Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Andika Hazrumy Ingatkan Latar Belakangnya Sebagai Orang Politik yang Harus Selalu Bertarung

    Andika Hazrumy Ingatkan Latar Belakangnya Sebagai Orang Politik yang Harus Selalu Bertarung

    SERANG, Djawaranews.com – Ketua Ikatan Alumni Kordinator Daerah (IKA Korda) Universitas Pasundan Provinsi Banten, Andika Hazrumy menghadiri halal bihalal IKA Korda Provinsi Banten di Kota Serang, Minggu (13/4). Dalam sambutannya mantan Wakil Gubernur Banten itu mengingatkan bahwa latar belakangnya sebagai politisi membuatnya harus selalu menjalani pertarungan.

    “Karena latar belakang saya orang politik, jadi saya (harus) tarung terus ini,” kata Andika seraya tersenyum.

    Diketahui, Andika yang adalah Wakil Gubernur Banten 2017-2022 itu kini sedang menghadapi PSU (pemilihan suara ulang) di Pilkada Kabupaten Serang di mana dirinya bersama Nanang Supriatna adalah pasangan calon peserta Pilkada nomor urut 1.

    Sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan agar Pilkada Kabupaten Serang 2024 digelar PSU karena terbukti ada keterlibatan Menteri Desa dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dalam pemenangan pasangan nomor urut 2, Ratu Zakiyah-Najib Hamas yang sebelumnya telah dinyatakan memenangi pilkada tersebut.

    Yandri yang merupakan suami dari Zakiyah disebut telah terbukti melakukan upaya mobilisasi kepala desa untuk memenangkan istrinya itu.

    Terkait kesadarannya untuk selalu bertarung itu, Andika melanjutkan sambutannya, mengaku memohon doa kepada sang maha pencipta agar selalu diberi kekuatan. “Mudah-mudahan kita selalu diberi kekuatan dan cita-cita kita semua dikabulkan oleh Allah SWT,” kata Andika disambut ucapan mengaminkan dari semua yang hadir pada acara tersebut.

    Menyambut ucapan Andika, Wakil Rektor I Unpas Cartono dalam sambutannya sebagai salah satu pembina IKA Unpas mengatakan pertarungan sebagai sebuah keharusan yang mutlak selalu dihadapi manusia dalam kehidupan di dunia.

    “Terus saja bertarung karena hakekatnya hidup adalah persaingan sejak manusia masih dalam kandungan. Jadi pertarungan atau persaingan itu sudah sunatullah manusia,” katanya.

    Cartono memerinci persaingan sudah dijalani manusia sejak dalam kandungan di mana saat itu jutaan sel telur berlomba untuk membuahi indung telur sehingga kemudian satu sel telur berhasil dan menjadi janin bayi.

    “Lahir ke dunia, persaingan dan pertarungan lainnya menanti, sejak seleksi masuk sekolah, kampus, pekerjaan hingga menikah dan berkeluarga,” ujarnya.

    Sementara itu Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiar Islam (LP2SI) Unpas Tata Sukayat dalam siraman rohaninya mengatakan IKA Unpas Banten beruntung karena dipimpin oleh sosok yang tepat. Menurutnya Andika memiliki semua kriteria yang diperlukan sebagai seorang pemimpin dalam tuntunan Islam. Dalam Islam, lanjutnya, seorang pemimpin harus memiliki keunggulan dalam 5 hal yaitu unggul finansial, unggul dalam penampilan, unggul dalam pengalaman, unggul dalam keturunan atau trah dan unggul dalam agamanya.

    “Siapa yang meragukan keunggulan Aa (menyebut Andika) dalam 5 hal tadi? Saya kira kita semua yang hadir di sini dan warga Banten umumnya sepakat Aa memiliki 5 keunggulan itu,” papar Tata.

    Hadir pada acara tersebut pengurus IKA Unpas Banten dan perwakilan pengurus IKA kabupaten/kota se-Banten. Turut hadir dan memberikan sambutan, Sekretaris Umum Paguyuban Pasundan Banten Endang Suherman mewakili Ketua Paguyuban Pasundan Banten Nana Supiana yang berhalangan hadir. (Trg)

  • Sekdis Perindag Banten Ingatkan Pegawai tentang Perawatan Aset

    Sekdis Perindag Banten Ingatkan Pegawai tentang Perawatan Aset

    BANTEN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menggelar apel pagi di halaman kantor Disperindag, Senin 14 April 2025 minggu kedua di bulan April.

