Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 558 Juta

    BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 558 Juta

    PALEMBANG, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel dalam rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI serahkan santunan total 558 Juta pada 3 orang ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan.

    Kegiatan Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI ke Kota Palembang dalam rangka rapat pembahasan implementasi Jaminan Sosial khusunya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Kesehatan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan bersama Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan dan Jajaran.

    Kali ini, kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Kota Palembang didampingi langsung oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin, serta Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Subchan Gatot.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga, dilaksanakan penyerahan manfaat santunan secara simbolis pada 3 orang ahli waris peserta dengan total santunan sebesar 558 juta.

    Penyerahan tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan bersama dengan Komisi IX DPR RI didampingi oleh Direktur serta Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

    Kegiatan penyerahan santunan ini menunjukan bukti nyata hadirnya negara dalam Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para pekerja Indonesia dan keluarganya apabila terjadi risiko sosial ekonomi yang berdampak pada berkurang atau hilang nya penghasilan para pekerja.

    Salah satu penerima manfaat beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, Nia Sugiarti, merasa haru sekaligus terbantu dengan adanya program beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan.

    “Pendidikan anak adalah utama, dan BPJS Ketenagakerjaan membantu kami dalam hal itu”, ungkapnya.

    Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Muhyidin, mengatakan kegiatan kunjungan kerja komisi IX DPR RI ini rutin dilakukan setiap tahunnya.

    Muhyidin juga menambahkan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Sumsel saat ini telah melindungi 36,72% atau 1.102.962 peserta dan harapannya bisa melakukan universal coverage sebesar 49,46 atau 1.485.911 peserta pada tahun 2025.

    “Kita masih memiliki gap sebesar 382.949 peserta untuk kita lindungi program BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Sumsel”,

    Negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaring penyangga apabila para pekerja mengalami risiko sosial ekonomi.

  • Ucapan Hari Kartini DPRD Kota Serang

    Ucapan Hari Kartini DPRD Kota Serang

     

    DPRD Kota Serang mengucapkan selamat memperingati Hari Kartini 2025. “Kartini Masa Kini: Cerdas, Mandiri, Menginspirasi”

  • Roni Alfanto Beri Sejumlah Catatan dalam Penyusunan RPJMD

    Roni Alfanto Beri Sejumlah Catatan dalam Penyusunan RPJMD

    SERANG – Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memberikan sejumlah catatan yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto, mengatakan bahwa sejumlah catatan tersebut berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Pertama, pembangunan manusia dan pelayanan masyarakat yang belum merata dan berkualitas, sehingga diperlukan peningkatan kualitas SDM yang unggul, merata, dan berdaya saing.

    “Ini terlihat dari IPM Kota Serang tahun 2024 baru di angka 76,9 persen, dan ternyata masih di bawah Kota Cilegon 78,83 persen, Kota Tangerang 81,53 persen, dan Tangerang Selatan 84,16 persen. Padahal Kota Serang adalah Ibukota Provinsi Banten, tetapi terbawah dari kota-kota lain,” ujarnya.

    Catatan selanjutnya yakni terkait tingkat kemiskinan Kota Serang yang masih yakni 5,65 persen, dibandingkan dengan kota lainnya di Provinsi Banten. Roni menuturkan, tingkat kemiskinan di Kota Cilegon sebesar 2,36 persen, Kota Tangerang 3,75 persen, dan Tangerang Selatan 5,43 persen.

    “Program-program yang mengacu pada kesejahteraan sosial, ketenagakerjaan, pelatihan, kewirausahaan, industri dll harusnya menjadi program prioritas RPJMD ke depan, karena ini yang menjadi tolok ukur kota apakah mampu menyejahterakan masyarakat atau tidak,” terangnya.

    Selanjutnya yakni target pencapaian berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan wajib pelayanan dasar, perlu menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa hal tersebut jangan menjadi angka-angka saja, tetapi kebermanfaatannya harus berdampak bagi masyarakat pinggir dan tengah kota.

    “Karena dari 13 program unggulan kepala daerah anggaranya juga perlu disesuaikan dengan APBD Kota Serang, sehingga program-program tersebut bisa realistis dikerjakan dan ada yang diunggulkan dari kota ini,” katanya.

    Permasalahan Kota Serang seperti banjir, macet, stunting, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, inflasi, kemiskinan, dan lainnya kata Roni, masih menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan melalui RPJMD.

    Akan tetapi, hal tersebut akan sulit diselesaikan apabila hanya mengandalkan APBD Kota Serang. Sehingga, diperlukan bantuan-bantuan dari berbagai pihak, baik itu pusat maupun swasta.

