Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Pemkot Serang Pastikan Dana Kerohiman Warga Sukadana Tersedia Pada APBD Perubahan 2025

    Pemkot Serang Pastikan Dana Kerohiman Warga Sukadana Tersedia Pada APBD Perubahan 2025

    KOTA SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Serang memastikan anggaran dana kerohiman bagi warga Kampung Sukadana 1, Kecamatan Kasemen yang terdampak normalisasi pembuangan Sungai Cibanten tersedia pada APBD Perubahan Tahun 2025 ini.

    Demikian hal itu dikatan langsung Kepala BPKAD Kota Serang Imam Rana, jika pada APBD Perubahan Kota Serang 2025 tersedia anggaran dana kerohiman bagi Warga Kampung Sukadana 1, Kecamatan Kasemen.

    Diketahui, APBD Perubahan Kota Serang 2025 sebelumnya telah rampung dievaluasi oleh Pemprov Banten. Hasilnya, anggaran dana kerohiman tetap tersedia alias tidak dicoret.

    “Ada anggarannya (pada APBD Perubahan 2025),” tegas Imam Rana, Kamis (28/8/2025).

    Lebih jauh Imam Rana menjelaskan, alokasi anggaran dana kerohiman bagi warga Kampung Sukadana 1 itu termuat dalam Perda Kota Serang nomot 7 Tahun 2025 tentang P-APBD TA.2025 dan Perwal nomor 19 Tahun 2025 tentang Penjabaran P APBD TA.2025 Tanggal 20 agustus 2025 kemarin.

    Senada, Kepala Bidang (Kabid) Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Arif Redi Winata mengatakan, pada APBD Perubahan Kota Serang 2025, bantuan dana kerohiman bagi Warga Kampung Sukadana 1 tidak mengalami perubahan, yaitu Rp 5 juta untuk setiak KK nya.

    Menurutnya, saat ini Pemkot Serang tengah menyusun SK penerimanya agar tepat sasaran.

    “Angkanya Rp 5 juta per KK. Saat ini sedang disiapkan SK penerimanya dan tengah disusun oleh Bagian Hukum, ” terang Arif Redi.

    Lebih jauh Arif Redi menambahkan, program normalisasi sungai yang dilakukan Pemkot Serang saat ini banyak yang menjadi kewenangan pusat, kata dia, tidak hanya sungai Pembuangan Cibanten yang berada di Kampung Sukadana saja. Namun, ada pula daerah-daerah lain yang rencananya dalam waktu dekat akan dinormalisasi.

    Untuk itu, sambung Arif Redi, pihaknya berharap kepada Pemprov Banten untuk bisa ikut membantu anggaran bantuan kerohiman kepada warga, apabila terjadi penertiban kembali.

    Hal itu melihat APBD Kota Serang yang kecil, sehingga perlu andil dari pihak terkait, selain penanganan banjir di Kota Serang banyak yang menjadi kewenangan pusat juga. (Trg)

  • Wali Kota Serang Budi Rustandi Sosialisasikan Program ‘Serang Mengaji’, Libatkan Ulama untuk Perkuat Karakter

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Sosialisasikan Program ‘Serang Mengaji’, Libatkan Ulama untuk Perkuat Karakter

    SERANG, Djawaranews.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, secara resmi meluncurkan sekaligus mensosialisasikan program Serang Mengaji.

    Budi Rustandi langsung mensosialisasi program Serang Mengaji ini di hadapan para ulama, pimpinan organisasi Islam, serta camat dan lurah se-Kota Serang pada Kamis, 28 Agustus 2025.

    Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan seluruh lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat (ormas) Islam wajib mendukung program ini.

    Ia berharap terbentuk kolaborasi yang solid dengan para alim ulama dari FSPP, LPTQ, MUI, dan lainnya.

    “Harapan besar saya ketika program ini sudah berjalan, kita harus menjadikan anak-anak kita senang membaca Qur’an sebagai dasar dari akhlak dan masa depan kita,” ujar Budi Rustandi.

    Budi Rustandi menegaskan bahwa Gerakan Serang Mengaji tidak hanya berlangsung di masyarakat setelah Magrib, tetapi juga diwajibkan di lingkungan sekolah.