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Disperindag, Dr. Tubagus Regiasa Fajar, SE, M.TP. Senin, (14/04/25).

    Regiasa bertindak sebagai pembina apel mewakili Kepala Disperindag Provinsi Banten. Dalam arahannya, ia menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pegawai terkait kedisiplinan, etos kerja, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

    Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam apel pagi tersebut adalah perhatian terhadap pemeliharaan dan perawatan aset yang ada di lingkungan Disperindag. Menurut Regiasa, aset yang terjaga dengan baik akan menunjang efektivitas kerja sekaligus mencerminkan budaya kerja yang profesional.

    “Kita harus memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap fasilitas yang kita gunakan setiap hari. Mulai dari menjaga kebersihan kantor, merawat ruang kerja, hingga memastikan seluruh peralatan digunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan kerja sebagai bentuk kontribusi sederhana namun berdampak besar bagi kelancaran tugas dan pelayanan publik. “Jangan menunggu disuruh untuk merawat, tapi tumbuhkan kesadaran bahwa kantor ini adalah rumah kita bersama,” tambahnya.

    Selain itu, Regiasa mendorong peningkatan komunikasi dan kerja sama antarbidang untuk menjaga kelancaran pelaksanaan berbagai program kerja. Koordinasi yang baik, menurutnya, akan menciptakan ritme kerja yang selaras dan efisien.

    Kegiatan apel pagi berlangsung tertib dan penuh semangat. Seluruh pegawai mengikuti arahan dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan komitmen terhadap pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. (Trg)

  • Polri Untuk Masyarakat, Polsek Cikedal Swadaya Perbaiki Jalan Bersama Masyarakat

    Polri Untuk Masyarakat, Polsek Cikedal Swadaya Perbaiki Jalan Bersama Masyarakat

    Pandeglang – Dampak kerusakan jalan bukan hanya menghambat roda perekonomian, namun juga meningkatkan risiko kecelakaan. Jalan yang berlubang, bergelombang, atau bahkan amblas dapat menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

    Akibat jalan rusak, banyak pengendara yang harus mendadak untuk menghindari lubang, yang kerap berujung pada kecelakaan fatal. Pengguna kendaraan roda dua menjadi kelompok yang paling rentan terhadap bahaya ini.

    Peran serta masyarakat juga sangat di butuhkan, dengan rasa kepedulian harus di kedepankan.

    Hal itu juga di ungkapkan oleh kapolsek Cikedal IPTU Abdul Azis, Maulana juga mengatakan, kegiatan bersama warga masyarakat merupakan wujud kepedulian terhadap pengguna kendaraan yang rentan menjadi korban akibat jalan rusak.

    ” kami merasa ikut bertanggungjawab dan memiliki kewajiban untuk bersama-sama memperbaiki jalan rusak ini, setidaknya agar tingkat kecelakaan akibat jalan yang rusak dan berlubang berkurang.,”ungkapnya Sabtu, 12/4/2025.

    Kapolsek, juga masih menuturkan. Menurutnya, meski pemerintah memegang peran penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur jalan, namun partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan memiliki peran yang sangat penting. pembangunan jalan yang rusak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama.

    ” kita selaku warga negara memiliki kewajiban untuk peduli terhadap lingkungan, jika sekiranya bakal terjadi kecelakaan pada masyarakat kami saat melintas, maka jika bisa kita cegah dengan cara kita bergotong royong untuk menyikapinya dengan perbaikan jalan rusak ini,” ungkap Kapolsek.

    Masih kata Kapolsek, antusias dan peran serta masyarakat ini sangat luar biasa, sebelum dimulainya gotong royong memperbaiki jalan pun, sempat dilakukannya musyawarah, dan warga yang ikut berkumpul merespon positif ajakan untuk bersama-sama memperbaiki jalan yang konon acap kali terjadinya kecelakaan akibat jalan berlubang di Desa tersebut.

    ” kami saat berkumpul dan bermusyawarah, ternyata masyarakat sangat antusias, dan disambut baik, bahkan mereka siap moral dan materilnya dicurahkan untuk swadaya jalan ini,” ucapnya.

    Lanjut dia, kegiatan ini juga merupakan manifestasi dari moto Polri untuk masyarakat yaitu pelayanan, pengayom dan pelindung masyarakat. Melalui gerakan gotong royong bersama warga secara swadaya ini membuktikan bahwa kepedulian warga dan Polri terhadap pengguna kendaraan di jalan merupakan kesadaran bersama dalam membangun, menjaga dan merawat.

