Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Gubernur Banten Andra Soni Serahkan Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025

    Gubernur Banten Andra Soni Serahkan Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 pada tiga kategori. Kategori Zero Accident sebanyak 153 perusahaan, kategori Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebanyak 215 perusahaan dan kategori Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS sebanyak 66 perusahaan. Penilaian dilakukan pada selama tahun 2024.

    K3 Award 2025 Provinsi Banten Tahun 2025 dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (23/4/2025).

    Andra Soni menyampaikan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Banten atas ketaatan perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten.

    “Penghargaan K3 ini kami berikan sebagai bentuk penghargaan kepada perusahaan – perusahaan yang telah patuh dalam menerapkan K3, hingga mampu mencapai zero accident. Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah,” ujar Andra Soni.

    Pada kategori Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Andra Soni menyerahkan penghargaan kepada 215 perusahaan. Berperan atas pembentukan dan peran aktif panitia pembina K3 di tempat kerja.

    Sedangkan pada kategori Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS atas komitmen dalam mencegah penyebaran HIV-AIDS di lingkungan kerja, Andra Soni menyerahkan kepada 66.

    Menurut Andra, penerapan K3 bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang bagi perusahaan dan kesejahteraan tenaga kerja.

    “Zero Accident adalah hasil dari keseriusan dan kedisiplinan. Ini adalah capaian luar biasa yang patut dicontoh. Pemerintah sangat mengapresiasi karena ini juga mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha,” ungkapnya.

    Andra Soni juga mengapresiasi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program-program prioritas pemerintah daerah.

    “Perusahaan-perusahaan di Banten telah berkontribusi dengan membangun usaha, membayar pajak tepat waktu, dan menyerap tenaga kerja lokal. Ini menunjukkan bahwa mereka telah menjalankan peran masing-masing dengan baik. Pemerintah sangat mengapresiasi dan berharap semua perusahaan di Banten terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, mengatakan bahwa budaya K3 diharapkan menjadi standar wajib di setiap tempat kerja.

    “K3 ini sudah mulai dibudayakan sejak 40 tahun lalu, dan penghargaan Zero Accident adalah bukti bahwa budaya itu mulai membuahkan hasil. Kita ingin tidak ada lagi kecelakaan kerja di Banten,” katanya.

    Septo menambahkan, meskipun angka kecelakaan kerja di dalam tempat kerja sudah menurun, penerapan prosedur keselamatan masih harus diperkuat, termasuk saat pekerja berada di luar area kerja.

    “Kalau sudah jadi kebiasaan dan SOP ditaati, maka pekerja bisa bekerja dengan aman, dan perusahaan juga diuntungkan,” tutupnya. (Trg)

  • Kolaborasi Forkopimda Kuat, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Provinsi Banten Swasembada Pangan

    Kolaborasi Forkopimda Kuat, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Provinsi Banten Swasembada Pangan

    Tangerang, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni optimis ketahanan pangan di Provinsi Banten akan semakin kuat, bahkan bisa sampai swasembada. Apalagi didukung dengan kolaborasi yang kuat seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Hal itu diungkap Andra Soni usai mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/4/2025).

    Gerakan Tanam Padi Serentak dilakukan di 14 Provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Andra Soni mengatakan, dukungan dari Forkopimda sangat luar biasa baik jajaran Polda, Korem, Kejati, dan Kejari maupun stakeholder lainnya dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

    “Kami sering banyak berdiskusi terkait ketahanan pangan ini, bahkan tidak jarang juga kami meminjam alat dari Polda dan Danrem untuk membantu petani,” ucapnya.

    Dikatakan, Pemprov Banten mempunyai target tanam padi di bulan April ini sekitar 38.160 hektar dari total target tanam di tahun 2025 ini seluas 624.053 hektar. Realisasi tanam dari Januari sampai Maret 2025 mencapai 163.974 hektar atau 26,28 persen.

    “Kami juga terus melakukan intensifikasi lahan, perbaikan irigasi, serta bantuan pupuk dan benih kepada masyarakat. Termasuk menyediakan alat-alat pertanian modern untuk menunjang produktivitas petani kita,” jelas Andra Soni.

    Dirinya berharap dengan berbagai upaya peningkatan itu Provinsi Banten kembali berada pada peringkat delapan besar nasional sebagai daerah produksi padi.