    “Program Serang Mengaji ini bukan hanya habis Magrib saja, tapi di sekolah juga wajib sebelum memulai belajar mereka membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

    Ia merinci, siswa SD dan SMP diwajibkan mengaji minimal selama sepuluh hingga lima belas menit sebelum pelajaran dimulai.

    Tujuannya adalah membiasakan anak sejak dini agar dekat dengan Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter berakhlak.

    Ketika ditanya mengenai latar belakang program ini, Wali Kota mengaku prihatin dengan fenomena sosial yang marak di kalangan anak muda.

    “Banyak anak muda ikut geng motor, melakukan hal-hal yang tidak baik. Nah, ini kita mulai sekarang dari dasar. Selain dari pelajaran di sekolah tentang agama, kita dorong dengan gemar mengaji,” tuturnya.

    Selain masyarakat dan sekolah, program ini juga akan diterapkan di lingkungan pemerintahan.

    Wali Kota Budi Rustandi menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan ikut serta dan dirinya siap memberi contoh langsung.

    “Iya, nanti saya contohin, saya ngaji begitu. Ikut ngaji saya. Nanti ngaji di OPD juga,” tegasnya. (Trg)

  • Digitalisasi Uji Kendaraan Lewat SIM Blue Full Cycle, KPK Apresiasi Langkah Kota Tangerang Cegah Korupsi

    Digitalisasi Uji Kendaraan Lewat SIM Blue Full Cycle, KPK Apresiasi Langkah Kota Tangerang Cegah Korupsi

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pada Dinas Perhubungan (Dishub) dalam mengimplementasikan sistem digital pada layanan pengujian kendaraan bermotor.

    Hal tersebut disampaikan langsung Tenaga Ahli Startegi Nasional Pencegahan Koprupsi (Stranas) Budi Pribadi saat meninjau langsung SIM Blue Full Cycle, di UPT Pengelola Prasarana Teknis Perhubungan atau UPPKB (Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor) di Jalan Daan Mogot KM 19, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (28/8/25).

    “Hari ini, kita meninjau langsung pelaksanaan SIM Blue Full Cycle di Kota Tangerang, sebagai salah satu bentuk digitalisasi layanan publik, yang dinilai mampu menekan potensi praktik korupsi. Dan hasilnya, setelah saya lihat Kota Tangerang cukup baik implementasinya, kami apresiasi,” tutur Budi.

    Ia menilai, digitalisasi yang diterapkan UPPKB di Kota Tangerang ini merupakan langkah konkret dalam mencegah praktik korupsi. “Salah satu aksi Stranas PK tahun 2025–2026 adalah digitalisasi layanan publik. Digitalisasi seperti yang dilakukan di UPPKB Kota Tangerang ini penting, karena bisa mengurangi interaksi langsung antara pengguna layanan dan petugas, sehingga menutup ruang terjadinya penyimpangan,” tegasnya.

    “ini berjalan sudah cukup baik, bahkan Kota Tangerang menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia dan telah memperoleh sertifikasi A. Meski begitu, saya mendorong penyempurnaan lebih lanjut, terutama dalam aspek pendaftaran daring untuk mengurangi antrean di lapangan,” sambung Budi.

    Sementara itu, Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan, UPPKB Kota Tangerang menjadi salah satu pilot project dari Kementerian Perhubungan dalam implementasi sistem informasi manajemen pengujian kendaraan bermotor berbasis digital.

    “Kami pagi ini menerima kunjungan dari KPK dan beberapa perwakilan dari Kementerian Perhubungan. Ini merupakan bentuk monitoring terhadap implementasi digitalisasi pelayanan publik, khususnya layanan uji kendaraan. Yang tujuannya untuk mendorong transparansi dan menutup celah korupsi,” jelas Suhaely.

    Dalam kunjungan tersebut, tim KPK melihat langsung proses uji kendaraan mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan fisik, hingga pengujian teknis seperti uji emisi, pengereman, dan kelayakan lampu. Seluruh proses kini telah terintegrasi secara digital dan berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, bahkan tak sampai 15 menit per kendaraan.

    Implementasi SIM Blue Full Cycle ini juga sejalan dengan salah satu dari lima strategi nasional pencegahan korupsi, yang menekankan pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan integritas pelayanan publik.