    “Maka, hal tersebut perlu untuk dimasukkan ke dalam RPJMD, agar ada kepastian dalam perencanaannya,” tandas politisi Partai NasDem tersebut.

  • Porprov 2026 Digelar Efisien Tanpa Kurangi Gengsi Ajang Olahraga

    Porprov 2026 Digelar Efisien Tanpa Kurangi Gengsi Ajang Olahraga

    SERPONG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan penyelenggaraan ajang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 tetap berjalan optimal, meski dengan pendekatan yang lebih efisien.

    Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, dalam Rapat Kerja Kota KONI Tangsel di Serpong, Jumat (18/4/2025).

    Bambang menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel telah memilih opsi untuk menyewa venue milik swasta ketimbang membangun fasilitas baru, di ajang cabang olahraga (cabor) tertentu saja.

    Langkah ini dinilai sebagai keputusan paling rasional, terutama melihat kondisi keuangan daerah yang masih perlu efisiensi.

    “Selagi kita bisa menggunakan dengan pola sewa, otomatis lebih efektif. Kita sudah memetakan lokasi bersama KONI dan Dispora, dan dengan posisi yang kita saat ini lihat, dimungkinkan untuk penyelenggaraan itu. Jadi, sebagian besar venue akan memanfaatkan fasilitas milik swasta,” ujar Bambang.

    Ia menegaskan, keputusan ini bukan soal memilih opsi murah, tetapi lebih pada efektivitas dan keberlanjutan.

    Membangun venue baru dengan anggaran puluhan miliar dinilai tidak sebanding jika hanya digunakan satu atau dua kali.

    “Kalau kita memang sudah punya konsep kuat untuk pemanfaatan jangka panjang, mungkin akan dibangun. Tapi situasi saat ini mengharuskan kita mengambil langkah yang paling masuk akal,” tambahnya.

    Meski digelar dengan pendekatan efisiensi, Bambang memastikan bahwa kualitas penyelenggaraan Porprov 2026 tidak akan berkurang. Panitia pelaksana pun sudah terbentuk dan akan bekerja maraton demi kesuksesan acara tersebut.

    “Kita jaga agar Porprov 2026 ini tetap bernilai resmi dan prestisius. Rapat kerja ini juga akan menjadi acuan kerja bagi tim pelaksana,” pungkas Bambang.

    Ajang Porprov sendiri merupakan agenda olahraga besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk kalangan pelajar dan komunitas olahraga. Pemkot Tangsel berharap ajang ini tetap menjadi wadah pembinaan sekaligus pemacu semangat olahraga di Tangsel. (At)

  • GSJA Anugerah Serang Peringati Jumat Agung dan Sambut Paskah Dengan Membasuh Kaki Jemaat

    GSJA Anugerah Serang Peringati Jumat Agung dan Sambut Paskah Dengan Membasuh Kaki Jemaat

    Serang – Momen bersejarah umat Kristiani atas pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu Salib, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Anugerah Serang menggelar ibadah Jumat Agung dan Paskah selama 2 hari pada 18-19 april di Vila Batu Kuwung Serang Banten.

    Sebelum prosesi ibadah berlangsung, suasana semarak diawali dengan berbagai permainan kuis, doorprize, serta renang yang diikuti anak anak hingga kalangan jemat orang dewasa.

    Pembukaan ibadah berjalan sore hari mulai pukul 18.00 wib dengan susana penuh hikmah bersama 4 orang worship leader (WL) dalam membawakan pujian dan penyembahan.

    Khotbah yang di bawakan Gembala Sidang Pendeta Herri LS Engka, MTh,MPd mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna pentingnya pengorbanan Yesus Kristus, dengan tema “Bersama Keluargaku Melayani Tuhan”.

    Di ambil dari ayat firman Tuhan Kisah Para Rasul 16: 31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan Engkau akan selamat, Engkau dan Seisi Rumahmu”.

    Sebagai bentuk pengingat akan kasih Allah telah menjadikan Kristus sebagai Juruselamat yang memberikan teladan dari kisahnya sebelum di salibkan.

    Yesus merendahkan dirinya dengan membasuh kaki muridnya untuk melayani dengan penuh kasih.

    Dilanjutkan dengan acara perjamuan kudus, ada hal berbeda dilakukan Gembala sidang Herri, untuk memberikan bentuk nyata atas tauladan yang dilakukan Tuhan Yesus.