    “Apalagi lahan kita masih luas, terutama di wilayah Banten Selatan dan itu kita akan optimalkan,” pungkasnya.

    Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid menambahkan, Gerakan Tanam Padi Serentak di Provinsi Banten dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Rancalabuh II, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang dengan luas tanam 5 hektar sawah.

    “Adapun jenis bibitnya kami menggunakan varietas benih Ciherang. Selain di lima hektar lahan sawah itu, varietas bibit tersebut juga ditanam di 5.465 hektar lahan sawah di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

    Pada bulan April Ini, kata Agus, target tanam Provinsi Banten seluas 38.160 hektar dengan sebaran tanam serentak hari ini di Kabupaten Pandeglang 16.396 hektar, Kabupaten Lebak 11.498 hektar, Kabupaten Tangerang 5.465 hektar, Kabupaten Serang 4.517 hektar, Kota Tangerang 21 hektar, Kota Cilegon 69 hektar dan Kota Serang 194 hektar.

    “Target luas panen kita di tahun 2025 sebesar 566.237 hektar dengan realisasi Januari – Maret seluas 151.722 hektar atau sudah mencapai 26,80 persen. Sedangkan untuk target produksi sebesar 2.888.373 ton GKG atau setara 1.826.318 ton beras dan sudah terealisasi sebesar 824.784 ton GKG atau setara 521.511 ton beras dan sudah mencapai 28,56 persen,” jelasnya.

    Terakhir, Agus menegaskan jika proyeksi neraca ketersediaan dan kebutuhan beras tahun 2025 akan menghasilkan 1.826.318 ton beras dengan konsumsi penduduk Banten tahun 2025 sebesar 1.508.444 ton beras.

    “Sehingga dalam tahun 2025 Provinsi Banten diproyeksikan akan mengalami surplus sebesar 317.874 ton beras,” tutupnya. (Trg)

  • Diskominfo Tangsel Bantah Isu Penggeledahan, Media Ratas.Id harus Klarifikasi Berita Tak Berdasar

    Diskominfo Tangsel Bantah Isu Penggeledahan, Media Ratas.Id harus Klarifikasi Berita Tak Berdasar

    TANGSEL, Djawaranews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan secara tegas membantah pemberitaan yang menyebutkan bahwa kantor mereka “diacak-acak” oleh Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Metro Jaya terkait dugaan kongkalikong proyek senilai Rp80 Miliar.

    Kepala Diskominfo Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, pada tanggal yang dimaksud dalam pemberitaan, yaitu Kamis (17/4/2025) tidak ada aktivitas penggeledahan di kantor Diskominfo Tangsel.

    “Pada hari yang dimaksud, aktivitas kantor normal seperti biasa, tidak ada penggeledahan. Kami mengecam keras pemberitaan tersebut yang ditulis tanpa sumber yang jelas dan tidak didasari oleh fakta. Ini menyesatkan publik dan mencoreng nama baik institusi,” ujar Tb. Asep dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).

    Diskominfo Tangsel juga menuntut media Ratas.id untuk menurunkan dan mengklarifikasi pemberitaan tersebut dalam waktu 2×24 jam, baik di platform media online maupun media sosial mereka. Tindakan ini dianggap perlu untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menjaga marwah pelayanan publik yang bersih.

    “Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan publik, namun kami juga berharap agar media tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik yang berimbang dan akurat,” imbuhnya.

    Diskominfo Tangsel menegaskan bahwa pihaknya akan terus konsisten menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas, serta siap memberikan informasi yang terbuka kepada publik demi pelayanan yang berkualitas. (At)

  • Pembangunan Infrastruktur Fisik 2025: TPU Kedaung Wetan Sampai Gedung Parkir RSUD Kota Tangerang Siap Dibangun

    Pembangunan Infrastruktur Fisik 2025: TPU Kedaung Wetan Sampai Gedung Parkir RSUD Kota Tangerang Siap Dibangun

    Kota Tangerang, Djawaranews.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur fisik di Kota Tangerang. Salah satunya, Pemkot Tangerang menilai percepatan pembangunan infrastruktur fisik pada Triwulan I 2025 berhasil berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan, seperti Gedung Parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kedaung Wetan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat ini.

    Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo menuturkan, Pemkot Tangerang selama periodesasi Triwulan I memfokuskan persiapan penuntasan realisasi Pembangunan Strategis Daerah (PSD) Kota Tangerang tahun 2025, seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat, Gedung Parkir RSUD Kota Tangerang, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 34 Pinang, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kedaung Wetan, sampai Griya Harmoni Warga (GHW).

    “Kami akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 249 miliar untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur fisik yang telah direncanakan sebelumnya. Ada banyak proyek pembangunan yang disesuaikan dengan kebijakan terbaru, namun sebagian besar telah berjalan sesuai dengan target rencana,” ujar Decky, Rabu (23/4/25).

    Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah melakukan proses evaluasi sekaligus pengawasan untuk memastikan pembangunan infrastruktur fisik berjalan sesuai dengan target lini masa yang telah direncanakan. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya gangguan teknis dalam proses pembangunan seperti gagal lelang (wanprestasi) yang terjadi pada tahun sebelumnya.

    “Kami telah melakukan pengkajian panjang, perencanaan, sampai nanti pendampingan intens untuk memastikan pembangunan infastruktur fisik berjalan tanpa hambatan. Awal tahun kemarin telah dilakukan persiapan, waktu dekat ini akan mulai direalisasikan, serta akhir tahun ini bisa dituntaskan,” tambahnya.

    Selain itu, Pemkot Tangerang dalam waktu dekat ini akan mulai merealisasikan pembangunan infastruktur unggulan yang selama ini rutin dilaksanakan mulai dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jamban, sampai GHW di berbagai wilayah di Kota Tangerang. (Ad)

     

  • MUI Mitra Strategis Pemprov Banten

    MUI Mitra Strategis Pemprov Banten

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan mitra strategis pemerintah daerah. MUI menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam melakukan pembinaan masyarakat terhadap bidang keagamaan.

    Demikian disampaikan Dimyati pada Silaturahmi dan Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten 1446 Hijriah di Gedung MUI Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (23/4/2025). Kegiatan itu mengusung tema Memperkuat Silaturahmi, Merajut Ukhuwah dan Memperkuat Fungsi MUI sebagai Khadimul dan Shadiqul Hukumah.

    Dalam kesempatan itu, Dimyati menyerahkan Dana Hibah Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Provinsi Banten kepada MUI Provinsi Banten sebesar Rp1,15 miliar kepada Ketua MUI Provinsi Banten A Bazari Syam.

    “Kalau kita lihat MUI ini banyak programnya, apalagi program terkait keumatan dan juga terhadap pendidikan masyarakat Banten yang religius. Jadi kita harap MUI ini dapat bergerak bersama Pemprov Banten,” ungkap Dimyati.

    Dimyati menuturkan tantangan globalisasi saat ini cukup berat, khususnya terkait keagamaan. Sehingga diharapkan MUI Banten dapat lebih proaktif dalam melakukan pembinaan keagamaan di tengah-tengah masyarakat.

    “Saya harap MUI dapat lebih pro aktif lagi, apalagi MUI ini ada hingga tingkat desa dan kelurahan. MUI bisa lebih masif lagi melakukan pembinaan kepada masyarakat,” katanya.

    Sementara, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Banten, Prof E Syibli Sarjaya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan pihak-pihak terkaitnya.

    “Kita lihat saat lebaran semua pihak saling memaafkan, dan semoga hal tersebut dapat terus dilakukan sepanjang waktu. Sehingga tidak ada perpecahan dan lain sebagainya,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Ketua MUI Provinsi Banten A Bazari Syam mengatakan MUI Provinsi Banten memiliki tugas untuk dapat memberikan pelayanan dan perlindungan bagi umat beragama.

    “Bagaimana MUI Provinsi Banten dapat memberikan pelayanan dan perlindungan umat,” pungkasnya. (Trg)

  • Jalan Cadasari-Rego: Swadaya Warga Tanggapi Lambannya Pembangunan Infrastruktur

    Jalan Cadasari-Rego: Swadaya Warga Tanggapi Lambannya Pembangunan Infrastruktur

    Pandeglang, Djawaranews.com  – Kekecewaan dan keprihatinan mendalam dirasakan warga Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, terkait lambannya pembangunan jalan penghubung Cadasari-Rego menuju perbatasan Kabupaten Serang. Jalan yang kondisinya rusak parah ini telah bertahun-tahun terabaikan, memaksa warga untuk berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya.

