Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Bentuk Forum KSS, Pemkab Serang Kejar Target Desa SBS Capai 80 Persen

    Bentuk Forum KSS, Pemkab Serang Kejar Target Desa SBS Capai 80 Persen

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengejar target Desa SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan) mencapai 80 persen dengan membentuk Forum Kabupaten Serang Sehat (FKSS). Mengingat, dari 178 desa atau sekitar 53 persen dari 326 desa di Kabupaten Serang yang sudah terbebas dari SBS.

    Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang Freddy Lamhot Sinurat mengatakan hampir 10 tahun yang lalu sebelumnya Pemkab Serang sudah punya Forum Kabupaten Serang Sehat. Hal tersebut dikarenakan amanah dari pemerintah untuk menjadi kabupaten sehat.

    “Forum Kabupaten Serang Sehat saat ini merupakan salah satu unsur untuk penilaian, walaupun sebenarnya kita tidak terpaku pada penilaian, tapi kita ingin bagaimana caranya supaya menyandang gelar kabupaten yang sehat,” ujarnya di ruang Rapat Bapperida.

    Untuk menyandang kabupaten sehat, kata Freddy, di Kabupaten Serang ada sembilan tatanan mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pasar, dan industri yang harus dipenuhi semua indikatornya.

    “Kita Bapperida selaku tim Pembina Forum Komunikasi Kabupaten Serang Sehat sebenarnya sudah bekerja untuk memastikan semua indikator ini diampu dan dikerjakan oleh OPD yang terkait,” ucapnya.

    Ia mengatakan bahwa sebenarnya dari RPJMD tahun 2016-2021 hingga 2026, pihaknya sudah mengawal bagaimana agar kegiatan tersebut dilakukan oleh OPD. Agar kemudian OPD konsen melakukan kegiatan yang berhubungan dengan Kabupaten Serang.

    “Tetapi kita punya kendala terkait penilaian kabupaten sehat yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Kita memang belum mendapatkan penilaian di Kabupaten Serang Sehat, karena persyaratan untuk mendapatkan penghargaan atau penilaian Kabupaten Serang Sehat itu status ODF di atas 80 persen, saat ini masih di bawah 80 persen atau 54 persen, itu yang akan kita kejar,” katanya.

    Oleh karena itu, pihaknya mencoba membenahi lagi Forum Kabupaten Serang Sehat, yang mana forum itu 10 tahun lalu sudah dibentuk tapi kurang aktif.

    “Makanya kita hari ini membenahi dan mengaktifkan lagi, kita revitalisasi, mudah-mudahan lewat pembentukan forum Kabupaten Serang Sehat ini bisa berkolaborasi antara tim pembina dan forum kabupaten. Kita berkolaborasi bagaimana supaya program kegiatan yang ada di pemerintah bisa diintegrasikan dengan program yang ada di masyarakat,” terangnya.

    Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Istianah Hariyanti mengatakan pada Kamis, 17 April 2025 menjadi pertemuan awal untuk dibentuknya Forum Kabupaten Serang Sehat.

    “Ini menjadi salah satu syarat dan inti penting dari terwujudnya Kabupaten Serang sehat, di mana di Kabupaten Serang sehat ini ada 9 tatanan yang harus kita penuhi dari semua unsur, baik sarana prasarana, sumber daya manusia, dan proses, ada sembilan tatanan yang indikatornya cukup berat untuk dihasilkan,” ujarnya.

    Menurut dia, yang paling berat dari sembilan indikator di Kabupaten Serang sehat adalah Desa SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan). “Karena saat ini desa SBS di kita baru 178 desa atau sekitar 53 persen dari 326 desa di Kabupaten Serang,” ucapnya.

    Sementara kata dia, syarat supaya menjadi Kabupaten Serang sehat adalah minimal 80 persen desanya harus SBS. Oleh karena itu, pihaknya berjuang bersama-sama untuk mengejar target tersebut. “Jadi dengan adanya forum ini kita bersama-sama makin cepat akselerasinya untuk mencapai Kabupaten Serang sehat,” katanya.

