Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Tangerang – Dalam rangka penanganan stunting di wilayah Kabupaten Tangerang dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan sebanyak 50 paket pangan di tiga desa di Kecamatan Tigaraksa.

    Ketiga desa yang menerima bantuan pangan tersebut yaitu Desa Pematang, Desa Pasairnagka dan Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/04/2025)

    Penyaluran bantuan paket pangan dimulai dengan seremoni penyerahan bantuan di Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa dan dihadiri Kepala Desa Pematang, aparatur desa, para kader PKK, Kader Posyandu dan 50 Kepala Keluarga warga penerima manfaat Desa Pematang. Kemudian di Desa Pasirnangka dan terakhir di Kelurahan Tigaraksa.

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ir Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan, penyaluran bantuan pangan yang dilaksanakan pada kesempatan ini merupakan bantuan penanganan stunting dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi di wilayah Kabupaten Tangerang.

    “Jumlah bantuan yang kami berikan sebanyak 50 paket pangan di 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa. Bantuannya berupa 3 Kg beras fortifikasi, 1 Kg daging ayam beku, 1 Kg jeruk dan 1 Kg kacang hijau dengan total 150 paket ke 3 lokus desa/ kelurahan stunting,” kata Asep.

    Kegiatan tersebut merupakan pemberian tahap pertama. Selanjutnya, tahap kedua akan dilaksanakan pada Juni 2025. Lokus sasaran penerima manfaat tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi (SKPG) komposit tahunan 2024 disandingkan dengan lokasi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting.

    “Untuk kelompok penerima manfaat berasal dari keluarga rentan pangan berisiko stunting (ibu hamil dan baduta/balita) yang didata/verifikasi oleh aparatur desa dan kader PKK, kami hanya menerima usulan data stunting dan ibu hamil dari Pemerintah Desa yang ada di 3 desa yang menjadi lokus bantuan,” ucapnya.

    Bantuan yang diberikan Pemkab Tangerang melalui DPKP merupakan stimulan atau rasangan pemenuhan gizi untuk anak-anak yang rentang stunting atau gizi buruk dan gizi kurang.

    “Diharapkan pemerintah Desa bisa melanjutkan melalui anggaran dana desa pemberian telur atau makan bergizi lainnya kepada Keluarga rentang stunting atau balita gizi buruk dan balita gizi kurang, sehingga angka stunting di desa Pematang berkurang,” ujar Asep.

    Di tempat yang sama, Kepala Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Suharna mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Ibu Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan kepada 50 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Desa Pematang.

    “Bantuan yang kami dapatkan ini semoga bisa mengatasi stunting, gizi kurang dan Balita gizi buruk dan ibu Hamil di wilayah desa kami, karena itu tak lupa kami ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan pangan warga kami. Semoga ke depan bantuan bisa ditambah lagi untuk penanganan stunting dan gizi buruk, juga kemiskinan ekstrem,” ujar Suharna.

    Salah satu warga yang menerima bantuan, Ibu Imas, warga Kelurahan Tigaraksa, mengaku senang menerima bantuan dari Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang.

    ”Alhamdullliah kami dapat bantuan berupa beras fortivikasi, ayam beku, jeruk dan kacang hijau. Bantuan ini sangat bermanfaat buat makan yang bergizi untuk anak-anak kami. Terima kasih Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan,” kata Imas. (Shj)

  • H.Tubagus Haerul Jaman: Empat Pilar Kebangsaan Indonesia Landasan Kokoh Menjaga Persatuan

    H.Tubagus Haerul Jaman: Empat Pilar Kebangsaan Indonesia Landasan Kokoh Menjaga Persatuan

    Serang, Djawaranews.com – H.Tubagus Haerul Jaman pada kesempatan kali ini mengatakan Empat Pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan landasan yang kokoh dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keberagamaan indonesia. setiap masyarakat harus mampu menyikapi perkembangan dunia dengan baik sambil memupuk dan melaksanakan nilai-nilai kebangsaan, seperti gotong royong, musyawarah, tradisi dan kearifan lokal.