    Forum Ketua RT dan RW Desa Ciinjuk, bersama dengan rekan-rekan dari Desa Kaung Caang, menunjukkan kepedulian nyata dengan melakukan pengurugan jalan yang rusak. Aksi ini menjadi bukti nyata keresahan warga yang telah lama menantikan sentuhan pembangunan dari pemerintah.

    “Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak dan tak tersentuh pembangunan. Kami prihatin karena kondisi jalan ini sangat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan,” ungkap salah satu Ketua RT yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan yang buruk tersebut bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

    Kerusakan jalan tersebut bukan hanya sekedar lubang-lubang kecil, melainkan kerusakan yang cukup signifikan yang membuat jalan tersebut sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi ini tentu saja berdampak pada perekonomian warga sekitar, karena terhambatnya dengan keadaan jalan tersebut.

    Harapan besar kini tertuju pada Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk segera merespon keluhan warga. “Baik dari Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami berharap ada perhatian serius terhadap perbaikan jalan ini. Yang terpenting, jalan ini segera diperbaiki,” tegas Ketua RT tersebut.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa swadaya masyarakat hanyalah upaya sementara untuk meringankan beban warga. Perbaikan yang lebih permanen dan menyeluruh tetap dibutuhkan untuk memastikan akses jalan yang layak dan aman bagi seluruh warga. Aksi swadaya ini juga menjadi bentuk desakan moral kepada pemerintah agar segera bertindak.

    Pemerintah Kabupaten Pandeglang diharapkan tidak hanya memberikan respon, tetapi juga segera menindaklanjuti dengan langkah konkrit. Perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan. Keberadaan jalan yang memadai akan turut mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Ketegasan dan kecepatan pemerintah dalam menangani masalah ini sangat dinantikan oleh warga Desa ciinjuk dan sekitarnya.(Red)

  • Yuldi Yusman Gantikan Saffar M. Godam sebagai Plt. Dirjen Imigrasi

    Yuldi Yusman Gantikan Saffar M. Godam sebagai Plt. Dirjen Imigrasi

    Jakarta, Djawaranews.com – Direktorat Jenderal Imigrasi melepas tugas Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, yang akan melanjutkan tugas sebagai Asesor Sumber Daya Manusia Ahli Utama pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum Republik Indonesia pada Rabu (23/04) di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi.

    Sebagai penggantinya, Yuldi Yusman, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi, ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Plt. Dirjen Imigrasi.

    “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan di Ditjen Imigrasi atas dukungan dan kerja sama Bapak dan Ibu selama ini. Pencapaian yang kita raih adalah hasil kolaborasi kita semua. Saya mohon doa restu untuk melanjutkan Kembali tugas saya di BPSDM Hukum. Semoga Imigrasi terus berjaya,” tutur Saffar Muhammad Godam.

    Godam menjabat selama 6 bulan sejak ditunjuk Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto pada Selasa (22/10/2024) lalu. Masa kepemimpinan Saffar Muhammad Godam ditandai dengan berbagai pencapaian signifikan. Di antaranya adalah kontribusi terhadap rekor penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tertinggi sepanjang sejarah, dengan total Rp9 triliun,melampaui target PNBP sebesar Rp6 triliun (150%). Kontribusi PNBP terbesar berasal dari layanan visa sebesar Rp5,03 triliun, diikuti oleh layanan paspor sebesar Rp2,49 triliun, dan layanan keimigrasian lainnya sebesar Rp1,4 triliun.

    Selain dalam peningkatan PNBP, Godam melanjutkan perluasan layanan Immigration Lounge,yang bertujuan untuk memudahkan penerbitan Paspor dan pemberian Izin Tinggal bagi masyarakat di lokasi strategis. Dalam periode Oktober 2024 hingga April 2025, telah diresmikan 3 (tiga) Immigration Lounge yang berlokasi di Grand Metropolitan Mall Bekasi, Ciputra World Mall Surabaya, dan Mall Pesona Square Depok.