    Kedepannya diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang membuang air besar sembarangan atau di tempat terbuka, seharusnya buang air besar di jamban yang sehat. Istianah mengatakan SBS di Kabupaten Serang Sehat tidak hanya fokus penilaian pada prasarana saja, akan tetapi lebih pada perilaku.

    “Mungkin dia tidak punya jamban, tapi dia bisa sharing, dia mungkin bisa menggunakan MCK masjid atau tetangganya dan saudaranya, itu bisa dikategorikan tidak buang air di tempat terbuka,” ucapnya. (Trg)

  • Wali Kota Benyamin Buka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Tangsel

    Wali Kota Benyamin Buka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Tangsel

    SERPONG, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie membuka bimbingan manasik haji tingkat Kota Tangerang Selatan tahun 1446 H/2025 di Man Insan Cendekia, Serpong, pada Minggu (20/04/2025).

    Dalam kesempatannya, Benyamin berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk mempersiapkan sebaik-baiknya dalam melaksanakan ibadah yang cukup panjang.

    “Ini perjalanan ibadah yang 39 hari, apa 38 hari disana ya dengan perjalanan kurang lebih pesawat itu 9 jam kurang ya, itu mari kita persiapkan sebaik-baiknya,” ucapnya.

    Selain itu, Benyamin juga menekankan untuk terus bersabar ketika beribadah di tanah suci, termasuk menjaga ucapan selama beribadah.

    “Dan mudah-mudahan nanti dalam seluruh prosesnya, tidak ada hal-hal yang akan mengurangi pahala haji kita,” ujarnya.

    Apalagi seluruh calon jemaah haji sudah menunggu giliran selama 12 tahun baru bisa berangkat ke tanah suci.

    “Mari kita tuntaskan penantian 12 tahun ini kita selesaikan dengan seluruh keikhlasan, ketaqwaan kita, ketawakalan kita kepada Allah SWT, selesaikan sudah. Jangan ada yang diberatkan, jangan ada yang dikeluhkan,” tutupnya. (At)

  • Tingkatkan Daya Saing Usaha, Pemkot Tangerang Gelar Bimtek bagi Pelaku UMKM

    Tingkatkan Daya Saing Usaha, Pemkot Tangerang Gelar Bimtek bagi Pelaku UMKM

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi para pelaku UMKM secara gratis di Aula Gedung Cisadane, Senin (21/4/25).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menuturkan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas UMKM di Kota Tangerang. Ia melanjutkan, bimbingan teknis seperti ini perlu dilakukan agar pelaku UMKM bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan.

    “Untuk meningkatkan kualitas UMKM di Kota Tangerang, selain kita adakan bimtek, ada juga penyerahan sertifikat halal dan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada para pelaku UMKM secara gratis,” jelas Herman.

    Di tempat sama, Kepala Disperindagkop Kota Tangerang Suli Rosadi mengungkapkan, bimtek kali ini diikuti oleh 300 peserta yang dibagi tiga sesi. Adapun narasumber yang dihadirkan mulai dari akademisi serta dari Kementerian Hukum (Kemenkum).

    “Nantinya para pelaku UMKM yang telah mengikuti bimtek ini diharapkan bisa menerapkan apa saja yang telah narasumber sampaikan. Serta ke depannya UMKM di Kota Tangerang bisa naik kelas baik di kancah regional, nasional maupun internasional,” harap Suli. (Ad)

     

  • Ade Yuliasih Anggota DPD RI Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten

    Ade Yuliasih Anggota DPD RI Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten

    Serang, Djawaranews.com – Hj. Ade Yuliasih, Anggota DPD RI menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin 21 April 2025.

    Dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan siswa dan siswi serta guru SMK Yayasan Anak Bangsa Yan Banten, Ade Yuliasih menyampaikan bahwa pancasila sebagai dasar dan idiologi negara.

    Kemudian, undang – undang dasar negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Tap MPR sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara bhineka tunggal Ika sebagai semboyan negara.

    “Jadikan 4 Pilar MPR RI ini, sebagai dasar kita dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ade Yuliasih dihadapan siswa dan siswi SMK Yan Banten dan beberapa pelajar yang mewakili lembaga pendidikan lainnya.

