Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Menanam Setelah Luka: Warisan Teduh dalam Karya Terbaru Setiawan Chogah

    Menanam Setelah Luka: Warisan Teduh dalam Karya Terbaru Setiawan Chogah

    Djawaranews.com  – Ada novel yang berlari, ada yang bergegas, ada yang penuh kejutan. Tetapi Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka memilih jalan lain. Ia duduk. Ia menunggu. Ia mengajak pembacanya berhenti sebentar di bawah pohon, menyimak desir angin, lalu menemukan bahwa jeda adalah bagian dari hidup.

    Setiawan Chogah menghadirkan kisah Raif dan Rangga bukan untuk memaksa simpati, melainkan untuk menunjukkan bahwa luka bisa memilih bentuk lain—menjadi akar yang menguatkan, daun yang memberi teduh, atau bunga yang jatuh dengan wangi.

    Novel ini tumbuh seperti pepohonan di halaman rumah: tidak buru-buru, tetapi perlahan membentuk lanskap yang menenangkan.

    Pohon-pohon sebagai Bahasa Kedua

    Uniknya, setiap bab dalam novel ini disertai pohon atau tanaman. Ada Ficus virens, Plumeria alba, Terminalia catappa, Santalum album, Nepenthes mirabilis, dan banyak lagi. Masing-masing hadir bukan sekadar ornamen, melainkan bahasa.
    Ficus virens, tempat Raif dan Rangga akhirnya berbicara jujur—akar yang memeluk rahasia, batang yang menyediakan teduh.

    Dengan metafora botani ini, Setiawan menegaskan bahwa alam bisa menjadi guru yang lembut. Pohon tidak berteriak, tetapi ia mengajarkan dengan diam.

    Raif dan Rangga: Manusia yang Belajar Pulang

    Novel ini berpusat pada Raif, sosok yang memilih menjadi rumah. Ia tidak ingin menjadi pahlawan, ia hanya ingin menyediakan ruang aman.

    Di sekelilingnya ada Rangga, lelaki berseragam yang menyimpan banyak pergulatan; ada Dinda, yang memilih membuka pintu meski sakit; ada Keira, anak kecil yang dengan kapur menulis kata “pulang”; dan ada tokoh lain seperti Amar dan Ayra, yang membawa kisah mereka masing-masing.

    Pertemuan Raif dan Rangga setelah enam tahun sunyi menjadi inti kisah: bagaimana dua manusia yang terikat cinta, tetapi terhalang realitas, memilih cara lain untuk tetap berarti. Bukan memiliki, melainkan menjaga. Bukan menuntut, melainkan meneduhkan.

    Setiawan Chogah: Dari Esai ke Fiksi yang Hidup

    Nama Setiawan Chogah sudah lama bergaung di ruang-ruang reflektif. Esai-esainya, lirih dan penuh jeda, beredar di banyak media.

    Ia juga menulis tentang finansial, pengembangan diri, hingga keseharian, tetapi selalu dengan gaya bahasa yang pelan dan renungan yang dalam. Banyak pembaca menemukannya sebagai teman di tengah riuh hidup.

    Novel ini adalah langkah kembalinya ke ranah fiksi. Setelah lama menulis esai, Setiawan menyalurkan kepekaannya ke dalam kisah Raif dan pohon-pohon.

    Ia menuturkan cerita dengan napas yang sama: pelan, jernih, penuh hening. Ia menyamarkan detail, tetapi emosi yang hadir berasal dari kenyataan. Seperti ia katakan, novel ini “berutang pada kenyataan” dan kemudian dipotret dalam bingkai fiksi yang terasa sangat nyata.

    Membaca sebagai Ritual

    Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka bukan hanya bacaan, tetapi juga ritual kecil. Setiap bab disertai ilustrasi dan kidung pengantar.

    Pembaca diajak untuk memutar lagu pilihan sebelum masuk ke cerita, agar ritme batin mereka selaras dengan kisah. Cara ini menjadikan membaca tidak sekadar melahap kata, melainkan pengalaman yang mengajak hati duduk dan mendengar.