    Selain itu Setiap individu harus memiliki kemampuan untuk meyelesaikan sejumlah masalah yang dihadapi dengan menerapkan nilai-nilai keempat pilar kebangsaan tersebut dan menjadikan bagian untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. “Pancasila bukan hanya sebagai landasan filosofi dan ideologi, tetapi juga sebagai pedomanetika bagi perilaku setiap warga negara. Implementasi pancasila dalam kehidupan sehari hari menciptakan harmoni dan keseimbangan dalam hubungan antarmanusia, baik di dalam maupun di luar negri,” kata Haerul Jaman, mensosialisasikan Empat Pilar MPR-RI Kebangsaan yang dihadiri 150 peserta yang terdiri dari, pemuda dan masyarakat kelurahan se-kota serang bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang, Provinsi Banten, pada tanggal 22 April 2025 lalu.

    Pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran terhadap 4 Pilar Kebangsaan. Sejak usia dini, anak-anak Indonesia harus diajarkan tentang arti pentingnya Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI bagi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia. Dan sebagai generasi penerus, anak-anak Indonesia harus dibekali dengan pemahaman yang kuat tentang 4 Pilar Kebangsaan agar mereka dapat menjaga dan memperkuat persatuan bangsa di masa depan.

    Salah satu cara untuk menerapkan 4 pilar kebangsaan di kehidupan sehari-hari adalah dengan menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Yaitu dengan menjadi warga negara yang cinta tanah air. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menaati aturan-aturan yang ada, membayar pajak dengan tepat, serta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

    Selain itu, warga negara juga dapat mencintai bangsanya dengan cara mempromosikan produk-produk lokal, mendukung olahraga tanah air dan juga mengekspresikan rasa cintanya melalui seni atau karya tulis tertentu. “Sosialisasi Empat Pilar MPR, dimaksudkan agar semua anak bangsa semakin mengenal sejarah, ideologi Bangsa, dan cita-cita Indonesia merdeka, agar semua masyarakat apalagi kalangan milenial dan generasi nya, makin cinta pada bangsa dan negara. Persis sebagaimana pepatah yang populer kalau tidak mengenal maka tak menyayangi,”.

    Selanjutnya saya mengajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjaga keharmonisan Bangsa Indonesia Yang lebih baik lagi. ujar jaman sebelum acara Empat Pilar ditutup. (Trg)

  • Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Benyamin Dorong Peran Aktif Masyarakat

    Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Benyamin Dorong Peran Aktif Masyarakat

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

    Hal ini disampaikan dalam acara Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu yang dirangkai dengan pengukuhan Tim Penggerak Posyandu Kota Tangsel, Selasa (22/4/2025).

    “Walaupun Posyandu ini bukan organisasi milik pemerintah, ini tetap inisiasi dari masyarakat, tapi pemerintah intens di situ. Ke depan, posyandu akan menjadi instrumen penting dalam strategi promotif dan preventif kesehatan,” ujar Benyamin.

    Menurut Benyamin, posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, hingga lansia.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), pengajian ibu-ibu, dan kelompok masyarakat dalam mendukung keberlangsungan posyandu.

    “Kita tahu sekarang berbagai macam penyakit juga bahkan dialami siapa saja, sejak usia muda bahkan, jadi itulah strategi pemerintah itu kan sekarang bukan lagi kuratif, tapi promotif dan preventif nah inilah peran posyandu, peran tim pembina posyandu, peran tokoh masyarakat dan kita semua tentunya berperan,” jelasnya.

    Hal ini nantinya akan berelevansi dengan peningkatan angka harapan hidup yang ditargetkan lebih meningkat dari tahun 2023 yakni 75,64 tahun.

    Di Kota Tangerang Selatan, saat ini terdapat lebih dari 5.000 posyandu yang tersebar di berbagai wilayah.

    Pemerintah kota juga membentuk tim pembina Posyandu di tingkat kota hingga kelurahan, yang anggotanya berasal dari berbagai unsur, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat. (At)

  • Gubernur Banten Andra Soni Lepas KKM Unsera Tahun 2025

    Gubernur Banten Andra Soni Lepas KKM Unsera Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni Melepas Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Serang Raya 2025 di Auditorium Rachmatoellah Convention Hall (RCH) Unsera Jl Raya Cilegon Km 5, Drangong, Kota Serang, Selasa (22/4/2025). Pelepasan ditandai dengan pemukulan gong.