    ” Polri Untuk masyarakat, nah kami hadir untuk masyarakat agar sedikit memberikan kenyamanan terhadap pengguna jalan,” ujarnya.

    Sementara, hal lain juga diungkapkan oleh Udin warga Desa Babakan Lor,/Bojong Camat kecamatan Cikeudal, kabupaten Pandeglang Banten,”Alhamdulillah konsep yang dijelaskan oleh polri melalui Kapolsek terasa oleh kami sekarang ini, sebab sudah ada rasa kepedulian ini juga sudah menunjukan jika memang polri untuk masyarakat,” ungkap H.Udin.

    Dirinya juga menerangkan, dengan maksud tujuan dari Polsek Cikedal,” kami intinya merasa berterima kasih kepada Polri khususnya Polsek Cikedal, yang mana sudah menunjukan kepeduliannya terhadap warga semua yang ada di kecamatan Cikeudal, khususnya pengguna jalan. Semoga niat swadaya masyarakat ini kita bisa menjadi berkontribusi kepada pemerintah, jika semua itu harus ada peran serta masyarakat juga, sebagai warga negara yang bergotong royong,” tutupnya. (Rc)

  • Bupati Tangerang Minta PGRI Bersinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

    Bupati Tangerang Minta PGRI Bersinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

    Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang untuk menguatkan sinergitas dan kolaborasi mewujudkan salah satu misi Kabupaten Tangerang dalam RPJMD 2025-2029 yaitu Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas.

    Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Pemilihan Kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Hotel Instana Nelayan Kota Tangerang, Sabtu (12/04/25).

    “PGRI merupakan salah satu mitra pemerintah yang strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dengan kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dan semakin kuat ini, saya yakin kualitas pendidikan akan semakin meningkat dan visi besar Kabupaten Tangerang dapat diwujudkan bersama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Dalam sambutannya, dia mengatakan, pemilihan kepengurusan baru merupakan salah tahapan penting bagi organisasi PGRI. Untuk itu, dia berharap proses pemilihan kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan lancar, demokratis, jujur dan adil. Dan kepada mereka yang terpilih nanti bisa mengemban amanah organisasi dengan iklas dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kepada pengurus yang nantinya terpilih, saya berpesan untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan baik dan mampu menjadikan PGRI sebagai wadah organisasi profesi yang solid, inovatif, dan adaptif sehingga melahirkan generasi generasi emas yang membawa kemajuan tidak hanya bagi Kabupaten Tangerang tetapi juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.

    Ia menambahkan PGRI telah menunjukkan semangat dan upaya yang luar biasa, tetap memastikan pendidikan kepada anak anak didik berjalan, khususnya saat menghadapi badai Covid-19 beberapa tahun yang lalu. Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh perjuangan, dedikasi dan pengorbanan yang telah dicurahkan oleh seluruh jajaran PGRI dan anggota.

    “Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapakan Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Terima kasih atas seluruh perjuangan, dedikasi dan keiklasan PGRI dan anggotanya selama 5 tahun terakhir yang telah menunjukan dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

    Dia juga berharap malalui acara pemilihan Kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang dan halal bihalal, bisa menjadi sarana untuk kita saling memaafkan, merefleksikan sumbangsih dan dedikasi jajaran PGRI beserta seluruh anggotanya dalam rangka membangkitkan dan menguatkan semangat baru untuk bekerja lebih baik lagi kedepannya. (Shj)

  • Gubernur Banten Akan Berikan  Sanksi Pegawai Pemprov Yang Terbukti Lakukan Pungli

    Gubernur Banten Akan Berikan Sanksi Pegawai Pemprov Yang Terbukti Lakukan Pungli

    SERANG – Gubernur Banten Andra Soni berikan peringatan kepada para pegawai Pemprov Banten yang bertugas di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) untuk tidak melakukan pungutan liat (pungli) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Bahkan, Andra Soni akan memberikan sanksi berat bagi para pegawai Pemprov Banten yang terbukti melakukan pungli dalam memberikan pelayanan.

    “Selalu saya sampaikan, kita ini pelayanan masyarakat. Jadi tugas kita melayani bukan dilayani. Saya peringatkan kepada teman-teman yang berada di sana (Samsat) jangan coba-coba melakukan pungli,” ungkap Andra Soni kepada wartawan di Kabupaten Serang pada Sabtu, 12 April 2025.