    Ade Yuliasih mencontohkan, pengamalan 4 Pilar MPR RI, yaitu sikap toleransi antara umat beragama.

    “Berbeda agama tapi tetap hidup rukun berdampingan. Itulah contoh bentuk pengamalan 4 Pilar MPR RI,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ade Yuliasih dialog langsung dengan para pelajar, dimulai dengan menyampaikan pertanyaan kepada peserta sosialisasi.

    “Coba saya tanya ya, siapa yang tau lima prinsip dasar negara Indonesia ?,” tanya Ade kepada peserta sosialisasi.”Siapa yang bisa jawab ?,” timpanya mempertegas bertanya.

    Pertanyaan itupun dijawab seorang pelajar SMK Yayasan Yan Banten. Ade Yuliasih kemudian menguatkan jawaban dengan menjelaskan lima prinsip dasar negara Indonesia.

    “Lima prinsip dasar negara Indonesia itu, ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Ketakutan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Pertanyaan demi pertanyaan terus disampaikan Ade Yuliasih untuk menguji pengetahuan pelajar dalam memahami 4 Pilar MPR RI.

    “Kehidupan berbangsa dan bernegara dikenal dengan musyawarah dalam menyelesaikan masalah. Musyawarah ini termasik dalam sila keberapa ?,” tanya Ade Yuliasih.

    Pertanyaan itupun direspon Royadi, Pelajar dari SMK Bani Ismail. Dengan memakai pengeras suara, ia menjawab bawah musyawarah merupakan termasuk dalam sila 4.

    “Sila empat,” katanya. Jawaban itupun dibenarkan Ade Yuliasih.

    Dalam acara yang sama, Kepala Sekolah Yan Banten, Ahmad Ali Subhan menyambut baik acara sosialisasi 4 pilar MPR RI. Menurutnya, materi yang disampaikan bermanfaat untuk pelajar.

    “Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Ade Yuliasih, Anggota DPRD RI,” katanya. (Trg)

  • Serahkan Penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten Tahun 2025, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Untuk Memotivasi Perempuan Inspiratif Selanjutnya

    Serahkan Penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten Tahun 2025, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Untuk Memotivasi Perempuan Inspiratif Selanjutnya

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menyerahkan penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten Tahun 2025 kepada sejumlah perempuan di Kota Tangerang. Para perempuan yang telah mendedikasikan dirinya dalam mendukung pembangunan di daerah sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki.

    Penyerahan penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan didampingi Ketua TP PKK Kota Tangerang Masturoh Sachrudin dan Staf Ahli TP PKK Kota Tangerang Rini Rizqiyya Maryono di kediaman penerima penghargaan perempuan inspiratif Provinsi Banten.

    Tinawati Andra Soni menyerahkan penghargaan perempuan inspiratif di Kota Tangerang secara door to door, hal itu dilakukan untuk melihat langsung aktivitas keseharian para perempuan inspiratif.

    “Alhamdulillah hari ini saya mengunjungi Kota Tangerang, kunjungan ini juga bertujuan untuk melihat langsung bagaimana kegiatan perempuan inspiratif sekaligus kita memberikan penghargaan kepada mereka,” ungkap Tinawati Andra Soni, Minggu (20/4/2025).

    Tinawati Andra Soni juga berharap perempuan-perempuan inspiratif dapat memberikan motivasi kepada generasi muda khususnya. Sehingga dapat menciptakan perempuan-perempuan inspiratif selanjutnya.

    “Semoga perempuan inspiratif ini dapat menginspirasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar,” katanya.

    Lebih lanjut, Tinawati Andra Soni menyampaikan penyerahan Penghargaan Perempuan Inspiratif dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2025.

    “Ini juga dalam memperingati Hari Kartini. Kartini merupakan sosok pelopor inspirasi bagi perempuan khususnya terkait kesetaraan perempuan,” jelasnya.

    “Kami juga memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada perempuan inspiratif yang telah mendedikasikan dirinya,” sambungnya.