    Selain melepas mahasiswa KKM, pada kesempatan itu Gubernur Banten Andra Soni bersama Rektor Unsera Abdul Malik juga menandatangani kesepahaman untuk membangun Provinsi Banten yang berkeadilan.

    Di depan ratusan mahasiswa, Andra Soni mengatakan jika kampus dan mahasiswa merupakan mitra strategis pembangunan. Melalui KKM, mahasiswa terjun langsung ke masyarakat. Mendengar, belajar, sekaligus memberikan kontribusi nyata.

    “Di situlah mahasiswa dituntut untuk bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Andra Soni.

    Dirinya mencontohkan, mahasiswa bisa memberikan kontribusi membantu program pemerintah melalui kegiatan edukasi tentang gaya hidup sehat, pentingnya sanitasi yang bersih, serta mengelola sampah dengan baik.

    “Termasuk juga pendampingan utama dengan sasaran UMKM agar bisa naik kelas baik dari sisi pemasaran maupun manajemen pengelolaannya,” ujarnya.

    Dikatakan Andra Soni, Provinsi Banten mempunyai potensi luar biasa baik dari SDA, posisi geografis dan penguatan SDM. Diakuinya, tantangannya juga cukup besar seperti kesenjangan wilayah terutama antara Provinsi Banten utara dan selatan.

    “Oleh karena itu pembangunan berkeadilan adalah prioritas kami. Memastikan seluruh masyarakat Banten memiliki akses yang setara,” katanya.

    Terakhir, Andra Soni mengapresiasi sinergitas antara Pemprov Banten dengan Unsera dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Menurutnya, sangat relevan dan mencerminkan semangat kolaboratif yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

    Sementara itu Rektor Unsera Abdul Malik menambahkan, peserta KKM Unsera tahun ini berjumlah 935 mahasiswa dan 60 dosen pembimbing. Sasaran utama KKM yang akan dijalankan mencakup pengelolaan sampah dan pembinaan UMKM.

    “Pengelolaan sampah itu sangat penting. Termasuk juga peningkatan kapasitas UMKM yang itu menjadi pilar kemajuan perekonomian daerah,” katanya.

    Dengan kehadiran Gubernur Banten yang melepas langsung peserta KKM ini, merupakan sebuah dukungan nyata dari pemerintah terhadap dunia pendidikan, terutama di kampus. “Insya Allah mahasiswa kami siap mengabdi di masyarakat dan membantu program Pemprov Banten,” katanya. (Trg)

  • Jasa Raharja Samsat Kota Serang Mengadakan Pengecekan Kesehatan Gratis Upaya Kondisi Vit Bagi Wajib Pajak Yang Melakukan Pembayaran Program Pemutihan

    Jasa Raharja Samsat Kota Serang Mengadakan Pengecekan Kesehatan Gratis Upaya Kondisi Vit Bagi Wajib Pajak Yang Melakukan Pembayaran Program Pemutihan

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi Banten mulai membuka pemutihan pajak 2025 ini sejak tanggal 10 April 2025 hingga 30 Juni 2025. Jumlah hari yang cukup banyak ini diharapkan dapat dimanfaatkan para wajib pajak untuk menerima pembebasan pokok dan sanksi pajak.

    Petugas Jasa Raharja samsat kota Serang secara langsung mengadakan MUKL (Mobil Unit Keliling Pelayanan) kegiatan Pemeriksaan Kesehatan secara gratis, mengingat beberapa hari ini Samsat kota Serang mengalami peningkatan wajib pajak untuk melakukan pelunasan PKB dan SWDKLLJ. Tujuan dari MUKL ini untuk menjaga  kondisi Vit wajib pajak dan petugas samsat Kota Serang. ‘’ Ujar Rangga

    Dalam kegiatan ini, tim medis dari Jasa Raharja memberikan layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, pemeriksaan kesehatan umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan. Selain itu, Petugas Jasa Raharja juga menginformasikan mengenai program asuransi sosial yang disediakan oleh Jasa Raharja, yang dapat memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