    “Terkhusus kepada pegawai Pemprov Banten,saya akan tindak tegas dan pegawai instansi lain saya akan berkoordinasi dengan pimpinannya masing-masing untuk menindaklanjuti agar bisa diberikan hukuman,” sambungnya.

    Diketahui, Pemprov Banten telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pokok dan/atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

    Kebijakan pembebasan pokok dan/atau sanksi pajak 10 April hingga 30 Juni 2025.

    Untuk mengantisipasi terjadinya pungli dalam program pembebasan pokok dan/atau sanksi pajak kendaraan bermotor, Andra Soni telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menurunkan Tim Saber Pungli di masing-masing Kantor UPT Samsat.

    “Tadi saya sudah bicara dengan Kepolisian terkait dengan saber pungli. Harapan Kita kesadaran bahwa selama masih ada pungli dan calo itu, artinya kita belum memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

    Tidak hanya itu, Andra Soni juga akan melakukan evaluasi kinerja untuk setiap pegawai Pemprov Banten di masing-masing kantor Samsat.

    “Saya ingin mengevaluasi kinerja masing-masing Samsat, artinya sudah kita kasih kebijakan. Kalau kerjanya tidak maksimal berarti mereka tidak layak di sana,” pungkasnya. (Trg)

  • Program Relaksasi PKB Provinsi Banten, Hari Pertama Raih Rp15 Miliar, Hari Kedua Raih Rp17 Miliar

    Program Relaksasi PKB Provinsi Banten, Hari Pertama Raih Rp15 Miliar, Hari Kedua Raih Rp17 Miliar

    SERANG – Hari kedua Program Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Provinsi Banten Tahun 2025, Jum’at (11/4/2025) Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten mencatatkan pembayaran PKB mencapai Rp17 miliar. Naik dibanding Raihan hari pertama yang mencapai Rp15 miliar. Program relaksasi PKB Provinsi Banten disambut antusias oleh masyarakat.

    Atas antusiasme warga masyarakat itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi partisipasi masyarakat dalam program itu.

    Andra Soni juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus meningkatkan pelayanan masyarakat dalam pembayaran pajak. Termasuk memberikan apresiasi atau kejutan kepada masyarakat yang taat membayar pajak.

    Hal senada juga diungkap oleh Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah. Memberikan apresiasi kepada masyarakat Banten yang antusias mengikuti program relaksasi PKB.

    Dalam peninjauan terhadap pelayanan UPT Samsat dirinya juga menekankan untuk tidak adanya calo dan pungutan liar. Menurutnya, hal itu menjadi bagian dari visi tidak korupsi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah.

    Dimyati juga tekankan kepada para petugas Serta memberikan pelayanan dengan skala prioritas untuk kelompok prioritas seperti lansia, disabilitas, wanita hamil, serta wanita dengan anak balita. Bahkan disediakan loket terpisah untuk kelompok prioritas.

    Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Deden Apriandhi berharap, melalui Program Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Banten Tahun 2025 itu turut membentuk masyarakat Banten yang taat membayar pajak.

    Deden berharap, antusiasme masyarakat mengikuti Program Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Banten Tahun 2025 meningkat dan tetap tinggi hingga 30 Juni nanti. (Trg)

  • Hari Ketiga, UPTD Samsat Balaraja Layani 15.000 Wajib Pajak

    Hari Ketiga, UPTD Samsat Balaraja Layani 15.000 Wajib Pajak

    Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten resmi menggelar program pemutihan pajak alias penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025 dan susah memasuki hari ketiga pelaksanaan.

    Program ini digelar sejak Peraturan Gubernur Banten No 170 Tahun 2025 dan resmi direalisasikan mulai hari Kamis 10 Maret hingga 30 Juni 2025 mendatang.

    Program Pemprov Banten ini ditujukan untuk menghapus tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya.

    Ketentuan program pemutihan ini berlaku bagi kendaraan yang terdaftar di wilayah Provinsi Banten dan melakukan pembayaran pajak tahun 2025.

    Kepala UPTD PPD Samsat Balaraja DR. H. Moh. Ali Hanapiah. SE., SH., M. Si, menjelaskan, kebijakan Gubernur Banten dalam penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak sekaligus menertibkan data kepemilikan kendaraan. Sementara tunggakan pajak yang dihapus untuk tunggakan pajak hingga 2024 tanpa batasan jumlah tahun.

