Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Karang Taruna Berastagi : Kami Mendukung Aksi Tapi Tidak Ikut Ikutan Demonstrasi Anarkis

    Karang Taruna Berastagi : Kami Mendukung Aksi Tapi Tidak Ikut Ikutan Demonstrasi Anarkis

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Bebas menyampaikan pendapat dan aspirasi terlebih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,kami Karanĝ Taruna Berastagi selalu memposisikan diri di masyarakat itu,dan selalu kritis,jadi kami mendukung aksi saudara saudara kami untuk sebuah perjuangan.

    Hal ini diungkapkan Ketua Karanĝ Taruna Berastagi,Premi Sembiring STP, saat dikonfirmasi Awak Media “Takasima Group” ,Rabu (03/09/2025) di Kede Ranting ‘Alloy” Jalan Veteran Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Premi mengatakan kalau pihak Karanĝ Taruna Berastagi menghimbau agar jangan ikut ikutan Aksi yang menjurus Anarkis,apalagi sampai ada dirusak,kita prihatin sampai Kantor DPRD pun dibakar, yang bangun itu kan uang rakyat, dan kita juga harus menjaga Marwah kita “Karo Beradat, Karo Berbudaya”.Pungkasnya.

    Kita juga disini semua bersaudara,jadi kami mendukung gerakan aksi tapi tidak mendukung anarkis,juga kami sarankan buat adik adik pelajar yang ikut dalam aksi, agar terus mengikuti komando aksi, bukan keluar dari aturan aksi, ingat ini aksi menyampaikan pendapat, selamat berjuang, tetap semangat.”Ujarnya.

    Karanĝ Taruna Berastagi juga turut berduka cita atas meninggalnya bang Ojol dan seluruh pejuang di dalam aksi di Indonesia,serta akan membuat aksi doa bersama agar Indonesia dipulihkan.”Tutupnya. (Erianto Perangin-Angin)

  • Fatayat NU Sumut Gelar Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Indonesia

    Fatayat NU Sumut Gelar Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Indonesia

    MEDAN SUMUT, Djawaranews.com – Dalam menyikapi situasi nasional yang tengah bergejolak dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah, Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Sumatera Utara menggelar Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, pada hari selasa 2 september 2025, bertempat di Masjid djamaluddin Kampus Unusu.

    Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PW Fatayat NU Sumut, para tokoh perempuan Nahdliyin, serta masyarakat umum.

    Istighosah dan doa bersama ini ditujukan untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT bagi bangsa Indonesia agar senantiasa diberi kedamaian, persatuan, dan keselamatan di tengah situasi yang kian dinamis.

    Ketua PW Fatayat NU Sumut, Nurhaida O Siregar , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan atas meningkatnya tensi sosial-politik serta dampaknya terhadap stabilitas nasional.

    “Kami ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali merajut kebersamaan, menenangkan hati, dan tidak mudah terprovokasi.

    Doa adalah kekuatan kami sebagai perempuan, sebagai ibu bangsa,” Ujarnya.

    Fatayat NU Sumut juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dalam aksi-aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini, baik dari pihak aparat maupun masyarakat.

    “Kami berduka dan mendoakan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

    Semoga kejadian-kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih mengedepankan dialog, empati, dan rasa kemanusiaan,” tambahnya.

    PW Fatayat NU Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Dalam situasi apapun, Fatayat NU akan selalu berada di garda depan dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kesatuan bangsa.
    Melalui istighosah ini, Fatayat NU Sumut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat doa dan ikhtiar demi terjaganya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Erianto Perangin-Angin)

  • Hakim Torong SH : Selamat dan Sukses Mupel Mamre GBKP ke VII, Amanah Buat Pengurus Baru

    Hakim Torong SH : Selamat dan Sukses Mupel Mamre GBKP ke VII, Amanah Buat Pengurus Baru

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Penggelaran Musyawarah Pelayanan (MUPEL) VII Mamre GBKP yang berlangsung selama empat (4) hari, yang dimulai sejak 28-31 Agustus 2025 di Retreat Suka Makmur Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara berjalan dengan baik dan sukses.

    Selamat dan sukses atas terselenggaranya Musyawarah Pelayanan Mamre GBKP ke VII, sudah berjalan dengan baik dan diakhir acara ini juga sudah terpilih kepengurusan Badan Pengurus Pusat (BPP) Mamre GBKP Periode 2025-2030,semoga amanah.”Ujar Pertua Hakim Torong SH,Senin (01/09/2025).