    Kepala Kantor Wilayah Banten Arny Irawaty Tenriajeng juga memastikan bahwa Masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus memberikan perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan Masyarakat. (Trg)

  • Adanya Ujian Sekolah, Ketua Dewan Usulkan Penundaan Relokasi Warga Sukadana

    Adanya Ujian Sekolah, Ketua Dewan Usulkan Penundaan Relokasi Warga Sukadana

    Kota Serang – Ketua Dewan Kota Serang usulkan kepada pemerintah Kota Serang penundaan relokasi warga Sukadana. Hal tersebut karena ia memikirkan anak anak yang tinggal di bantaran sungai akan mengikuti ujian sekolah.

    Hal itu disampaikan Muji Rohman Ketua DPRD Kota Serang kepada media, terkait normalisasi sungai yang dilakukan pemerintah pusat.

    “Ya implementasinya memang ada di wilayah Kota Serang, yang memang di situ (sepadan sungai) ada masyarakat Kota Serang,” ucap Ketua DPRD.

    “Memang saya mengusulkan untuk menunda dulu pembongkaran ini sampai dengan ujian sekolah selesai,” tuturnya. Selasa, (22/4/25).

    “Karena mereka (anak-anak) kan pasti akan ada kena psikologinya kalau memang ini sekarang dilakukan relokasi, sementara anak-anak kita di situ mau ujian sekolah,” sambungnya akan alasan atas usulnya.

    Diketahui bahwa dunia pendidikan (sekolah) saat ini akan memasuki masa ujian kenaikan di bulan Mei-Juni.

    Terkait tempat langkah relokasi dan Rusunawa yang ada, Muji Rohman mengatakan masih tidak memadai.

    “Kemarin juga sudah dibilang, disampaikan oleh pemerintah Kota Serang, silakan pindah ke Rusunawa,” ujar Muji yang ikut juga menganjurkan warga yang sudah paham untuk pindah lebih dahulu.

    “Cuman Rusunawa ini di Kasemen ini hanya bisa menampung 164 KK, kemudian ada di Kaujon 9, berarti kan tidak bisa menampung seluruhnya sekitar 245 atau 250 KK,” sambungnya.

    Adanya program Normalisasi Sungai dari pusat, kita tentunya harus mendukung mau tidak mau karena akan berdampak juga untuk kita.

    “Untuk normalisasi, mau enggak mau, memang ini program pusat, kemudian implementasinya ke Kota Serang yang memang berdampak juga ke Kota Serang,” pungkas Muji Rohman.

    Sebagai informasi, karena memang ada aturannya bahwa sekian meter dari sepadan sungai tidak boleh dipergunakan, tetapi masyarakat (Sukadana) saat ini menggunakan sepadan sungai yang masuk dalam tanah negara.

    “Iya, karena memang ini ternyata Pemkot bukan kebijakan Pemkot, tapi kebijakan pemerintah pusat melalui balai untuk menata gedung bangunan-bangunan liar di sepadan sungai,” tandas Muji Rohman.

  • Rapat Evaluasi Triwulan I UPT Imigrasi di wilayah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau

    Rapat Evaluasi Triwulan I UPT Imigrasi di wilayah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau

    BATAM, Djawaranews.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid, mengikuti kegiatan Rapat Evaluasi Triwulan I di aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Selasa, 22 April 2025.

    Dalam rapat tersebut Farid menyampaikan laporan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Ujo Sujoto terkait efisiensi anggaran, kegiatan yang telah dilaksanakan beserta penyerapan anggarannya.
    Farid menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melakukan efisiensi anggaran sekitar 33,96% dari Pagu Anggaran Awal 2025.

    “Dari anggaran yang diperoleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun sebesar 66,04% dari Pagu Anggaran Awal 2025, kami telah melaksanakan kegiatan yang berbasis anggaran dengan total penyerapan sekitar 22,29% di Triwulan I dari anggaran setelah dilakukan efisiensi”, ungkap Farid.

