan sebuah pesan harapan, sebuah pengingat bahwa dalam perjalanan bangsa ini, tidak boleh ada seorang pun yang merasa berjalan sendirian,” ujar Agus Adrianto.

    Sambutan sederhana penuh makna Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, adalah bentuk pemaknaan kemerdekaan yang berpusat sepenuhnya pada esensi kepedulian. Gerakan “Merdeka Peduli Sesama” ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi aksi-aksi serupa di seluruh negeri, meneguhkan kembali bahwa kekuatan terbesar

  • Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Deportasi Warga Negara Korea Selatan yang Melanggar Peraturan Keimigrasian

    Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Deportasi Warga Negara Korea Selatan yang Melanggar Peraturan Keimigrasian

    CILEGON, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon telah melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap seorang warga negara asing asal Korea Selatan dengan inisial RC pada hari ini, 13 Agustus 2025.

    RC terbukti melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang menyatakan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang untuk melakukan tindakan administratif terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya atau diduga dapat membahayakan keamanan dan ketertiban umum, atau tidak menghormati serta menaati peraturan perundang-undangan di wilayah Indonesia.

    Pendeportasian dilakukan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 878, setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengawasan orang asing secara konsisten, profesional, dan berintegritas guna menjaga kedaulatan serta keamanan negara.

  • Ucapan Hari Pramuka ke 64 Tahun DLH Kota Tangerang Selatan

    Ucapan Hari Pramuka ke 64 Tahun DLH Kota Tangerang Selatan

    Keluarga Besar DLH Kota Tangerang Selatan Mengucapkan Selamat Hari Pramuka ke 64 Tahun. “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahan Bangsa”

  • Menkum: Pengunjung Restoran Tak Akan Dibebani Royalti

    Menkum: Pengunjung Restoran Tak Akan Dibebani Royalti

    JAKARTA, Djawaranews.com – Menteri Hukum (Menkum) RI, Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pengunjung tempat-tempat komersial seperti kafe dan restoran tidak dibebani kewajiban membayar royalti untuk musik yang diputar. Supratman meminta pengunjung tidak merasa resah karena kebijakan penarikan royalti hanya untuk pemilik atau pengelola tempat usaha.

    “Yang lebih penting, bagi pengunjung nih, yang bukan pelaku usaha, enggak usah resah karena tidak dikenakan royalti,” tegas Supratman saat ditemui di Kantor Smesco Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2025).

    Supratman tidak menampik kalau ia mendapatkan kritikan dari pengunjung yang mempersoalkan masalah penarikan royalti di kafe atau restoran.

    Ia menanggapi kritikan tersebut sebagai risiko dari kebijakan penarikan royalti yang saat ini sedang diperkuat untuk melindungi hak pencipta dan penghargaan atas sebuah karya. “Saya terima konsekuensinya. Itu sebagai bentuk pertanggungjawaban. Saya tidak menghindar dari risiko itu,” imbuhnya.

    Supratman menegaskan, saat ini pemerintah tengah berusaha membangun kepercayaan masyarakat yang rontok akibat kelalaian pengelolaan royalti.

    “Sekarang kita sudah mulai bagus, karena semua orang kan ada, penciptanya ada, musisinya ada, pihak terkait ada, ahli hukum ada, ahli kekayaan intelektual ada, ini dalam rangka membangun trust yang mungkin rontok,” ucapnya.

    Kelalaian ini, kata Supratman, membuat turunnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan royalti musik di Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Ia menuturkan, LMKN kini memiliki komisioner baru yang diharapkan mampu bekerja secara transparan dalam mengumpulkan royalti. “Mulai dari pencipta, pemegang hak cipta, dan pihak terkait. Menyangkut soal bagaimana cara mengumpulkannya, dan juga bagaimana mendistribusikannya itu menjadi pekerjaan sekarang yang harus dilakukan oleh komisioner yang baru,” jelas dia.