    Hakim Torong yang juga seorang ahli hukum dan politisi ini juga mengapresiasi atas terlaksananya Mupel ini,juga sudah dilantik BPP Mamre GBKP Periode 2025-2030.”Ujarnya.

    Mamre sukses,Mamre makin terberita,Mamre makin diperhitungkan dan Mamre makin mantap programnya.”

    Mamre GBKP Mamre Erdiate Mamre Erpemere,semoga amanah,atur ula ribut.” Pungkas Hakim Torong yang mudah tersenyum ini.

    Salam 5 jari,kebenaran pasti menang,berguna bagi semua orang,kawan semua orang,Tuhan Memberkati.”Tutup Hakim Torong SH.

    Ini dia sususnan BPP Mamre Pusat GBKP Periode 2025-2030.

    Ketua Umum: Pt. Edy Suranta Bukit

    Wakil Ketua Umum: Gelora Karunia Putra Ginting

    Ketua Bidang Koinonia: Pt. Adri Sembiring

    Ketua Bidang Diakonia: Suwanto Sembiring Gurukinayan

    Ketua Bidang Marturia: Pt. Erikson Manihuruk

    Ketua Bidang Litbang: Thomas Tarigan

    Ketua Bidang Dana Usaha: Jhonson Milala

    Ketua Bidang Pemberdayaan: Antonius Bangun

    Sekretaris Umum: Prima Karunia Tarigan

    Wakil Sekretaris Umum: Gelora Pandia

    Bendahara Umum: Paska Puluaji Sinuhaji

    Wakil Bendahara Umum: Pt. Hendra Mitcon Purba

    Anggota:
    1. Bakwan Ferizan Ginting
    2. Juanda Sipayung
    3. David Sitepu
    4. Pt. Salifer Tarigan
    5. Matius Tarigan
    6. Daniel Sembiring
    7. Serasi Sembiring. (Erianto Perangin-Angin)

     

  • Polri dan TNI Bersinergis dengan Pengemudi Ojek Online dalam Aksi Damai “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan”

    Polri dan TNI Bersinergis dengan Pengemudi Ojek Online dalam Aksi Damai “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan”

    JAKARTA, Djawaranews.com  — Dalam semangat persaudaraan dan perdamaian, pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta menggelar aksi damai bertajuk “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan POLRI, TNI dan Masyarakat” pada hari Selasa, 2 September 2025. Aksi yang mendapatkan dukungan penuh dari aparat keamanan ini berlangsung di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen komunitas ojol sebagai bagian dari masyarakat yang cinta damai dan mendukung kebangkitan Indonesia. Dalam aksi tersebut, para pengemudi ojol membawa spanduk dan megafon, serta membagikan bunga mawar sebagai simbol perdamaian dan kasih sayang.

    Pesan-pesan utama yang disampaikan dalam aksi damai ini antara lain:
    “Ojol cinta damai”
    “Kita adalah saudara”
    “Ojol mendukung bangkitnya Indonesia”
    “Ojol memaafkan hal yang sudah terjadi”

    Spanduk yang dibentangkan juga menegaskan semangat persatuan dengan tulisan “TEBAR SEJUTA MAWAR KEBAIKAN UNTUK CINTA KASIH & PERDAMAIAN INDONESIA TERCINTA” dan hashtag #KalianBukanMusuhKami.

    Aksi ini diamankan oleh personel Dalmas Dirsamapta, Korsabhara Baharkam Polri, yang turut memberikan dukungan dan memastikan kegiatan berjalan tertib. Partisipasi dan pengamanan dari pihak kepolisian menunjukkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat dalam menjaga ketertiban dan perdamaian.

    Aksi damai ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan perbedaan dengan damai, mengedepankan persaudaraan, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

    Ditempat Terpisah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib, S.I.K menyatakan apresiasi nya terhadap kegiatan Aksi damai teman teman Ojol dengan T-bar Sejuta Mawar Kebaikan bersama Polri, TNI dan Masyarakat. Polri untuk Masyarakat dan akan selalu hadir dalam setiap aktivitas Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri selalu siap, Terlihat dan Bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.(***)

  • KDM Beri Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada 3 Juta Pekerja Informal di Jawa Barat!