    “Dengan adanya sistem ini, kami merasa semakin termotivasi untuk menghadirkan layanan yang bersih, transparan dan efisien bagi masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas,” tutup Suhaely. (Ad)

     

  • Jasa Raharja Samsat Pandeglang Melaksanakan Kegiatan SIGAP Prioritas  Kp Angsana Kabupaten Pandeglang

    Jasa Raharja Samsat Pandeglang Melaksanakan Kegiatan SIGAP Prioritas Kp Angsana Kabupaten Pandeglang

    Pandeglang, Djawaranews.com – Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan dalam membayar PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Salah satu yang telah konsisten dilaksanakan adalah kegiatan SIGAP (Samsat Initiative for Growth Achievement). Ega Cahya Pebrian tim dari Jasa Raharja Samsat Pandeglang melaksanakan kunjungan pada hari Rabu 27 Agustus 2025 di Kp Angsana Kec Panimbang Kab Pandeglang

    Kunjungan diterima baik Oleh Warga Kp Angsana Bapa Nuradi, Ega Cahya Pebrian menghimbau bahwa adanya program relaksasi pajak kendaraan sampai tanggal 31 Oktober 2025 agar dapat diinformasikan secara intensif kepada tetangga dan warganya. Disaat yang bersamaan Ega menjelaskan salah satu program manfaat jaminan Jasa Raharja yaitu SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Ega menjelaskan bahwa SWDKLLJ dapat dimanfaatkan jika masa lakunya aktif, sebagaimana diketahui bahwa pajak kendaraan dengan SWDKLLJ merupakan satu paket sehingga jika terjadi musibah kecelakaan lalu lintas akan menghambat percepatan proses penjaminan biaya perawatan di fasilitas Kesehatan jika pajak kendaraannya tidak aktif.

    Kegiatan SIGAP yang dilakukan Jasa Raharja merupakan salah satu bentuk proaktif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, kegiatan SIGAP sebagai salah satu upaya aktualisasi kepemilikan kendaraan yang dimiliki. Kegiatan SIGAP merupakan bagian dari komitmen PT Jasa Raharja untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan seluruh stakeholder, dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Perusahaan terus berusaha untuk menjaga hubungan yang baik dengan instansi dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang kondusif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. (Yon)

  • Dinkop Kabupaten Tangerang Buka Rekrutmen Entrepreneur Hub 2025 untuk Usaha Mikro

    Dinkop Kabupaten Tangerang Buka Rekrutmen Entrepreneur Hub 2025 untuk Usaha Mikro

    Tangerang – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang kembali membuka program Entrepreneur Hub 2025 dengan konsep Open Recruitment khusus bagi pelaku usaha mikro di wilayah Kabupaten Tangerang. Program ini berlangsung mulai 28 Agustus hingga 17 September 2025.

    Melalui Entrepreneur Hub, Diskum memberikan tiga fokus utama, yakni mentoring & coaching, akses permodalan usaha, serta networking & collaboration.

    “Program ini dirancang agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas melalui pendampingan, jejaring bisnis, serta akses permodalan. Kami mengajak para pengusaha mikro di Kabupaten Tangerang untuk segera mendaftar,” ujar Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Dhian Hartati. Kamis, (28/8/25).

    Adapun syarat pendaftaran antara lain:

    Usaha mikro berdomisili di Kabupaten Tangerang

    Memiliki omzet per bulan ≥ Rp30 juta hingga < Rp60 juta

    Memiliki legalitas usaha (NIB atau Surat Keterangan Usaha)

    Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program

    Memiliki rencana pengembangan usaha berkelanjutan

    Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan: bit.ly/EnterpreneurHubDiskum2025. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui email: bidum.diskum@gmail.com.

    Dengan adanya Entrepreneur Hub 2025, Diskum berharap usaha mikro di Kabupaten Tangerang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang lebih besar dan berdaya saing. (Trg)

  • Rutan Kabanjahe Ikuti Sosialisasi Keputusan Dirjenpas Tentang Standar Pengamanan Pada Rutan, LPAS, Lapas dan LPKA

    Rutan Kabanjahe Ikuti Sosialisasi Keputusan Dirjenpas Tentang Standar Pengamanan Pada Rutan, LPAS, Lapas dan LPKA

    TANAH KARO, Djawaranews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe mengikuti kegiatan sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) tentang Standar Pengamanan pada Rutan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS), Kamis (28/08) pukul 09.00 WIB.