    Sebelumnya, isu royalti ini mencuat setelah adanya konflik sengketa hukum antara PT Mitra Bali Sukses atau Mie Gacoan dan SELMI terkait pembayaran royalti musik yang dimainkan di gerai-gerai Mie Gacoan. Polemik sengketa hukum tersebut kini telah mencapai kesepakatan damai. Direktur PT Mitra Bali Sukses, I Gusti Ayu Sasih Ira, dan Sekjen SELMI, Ramsudin Manullang, menandatangani surat perjanjian perdamaian di Kanwil Kementerian Hukum Bali, Jumat (8/8/2025).

    Pihak Mie Gacoan bersedia membayar royalti sebesar Rp 2,2 miliar untuk penggunaan musik atau lagu selama periode tahun 2022 hingga Desember 2025. Ramsudin Manullang menjelaskan bahwa perhitungan angka Rp 2,2 miliar untuk pembayaran royalti dilakukan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

  • Kuliah Membangun Karakter, Cakap Bekerja dan Mempersiapkan Masa Depan

    Kuliah Membangun Karakter, Cakap Bekerja dan Mempersiapkan Masa Depan

    Jatinangor – Gubernur Banten Andra berikan motivasi kepada para mahasiswa baru pada Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Tahun Akademik 2025/2026 di Jatinangor, Rabu (13/8/2025). Saat ini Andra Soni sedang menempuh program doktoral (S3) di Fisip UNPAD. Andra Soni berpesan, kuliah adalah membangun karakter, cakap bekerja dan mempersiapkan masa depan.

    “Selamat kepada kawan – kawan yang telah duduk di depan senat,” ucapnya.

    “Hari ini adalah titik awal yang penting dalam perjalanan hidup anda. Bagi sebagian besar, ini adalah hari pertama mengenakan jaket almamater, memasuki ruang kuliah baru, memulai sebagai insan akademis,” tambahnya.

    Dikatakan, pengenalan kehidupan kampus bukan sekedar acara penyambutan. Melainkan gerbang menuju babak baru yang akan membentuk cara berpikir, bertindak, dan berkontribusi untuk bangsa.

    Andra Soni pun menyitir kata – kata Bung Karno beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia. Menurutnya, kalimat itu bukan retorika semata. Tetapi dari keyakinan bahwa pemuda memiliki energi perubahan yang tidak dimiliki kelompok usia lain. “Energi yang harus diarahkan pada pembangunan,” ucapnya.

    Menurutnya, di era saat ini, setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi generasi muda. Yakni disrupsi teknologi, krisis lingkungan, serta kesetaraan dan inklusi.

    Andra Soni berharap para mahasiswa baru memiliki tiga pilar. Pertama, integritas melalui kejujuran dan konsistensi. Kedua, kompetensi yakni tidak sekedar niat baik namun ditopang kemampuan akademik, keterampilan dan kecerdasan sosial. Serta ketiga, empati atau memahami denyut nadi masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memutuskan kebijakan berdasarkan nilai kemanusiaan.

    “Universitas bukan hanya rumah belajar teori, melainkan laboratorium kepemimpinan,” ucapnya.

    “Sebagai gubernur, saya sering menemukan ide segar justru datang dari anak muda karena keberanian mereka mencoba hal baru dan berpikir out of the box,” tambah Andra Soni.

    Andra Soni juga berpesan kepada para mahasiswa baru untuk tidak hanya mengejar gelar. Namun membangun karakter, cakap bekerja, serta menyiapkan masa depan.

    “Setiap langkah kecil anda di kampus ini adalah latihan untuk melangkah lebih besar di panggung Indonesia,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga kisahkan perjalan hidupnya sejak masa kecil mengikuti orang tua bekerja di Malaysia. Saat lulus SD kembali ke Indonesia untuk masuk SMP dan SMA. Mendapatkan kata – kata motivasi yang diterapkannya hingga saat ini dari guru matematika Abdul Tampubolon “Jangan menunggu besok apa yang bisa kita kerjakan hari ini.”

    Dikatakan proses – proses dimanapun, anak siapapun, dimana saat ini tidak akan menghilangkan kesempatan kalau berusaha. Sehingga setelah menjabat sebagai ketua DPRD Provinsi Banten dirinya termotivasi untuk menyelesaikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S3). Kini sedang menempuh program doktoral (S3) di Fisip UNPAD.

    “Bukan untuk gagah – gagahan, tapi untuk contoh kepada keluarga dan anak keturunan saya,” ungkapnya.