    Perluasan penggunaan auto gate di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) juga menjadi fokus utama dengan meneruskan capaian pendahulunya. Hingga saat ini, auto gate telah diterapkan di beberapa bandara dan pelabuhan utama, yaitu:

    ● Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (98 auto gate)

    ● Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (90 auto gate)

    ● Bandara Juanda, Surabaya (28 auto gate)

    ● Bandara Kualanamu, Medan (30 auto gate)

    ● Pelabuhan Batam Centre, Batam (5 auto gate)

    Pengakuan internasional atas kualitas layanan Imigrasi juga diraih dengan terpilihnya Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta sebagai Peringkat Ke-10 Layanan Imigrasi Bandara Terbaik di Dunia Tahun 2025 versi Skytrax. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, termasuk waktu tunggu,sistem antrean, dan efisiensi e-gate.

    Selain itu, telah diresmikan pula Pelabuhan Internasional Gold Coast Bengkong di Batam,Kepulauan Riau, yang diharapkan dapat menjadi stimulus bagi perekonomian Indonesia.

    “Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Saffar Muhammad Godam atas pengabdian beliau di Ditjen Imigrasi. Kepemimpinan Bapak Godam telah membawa perubahan positif dan prestasi yang membanggakan. Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini. Selamat bertugas, semoga sukses dan senantiasa dalam lindungan Tuhan,” ujar Menteri Imipas, Agus Andrianto.

    Sementara itu, Yuldi Yusman, Plt Dirjen Imigrasi yang baru, memiliki sejumlah catatan prestasi selama menjabat sebagai Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian. Diantaranya adalah deportasi TJC, warga negara Amerika Serikat yang merupakan buronan U.S. Marshals atas kasus eksploitasi seksual anak; pengamanan 17 warga negara Vietnam yang diduga menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian di sebuah klinik bedah kecantikan di Jakarta Utara; pelaksanaan operasi wira waspada penanaman modal asing (OPS PMA) bersama BKPM diBali dan Batam, yang menindak pelanggaran izin tinggal oleh sejumlah orang asing; serta pengamanan FN dan GC, dua warga negara Tiongkok yang dicari Pemerintah Tiongkok terkait kasus kejahatan ekonomi.

    “Dengan resminya Bapak Yuldi Yusman sebagai Plt. Dirjen Imigrasi, saya berharap Ditjen Imigrasi dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kedaulatan negara,” tutup Agus.

  • ABK Bukan Beban! Pilar Ajak Masyarakat Tangsel Ubah Cara Pandang dan Hapuskan Stigma

    ABK Bukan Beban! Pilar Ajak Masyarakat Tangsel Ubah Cara Pandang dan Hapuskan Stigma

    PAMULANG, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi stigma terhadap anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

    Hal itu disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan ” Gebyar Anak Berkebutuhan Khusus dan Apresiasi Guru ABK” yang berlangsung meriah di Aula Universitas Terbuka Convention Center (UTCC).

    “Yang penting adalah kita harus perangi bukan anak-anak istimewa ini, tetapi orang-orang yang memandang rendah terhadap ABK, perangi stigma pemikiran-pemikiran yang salah tentang Anak Berkebutuhan Khusus ini,” ujar Pilar dari keterangan yang didapat pada Rabu (23/04/2025).

    Ia juga menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Pilar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi stigma negatif yang masih melekat.

    “Kita perangi juga stigma yang mengatakan ABK itu beban sosial masyarakat, karena ini pemikiran yang salah, pemikiran yang keliru. Anak Berkebutuhan Khusus itu memiliki potensi dan kita wajib membantu menggali potensi anak-anak kita ini,” jelasnya.

    Pilar menyampaikan bahwa perhatian dan dukungan terhadap anak-anak istimewa ini bukan hanya tugas satu instansi, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, hingga masyarakat.

    Meskipun sekolah-sekolah berkebutuhan khusus merupakan ranah kewenangan provinsi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tetap mengambil peran aktif untuk memastikan anak-anak ABK mendapatkan hak dan kesempatan yang setara.

    Saat ini, ada 21 sekolah berkebutuhan khusus di Tangsel. Pemkot terus memperkuat program pembinaan dan pemberdayaan ABK melalui berbagai OPD lintas sektor. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelatihan kewirausahaan dan ketenagakerjaan.

    “RPJMD kita mencantumkan pembinaan ABK sebagai salah satu prioritas. Dinas Kesehatan kita minta pastikan kesehatan mereka terjamin, termasuk BPJS-nya. Dinas UMKM kita dorong untuk buka peluang pelatihan dan kerja bagi mereka. Ini kerja kolektif,” jelasnya.