    Sebagai informasi, TP PKK Provinsi Banten menyerahkan penghargaan Perempuan Inspiratif di Kota Tangerang sebanyak tiga orang. Penghargaan itu diberikan kepada Ketua Koperasi Forum KWT Kota Tangerang Hanifah Bowo sebagai perempuan inspiratif atas karya bakti dan pengabdian yang telah disumbangkan kepada masyarakat sebagai penggiat dan penyuluh swadaya dalam mendampingi KWT-KWT di Kota Tangerang.

    Kemudian, penghargaan itu juga diberikan psikolog profesional Nurhasanah sebagai perempuan inspiratif atas karya bakti dan pengabdian yang telah disumbangkan kepada masyarakat sebagai psikolog profesional yang aktif dalam pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak di Kota Tangerang.

    Selain itu, TP PKK Provinsi Banten juga memberikan penghargaan Perempuan Inspiratif kepada Citra Palupi warga Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas yang telah mendedikan dirinya pada bidang kesehatan.

    Penyerahan Penghargaan Perempuan Inspiratif secara door to door juga dilaksanakan Tinawati Andra Soni di Kota Serang dan Kota Tangerang. (Ad)

  • Peringati Hari Kartini, Asda 3 Pemkab Serang Sebut Sejarah Kebangkitan Perempuan

    Peringati Hari Kartini, Asda 3 Pemkab Serang Sebut Sejarah Kebangkitan Perempuan

    Serang, Djawaranews.com – Asisten Daerah (Asda) 3 Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Ida Nuraida menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Raden Ajeng Kartini di Lapangan Pendopo Bupati Serang pada Senin, 21 April 2025. Pada momen Peringatan R.A Kartini, diwajibkan bagi perempuan untuk mengenakan baju kebaya dan laki-laki baju silat kaserangan.

    Ida Nuraida mengatakan, Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk bertindak. “Ini merupakan tonggak sejarah bagi kebangkitan kaum perempuan untuk berkiprah atau bermanfaat lebih luas untuk masyarakat,” ujarnya usai upacara di Pendopo Bupati Serang.

    Berkiprah, bermanfaat dalam artian, sebut Ida, baik dari sisi pendidikan, pekerjaan, persamaan dalam hukum, dan juga pemerintahan serta politik. “Jadi perempuan diberikan kesempatan oleh Raden Ajeng Kartini untuk bermanfaat bagi masyarakat lebih luas lagi selain di rumah,” katanya.

    Mengingat hal demikian, sambung Ida, karena saat ini sudah tidak ada lagi perbedaan dalam kesempatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini yang tidak sia-sia. “Ini merupakan inspirasi bagi kaum perempuan untuk berkiprah lebih luas lagi karena tidak ada perbedaan lagi, tinggal perempuan itu sendiri yang mewarnai atau mengatur hidupnya supaya seimbang antara pekerjaan di luar rumah dengan kondisi di rumah,” ungkapnya.

    Lebih lanjut Ida mengungkapkan, semangat Kartini ada pada pelajar yang gigih menuntut ilmu dan berani bermimpi tinggi. Juga ada pada perempuan pekerja apa pun profesinya melalui dedikasi, karya, dan kontribusi untuk masyarakat. “Kartini ada pada pemimpin, guru, aktivis, inovator, seniman, dan siapa pun yang terus berjuang membuka jalan bagi perempuan lainnya,” ucapnya.

    Oleh karenanya, Ida menegaskan, tak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk menyalakan semangat Kartini, serta tak ada peran yang terlalu kecil untuk menciptakan perubahan. Maka, sepatutnya untuk terus menghidupi semangat Kartini.

    “Dengan belajar, bekerja, berkarya, dan mengambil bagian dalam kemajuan bangsa, mari bersama membuka lebih banyak ruang partisipasi, menolak segala bentuk diskriminasi, dan memastikan setiap perempuan Indonesia bisa tumbuh dan berdaya, dari mana pun ia berasal,” tandasnya.