    Dalam versi digital yang dibagikan di Wattpad, semua elemen ini tersedia dan bisa dinikmati secara cuma-cuma. Setiawan sengaja menghadirkannya gratis, sesuai misinya: membagikan karya sebagai ruang jeda.

    Ia ingin pembaca bisa duduk sejenak, belajar dari pohon, dan tetap waras di dunia yang riuh dan penuh kompetisi.

    Namun, ia juga tengah menyiapkan versi cetak edisi terbatas. Versi ini bukan hanya menyalin teks digital, melainkan menghadirkan aroma kertas, ruang kosong untuk catatan pribadi, serta ilustrasi penuh warna yang lebih hidup.

    Untuk pembaca yang merindukan pengalaman “mencium halaman”, edisi ini menjadi sesuatu yang layak ditunggu.

    Warisan: Menanam setelah Luka

    Akhirnya, Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka bukan sekadar novel. Ia adalah warisan. Setiawan mewariskan gagasan bahwa luka tidak harus menutup, bahwa cinta bisa memilih wujud lain selain memiliki, dan bahwa pohon-pohon adalah guru yang sabar.

    Membaca novel ini berarti ikut menanam. Mungkin bukan pohon secara harfiah, tetapi kebiasaan kecil: menyapa tetangga, menyiram tanaman, mengucapkan kalimat yang tidak melukai. Dari hal-hal sederhana itulah kehidupan bisa kembali bernapas.

    Dan seperti yang ditulis Setiawan, “Pelan juga sebuah kecepatan.” Novel ini membuktikan bahwa pelan bisa menjadi cara kita selamat—sebab yang tumbuh pelan, biasanya berakar lebih dalam.

  • Sinergi Jasa Raharja, Ditjen Hubdar Kemenhub, dan Jasa Marga Hadirkan Inovasi untuk Keselamatan Transportasi Darat

    Sinergi Jasa Raharja, Ditjen Hubdar Kemenhub, dan Jasa Marga Hadirkan Inovasi untuk Keselamatan Transportasi Darat

    Jakarta – Jasa Raharja menerima kunjungan audiensi dari Direktur
    Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs.
    Aan Suhanan, M.Si., serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono di
    Kantor Pusat Jasa Raharja, pada Rabu, 20 Agustus 2025. Audiensi ini menjadi
    momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Jasa Raharja, Ditjen
    Perhubungan Kemenhub, serta Jasa Marga, dalam upaya menghadirkan pelayanan
    terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang transportasi darat yang
    berkeselamatan.

    Hadir dalam pertemuan tersebut para direksi dari Jasa Raharja, yaitu Plt. Direktur
    Utama Dewi Aryani Suzana, Direktur SDM dan Umum Rubi Handojo, Direktur
    Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan, serta Direktur
    Keuangan Bayu Rafisukmawan. Hadir pula Direktur Utama Jasa Raharja Putera
    Abdul Haris.

    Dalam sambutannya, Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana
    menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang telah terjalin sejak
    lama, terutama saat Irjen Pol. (Purn) Aan Suhanan menjabat sebagai Kakorlantas
    POLRI.

    “Kami Jasa Raharja dengan bangga pernah bersama Bapak memberikan pelayanan
    terbaik kepada masyarakat, baik saat survei jalur untuk Nataru maupun Operasi
    Ketupat. Bapak memperlakukan kami sebagai sahabat seperjalanan, sebagai
    keluarga, dan itu yang tidak bisa kami lupakan,” ujar Dewi.

    Lebih lanjut, Dewi menyampaikan rasa terima kasih dari Insan Jasa Raharja di seluruh
    Indonesia atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan Aan selama ini. Ia pun
    berharap agar kerja sama ini akan terus berlanjut saat Aan menjabat sebagai Dirjen
    Perhubungan Darat Kemenhub.

    “Tentu saja pada saat ini Bapak sebagai Dirjen, kami yakin dukungan yang sama akan
    terus kami dapatkan. Kami juga siap bekerja sama dengan Ditjen Hubungan Darat
    dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Jajaran kami di seluruh Indonesia
    akan mendukung program kerja yang Bapak siapkan. Tentu saja tujuannya adalah
    untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menekankan
    pentingnya kualitas hubungan dan komunikasi yang terjalin baik antar lembaga. Ia
    menilai sinergi yang dibangun bersama Jasa Raharja, Ditjen Perhubungan Darat, dan
    Jasa Marga menjadi landasan kuat bagi inovasi yang berkesinambungan.