    Kegiatan ini digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia.

    Dari Rutan Kabanjahe, Kepala Rutan, pejabat struktural, serta jajaran pengamanan turut hadir secara aktif dalam mendengarkan arahan yang disampaikan langsung oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

    Dalam arahannya, Dirjenpas menegaskan bahwa standar pengamanan merupakan pedoman baku yang harus dijalankan oleh setiap UPT Pemasyarakatan guna mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif.

    Standar tersebut mencakup pengamanan fisik, administrasi, serta pengamanan intelijen, yang bertujuan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan serta meningkatkan profesionalitas petugas.

    Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil sosialisasi ini dengan melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan yang sudah berjalan.

    “Standar pengamanan ini menjadi pedoman penting bagi kita dalam melaksanakan tugas sehari-hari, agar setiap langkah pengamanan lebih terukur, profesional, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kabanjahe semakin siap dalam mengimplementasikan standar pengamanan terbaru demi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. (Erianto Perangin-Angin)

  • Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal

    Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal

    BINJAI SUMUT, Djawaranews.com – Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Thomas dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek di Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

    Kegiatan ini mengusung tema Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal.

    Program ini berfokus pada pemberdayaan UMKM Rumah Manis Kasih Ibu, kelompok industri rumah tangga yang memproduksi manisan tradisional khas Melayu Halua.

    Adapun Halua yang biasanya mereka buat seperti halua pepaya, mangga, dan kedondong, serta buah-buah khas Melayu lainnya.

    Melalui kegiatan ini, tim pengabdi membantu mitra dalam peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, legalitas usaha, serta pemasaran digital agar mampu di pasar yang lebih luas.

    Ketua Tim Pengabdian, Dra.Elisabeth Simangunsong, S.E., M.S menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong meningkatnya ekonomi keluarga serta menumbuhkan kreatifitas berbasis potensi lokal.

    UMKM Rumah Manis Kasih Ibu memiliki produk khas yang bernilai budaya, secara terkhusus budaya Melayu. Namun dalam prosesnya masih menghadapi kendala pada aspek produksi dan pemasaran.

    Melalui inkubator bisnis ini, kami mendampingi mitra agar dapat mengembangkan usaha dengan sentuhan teknologi digital, ungkapnya.

    Sementara itu, anggota tim pelaksana, Kristina Bangun, SKM., M.K.M, menekankan pentingnya aspek higienitas dan mutu produk.

    Selain kemasan dan pemasaran digital, kami juga memberikan pendampingan terkait standar kebersihan, penyimpanan, dan distribusi produk agar kualitas tetap terjaga dan aman.

    Hal ini amat penting agar produk halua tradisional dapat diterima pasar yang lebih luas dan memenuhi standar pangan yang baik, jelasnya.

    Kegiatan yang berlangsung sejak awal tahun 2025 ini melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai fasilitator dan pendamping, sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Mahasiswa turut membantu pelatihan kewirausahaan digital, desain kemasan, pencatatan keuangan sederhana, hingga promosi melalui media sosial.

    Pimpinan UMKM Rumah Manis Kasih Ibu, Erna, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan tim pengabdian masyarakat, karena selama ini kami hanya menjual produk secara sederhana dari mulut ke mulut.

    Dengan adanya pelatihan ini, kami belajar cara membuat kemasan menarik, mencatat keuangan dengan benar, serta memasarkan produk lewat Instagram dan marketplace,” ujarnya.

    Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM lokal di Kelurahan Limau Sundai tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

    Ke depan, produk halua tradisional khas Binjai ditargetkan dapat menjadi oleh-oleh unggulan yang dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya kuliner Sumatera Utara. (Erianto Perangin-Angin)

  • Kanwil DJP Banten Gelar Pajak Bertutur 2025, Libatkan 13 Sekolah di Banten

    Kanwil DJP Banten Gelar Pajak Bertutur 2025, Libatkan 13 Sekolah di Banten

    Tangerang Selatan, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Banten menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2025 secara serentak di 13 sekolah se-Banten, Rabu (27/8/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh, berlangsung di aula SMAN 9 Kota Tangerang Selatan dan diikuti 60 perwakilan siswa.

    Mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada pelajar SMP, SMA, hingga universitas mengenai peran pajak dalam pembangunan bangsa.