    Turut hadir pada Apel Peringatan Hari Kartini Sekretaris Daerah (Sekda), Rudy Suhartano, Para Staf Ahli Bupati, para Asda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang. (Trg)

  • Ketua Umum LPAI Kak Seto Minta Pengurus LPAI Daerah Agar Prioritas Menjadikan Wilayah Layak Anak

    Ketua Umum LPAI Kak Seto Minta Pengurus LPAI Daerah Agar Prioritas Menjadikan Wilayah Layak Anak

    BATUBARA SUMUT, Djawaranews.com – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (DPD LPAI) Kabupaten Batubara Dikukuhkan,Minggu (20/04/2025) sekira pukul 10.00 Wib di Cafe Callmeet,Dusun II Desa Mekar Baru Kabupaten Batubara Sumatera Utara.

    Pengukuhan LPAI Batubara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum LPAI,Dr Seto Mulyadi,M.Si.Psi sering disapa dengan Kak Seto.

    Kepengurusan DPD LPAI Batubara dilantik oleh Ketua LPAI Sumatera Utara,Ir.Eva Novarisma Br Purba,dengan memberikan Pataka.

    Dalam kesempatan ini Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengatakan,saya ucapkan selamat buat Kepengurusan LPAI Batubara yang sudah dilantik dan menerima amanah,saya berharap setelah dilantik LPAI Batubara bisa menjalankan tugasnya dengan baik terhadap anak-anak dibawah umur, di Batubara,dimana tujuan kita,kehadiran LPAI disini,bisa membantu daerah ini menjadi daerah wilayah layak anak.”Pungkasnya.

    Seto menambahkan,dimana tujuan kita adalah menciptakan Indonesia layak anak pada tahun 2030 dan menuju Indonesia emas tahun 2045.”Ujarnya.

    Seto juga menyampaikan kalau LPAI akan menjadi pelindung terhadap anak,maupun dalam hal seksual,psikis dan juga kekerasan secara ekspoitasi maupun diskriminasi.

    Kita juga akan membantu anak-anak yang mengalami kesulitan dalam pendidikan maupun keadaan kesehatan anak.”kata Seto.

    Jadi dalam hal ini kita tidak diam,kita harus bergerak di Seluruh Kabupaten Batubara ini baik dikecamatan maupun desa.”Ungkap Kak Seto.

    Ketua LPAI Sumatera Utara mengatakan Lembaga ini bisa menjadi perlindungan anak,seperti kekerasan terhadap anak,kejahatan seksual juga secara ekploitasi maupun diskriminasi.

    Semoga juga bisa menjadi pedamping anak anak yang butuh pendidikan.kesehatan dan juga memberikan hak-hak anak sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.”Kata Eva Purba.

    Ketua LPAI Batubara Haris Tondi Silaen dalam kata sambutanya mengatakan banyak terimakasih, atas amanah yang sudah diberikan serta masukan masukan dari Ketua Umum kami,saya berjanji akan menerobos untuk menjadikan Batubara menjadi wilayah layak anak.”Bebernya.

    Selamat buat LPAI Kabupaten Batubara yang sudah dilantik dan semoga bisa bersinergi,dan anak anak mempunyai tempat berlindung.”Ujar Ketua LPAI Kabupaten Karo Erianto Perangin-Angin.

    Erianto Perangin-Angin meminta maaf karena tidak dapat hadir,karena mengingat jarak tempuh dan juga menerima berita sedikit terlambat.

    Pantauan Media,hadir juga Bupati Batubara yang diwakili Staf ahli Artaruddin,Kapolsek Labuhan Ruku AKP Cecep Suhendra,Kepala Desa Mekar Baru,Suwono,Camat Datuk Tanah Datar Elfendi,Pihak Kepolisian,hadir juga LPAI Tanjung Balai. (Erianto Perangin-Angin)

  • Peringati Hari Kartini ke-146, TP PKK Provinsi Banten Serahkan Penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025

    Peringati Hari Kartini ke-146, TP PKK Provinsi Banten Serahkan Penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025

    Banten, Djawaranews.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten memberikan penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten kepada para perempuan yang memberikan karya terbaik dengan keberhasilan dan prestasi untuk lingkungan dan masyarakat. Penghargaan sebagai para Kartini Masa Kini Provinsi Banten.