    “Sahabat sejati bukan diukur dari lamanya waktu, tetapi dari kualitas hubungan yang
    terjalin. Saya bersyukur ketika mendapatkan amanah di Jasa Raharja dan sekarang
    juga di Jasa Marga, komunikasi terus berjalan dan kolaborasi yang terbangun selama
    ini membawa manfaat besar. Saya berharap kerja sama dengan Pak Aan yang saat
    ini menjadi Dirjen Hubungan Darat akan memunculkan solusi-solusi yang jauh lebih
    baik,” tutur Rivan.

    Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menekankan
    pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk memperkuat sistem transportasi darat
    yang lebih aman dan modern. Ia mengingatkan kembali keberhasilan integrasi data
    kecelakaan lalu lintas melalui sistem IRSMS, yang menjadi bukti nyata sinergi antara
    instansi terkait.

    “Sinergi dan kolaborasi itu sebenarnya sederhana, kuncinya ada pada para pengambil
    keputusan untuk berintegrasi dan memperbaiki. Kalau para pemimpinnya bisa
    menjaga kebersamaan dan kehangatan untuk bersinergi, maka yang di bawah akan
    mengikuti,” jelasnya.

    Lebih jauh, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membicarakan arah kerja
    sama ke depan, terutama pemanfaatan teknologi digital. Mulai dari integrasi data
    berbasis aplikasi, pengembangan sistem uji kendaraan yang lebih modern, hingga
    pemanfaatan teknologi RFID di jalan tol, diharapkan akan memperkuat upaya
    bersama dalam menciptakan ekosistem transportasi darat yang lebih selamat, tertib,
    dan berkelanjutan.

    “Ada begitu banyak potensi yang bisa dikerjasamakan dan dikolaborasikan dengan
    teman-teman dari Jasa Raharja dan Jasa Marga. Dimulai dengan dasar berupa RFID
    E-Blu, nantinya akan ada pemanfaatan-pemanfaatan yang lebih banyak lagi,”
    pungkas Aan.

    Audiensi kali ini sekaligus mempertegas komitmen bersama bahwa sinergi yang
    berlangsung lebih dari kerja sama administratif, tetapi juga menjadi ikatan yang terus
    bertransformasi sesuai kebutuhan zaman. Jasa Raharja, Ditjen Perhubungan Darat,
    dan Jasa Marga bersepakat untuk terus mendukung program pemerintah dalam
    mewujudkan transportasi darat yang berkeselamatan, nyaman, dan berkelanjutan.

  • Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI Ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon

    Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI Ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon

    CILEGON, Djawaranews.com – Komisi XIII DPR RI yang membidangi Reformasi regulasi dan Hak asasi manusia (HAM) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Jumat (22/8/2025).

    Rombongan dipimpin secara langsung oleh Ketua Tim Kunjungan, Rinto Subekti dan H. Sugiat Santoso beserta Anggota Komisi XIII DPR RI.

    Kunjungan kerja ini diterima dengan hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, didampingi oleh Direktur Kerjasama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi, Arief Munandar, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang, Hasanin, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Aditya Triputranto serta seluruh jajaran Pejabat Struktural dilingkungan Kantor Wilayah Ditjenim Banten dan Unit Pelaksana Teknis se-Banten.

    Kegiatan diawali dengan kunjungan dan pemantauan langsung ke pelayanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon.

    Rombongan DPR RI melakukan tinjauan ke beberapa sektor pelayanan untuk melihat lebih dekat kinerja dan fasilitas yang tersedia bagi masyarakat pemohon layanan Keimigrasian.

    Usai melakukan peninjauan, agenda dilanjutkan dengan Rapat Dengar Pendapat di Ballroom Hotel Royale Krakatau, Cilegon. Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pelayanan imigrasi, kebijakan keimigrasian, serta tantangan dan inovasi dalam mendukung iklim investasi dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Banten, khususnya yang berkaitan dengan sektor ketenagakerjaan dan industri.

    Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, dalam pemaparannya menyampaikan, “Kinerja Keimigrasian di wiliayah Banten Tahun 2025, bagaimana Imigrasi yang berada di Provinsi Banten berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi WNI maupun WNA di wilayah Banten, sampai saat ini PNBP Keimigrasian di Provinsi Banten telah melampaui target yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sehingga akan memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian Negara,” kata Felucia.

    Felucia menjelaskan bahwa selain dari segi pelayanan tentunya Imigrasi Banten juga terus berupaya meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap orang asing secara Tegas, Humanis, dan Berkeadilan. “Pengawasan Orang Asing yang Intensif Melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) yang bersinergi dengan TNI, POLRI, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah, kami telah melaksanakan operasi pengawasan di seluruh wilayah Banten,” jelasnya.

    “Hasilnya, kami berhasil menindak 377 Warga Negara Asing yang melanggar peraturan keimigrasian. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara DPR RI selaku mitra pengawas Pemerintah dengan Ditjen Imigrasi dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran, khususnya untuk mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Banten,” lanjutnya.

     

    Seluruh anggota Komisi XIII DPR RI turut mendukung upaya Kanwil Ditjenim Banten dalam percepatan peningkatan sarana dan prasarana, melalui penyediaan Gedung kantor yang representatif khususnya untuk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon.

    Selain itu, Komisi XIII juga mendorong penambahan unit pelayanan keimigrasian di wilayah Banten mengingat luasnya wilayah Banten serta populasi penduduk di Provinsi Banten.

  • Jasa Raharja Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di SMA Voctech 1

    Jasa Raharja Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di SMA Voctech 1

    Tangerang, Djawaranews.com – Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan berkendara, PT Jasa Raharja Cabang Tangerang bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota menggelar Sosialisasi dan Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas di SMA Voctech 1 Kota Tangerang, Kamis (7/8).

    Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dihadiri oleh perwakilan Unit Kamsel Polres Metro Tangerang Kota, yaitu Ibu Desi Susanti, Bapak Slamet Mudarto, Bapak Dwi Riyadi, dan Ibu Dewi. Dari PT Jasa Raharja Cabang Tangerang turut hadir Ibu Riska Amelia dan Bapak Mulya Agung Minang Putra selaku petugas Mobile Service. Hadir pula para guru dan ratusan siswa SMA Voctech 1 Kota Tangerang.

    Dalam kesempatan tersebut, Unit Kamsel Polres Metro Tangerang Kota memaparkan berbagai upaya peningkatan keselamatan berkendara, antara lain pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), kewajiban menggunakan helm berstandar SNI dengan mengaitkan tali pengaman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berisiko seperti melawan arus, berkendara dalam kondisi mabuk, balapan liar, dan menggunakan telepon genggam saat mengemudi. Peserta juga mendapatkan penjelasan tentang penerapan tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) yang telah berlaku di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

    PT Jasa Raharja Cabang Tangerang menegaskan perannya yang tidak hanya terbatas pada penyaluran santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga aktif melaksanakan langkah-langkah preventif.

    “Jasa Raharja senantiasa berkomitmen dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Kami telah melaksanakan program socio-engineering pada titik rawan laka di wilayah Cabang Tangerang, serta program pencegahan lainnya seperti pemasangan spanduk, rambu peringatan, dan aksi imbauan keselamatan berlalu lintas,” ujar Mulya Agung Minang Putra, petugas Mobile Service Jasa Raharja Cabang Tangerang.

    Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha, menambahkan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama dan memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

    “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk selalu tertib dalam berlalu lintas dan melengkapi dokumen kendaraan. Selain itu, kami mengimbau untuk taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung sistem jaminan sosial negara bagi korban kecelakaan,” tegas Panji Artha.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menerapkan budaya tertib di jalan, dan berperan aktif dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Tangerang. (Ad)

  • Penuh Keakraban, Gubernur Banten Andra Soni Sarapan Bareng Kapolda Banten

    Penuh Keakraban, Gubernur Banten Andra Soni Sarapan Bareng Kapolda Banten

    Banten, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki Sarapan Bersama di Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Banten, Kawasan Gedung Negara Provinsi Banten, Jumat (22/8/2025).