    Pelayanan penuh kasih dengan turut membasuh kaki Pdt Mudjiyono, Pdt Andika, PS. Jane M Mamahit, diikuti pembasuhan kaki jemaat lainnya dengan penuh khusyuk di tutup makan malam bersama dilanjutkan penutupan 19 april. (Rd)

  • Tangani Kemiskinan Ekstrem, DPKP Kabupaten Tangerang Bentuk Kelompok Ekonomi Petani di 10 Desa

    Tangani Kemiskinan Ekstrem, DPKP Kabupaten Tangerang Bentuk Kelompok Ekonomi Petani di 10 Desa

    TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) Tahun 2025. Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan 10 Desa Lokus Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Tangerang, Kamis (17/4/2025).

    Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan salah satu salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat.

    “Berkaitan dengan implementasi strategi tersebut, Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang akan mengembangkan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) di 10 desa lokus kemiskinan esktrem,” kata Asep.

    Selain untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, kegiatan PIPL juga dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan peningkatan penganekaragaman pangan masyarakat berbasis pada potensi sumberdaya lokal di daerah. Penerima manfaat kegiatan ini adalah masyarakat di lokus kemiskinan ekstrem yang akan dibentuk mejadi Kelompok Ekonomi Petani (KEP).

    Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DPKP Kabupaten Tangerang Abdul Munir menambahkan tujuan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) yaitu untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal dengan mengembangkan industri pangan lokal; mendorong inovasi dan teknologi pengolahan; memberdayakan pelaku UMKM pangan; menciptakan lapangan kerja baru; menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di 10 desa dan membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani.

    Menurut Munir, sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) ini merupakan kegiatan kolaborasi penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang tahun 2025.

    “Kami mengharapkan dengan dibentuknya Kelompok Ekonomi Petani bisa berkembang usaha pengolahan pangan lokal atau diversifikasi penganekaragaman konsumsi pangan di 10 Desa lokus Pensasaran, Percepatan, dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE,” ujar Munir.

    Berikut 10 desa lokus penerima manfaat serta penentuan lokasi kegiatan kelembagaan ekonomi petani:

    1. Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji
    2. Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur
    3. Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler
    4. Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya
    5. Desa Daon, Kecamatan Rajeg
    6. Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg
    7. Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya
    8. Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga
    9. Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg
    10. Desa Cikuya, Kecamatan Solear. (Shj)

  • Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum RW 024 Bencongan

    Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum RW 024 Bencongan

    Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Ramah Tamah Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum yang digelar di lingkungan RW 024, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Sabtu (19/4/25).

    Acara ini menjadi momentum penting atas peresmian tiga fasilitas umum hasil usulan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), yaitu pembangunan gapura, pagar masjid, dan pengaspalan jalan di RT 01.

    Bupati Tangerang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat RW 024 Kelurahan Bencongan yang terus aktif mengawal proses pembangunan, mulai dari perencanaan sampai dengan realisasinya.

    “Saya mengapresiasi peran aktif warga, RT, RW, dan seluruh pihak yang terlibat. Ini bukti nyata bahwa proses Musrenbang jika dijalankan dengan baik, bisa benar-benar menghasilkan pembangunan yang bermanfaat langsung untuk masyarakat. Jalan, pagar masjid, dan gapura ini hasil kerja bersama yang patut kita banggakan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang meningkatkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. Pemkab Tangerang saat ini sedang merancang program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP swasta. Program ini nantinya akan dilaksanakan secara bertahap di tahun 2025, menyusul program sekolah gratis yang sudah diterapkan di jenjang SMA/SMK.

    “Tujuan kami jelas. Tidak boleh ada anak Kabupaten Tangerang yang putus sekolah. Pendidikan dan kesehatan adalah fokus utama pembangunan SDM demi menyambut Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

    Selain itu, Bupati Maesyal juga meminta seluruh masyarakat, khususnya masyarakat RW 024 Kelurahan Bencongan untuk bersinergi dan bergotong-royong mengoptimalkan layanan Posyandu, termasuk peningkatan frekuensi layanan dan penyediaan makanan tambahan serta vitamin untuk ibu hamil dan balita.

    “Saya mohon kepada warga RW. 024 Kelurahan Bencongan ini, secara bergotong royong mengoptimalkan layanan Posyandunya. Baik itu frekuensi layanan maupun penyediaan makanan tambahan serta vitamin untuk ibu hamil dan balita yang ada di wilayah ini,” katanya.