    “Melalui kebijakan ini, terbukti antusias kepatuhan masyarakat meningkat secara signifikan, sejak hari pertama digelar, hingga hari ketiga kurang lebih 15.000 orang wajib pajak telah terlayani di Samsat Balaraja,” ujar Ali. Sabtu (12/4/2025).

    Sementara itu, untuk menghindari antrean, UTD PPD Samsat Balaraja telah mempersiapkan semua personel untuk memberikan pelayanan maksimal serta telah menyiapkan sarana prasarana secara keseluruhan termasuk aplikasi layanan Samsat, dan tidak hanya pajak kendaraan bermotor.

    Pada kesempatan tersebut, Ali pun menghimbau agar masyarkat segera mengurus bea balik nama kendaraan yang juga sudah digratiskan,” pungkas Ali Hanafiah seraya menegaskan bahwa informasi yang beredar tentang dugaan pungli di Samsat Balaraja, itu semua tidak benar. (Trg)

  • Masyarakat Kabupaten Tangerang Sambut Baik Program Gubernur Banten Pemutihan Pajak Kendaraan dan Perpanjang STNK 2025

    Masyarakat Kabupaten Tangerang Sambut Baik Program Gubernur Banten Pemutihan Pajak Kendaraan dan Perpanjang STNK 2025

    Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten resmi menggelar program pemutihan pajak alias penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025.

    Sebagaimana diketahui, Program tersebut digelar sejak Peraturan Gubernur Banten No 170 Tahun 2025 dan resmi direalisasikan mulai hari Kamis 10 Maret hingga 30 Juni 2025 mendatang.

    Program ini ditujukan untuk menghapus tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya.

    Ketentuan Program pemutihan ini berlaku bagi kendaraan yang terdaftar di wilayah Provinsi Banten dan melakukan pembayaran pajak tahun 2025.

    Saat para awak medi melakukan konfirmasi ke samsat Balaraja Kabupaten Tangerang. Sabtu, (12/04/2025).

    Kepala UPTD PPD Balaraja DR. H. Moh. Ali Hanapiah. SE., SH., M. Si, menjelaskan terkait Kebijakan Gubernur Banten dalam penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak sekaligus menertibkan data kepemilikan kendaraan. Sementara tunggakan pajak yang dihapus untuk tunggakan pajak hingga 2024 tanpa batasan jumlah tahun.

    “Lebih lanjut dijelaskan, Melalui kebijakan ini, terbukti antusias kepatuhan masyarakat meningkat secara signifikan, Hari pertama digelar pada tanggal (10/04) tercatat 5946 pemohon dan hari kedua sebanyak 5484 pemohon, dalam pelayanan mulai pukul 08.00 hingga selesai pukul 22.30 WIB. dan untuk hari ketiga karena masih dalam proses berjalan maka belum tercatat secara keseluruhan.

    Alhamdulillah dalam waktu tiga hari berjalan kenaikan mencapai 100 persen sebut KUPTD Balaraja Ali Hanapiah pada Sabtu (12/04).

    Guna menghindari antrean, KUPTD Balaraja mempersiapkan semua personel untuk memberikan pelayanan maksimal serta telah menyiapkan sarana prasarana secara keseluruhan termasuk aplikasi layanan Samsat, dan tidak hanya pajak kendaraan bermotor, Ali pun mengimbau masyarakat untuk segera mengurus bea balik nama kendaraan yang juga sudah digratiskan,” tutupnya. (Trg)

  • Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Terbaik Dunia

    Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Terbaik Dunia

    JAKARTA, Djawaranews.com – Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta mendapatkan penghargaan Peringkat Ke-10 Layanan Imigrasi Bandara Terbaik di Dunia Tahun 2025 versi Skytrax, sebuah lembaga independen pemeringkat penerbangan yang berkedudukan di London, Inggris. Informasi tersebut dirilis di situs resmi Skytrax World Airport Awards (https://www.worldairportawards.com/worlds-best-airport-immigration-2025/).

    Dalam situs tersebut dijelaskan, penilaian untuk Layanan Imigrasi Bandara Terbaik Dunia ini mencakup berbagai aspek seperti kedatangan dan keberangkatan, layanan Imigrasi dan kontrol perbatasan, termasuk waktu tunggu, sistem antrean, jalur prioritas, sistem dan efisiensi e-gate(pintu otomatis) hingga efisiensi dan kesopanan staf Imigrasi.