    “Punya jabatan bukan hanya karena nasib baik tapi karena pendidikan dan kerja keras,” tegas Andra Soni.

    Seperti diungkap Dekan Fisip UNPAD Prof Mohammad Benny Alexandri, pada PKKMB pihaknya selalu mengundang tokoh untuk hadir.

    “Alhamdulillah beliau berkenan hadir. Beliau juga sedang berkuliah di sini (menempuh S3, red),” ucapnya.

    “Pengalaman beliau bisa menjadi motivasi para mahasiswa baru,” tambah Prof Benny.

    Salah satu peserta PKKMB Fisip Unpad Tahun 2025/2026. Khayru Osman Mulyana mengaku, terinspirasi orasi Gubernur Banten Andra Soni.

    Khayru mengaku bersyukur bisa kuliah Fisip Unpad. Dirinya berjanji untuk mengimplementasikan pesan Andra Soni untuk memanfaatkan kesempatan sebagai mahasiswa Fisip Unpad.

    Katanya, seperti diungkapkan Gubernur Banten Andra Soni, tidak banyak mahasiswa yang memiliki kesempatan emas menempa diri di Fisip Unpad. “Saya akan memanfaatkan kesempatan ini, sesuai inspirasi Pak Gubernur,” katanya.

    Khayru adalah mahasiswa baru Fisip Unpad Prodi Administrasi Bisnis. Khayru merupakan alumni SMA Pembangunan Jaya Bintaro Kota Tangerang Selatan.

    PKKMB Fisip Unpad Tahun Akademik 2025/2026 dipimpin Dekan Fisip Unpad Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri diiukuti seluruh mahasiswa baru Fisip Unpad dalam Sidang Terbuka Senat Fisip Unpad. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Majelis Wali Amanat Prof. Dr. Arry Bainus, Wakil Rektor Unpad Prof. Dr. R Widya Setyabudi Sumadinata serta para Wakil Dekan Fisip Unpad. (One)

  • Sekda Provinsi Banten : Ketahanan Keluarga Pondasi Keberlanjutan dan Keadaban Bangsa

    Sekda Provinsi Banten : Ketahanan Keluarga Pondasi Keberlanjutan dan Keadaban Bangsa

    Kota Serang – Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi H mengatakan, ketahanan keluarga menjadi pondasi keberlanjutan dan keadaban bangsa. Orang tua hebat akan melahirkan anak-anak yang kuat, tangguh, dan adaptif.

    Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

    “Ketahanan keluarga bukan hanya soal ekonomi atau fisik, tetapi juga spiritual, emosional, dan sosial,” kata Deden pada Seminar Parenting dengan tema Orang Tua Hebat, Anak Kuat untuk Membangun Keluarga Tangguh di Era Digital yang dilaksanakan Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (13/8/2025).

    Seminar menghadirkan Pakar Neuro Parenting Aisyah Dahlan itu membagikan materi mengenai strategi pengasuhan anak yang efektif di era digital, meliputi penguatan komunikasi keluarga, pemahaman literasi digital, hingga pembentukan karakter anak yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

    Menurut Deden, di era digital semua dituntut melek teknologi, membangun komunikasi efektif di rumah, menanamkan nilai-nilai luhur. “Yang terpenting kita juga harus mendampingi anak dalam penggunaan teknologi,” ujarnya.

    Deden mengajak seluruh pihak untuk memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan karakter, moral, dan etika.

    “Mari jadikan rumah sebagai tempat aman, nyaman, dan penuh cinta, serta membangun budaya literasi digital yang sehat,” tambah Deden.

    Pembina BKOW Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memberikan apresiasi kepada BKOW dan seluruh panitia penyelenggara atas inisiatif yang strategis dalam memperkuat peran orang tua di tengah tantangan era digital.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada narasumber utama, dr Aisyah Dahlan, yang dikenal sebagai tokoh nasional di bidang neuro-parenting dan spiritualitas,” katanya.

    Sementara itu Ketua BKOW Provinsi Banten Irna Narulita Dimyati menegaskan pentingnya pola asuh yang selaras antara ayah dan ibu untuk melahirkan anak-anak yang berkarakter baik.