    Ketua RW 024, Edi Martono menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas teralisasinya pembangunan tiga fasilitas umum hasil usulan Musrenbang. Pihaknya juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga, seperti usulan peningkatan fasilitas yang telah dibangun di RW. 024

    “Terima kasih atas dukungan dari Bapak Bupati dan jajaranRW. 024 sudah mendapatkan banyak hal di tahun ini. Kami berharap ke depan RW. 024 bisa menjadi contoh lingkungan yang aktif dan mandiri, tentunya dengan dukungan dari semua pihak,” ujar Edi. (Shj)

  • Gubernur Banten Andra Soni Bersama Masyarakat Bersihkan Tumpukan Sampah Pantai Teluk Labuan

    Gubernur Banten Andra Soni Bersama Masyarakat Bersihkan Tumpukan Sampah Pantai Teluk Labuan

    Pandeglang – Gubernur Banten Andra Soni terjun bersama masyarakat melakukan pembersihan tumpukan sampah Pantai Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang Jumat (18/4/2025). Pembersihan juga diperkuat oleh personil dan alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten,

    Andra Soni mengatakan pentingnya membangun kesadaran bersama dalam rangka penanganan dan penyelesaian permasalahan sampah. Hal itu dapat dilakukan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

    “Hari ini kita tinjau kondisi di Desa Teluk, ini (masalah tumpukan sampah, red) dulu sempat ramai, bahkan beberapa tahun lalu sudah ada gerakan pembersihan sampah bersama relawan Pandawara dan pihak lainnya,” ungkap Andra Soni.

    “Dan hari ini kembali terjadi penumpukan sampah, maka kita lakukan pembersihan,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Andra Soni mengungkapkan pihaknya akan segera melakukan kajian terhadap penyelesaian permasalahan sampah di Desa Teluk.

    “Kita akan membuat kebijakan sebagai upaya besar agar tempat ini mendapatkan penanganan yang baik, sehingga potensinya bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

    “Kita akan bersama-sama masyarakat Desa Teluk untuk selesaikan masalah ini,” sambungnya.

    Sementara, Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan dalam pembersihan tumpukan sampah tersebut pihaknya menerjunkan 120 personil dan dibantu dengan 2 alat berat serta 5 kendaraan dump truk untuk mengangkut sampah.

    “Kami mendapatkan arahan dari Pak Gubernur untuk menerjunkan personil melakukan pembersihan sampah di tempat ini bersama masyarakat,” ujarnya.

    Arlan mengungkapkan dalam waktu dekat Pemprov Banten akan melakukan pembahasan dan perencanaan dalam rangka mengatasi permasalahan sampah di Pantai Teluk, agar tidak kembali terjadi penumpukan sampah.

    “Kita juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

    Selain itu, Arlan mengungkapkan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkab Pandeglang dalam penyelesaian permasalahan sampah tersebut.

    “Kita juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Pandeglang agar ada penyediaan tempat penampungan sampah sementara, sepertinya yang saat ini belum mencukupi daya tampungnya,” jelasnya.

    Pada kesempatan itu, Arlan juga menyampaikan dampak buruk dari membuang sampah ke sungai. Diantaranya dapat mengakibatkan banjir dan pencemaran lingkungan, lantaran terjadi penumpukan sampah.

    “Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan jangan membuang sampah ke sungai, karena banyak risiko membuang sampah ke sungai,” pungkasnya. (Trg)

  • Turnamen Catur Hakim Torong Cup 2025 Antar Pelajar SD Akan Diselenggarkan di SD Masehi 1 Kabanjahe

    Turnamen Catur Hakim Torong Cup 2025 Antar Pelajar SD Akan Diselenggarkan di SD Masehi 1 Kabanjahe

    KARO SUMUT – Catur adalah permainan papan strategi yang dimainkan dua orang,permainan ini penuh strategi dan menggunakan asah otak,permainan ini menggunakan bidak diatas papan kotak-kotak untuk mengalahkan lawan,catur merupakan salah satu cabang olahraga yang mengandalkan kecerdasan dan strategi.

    Dalam kesempatan ini dan waktu dekat ini bakal ada turnamen catur yang pesertanya adalah anak Sekolah Dasar.

    Turnamen Catur Hakim Torong Cup 2025 akan digelar,Senin ( 12/05/2025) di SD Masehi 1 Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Saat dikonfirmasi,seorang tokoh dan penyelenggara,Hakim Torong SH mengatakan turnamen ini perorangan,dan pesertanya tingkat Sekolah Dasar (SD),sistem yang dimainkan Sistem Swiss tergantung jumlah peserta,15 menit +2,turnamen ini bakal berlangsung di SD Masehi 1 Kabanjahe “.Pungkasnya.