    Salah satu terobosan nyata yang dilakukan Pemkot Tangsel adalah penyediaan bus sekolah khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus, lengkap dengan pendamping yang sudah dilatih. Pilar menyebut bahwa hingga saat ini, baru Tangsel yang memiliki dua armada bus khusus ABK di Provinsi Banten. (At)

  • Gubernur Banten Terima Kunjungan Peserta PKDN Sespimti Polri Tahun 2025

    Gubernur Banten Terima Kunjungan Peserta PKDN Sespimti Polri Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menerima peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-34 Tahun 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang Rabu (23/4/2025).

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan terima kasih dan rasa bangga, lantaran Provinsi Banten dijadikan salah satu lokasi dalam melaksanakan Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri.

    “Selamat melaksanakan praktek kerja, semoga seluruh peserta mendapatkan ilmu, wawasan dan pengalaman berharga selama ada di Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni.

    “Kami bangga, Provinsi Banten dijadikan tempat PKDN yang merupakan bagian penting dalam proses pembentukan calon pemimpin strategis Polri di masa depan,” sambungnya.

    Andra Soni berharap dalam kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman nyata bagi peserta, khususnya dalam memahami dinamika pemerintah daerah, sosial kemasyarakatan serta tantangan-tantangan strategis yang ada di Provinsi Banten.

    “Kerjasama yang kuat antara institusi Polri dan pemerintah daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif, serta mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh,” katanya.

    Andra Soni menuturkan Provinsi Banten merupakan daerah aglomerasi dan daerah penyangga Daerah Khusus Jakarta. Tidak hanya itu, Provinsi Banten juga memiliki posisi yang strategis, baik dari sisi geografis, ekonomi, maupun sosial budaya.

    “Kegiatan PKDN ini akan menjalin komunikasi, kolaborasi dan sinergi yang makin erat antara Polri dan Pemprov Banten. Serta menumbuhkan semangat bersama – sama membangun Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, rombongan Sespimti Polri berjumlah 15 orang terdiri dari peserta didik dan para pendamping. Turut hadir pada kesempatan tersebut Katim Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri Irjen. Pol. Jawari, sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten dan tamu undangan yang lainnya. (Trg)

  • PWN Kunjungi Dinas Pariwisata Banten, Bahas Keberangkatan ke Pulau Panjang

    PWN Kunjungi Dinas Pariwisata Banten, Bahas Keberangkatan ke Pulau Panjang

    Serang, Djawaranews.com – Persatuan Wartawan Nusantara (PWN) melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke kantor Dinas Pariwisata Provinsi Banten pada Rabu (23/4/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan peliputan ke wisata Pulau Panjang yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2025.

    Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PWN Nasri berdiskusi langsung dengan jajaran Dinas Pariwisata mengenai teknis keberangkatan, agenda kegiatan, serta potensi kerjasama jangka panjang dalam promosi wisata daerah. Selain sebagai momen koordinasi, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara insan pers dengan pemerintah daerah.

    “Pulau Panjang sendiri menjadi salah satu unggulan yang tengah dipromosikan. Keindahan alam, potensi ekowisata, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi daya tarik utama kawasan ini. PWN berharap kunjungan ini dapat menjadi bahan liputan, “katanya.

    Selanjutnya, PWN berkomitmen mendukung promosi wisata melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif. Kami percaya bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap destinasi wisata.

    “Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan berita yang mengangkat potensi wisata lokal dengan narasi yang membangun citra positif pariwisata,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Nusantara (PWN). Ia menekankan pentingnya sinergi yang dibangun melalui silaturahmi, sebagai langkah awal menuju kolaborasi yang lebih erat.

    “Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan wartawan. Silaturahmi seperti ini penting, karena dari sinilah jalinan kerja sama bermula. Tak kenal maka tak sayang,” ujar Linda dengan penuh kehangatan, “Tambahnya.

    Linda juga menambahkan bahwa peran media sangatlah di butuhkan dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata. Ia meyakini bahwa sinergi yang terjalin antara pemerintah dan media dapat membawa dampak positif bagi perkembangan daerah.

    “Segala bentuk kemajuan yang kita capai tidak lepas dari peran serta media. Informasi yang disampaikan melalui pemberitaan mampu membuka mata publik dan menarik minat wisatawan. Kami sangat menghargai kontribusi media dalam mendukung program pariwisata, ” Tutupnya. (Trg)