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto mengatakan, pencapaian tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Direktorat Jenderal Imigrasi. Hal ini merupakan bentuk pengakuan terhadap transformasi dan inovasi pelayanan keimigrasian Indonesia, khususnya di bandara internasional.

    “Apresiasi setinggi-tingginya kepada prestasi yang berhasil dicapai oleh Imigrasi Soekarno-Hatta (Soetta), dengan masuk 10 besar Layanan Imigrasi Bandara Terbaik di Dunia.Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras yang dicurahkan petugas pemeriksaan keimigrasian Bandara Soetta. Banyak tantangan yang telah dilalui oleh jajaran di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Soetta dalam bertugas. Petugas di TPI pun tetap bekerja di libur-libur panjang demi kelancaran lalu lintas penumpang. Tugas mereka tidak mudah, dan butuh dedikasi yang besar. Alhamdulillah, semua itu membuahkan hasil, membawa kebanggaan bagi Indonesia,” ujar Menteri Agus, Jumat (11/04/2025).

    Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam menjelaskan, Ditjen Imigrasi mengimplementasikan program digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan di bandara-bandara dan pelabuhan internasional. Salah satunya pemanfaatan auto gate berteknologi mutakhir sehingga penumpang dapat merasakan pengalaman yang mulus (seamless) saat menggunakan, dengan proses pemeriksaan hanya 10-15 detik per perlintasan.

    “Auto gate di bandara internasional Indonesia juga sudah melayani WNA (warga negara asing)dan bahkan dapat dilalui anak yang berusia enam tahun ke atas. Hal ini dimungkinkan dengan elektronik visa (eVisa) Indonesia, dan teknologi face recognition (pengenal wajah) yang semakin canggih,” tutur Godam.

    Sistem auto gate juga terintegrasi dengan border control management (BCM) dan data Interpol.Hingga saat ini, auto gate telah dioperasikan di beberapa titik perlintasan utama Indonesia,meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Kualanamu, Bandara Juanda serta Pelabuhan Batam Center, dengan total 264 unit. Jumlah tersebut akan terus bertambah guna mengoptimalkan proses pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan utama.

    Agus juga menyebutkan, selain memanfaatkan teknologi terkini, jajaran Imigrasi di bandara dan pelabuhan juga mengupayakan rekayasa alur penumpang di waktu-waktu krusial, seperti liburan sekolah, Idulfitri serta Natal dan Tahun Baru. Dengan demikian, lalu lintas penumpang tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan.

    Sepanjang tahun 2024, Imigrasi Soekarno-Hatta melayani total 17.166.177 perlintasan, yang terdiri dari 8.615.937 keberangkatan dan 8.550.240 kedatangan. Sementara itu, dalam periode 1 Januari – 10 April 2025, jumlah perlintasan di Bandara Soekarno-Hatta yaitu 4.987.378perlintasan, terdiri dari 2.473.802 keberangkatan dan 2.513.576 kedatangan.

    “Kami berharap pencapaian ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Imigrasi di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ke depan, kami akan terus berinovasi,memperkuat integrasi sistem, serta menjaga profesionalisme petugas demi memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan wisatawan internasional,” tutup Menteri Agus.

  • Wakil Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Sindang Jaya

    Wakil Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Sindang Jaya

    Tangerang – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Halal Bihalal tingkat Kecamatan Sindang Jaya yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (11/4/25).

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Intan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan halal bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

    “Melalui Halal Bihalal ini, mari kita saling memaafkan dan merajut kembali semangat persaudaraan. Sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah akan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan Kabupaten Tangerang,” ujar Intan Nurul Hikmah.

    Ia juga menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah, terutama dalam penanganan persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian serius dan harus dipecahkan bersama seluruh pihak. Dirinya pun mengajak seluruh elemen masyarakat Sindang Jaya untuk saling bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

    “Saya mengajak seluruh masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga desa, untuk bahu-membahu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kerja sama dan kesadaran kolektif dari kita semua,” tegasnya

    Hal yang sama juga diungkapkan Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa. Ia menekankan pentingnya kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya yang dilaksanakan di Kec. Sindang Jaya

    “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan dan menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak bisa berjalan tanpa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Galih Prakosa.

    Pada acara halal bihalal tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santuan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.

    Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum yang juga Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fizada Mahalli, unsur Muspika, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kec. Sindang Jaya dari berbagai lapisan. (Shj)