    Kita sudah membuka pendaftaran,dan pendaftaran terakhir 10 Mei 2025, tempat pendaftaran sama yaitu di SD Masehi Negeri 1 Kabanjahe.”Bebernya.

    Masih kata Hakim Torong,kita sudah menyediakan Contak Person (CP) yakni Agustarianna Br Pinem (082362013343),MNW Tuty Rahayu Sinuhaji.(0852 9642 2829).
    dan Arjun Munthe (0823 6491 3274),biaya pendaftaran Rp.25000.

    Hakim Torong menjelaskan kalau Hadian juara 1 adalah Rp 1.000.000 (Satu Juta Rupiah) dan juara dua (2) Rp.750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan juara tiga (3) Rp.500.000,juara empat (4) Rp.400.000,Juara lima (5) Rp.300.000, juara 6 sampai dengan juara 25, Rp 100.000.

    Turnamen catur ini selain mengasah otak untuk lebih baik,untuk menciptakan bibit bibit unggul, dari tanah Karo untuk menjadi atlit catur,juga untuk menjauhkan narkoba dari generasi muda.”Tegas Hakim Torong.

    Yok daftarkan diri kalian buat adik-adik kami,dan tetap komitmen jauhi narkoba dan kejar prestasi.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Setelah Internal Bersih dan Kuat,Bupati Karo Libatkan Pemkab Karo,Polres Karo dan TNI Basmi Narkoba,Judi dan Protistusi

    Setelah Internal Bersih dan Kuat,Bupati Karo Libatkan Pemkab Karo,Polres Karo dan TNI Basmi Narkoba,Judi dan Protistusi

    KARO SUMUT – Bupati Karo,Brigjen Pol Purn Dr.dr Antonius Ginting,Sp.OG,M.Kes dan Wakil Bupati Karo mengajak para tokoh agama dan Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) di Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Ajakan Bupati Karo yang dikutip dari Facebook resmi Kominfo Kabupaten Karo,untuk pemberantasan Narkoba,Perjudian dan Protistusi, karena ini sudah sangat menjadi ancaman di Kabupaten Karo,terlebih langkah ini adalah bagian implementasi visi dan misi “Karo Beriman (Bersih,Religius,Maju,dan Aman).

    Bupati Karo dalam pertemuan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karo,Safaruddin,M.A dan sejumlah Ormas Islam,seperti Nahdlatul Ulama (NU),Muhammadiyah,Al-Washliyah,Dewan Masjid Indonesia (DMI) Berastagi,Majelis Wilayah Indonesia (MWI),Forum Kerukunan Umat Beragama. (FKUB),Generasi Muslim Islam Berastagi (GARIS) dan Generasi Muda Al-Haura,Kamis (17/04/2025) di ruang rapat Bupati Karo.

    Pentingnya pemuka agama dalam upaya memperkuat nilai-nilai keimanan dan religiusitas masyarakat.”Ujar Bupati Karo.

    “Bupati Karo juga mengajak seluruh elemen untuk terlibat aktif sejak dari lingkungan keluarga dalam mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat,terlebih Narkoba,Perjudian dan Prostitusi.

    Bupati Karo berjanji setelah internal kita kuat dan bersih,langkah selanjutnya akan melibatkan pemerintahan Kabupaten Karo,Polres Tanah Karo,Kodim 0205/TK dan masyarakat”.Kata Bupati Karo.

    Bupati Karo Ajak Tokoh Agama dan Ormas Islam Bersinergi Wujudkan “Karo Beriman

    Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat lintas agama demi menciptakan lingkungan yang aman, religius, dan harmonis di Tanah Karo Simalem.

    Sementara itu,Kepala Kemenag Kabupaten Karo, Safaruddin, M.A., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati dan Wakil Bupati dalam mengusung visi keagamaan yang inklusif dan membangun.

    Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama siap mendukung penuh realisasi visi “Karo Beriman”.

    Salah satu bentuk dukungan konkret yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah program “Subuh Bersih”, yakni kegiatan rutin membersihkan lingkungan sekitar setiap pagi usai salat subuh, sebagai simbol kebersihan lahir dan batin.

    Pertemuan ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Eddi Surianta Tarigan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Karo.

    Hadir pula akademisi Prof. Sukaria Sinulingga, serta tokoh masyarakat Nabari Ginting dan Simson Ginting. (Erianto Perangin Angin)