    “Generasi muda adalah motor penggerak bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Pajak adalah gotong royong modern untuk membangun negeri. Kesadaran pajak sejak dini akan menumbuhkan rasa bangga berkontribusi bagi Indonesia,” ujar Aim.

    Kepala SMAN 9 Kota Tangsel, Achmad Alwan Fatwani, menyambut baik program ini. Ia menilai pentingnya siswa mengenal manfaat pajak dan cara membayarnya sejak dini.

    Tak hanya sesi penyuluhan, kegiatan juga diisi dengan siaran langsung Dirjen Pajak Membaca oleh Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto. “Membayar pajak adalah salah satu bentuk cinta tanah air, sama seperti mengibarkan bendera merah putih,” katanya.

    Selain edukasi interaktif, DJP juga mengenalkan metode joyful learning melalui media pembelajaran digital dan games edukasi di www.edukasi.pajak.go.id.

    Dengan dukungan seluruh unit vertikal Kanwil DJP Banten bersama dunia pendidikan, Pajak Bertutur 2025 diharapkan dapat memperkuat inklusi kesadaran pajak di kalangan pelajar sekaligus melahirkan generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan sadar pajak. (Trg)

  • Warga Sindangheula Antusias Manfaatkan Layanan Adminduk Gratis Gebyar Dukcapil

    Warga Sindangheula Antusias Manfaatkan Layanan Adminduk Gratis Gebyar Dukcapil

    Serang, Djawaranews.com – Ratusan warga Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran berduyun-duyun mendatangi Kantor Desa Sindangheula untuk memperbaharui atau pembuatan administrasi kependudukan (adminduk) pada Gebyar Layanan Dukcapil pada Rabu, 27 Agustus 2025.

    Selain pelayanan adminduk, tersedia juga pelayanan cek kesehatan gratis atas kerjasama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang bersama Kimia Farma secara gratis.

    “Kegiatan hari ini adalah pelayanan administrasi kependudukan secara langsung, atau jemput bola kepada masyarakat khususnya di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri kepada wartawan disela-sela kegiatan.

    Selain pelayanan Adminduk gratis, kata Nerry sapaan Warnerry Poetri, Disdukcapil berkolaborasi dengan Kimia Farma untuk pengecekan kesehatan secara gratis. “Jadi ini adalah kombinasi pelayanan adminduk dan pelayanan kesehatan,”katanya.

    Nerry mengatakan, pelayanan adminduk dengan cara jemput bola merupakan bukan kali pertama melainkan program rutin sebagai pelayanan kepada masyarakat.

    Jemput bola dilakukan lantaran masyarakat malas untuk mengurus adminduk melalui dinas atau unit pelaksana teknis (UPT) lantaran kondisi jarak.

    “Ini agenda rutin untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang jauh dari kantor kecamatan atau dari UPT. Pelayanan administrasi kependudukan ini gratis tidak dipungut biaya, ajukan sendiri lebih cepat dan gratis. Kita juga sekarang ini punya digitalisasi melalui aplikasi Serang Bahagia tidak perlu lagi menggunakan jasa orang lain cukup di rumah menggunakan handphone,”ajaknya.

    Nerry menyakini, atas antusiasnya masyarakat gebyar dukcapil bisa melayani pelayanan Adminduk bisa mencapai 1000 lebih pemohon.

    “Kalau dilihat dari kedatangan mungkin kita targetnya bisa 1000 orang lebih melayani Adminduk,”jelasnya.

    Warnerry menyebutkan, untuk data wajib KTP yang belum melakukan perekaman untuk saat ini bertambah meski Tahun 2024 lalu sudah selesai 100 persen wajib KTP.

    “Untuk tahun ini wajib KTP bertambah karena dari usia 16 tahun itu sebanyak 34 ribu kurang lebih,”paparnya.

    Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Serang, Haerofiatna, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang dan para kepala desa se Kecamatan Pabuaran.

    Kepala Desa Sindangheula, Suheli mengaku bangga dan bahagia karena masyarakat bisa lebih dekat untuk pelayanan administrasi kependudukan karena masyarakat masih banyak yang mungkin kurang informasi, sehingga tidak cepat untuk melakukan Adminduk.