    Hal itu diungkap Staf Ahli TP PKK Provinsi Banten Irna Narulita Dimyati saat mewakili Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menyerahkan apresiasi dan penghargaan kepada para Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025 di Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak, Minggu (20/4/2025).

    “Alhamdulillah, saya hari ini hadir memberikan penghargaan kepada Perempuan-perempuan inspiratif mewakili Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni,” ungkapnya.

    Dikatakan, refleksi Peringatan Hari Kartini ke-146 Provinsi Banten adalah hidup Kartini – Kartini di era saat ini. TP PKK Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten hadir memberikan penghargaan kepada para perempuan inspiratif.

    Irna mengaku terharu dan bangga menyerahkan penghargaan Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025. Dirinya berharap apa yang dilakukan para Kartini masa kini itu mampu memberikan inspirasi dan motivasi dalam berkarya untuk masyarakat dan lingkungan.

    “Karya-karya terbaik, keberhasilan dan prestasi, harus ditularkan ke yang lain. Selamat untuk Ibu-ibu Kartini kita saat ini,” ucapnya.

    Masih menurut Irna, para perempuan Kartini masa kini itu bekerja secara ikhlas. “Apresiasi yang sangat tinggi kepada ibu – ibu yang terus berjuang. Karena di sisi lain juga harus mengurus keluarga,” ungkapnya.

    Di Kota Cilegon, apresiasi Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025 diserahkan kepada Siti Sundari Widiastuti dan Sunariya. Dalam kesempatan itu rombongan TP PKK Provinsi Banten disambut Ketua TP PKK Kota Cilegon Alfi Rizki Agnia Robinsar di RS Citra Sundari Jl. Temu Putih No. 100, Jombang Wetan, Kota Cilegon.

    Siti Sundari Widiastuti pegiat bidang kesehatan ibu dan anak. Dari seorang bidan yang merintis pelayanan kesehatan ibu dan anak hingga memiliki Rumah Sakit Citra Sundari. Menginspirasi kaum perempuan dalam membantu mewujudkan cita – cita melahirkan generasi penerus bangsa.

    “Terima kasih. Alhamdulillah. Saya bersyukur sekali, terima kasih kepada ibu – ibu yang mensupport saya semoga tetap berkarya sampai titik darah penghabisan,” ungkap Sundari.

    Sedangkan Sunariya adalah pegiat bidang pendidikan dan kemasyarakatan. Sunariya sebagai perempuan inspiratif dalam aktivitasnya sebagai pendidik PAUD, kader Keluarga Berencana, dan pengurus Kampung KB Kampung Berkualitas Nusa Indah Kota Cilegon.

    Sementara di Kabupaten Serang, apresiasi diserahkan Irna Narulita Dimyati Natakusuma di Kantor Desa Tegal Maja Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Irna menyerahkan apresiasi Perempuan Inspiratif Provinsi Banten kepada Resiah Ketua TP PKK Desa Tegal Maja dan Ratu Bulkis Kepala Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel.

    Resiah sebagai perempuan inspiratif yang memajukan desanya melalui UMKM dengan memanfaatkan limbah pabrik kertas yang dijadikan tas dan kerajinan lainnya. Sedang Ratu Bulkis sebagai perempuan inspiratif yang intens membangun Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Ratu Bilkis menghibahkan tanahnya untuk lahan Poskesdes, serta menyediakan ambulance laut.

    Di Kabupaten Lebak, Irna Narulita Dimyati beserta rombongan disambut Ketua TP PKK Kabupaten Lebak Belia Hasbi Jayabaya di Pendopo Kabupaten Lebak. Dalam kesempatan itu, Irna menyerahkan apresiasi Perempuan Inspiratif Provinsi Banten 2025 kepada Ai Dewi dan Humaerah.

    Ai Dewi sebagai perempuan inspiratif dalam bidang pendidikan. Ai Dewi sebagai pengajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Masyarikul Hudan dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Alam Wiwitan, Cikakal Girang Desa Kanekes, Kecamatan Leuwi Damar. Dirinya telah memperjuangkan pendidikan anak – anak Baduy Luar sejak 1992 atau selama 33 tahun.