    Dalam suasana santai, Andra Soni dengan Kapolda Banten bersama jajaran pejabat utama di lingkungan Polda Banten, sarapan pagi.

    Banyak tema diperbincangkan dalam kesempatan itu. Mulai dari perbincangan yang ringan, persoalan Kamtibmas sampai kolaborasi yang harus terus diperkuat untuk mensukseskan program pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Brigjen Pol Hengki bukanlah orang baru. Sebelum mendapatkan promosi sebagai Kapolda Banten melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP/2025 tertanggal 5 Agustus 2025, Brigjen Pol Hengki merupakan Wakapolda Banten. Pada tahun 2013 pernah menjabat Kasubdit II Ditreskrimum dan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Banten. (Trg)

  • Lewat Program CSR, PT. Raputra Jaya Bantu Mushola dan Fasilitas Lingkungan di Merak

    Lewat Program CSR, PT. Raputra Jaya Bantu Mushola dan Fasilitas Lingkungan di Merak

    Cilegon, Djawaranews.com – PT. Raputra Jaya Pelabuhan Merak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar di Lingkungan Babakan Turi, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Merak, Jumat (22/8/2025).

    Dalam kegiatan yang berlangsung hangat itu, hadir perwakilan perusahaan yakni Salim, Carman, Faizal, dan Bahri, yang secara langsung menyerahkan bantuan kepada warga setempat.

    Program CSR kali ini difokuskan pada peningkatan sarana ibadah dan fasilitas lingkungan. Dukungan diberikan kepada Mushola Al Hidayah, Mushola Al Mukmin, serta fasilitas lingkungan yang dikelola masyarakat. Turut hadir tokoh masyarakat Babakan Turi dan Ketua RT 003/02, Rofiq.

    Tokoh masyarakat sekaligus pegiat lingkungan, M. Saban, mengapresiasi kontribusi PT. Raputra Jaya. Menurutnya, perhatian perusahaan tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga memperkuat kualitas spiritual masyarakat.

    > “Kami berterima kasih kepada PT. Raputra Jaya yang senantiasa peduli dengan kebutuhan masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga Babakan Turi, khususnya untuk kegiatan keagamaan dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar M. Saban.

    Sementara itu, perwakilan PT. Raputra Jaya, Casman, menegaskan bahwa program CSR ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

    Ketua RT 003/02, Rofiq, juga menyampaikan apresiasinya. Ia berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin termotivasi menjaga kebersihan dan memakmurkan rumah ibadah.

    Dengan terlaksananya kegiatan ini, PT. Raputra Jaya berharap dapat memperkuat kebersamaan dengan masyarakat sekaligus berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan lingkungan di Merak. (Yon)

  • Pemkot Tangsel Kembangkan Inovasi Layanan Informasi Publik: Dari Goes to Campus hingga Ramah Disabilitas

    Pemkot Tangsel Kembangkan Inovasi Layanan Informasi Publik: Dari Goes to Campus hingga Ramah Disabilitas

    SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat transparansi informasi kepada masyarakat melalui berbagai inovasi layanan.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menyatakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan informasi yang inklusif dan mudah diakses, bahkan dapat dijangkau oleh semua kalangan termasuk penduduk dengan disabilitas.

    Menurutnya, hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Pemkot Tangsel mendorong penguatan kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sekaligus penyempurnaan layanan berbasis teknologi informasi.

    “Pemkot Tangsel terus memperbaiki pengelolaan website, melengkapi sarana informasi, serta memastikan pelayanan publik dapat diakses semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas,” ujar Pilar saat melakukan presentasi dan monitoring evaluasi keterbukaan informasi publik di Kantor Komisi Informasi Banten, Serang, pada Kamis (21/8/2025).

    Berbagai inovasi telah digulirkan, di antaranya PPID Goes to Campus untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait hak atas informasi publik, serta PPID Goes to Publik dan PPID Corner yang mendekatkan layanan informasi ke masyarakat secara langsung.