    Lebih lanjut, Farid mengungkapkan bahwa jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun berupaya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pemohon layanan keimigrasian dengan melakukan penyesuaian berdasarkan alokasi anggaran yang tersedia.

    “Kami siap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat mengenai layanan keimigrasian. Dan juga kami siap menjalankan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Ujo Sujoto menegaskan kembali agar jajaran Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun tetap memberikan _service excellent_ kepada masyarakat dan tetap menjaga citra positif organisasi.

    “Selain itu, saya instruksikan kepada jajaran Imigrasi di Kepulauan Riau, termasuk Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, untuk menjalankan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan” pungkas Ujo.

  • DPRKP Kabupaten Serang Verifikasi 200 Penerima Bantuan Rutilahu

    DPRKP Kabupaten Serang Verifikasi 200 Penerima Bantuan Rutilahu

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), saat ini tengah melakukan proses verifikasi penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu. Mengingat, Tahun 2025 DPRKP mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp5 miliar untuk bantuan pembangunan rutilahu.

    ”Saat ini sedang tahap verifikasi untuk 200 unit rutilahu. Kita memiliki satu data rutilahu, dari 200 penerima itu tinggal mana yang lebih diprioritaskan hasil musrenbang dan usulan beberapa lembaga,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perumahan di DPRKP Kabupaten Serang, Deni Hartono di Setda Kabupaten Serang pada Selasa, 22 April 2025.

    Dikatakan Deni bahwa untuk tahap verifikasi sudah mencapai 90 persen. Namun, berdasarkan hasil verifikasi banyak usulan dengan permintaan pembangunan dan peningkatan rumah. Sedangkan untuk program DPRKP bukan untuk peningkatan rumah melainkan prioritas untuk pembangunan.

    ”Kalau peningkatan rumah belum bisa kita tangani, berarti ini untuk yang 200 unit ini khusus untuk pembangunan. Jadi dari rumah yang tidak layak huni kita robohkan dan dibangun baru. Untuk anggaran setiap rutilahu sebesar Rp25 juta,” terangnya.

    Deni mengungkapkan, berdasarkan data pada Tahun 2025 menyisakan sebanyak 8.196 Rutilahu yang sudah adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Serang yang mana dari jumlah tersebut sebanyak 617 sudah dibangun dari berbagai program bantuan, sehingga menyisakan sebanyak 7.579 unit rutilahu karena RTLH menjadi Sadar atau Satu Data Rutilahu.

    Sehingga, dalam penanganan rutilahu baik DPRKP, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang, CSR Bank bjb KCK Banten, Pemprov Banten, maupun Pemerintah Pusat jika akan melakukan penanganan rutilahu menggunakan Satu Data Rutilahu.

    ”Kedepannya para pengampu rutilahu baik kita (DPRKP), Baznas, CSR Bank bjb, pemerintah provinsi, maupun bersumber dana dari APBN menggunakan data kita (Satu Data Rutilahu) untuk penanganannya. Kita juga sudah ada beberapa yang MoU dengan DPRKP baik Bank bjb, Baznas dan provinsi intinya untuk penanganan rutilahu menggunakan data kita,” jelasnya.

    Lebih lanjut Deni menjelaskan, sebagai inovasi DPRKP dalam penanganan rutilahu melalui digital dengan diluncurkannya Aplikasi Digital Monitoring atau Digimon Rutilahu. Nantinya, untuk pengajuan pembangunan rutilahu melalui Aplikasi Digimon.

    ”Kami siapkan dashboard siapa pun bisa mengakses, jadi penanganannya dengan usulan bukan dalam bentuk proposal fisik tapi melalui aplikasi. Lebih jelasnya seperti Serang Open, nanti masing-masing desa punya akun supaya bisa mengakses,” paparnya.

    Sekadar diketahui, Digimon adalah sebuah aplikasi berbasis teknologi digital yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan dan pemantauan berbagai aspek penting terkait perumahan dan kawasan organisasi di Kabupaten Serang. Aplikasi ini mencakup informasi yang komprehensif, meliputi Perumahan, RTLH, Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU), dan Kawasan Kumuh, yang tujuannya adalah mengelola data secara real-time, Mendukung strategi perencanaan, Mempermudah koordinasi, dan Memantau kemajuan Pembangunan perumahan dan Kawasan permukiman. (Trg)

  • Gubernur Banten Terima Kunjungan SSDN Lemhannas RI

    Gubernur Banten Terima Kunjungan SSDN Lemhannas RI

    Banten, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menerima Kunjungan 27 Peserta Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXVIII Tahun 2025 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (22/4/2025).