    Ai Dewi sampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Banten. Dirinya juga mengungkapkan selain menjadi pengajar juga merangkap sebagai kader Posyandu. “Membantu ibu – ibu lahiran dan memberikan pemahaman kepada mereka untuk melahirkan di bidan atau Puskesmas. Alhamdulillah sekarang para ibu – ibu kalau lahiran ke bidan atau Puskesmas,” ungkapnya.

    Sedangkan Humaerah adalah kader TP PKK Kecamatan Rangkasbitung yang telah aktif sebagai kader Posyandu dan PKK sejak 2011. Dirinya aktif sebagai akder PKK dan aktivis peduli anak membantu warga yang membutuhkan pedampingan di bidang kesehatan maupun sosial. (Trg)

  • Peringati Hari Raya Kartini, Wabup Ajak Perempuan Taat Pajak

    Peringati Hari Raya Kartini, Wabup Ajak Perempuan Taat Pajak

    TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar acara istimewa bertajuk ‘Tangkab Moment’ (Tangerang Kabupaten Moment) dalam rangka memperingati Hari Kartini, di Eastvara Mall, Kecamatan Pagedangan, Senin (21/4/25).

    Agenda ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

    Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para perempuan di Kabupaten Tangerang.

    “Kartini mengajarkan kepada kita bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan penggerak, pemikir dan pelaku yang membawa perubahan,” ujarnya di lokasi.

    Menurut Intan, perempuan Tangerang saat ini memainkan berbagai peran penting sebagai ibu rumah tangga, profesional, pengusaha, hingga pemimpin yang menginspirasi. Oleh karena itu, kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah harus terus didorong, termasuk dalam hal ketaatan membayar pajak.

    “Tidak perlu menunggu menjadi seseorang yang ‘besar’ untuk berkontribusi. Langkah sekecil apapun, bila dilakukan bersama, akan membawa dampak besar,” tambahnya.

    Acara Tangkab Moment ini juga diisi dengan talk show yang mengangkat korelasi antara peran perempuan dan pentingnya kesadaran membayar pajak. Perempuan sebagai pengambil keputusan di rumah tangga berperan besar dalam menentukan pengeluaran, termasuk kewajiban membayar pajak.

    Bapenda pun memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan berbagai inovasi layanan pembayaran pajak. Saat ini, pembayaran pajak seperti PBB, pajak restoran, hotel, hingga reklame dapat dilakukan secara digital melalui QRIS, e-commerce, virtual account, serta gerai retail seperti Alfamart dan Indomaret.

    “Yang terbaru, Bapenda juga menjalin kerja sama dengan Bank BCA untuk semakin memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya,” jelasnya

    Wabup Intan berharap acara ini bisa dijadikan agenda rutin. Tidak hanya pada Hari Kartini, tetapi juga dalam momen-momen lain yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui pajak.

    “Selamat Hari Kartini. Mari terus berkarya, terus bersinergi, dan terus menjadi cahaya bagi sekeliling kita. Perempuan hebat membangun keluarga. Perempuan hebat membangun usaha. Perempuan hebat juga membangun Tangerang,” tutup Intan. (Shj)

  • Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan 60 Persen selama 6 Bulan dan Syaratnya

    Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan 60 Persen selama 6 Bulan dan Syaratnya

    Peserta Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan kini bisa memperoleh manfaat uang tunai sebesar 60 persen dari gaji selama enam bulan setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Ketentuan tersebut mulai berlaku setelah Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program JKP, di Jakarta, pada Jumat, 7 Februari 2025. Lantas, bagaimana cara klaim JKP terbaru?

    Syarat Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan 60 Persen selama 6 Bulan

    Berdasarkan Pasal 19 PP Nomor 6 Tahun 2025, manfaat JKP diberikan kepada peserta yang mengalami PHK, baik untuk perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT) maupun perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Selain itu, peserta juga harus menyatakan bersedia untuk bekerja kembali.