    Pemkot Tangsel juga memberikan perhatian khusus pada kemudahan akses bagi penyandang disabilitas. Sejumlah terobosan disiapkan, antara lain:
    – Buku dan formulir braille untuk layanan informasi publik, termasuk formulir keberatan.
    – Kerja sama dengan Yayasan Raudlatul Makfufin (Taman Tunanetra).
    – Penyediaan menu aksesibilitas serta fitur text to speech pada website PPID.
    – Fasilitas pelayanan publik ramah difabel, seperti loket khusus di Disdukcapil, akte kelahiran braille, jalus khusus difabel di jalan, hingga akses ramah disabilitas di kawasan wisata.

    Langkah tersebut melengkapi penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) PPID yang melayani masyarakat baik secara langsung maupun daring.

    “Prinsip kami jelas, pelayanan publik harus dirasakan manfaatnya oleh semua warga. Dengan inovasi berbasis teknologi sekaligus layanan ramah disabilitas, kami ingin Tangsel menjadi kota yang benar-benar inklusif,” tambah Pilar.

    Dengan rangkaian inovasi ini, Pemkot Tangsel menargetkan peningkatan kualitas pelayanan informasi publik sekaligus memperluas keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (Trg)

  • Ketua LSM MAPPAK Banten Kecam Penganiayaan Terhadap Wartawan di Serang

    Ketua LSM MAPPAK Banten Kecam Penganiayaan Terhadap Wartawan di Serang

    SERANG – Ketua Umum DPP LSM MAPPAK Banten, Eli Jaro, mengecam keras tindakan penganiayaan yang menimpa wartawan dan staf Humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di kawasan PT Genesis, Kabupaten Serang, Banten.

    Kasus ini berawal setelah kepolisian Polres Serang bergerak cepat menangkap dua pelaku pengeroyokan, yakni Karim dan Bangga, yang merupakan tenaga sekuriti internal pabrik.

    “Sudah dua pelaku yang diamankan. Keduanya sekuriti internal,” ujar Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko.

    Condro juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah memburu pelaku lainnya yang diduga berasal dari oknum ormas. “Identitasnya sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran. InsyaAllah hari ini sudah kami tangkap,” tegasnya.

    Sementara itu, Eli Jaro menilai tindakan penganiayaan tersebut tidak bisa ditolerir karena mencederai hak serta kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

    “Pelaku tidak bisa ditolerir, karena tindakannya telah mencederai hak dan kebebasan orang lain yang sedang menjalankan tugasnya,” tegas Eli Jaro, Jumat (22/8/2025).

    Ia menambahkan, pihaknya bersama rekan-rekan akan terus mengawal kasus ini hingga ke pengadilan dan memastikan para pelaku dihukum seadil-adilnya.

    “Berantas preman, jangan kasih tempat untuk pelaku kekerasan. Kami akan mengawal kasus ini sampai putusan hakim. Dalam wilayah hukum Polres Serang, tidak ada tempat bagi para preman,” pungkasnya. (Red)

  • Kasad : Banggalah Jadi Prajurit TNI, Amanah Rakyat Ada di Pundak Kita

    Kasad : Banggalah Jadi Prajurit TNI, Amanah Rakyat Ada di Pundak Kita

    SERANG – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memberikan pengarahan kepada 841 personel yang terdiri dari Prajurit, PNS, Persit Korem 064/Maulana Yusuf beserta jajarannya, serta prajurit Brigade 87/Salakanagara. Kasad hadir didampingi Irjenad, Aslat Kasad, Aspers Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Kadispenad, serta Pangdam III/Siliwangi beserta Pejabat Utama Kodam III/Slw. Kamis (21/08/2025)

    Dalam arahannya, Kasad menekankan pentingnya hidup bersyukur, beramal, serta membangun kreativitas dan inovasi. Setiap kebijakan pemerintah, menurut Kasad, harus dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti dapur sehat, program peternakan, dan kegiatan produktif lainnya. Kasad juga mengingatkan agar prajurit meningkatkan keimanan, disiplin, dan kesiapan diri sesuai pangkat, jabatan, serta tugas operasi, sekaligus menjaga basic skill prajurit berupa fisik, menembak, mental kejuangan, kecerdasan, dan bela diri.