    “Masyarakat lebih terbantu dan lebih dekat dibandingkan harus ke kabupaten atau ke kecamatan,”ujarnya. (Trg)

  • Wabup Najib Hamas Sebut Naker Fest 2025 Bentuk Komitmen Pemkab Serang Tingkatkan Kualifikasi SDM

    Wabup Najib Hamas Sebut Naker Fest 2025 Bentuk Komitmen Pemkab Serang Tingkatkan Kualifikasi SDM

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas membuka Naker Fest Kabupaten Serang Tahun 2025 di Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten Jalan Palka Desa Sindang sari, Kecamatan Pabuaran pada Rabu, 27 Agustus 2025.

    Najib Hamas mengatakan, bahwa Naker Fest 2025 bentuk komitmen Pemkab Serang untuk meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia atau SDM.

    “Saya mewakili Ibu Bupati, merasa berbahagia hari ini kita membuktikan bahwa memang untuk bahagia harus ada kolaborasi,”ujar Najib Hamas kepada wartawan usai membuka Naker Fest 2025 didampingi Rektor Untirta Banten, Fatah Sulaiman dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Diana Ardhianty Utami.

    Dikatakan Najib Hamas, jika sebelumnya Disnakertrans menggelar job fair, saat ini Naker Fest yang mana ada pra acara yang hari ini, mereka para pencari kerja sudah terkoneksi melalui online dan hari ini tinggal aplikasi untuk informasi lowongan, kemudian sekaligus submit aplikasi melalui offline maupun online.

    Terlebih adanya lembaga-lembaga seperti LPK, BBLKI, BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan.

    ”Karena apa, seorang pekerja yang sejahtera dan bahagia butuh daya dukung dari semua fasilitas, terutama adalah kualifikasi skill, kemudian ada kesempatan penempatan kerja, dan dilindungi oleh asuransi kesehatan dan tenaga kerja dan asuransi lainnya,”katanya.

    Dengan digelarnya Naker Fest, sebut Najib Hamas merupakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

    ”Ini untuk meningkatkan kualifikasi SDM agar berkompetisi secara sehat mengisi posisi lowongan di perusahaan. Tidak hanya perusahaan, kita juga membuka bekerja sama dengan BBLKI untuk lowongan di luar negeri, termasuk meningkatkan kualifikasi untuk management kewirausahaan melalui UMKM koperasi merah putih dan sebagainya,”ungkapnya.

    Lebih lanjut Najib Hamas menyebutkan, jika Naker Fest saat ini diikuti oleh 42 perusahaan dan diharapkan bisa lebih banyak lagi di masa depan.

    ”Diharapkan juga nanti perusahaan itu agar secara terbuka secara online menyampaikan informasi kebutuhan tenaga kerja di perusahaannya,”pesannya.

    Diharapkan Najib Hamas, melalui aplikasi atau media sosial lainnya setiap perusahaan bisa menampung pencari kerja yang pasti dengan kualifikasi yang berlaku meliputi kualifikasi dari sisi usia dan lainnya.

    ”Jadi tetap karena ini bicaranya profesionalisme, nanti ada syarat-syarat yang harus di tempuh dan di penuhi salah satu nya KTP Kabupaten Serang,”tegasnya.

    Rektor Untirta Banten, Fatah Sulaiman mengapresiasi atas inisiatif Pemkab Serang dalam penguatan kolaborasi dengan Untirta Banten.

    ”Saya komitmen siap untuk setiap tahunnya mensupport karena ini sebagai perwujudan negara hadir terutama permasalahan pekerjaan,”ujarnya.

    Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami berharap Naker Fest menjadi satu pintu atau cara bagaimana mempertemukan antara lowongan kerja dan pencari kerja.

    ”Untuk yang belum dapat nomor antrian karena kuotanya hari ini cuma 2.000 orang yang ditutup tutup pada 22 Agustus,”ujarnya.

    Dari kuota 2000 orang terbagi, kata Diana, setiap jam sebanyak 500 orang, dan sebagian Hybrid atau online sehingga para pencari kerja bisa tetap di rumah namun bisa untuk melamar pekerjaan melalui Naker Fest ini.

    Hal ini terbukti pada tahun lalu, sudah mempekerjakan ratusan orang.

    ”Ternyata sudah ada 250 orang yang mana 30 diantaranya ada yang keluar negeri,”paparnya. (Trg)