    “Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual,” tuturnya.

    Sebagai informasi, seminar Parenting dengan tema Orang Tua Hebat, Anak Kuat untuk Membangun Keluarga Tangguh di Era Digital bersama Pemerintah Provinsi Banten bersama Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten. (One)

  • Ini Baru Keren, Rutan Kabanjahe Kolaborasi dengan BNNK Karo Gelar Pembukaan Rehabilitasi Sosial Warga Binaan

    Ini Baru Keren, Rutan Kabanjahe Kolaborasi dengan BNNK Karo Gelar Pembukaan Rehabilitasi Sosial Warga Binaan

    TANAH KARO, SUMUT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo secara resmi membuka program Rehabilitasi Sosial bagi warga binaan pemasyarakatan, Rabu (13/8/2025) Pukul 10.00 WIB.

    Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

    Acara pembukaan berlangsung di Rutan Kabanjahe dan dihadiri oleh Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H, Kepala BNNK Karo, Ardi Effendi, S.E serta jajaran petugas pemasyarakatan dan tim konselor rehabilitasi BNNK Karo. Sebanyak 90 orang warga binaan yang sebagai pengguna narkotika mengikuti program ini secara sukarela, setelah melalui proses asesmen dan seleksi ketat.

    Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kabanjahe, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan BNNK Karo. Ia menegaskan bahwa rehabilitasi sosial merupakan langkah penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba serta mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

    “Program ini bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi wujud nyata komitmen kita dalam memulihkan para warga binaan dari ketergantungan narkoba.

    Harapannya, setelah menjalani program ini, mereka dapat menjadi pribadi yang lebih kuat dan produktif,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BNNK Karo, menjelaskan bahwa program rehabilitasi sosial ini akan berlangsung selama tiga bulan, dengan pendekatan konseling individu, terapi kelompok, pembinaan spiritual, serta edukasi tentang bahaya narkoba.

    “Rehabilitasi bukan berarti hukuman tambahan, melainkan bentuk perlindungan negara bagi korban penyalahgunaan narkotika. Kami hadir untuk memulihkan, bukan menghukum,” tegas Ardi Effendi.

    Program ini diharapkan dapat harapan bagi warga binaan dalam mengintegrasikan pendekatan pemasyarakatan dan rehabilitasi secara simultan.

    Kegiatan ditutup dengan penyematan tanda peserta rehabilitasi kepada warga binaan terpilih.

    Suasana haru dan semangat pun tampak dari para peserta yang optimis menyambut proses pemulihan ini sebagai awal baru dalam kehidupan mereka.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Kanwil DJP Banten Sita Aset di 12 KPP, Nilainya Tembus Rp3,3 Miliar

    Kanwil DJP Banten Sita Aset di 12 KPP, Nilainya Tembus Rp3,3 Miliar

    Serang – Dalam upaya meningkatkan efek jera bagi penunggak pajak sekaligus memberikan rasa keadilan bagi wajib pajak patuh, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Banten menggelar penyitaan aset secara serentak di 12 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada 4–8 Agustus 2025.

    Plh. Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah DJP Banten Mokh. Solikhun mengatakan kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

    Penyitaan ini, lanjut dia, dilakukan sebagai bagian dari penagihan aktif setelah tahapan penyampaian Surat Teguran dan Surat Paksa, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan PMK-61/PMK.03/2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak.

    “Sebelum sampai pada tahap penyitaan, Juru Sita Pajak Negara (JSPN) terlebih dahulu melakukan pendekatan persuasif,” kata Mokh. Solikhun.

    Namun, karena penunggak pajak tidak menunjukkan itikad baik untuk melunasi utang pajak, JSPN kemudian mengeksekusi penyitaan berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan.

    “Penyitaan serentak ini dilakukan terhadap 18 penunggak pajak dengan total tunggakan mencapai Rp27,92 miliar,” ungkapnya.