    Manfaat JKP dapat diajukan setelah peserta memenuhi masa iuran paling sedikit 12 bulan pada BPJS Ketenagakerjaan dalam rentang waktu 24 bulan kalender sebelum PHK. Namun, manfaat tersebut dikecualikan untuk peserta yang mengundurkan diri (resign), cacat total tetap, pensiun, atau meninggal dunia.

    “Manfaat JKP bagi peserta yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu diberikan ketika PHK oleh pengusaha dilakukan sebelum berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja waktu tertentu,” demikian bunyi Pasal 20 ayat (2) PP Nomor 6 Tahun 2025.

    Pengajuan klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan dapat dibuktikan dengan bukti penerimaan PHK dan tanda terima laporan PHK dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) provinsi, atau Disnaker kabupaten/kota.

    Kemudian, perjanjian bersama disertai dengan akta bukti pendaftaran perjanjian bersama yang diterbitkan oleh pengadilan hubungan industrial (PHI). Pengajuan juga bisa menggunakan tanda terima laporan PHK dari Kemnaker, Disnaker provinsi, atau Disnaker kabupaten/kota, maupun petikan/salinan putusan PHI yang telah berkekuatan hukum tetap.

    Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan 60 Persen selama 6 Bulan

    Untuk diketahui, manfaat uang tunai JKP diberikan setiap bulan sebesar 60 persen dari gaji/upah, untuk paling lama enam bulan. Upah yang digunakan sebagai dasar pembayaran adalah upah terakhir yang dilaporkan pengusaha kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tidak melebihi batas atas, yaitu maksimal Rp5.000.000.

    “Dalam hal upah melebihi batas atas upah, maka upah yang digunakan sebagai dasar pembayaran manfaat uang tunai sebesar batas atas upah,” tulis Pasal 21 ayat (4) PP Nomor 6 Tahun 2025.

    Sesuai laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, berikut tahapan mengajukan klaim JKP:
    1. Buat Akun SIAPkerja
    Kunjungi laman siapkerja.kemnaker.go.id.
    Tekan ikon Akun, lalu pilih Daftar Sekarang.
    Isi data diri, meliputi nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, nama ibu kandung, alamat surel (email), dan nomor ponsel.
    Lengkapi biodata dan profil akun, lalu daftarkan akun.
    2. Lapor Kondisi PHK
    Pada akun SIAPkerja, pilih Lencana Aktivitas.
    Ketuk tombol Buat Laporan, lalu lengkapi data diri yang dipersyaratkan, seperti tipe perjanjian kerja, data perusahaan, kondisi PHK, bukti atau dokumen PHK dari perusahaan, tanggal PHK, dan tanggal mulai bekerja.
    Tekan tombol Buat Laporan kembali untuk mengakhiri proses.
    3. Ajukan Klaim
    Pada bagian Pengajuan Klaim JKP, tekan tombol Ajukan Klaim.
    Isi data diri, seperti nomor pokok wajib pajak (NPWP) bila ada, nomor rekening bank, nama pemilik rekening bank, dan nama bank.
    Lakukan swafoto (selfie).
    Baca surat pernyataan, lalu ketuk tombol Kirim Pengajuan.
    4. Asesmen
    Selama menunggu verifikasi dari BPJS Ketenagakerjaan, peserta JKP harus melakukan asesmen.
    Caranya, ketuk tombol Lakukan Asesmen, lalu Asesmen Potensi Kerja.
    Isi data diri sesuai dengan pekerjaan sebelumnya dan selesaikan asesmen.
    5. Pencairan Dana
    Jika proses pengajuan diterima, maka BPJS Ketenagakerjaan akan mengirimkan manfaat uang tunai program JKP ke rekening bank yang telah didaftarkan.
    Pantau rekening bank untuk melihat pencairan.

    Muhyidin selaku Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, menyampaikan sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel membayarkan program JKP dengan 9.704 kasus dengan nominal Rp12.641.476.280.

    “Sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel membayarkan 9.074 kasus sebesar Rp. 12.641.476.280 dalam program JKP”, ungkapnya.