    Kasad menegaskan dukungan TNI AD terhadap kebijakan pemerintah tahun 2025, terutama program swasembada air, pangan, dan energi, serta pembangunan enam Kodam baru guna memperkuat pertahanan negara.

    Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, penyerahan tali asih kepada Veteran, Warakawuri, serta penyandang disabilitas, dan penyerahan secara simbolis perlengkapan perorangan lapangan kepada 10 prajurit sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap kesiapan tugas prajurit di lapangan.

    Kasad menutup dengan ajakan agar seluruh prajurit senantiasa bangga menjadi bagian dari TNI AD. “Banggalah menjadi prajurit TNI, karena di pundak kita ada amanah rakyat dan masa depan bangsa,” tegas Kasad. (Trg)

  • Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Kunjungi Jurnalis Korban Intimidasi di Serang, Janji Kawal Kasus hingga Tuntas

    Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Kunjungi Jurnalis Korban Intimidasi di Serang, Janji Kawal Kasus hingga Tuntas

    SERANG – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi sejumlah jurnalis, korban intimidasi dan pengeroyokan oknum tenaga keamanan dan Brimob Polda Banten.

    Pertemuan yang dijembatani Ketua PWI Serang Raya, Engkos Kosasih tersebut
    berlangsung di kantor media Tribun Banten, yang berlokasi di Kota Serang, pada Jumat (22/8/2025).

    Menteri LH Hanif mengatakan, di era keterbukaan informasi saat ini, tidak boleh yang menghalangi jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    “Kami sangat prihatin dan menyesalkan perbuatan seperti ini,” kata Hanif saat bertemu dengan wartawan korban intimidasasi di Serang.

    Pernyataan ini disampaikan Hanif saat menanggapi kasus intimidasasi hingga penganiayaan terhadap jurnalis yang meliput dugaan pencemaran lingkungan di PT Genesis Regeneration Smelting di Kabupaten Serang, kemarin.

    Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengirim surat resmi ke jajaran kepolisian, mulai dari Polres, Polda, hingga Kapolri, untuk menindaklanjuti kasus ini dengan cermat dan mengupayakan penangkapan aktor intelektualnya.

    “Kami merasa sangat keberatan dan akan mengawal proses ini,” tegasnya.

    Ia meyakini bahwa karyawan yang melakukan penganiayaan tidak akan berani bertindak tanpa adanya instruksi dari atasan. Oleh karena itu, Hanif menuntut agar tidak hanya karyawan, tetapi juga pimpinan perusahaan PT Genesis harus bertanggung jawab.

    “Tindak pidana yang dilakukan pada perusahaan tersebut memang tidak hanya karyawannya, tapi pimpinannya harus bertanggung jawab,” imbuhnya.

    Selain menuntut keadilan, Hanif juga menjamin bahwa seluruh biaya pengobatan jurnalis yang menjadi korban akan ditanggung oleh pihaknya.

    “Biaya pengobatan bebankan kepada kami,” janjinya.

    Hanif berharap dukungan dari seluruh jurnalis dan masyarakat luas untuk terus memberikan informasi tentang perbaikan lingkungan. Ia menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh tindakan premanisme.

    “Siapapun orangnya, kita lawan. Karena tanggung jawab kami kepada rakyat lebih besar,” tutupnya.

    “Kami tidak akan pernah takut, tidak akan gentar untuk mengembalikan amanah rakyat, amanah Pak Presiden terkait perbaikan lingkungan. Teruslah bekerja, teruslah berbuat lebih baik.”

    Sementara, Ketua PWI Serang Raya, Engkos Kosasih mengapresiasi itikad baik dari Menteri LH yang menyempatkan waktunya untuk mengunjungi para korban.

    “Ini merupakan bentuk penghargaan bagi wartawan yang menjadi korban pengeroyokan. Apalagi Pak Hanif berkomitmen untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas,” katanya. (Trg)