    Dalam lima hari pelaksanaan, Kanwil DJP Banten berhasil mengamankan 20 aset dengan nilai taksiran mencapai Rp3,34 miliar. Rinciannya meliputi:

    2 bidang tanah: Rp765.000.000

    2 bidang tanah & bangunan: Rp140.000.000

    1 unit apartemen: Rp850.000.000

    9 rekening bank: Rp1.125.737.715

    Uang tunai: Rp50.000.000

    1 unit sepeda motor: Rp20.000.000

    4 unit kendaraan roda empat: Rp395.000.000

    “Aset yang disita kini berada dalam penguasaan negara sebagai jaminan pelunasan tunggakan pajak sesuai ketentuan perundang-undangan,” kata Mokh. Solikhun.

    Ia menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan dalam penegakan hukum di bidang perpajakan di Provinsi Banten.

    “Langkah ini diharapkan menjadi peringatan bagi penunggak pajak lainnya sekaligus mengamankan penerimaan negara demi mendukung pembiayaan APBN,” tutupnya.(red)

  • Lepas Kukerta STAI Assalamiyah Jawilan, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Pesan Menyentuh

    Lepas Kukerta STAI Assalamiyah Jawilan, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Pesan Menyentuh

    SERANG-Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta agar mahasiswa peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

    Mereka juga harus bisa menjawab berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat dengan bijak sehingga lahir ketentaraman dan kenyamanan di tengah kehidupan bermasyarakat.

    Penegasan itu disampaikan Bupati Ratu Zakiyah saat melepas kuliah kerja nyata (Kukerta) mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Assalamiyah, Kecamatan Jawilan, Rabu 13 Agustus 2025.

    “Kukerta adalah hal yang baik bagi para mahasiswa, sebab mereka terjun langsung ke masyarakat setelah belajar di dalam kampus,” kata Bupati di sela-sela acara pelepasan Kukerta.

    Kata Bupati Ratu Zakiyah, saat berada di tengah masyarakat maka para mahasiswa harus peka terhadap berbagai masalah sosial yang ada di masyarakat.

    “Kalian harus peka dan menjaga adab dan tatakrama saat berada di lingkungan masyarakat. Kalian juga harus menjadi pendengar yang baik karena nanti di masyatakat akan menemukan banyak persoalan yang harus cepat diselesaikan,” tegasnya.

    Kata Bupati, kukerta mahasiswa STAI Assalamiyah yang diterjunkan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Jawilan, kopo, dan Pamarayan merupakan pembelajaran sangat penting bagi mahasiswa. Sebab kukerta membentuk mahasiswa yang peduli dan tanggap terhadap masyarakat.

    “Para mahasiswa harus dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah di kehidupan nyata,” tegasnya.

    Bupati juga meminta agar mahasiswa melakukan hal yang terbaik bagi masyarakat. “Kalian juga harus cepat beradaptasi dengan lingkungan setempat.
    Dan yang paling utama adalah jaga nama baik STAI Assalamiyah dan juga nama baik Kabupaten Serang,” katanya.

    Kata Bupati, bila ada masalah harus cepat diselesaikan permasalahannya. Jangan dibiarkan berlarut-larut.
    Dalam kesempatan itu Bupati juga meminta agar para mahasiswa berdaya saing tinggi dan unggul. “Kita perlu SDM unggul.untuk membangun Kabupaten Serang,” tegasnya.

    Ketua STAI Assalamiyah Ukun Kurnia mengatakan, sejak kampus ini berdiri baru kali ini didatangi Bupati Serang.
    “Alhamdulillah, baru tahun ini kampus kami didatangi Bupati. Dan Bupati Ratu Zakiyah adalah bupati pertama yang datang ke sini sejak kampus ini berdiri,’ katanya.
    Kata Ukun, kehadiran Bupati menjadi motivasi bagi para mahasiswa. “Ini akan menjadi motivasi bagi kami semua,” ujarnya.

    Sementara Ketua Yayasan Dr Bazari Syam menegaskan bahwa kukerta merupakan bagian penting dalam diri mahasiswa.
    Ia berharap kukerta menjadi medan pembelajaran bagi para mahasiswa.
    Terkait kehadiran bupati di kampusnya, Dr Bazari membenarkan bahwa Ratu Zakiyah merupakan bupati pertama yang datang ke kampusnya.

    “Bupati ini berasal dari pesantren dan ini jadi motivasi bagi kita semua, bahwa santri bisa menjadi bupati,” pungkasnya. (Trg)