    “Merupakan kebanggaan Provinsi Banten menerima kunjungan dari para calon pemimpin nasional yang saat ini sedang mengikuti proses pendidikan dan pemantapan kepemimpinan,” ungkapnya.

    Menurut Andra Soni, kepemimpinan di masa depan menghadapi tantangan yang kompleks dalam skala lokal, regional, maupun global. Proses pendidikan dan pembentukan calon – calon pemimpin bangsa sangat penting.

    “Kami menyambut baik kegiatan Studi Strategi Dalam Negeri sebagai media untuk saling bertukar gagasan, memperluas wawasan strategis, serta memperkuat sinergi antara pusat dengan daerah dalam upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ungkapnya.

    “Kami terbuka terhadap masukan, diskusi, dan pemikiran strategis dari para peserta P4N demi mendorong kemajuan daerah dan kontribusi terhadap pembangunan nasional,” pungkas Andra Soni.

    Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI Tb Ace Hasan Syadzily yang dibacakan oleh Ketua Rombongan Irjen Pol Kamarudin sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Banten beserta jajaran dan Forkopimda yang telah memberikan kesempatan dan bersedia menerima kunjungan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N).

    Dibacakan, program P4N sebelumnya dikenal dengan PPRA (Program Pendidikan Reguler Angkatan). Diberi tugas untuk mencetak kader kader pemimpin nasional yang dilaksanakan selama enam bulan. Peserta diperkenalkan dan mempelajari geopolitik lokal, regional, maupun global.

    Kunjungan Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXVIII Tahun 2025 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 22 – 24 April 2025. Empat daerah yang menjadi lokasi tujuan kunjungan adalah Provinsi Banten, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. (Trg)

  • Kafilah Kota Tangerang Optimis Raih Juara Umum di MTQ XXII Banten 2025

    Kafilah Kota Tangerang Optimis Raih Juara Umum di MTQ XXII Banten 2025

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Kafilah Kota Tangerang terus melakukan persiapan matang menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXII Tingkat Provinsi Banten pada 25-30 April 2025 di Kabupaten Tangerang.

    Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Zuhri Rahmatullah menuturkan, Kafilah Kota Tangerang menargetkan dapat meraih juara umum dalam ajang bergengsi tersebut. Kali ini, Kafilah Kota Tangerang akan mengirimkan 70 peserta delegasi yang akan bertanding di sembilan cabang perlombaan. Mulai dari cabang seni baca Al-Qur’an, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahm Al-Qur’an, syarh Al-Qur’an, kaligrafi, karya tulis ilmiah, hafalan hadits dan qira’atul kutub.

    “Kami terus melakukan persiapan menjelang hari pelaksanaan pada akhir pekan nanti. Persiapan sudah hampir 100 persen dituntaskan, kami juga optimis dapat meraih juara umum lagi setelah tahun kemarin hanya puas di posisi runner up,” ujar Zuhri, Selasa (22/4/25).

    Ia melanjutkan, Kafilah Kota Tangerang juga terus melakukan persiapan dengan meningkatkan koordinasi lintas sektoral. Terkini, Kafilah Kota Tangerang akan menjalani Training Camp (TC) di Hotel Amaris Citra Raya Kabupaten Tangerang, mulai 24-25 April 2025.

    “Kami sangat optimis dapat bersaing secara maksimal pada pagelaran tahun ini. Apalagi, kami telah menyiapkan para qari dan qariah terbaik yang mempunyai pengalaman panjang di cabang perlombaan masing-masing,” tambahnya.

    Selain itu, Kafilah Kota Tangerang diharapkan dapat bersaing secara kompetitif sekaligus mengharumkan nama baik Kota Tangerang dengan meraih prestasi yang membanggakan. (Ad)