    KDM Beri Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada 3 Juta Pekerja Informal di Jawa Barat!

    BANDUNG, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan jaminan Kematian (JKM) kepada para pekerja informal di Jawa Barat.

    “Ada ojek, kemudian ada petani, ada nelayan, ada tukang kuli macul, kuli panggul, pemulung, pedagang asongan, semua akan kami diberikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Iuran nya Rp. 16.800 per bulan untuk 3 Juta Pekerja Informal,” ujar Dedi di Gedung Sate, Senin (1/9/2025).

    “Sehingga, tadi ada kasus kan misalnya driver ojeknya patah kakinya diamputasi selama ini membiayai sendiri. Nah, nanti itu sudah dicover oleh jaminan social ketenagakerjaan termasuk kaki palsunya, nanti nah kaki palsunya nanti di disiapkan,” jelas Dedi.

    Disinggung mengenai anggarannya nanti akan seperti apa, Dedi memastikan akan dilakukan secara bertahap. Namun, untuk empat bulan ini nantinya akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2025. “Ya, anggarannya bertahap. Kita kan tahun ini sekitar sisa 4 bulan. Nanti tahun depan ya kita nanti berhitung dengan bupati wali kota,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kunto Wibowo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja informal.
    Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan penting untuk memperluas cakupan perlindungan sosial, khususnya bagi segmen pekerja informal yang jumlahnya sangat besar di Jawa Barat.

    “Tujuan Jaminan sosial ketenagakerjaan adalah untuk menjamin kehidupan yang layak, mengurangi risiko sosial ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan. Ini bukan hanya kebutuhan, tapi hak dasar yang harus dimiliki seluruh pekerja,” kata Kunto.

    “Dan dengan iuran yang relatif kecil, manfaat yang diterima cukup signifikan, mulai dari perawatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis akibat kecelakaan kerja, santunan meninggal dunia bagi ahli waris, beasiswa untuk 2 orang anak dan santunan sementara tidak mampu bekkerja. Ini bentuk nyata hadirnya negara dalam melindungi seluruh pekerja,” ujar Kunto.

    Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, para mitra strategis serta asosiasi pekerja informal, untuk memastikan mekanisme pendaftaran, pembayaran iuran, hingga pelayanan klaim dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

    “Kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapannya, setiap pekerja informal tanpa terkecuali dapat merasakan manfaat nyata, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang lebih kuat dan berkeadilan di Jawa Barat,” ungkapnya.

    Hal senada juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana. Ia mengaku langkah yang dilakukan Pemprov Jawa Barat dalam memberikan perlindungan kepada pekerja informal sangat luar biasa.

    “Melalui perlindungan ini, seluruh pekerja informal seperti pedagang, petani, nelayan driver ojol, kuli bangunan dan lainnya akan terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Untuk itu, kami mengapresiasi Pemprov Jawa Barat atas upaya peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja informal,” ucap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana ditempat terpisah.

    Tidak lupa, Ryan juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten/Kota Sukabumi dapat bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal yang ada di wilayahnya.

    “Selain itu, kami juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota Sukabumi agar bisa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh pekerja informal yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi seluruhnya dapat terlindungi juga melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan ini,” harap Ryan.

  • Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Ogan Komering Ilir: Lindungi 76.803 Pekerja

    Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Ogan Komering Ilir: Lindungi 76.803 Pekerja

    Ogan Komering Ilir, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi warganya melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam program kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab OKI secara resmi meluncurkan perlindungan bagi 76.803 tenaga kerja yang terdiri dari pekerja rentan serta elemen ekosistem desa.

    Langkah progresif ini menjadikan OKI sebagai kabupaten dengan jumlah perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi ekosistem desa terbesar di Sumatera Selatan.

    Cakupan Perlindungan Meliputi Berbagai Elemen Desa

    Program perlindungan pada 76.803 pekerja ini terdiri dari, pekerja ekosistem desa termasuk pekerja non ASN, perangkat desa, RT/RW, kelembagaan desa, dan pekerja rentan yang ada di wilayah kerja Kabupaten Ogan Komering Ilir. Cakupan perlindungan yang diberikan meliputi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

    Seluruh anggaran perlindungan tersebut dibiayai penuh oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui penganggaran APBD sebagai bentuk konkret keberpihakan kepada masyarakat.

    Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir, Muchendi Mahrzareki, turut hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan hari ini.

    “Kegiatan hari ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat OKI. Agar merasa aman, tenang, dan nyaman saat bekerja. Anggaran yang kami alokasikan untuk program ini cukup besar, untuk itu saya minta partisipasi aktif semua kepala desa untuk melaporkan apabila ada warganya yang terkena musibah.” Ucapnya. Selasa, 02 September 2025.

    Perlindungan Sosial Melalui Penyerahan Santunan dan Beasiswa

    Dalam acara peluncuran program ini, dilakukan pula penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan total manfaat yang diberikan sebesar 621 juta.

    Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Muhyidin, dalam sambutannya turut mengapresiasi peran aktif Pemkab OKI pada kegiatan hari ini.

    “Melalui perlindungan ekosistem desa di tahun 2025, Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten OKI meningkat secara signifikan menjadi 48,79% masyarakat pekerja terlindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dibanding target coverage sebesar 57,17% di tahun 2025. Di kegiatan hari ini juga kami telah menyerahkan secara simbolis manfaat program dengan total sebesar 621 juta pada ahli waris peserta. Ini menjadi bukti nyata manfaat program yang langsung dirasakan masyarakat, terutama mereka yang ditinggalkan oleh pencari nafkah utama.” Ucap Muhyidin

  • Kejati Banten Gelar Upacara HUT Kejaksaan ke-80, Kajati: Kita Sentral Penegakan Hukum!

    Kejati Banten Gelar Upacara HUT Kejaksaan ke-80, Kajati: Kita Sentral Penegakan Hukum!

    Serang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 di lapangan Kejati Banten, Selasa (2/9/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kejati Banten, Dr. Siswanto, S.H., M.H.

    Upacara diikuti Wakil Kepala Kejati Banten Yuliana Sagala, Kepala Kejari Serang, para asisten, pegawai Kejati, hingga Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Serang.

    Dalam amanat Jaksa Agung ST Burhanuddin yang dibacakan Kajati Banten, ditegaskan bahwa Kejaksaan lahir berbarengan dengan semangat kemerdekaan Indonesia pada 2 September 1945.

    “Hal tersebut menegaskan bahwa Kejaksaan adalah institusi yang lahir bersama Republik Indonesia guna mewujudkan supremasi hukum,” kata Siswanto.

    Peringatan tahun ini mengangkat tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju” yang disebut sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

    Kajati Banten juga membacakan Perintah Harian untuk jajaran Adhyaksa, antara lain mendukung pemberantasan korupsi, memperkuat peran Jaksa Pengacara Negara, hingga mempersiapkan penerapan KUHP baru yang berlaku 2026.

    Siswanto mengingatkan, selama ini publik mengenal Hari Bhakti Adhyaksa tiap 22 Juli. Namun, lewat kajian sejarah, 2 September 1945 ditetapkan sebagai Hari Lahir Kejaksaan, saat Presiden Soekarno melantik Mr. R. Gatot Tanoemihardja sebagai Jaksa Agung pertama.

    “Jadikan momentum Hari Lahir Kejaksaan ini sebagai motivasi untuk memperbaharui semangat pengabdian dan dedikasi kita kepada bangsa dan negara. Kita adalah sentral penegakan hukum di negara ini!” tegas Siswanto. (Trg)

  • Jemput Bola, Kemenkum Banten Berikan Pelayanan Hukum di Mancak Gunung Sari 

    Jemput Bola, Kemenkum Banten Berikan Pelayanan Hukum di Mancak Gunung Sari 

    SERANG, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan jemput bola dengan memberikan layanan langsung ke pelosok daerah, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum.

    Salah satunya di daerah Mancak, Gunung Sari, Kabupaten Serang pada selama Tujuh hari mulai dari Sabtu, 30 Agustus 2025 hingga Jumat, 5 September 2025.

    Pelayanan ini meliputi berbagai layanan strategis seperti administrasi hukum umum, seperti apostille, Perseroan perorangan, hingga layanan konsultasi terkait kekayaan intelektual seperti hak cipta, merek, dan lainnya.

    Dengan model jemput bola, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten di Serang, melainkan cukup mendatangi lokasi kegiatan yang ditentukan di wilayah mereka.

    Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Pagar Butar Butar, menegaskan bahwa pelayanan jemput bola ini merupakan wujud nyata kehadiran negara hingga ke pelosok.

    “Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan gratis dari pemerintah. Tidak boleh ada kesenjangan layanan hanya karena faktor geografis,” ujarnya.

    Program jemput bola ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Mereka menilai langkah ini sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini kesulitan menjangkau kantor pelayanan hukum karena keterbatasan biaya dan jarak.

  • Tahun 2026, Pemkab Serang Bakal Alokasikan Dana Insentif Guru SMP Swasta

    Tahun 2026, Pemkab Serang Bakal Alokasikan Dana Insentif Guru SMP Swasta

    SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama DPRD Kabupaten Serang menyepakati bakal mengalokasikan dana insentif untuk 1.141 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Kabupaten Serang.

    Dana insentif akan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2026.

    Hal ini terungkap saat audensi Forum Komunikasi SMP Swasta (FKSS) Kabupaten Serang bersama Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana dan sejumlah Kepala OPD terkait di Aula KH. Syam’un pada Senin, 1 September 2025.

    Yang mana dalam tuntutan FKSS Kabupaten Serang agar Pemkab Serang dan DPRD Kabupaten Serang untuk mengalokasikan dana APBD untuk bantuan insentif guru SMP Swasta yang tersebar di 29 kecamatan se Kabupaten Serang.

    ”Saya mewakili ibu bupati dalam rangka silahturahmi FKSS dengan Pemerintah Kabupaten Serang. Pada prinsipnya kami welcome kehadiran dan ide-ide brilian untuk bagaimana kedepan sekolah swasta juga bagian pilar penting dalam penguatan pendidikan di Kabupaten Serang,”ungkapnya.

    ”Terlebih, sebanyak kurang lebih 108 SMP Swasta di Kabupaten Serang sudah berkontribusi secara konkrit untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya warga Kabupaten Serang,”sambung Najib Hamas.

    Kemudian yang kedua, Najib Hamas mengatakan, terkait beberapa keinginan FKSS salah satunya dana insentif disampaikan pesan di akhir pertemuan, bahwa nanti Tim Pengurus FKSS nanti agar mendiskusikan bersama Komisi II DPRD dan Dindikbud untuk merancang apa-apa saja yang di tandatangani dalam MoU atau nota kesepahamannya.

    ”Karena nanti Insya Allah kita minta berkenan Ibu Bupati untuk penandatanganannya dijadwalkan kemudian. ”Insya Allah di alokasikan (dana insentif),”tegasnya.

    Akan tetapi, sebut Najib Hamas, meski dialokasikan pada 2026 mendatang namun belum terkait berapa besarannya untuk setiap gurunya.

    ”Itu termasuk nanti yang akan dibicarakan oleh tim kecil FKSS dengan dinas pendidikan. Gimana teknisnya, nanti kita menunggu dari komisi s dan FKSS dan Dindikbud,”terangnya.

    Senada dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.

    Terlebih, baik Pemkab Serang maupun DPRD Kabupaten Serang mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan para guru SMP Swasta khususnya.

    ”Pastinya kita akan akomodir di tahun 2026 dengan nilai yang belum kita pastikan, karena kita akan melihat kemampuan keuangan daerahnya dulu,”ujarnya.

    Ketua FKSS Kabupaten Serang, Ijet Supadji mengatakan untuk jumlah guru SMP Swasta di Kabupaten Serang sebanyak 1.141 yang terdaftar secara dapodik.

    Akan tetapi secara hitungan setiap sekolah guru-guru yang menginduk di sekolah sekitar 800 guru.

    ”Yang diajukan semuanya 1.141 guru yang akan menerima insentif, tapi nanti dibicarakan bersama kepala dinas pendidikan apakah nanti itu yang di ACC, apa yang 800 guru induk yang di ACC. Yang pasti untuk besaran sama dengan sekolah yang lain itu Rp300 ribu,”ujarnya.(Trg)

  • DPW MOI Banten Beserta DPC Lakukan Giat Touring Kemerdekaan

    DPW MOI Banten Beserta DPC Lakukan Giat Touring Kemerdekaan

    Sukabumi – Program kegiatan Perkumpulan Media Onlien Indonesia pada Agustus 2025 ini Touring dengan rute, Serang -Bayah – Ciletuh Sukabumi Jawa Barat. Kegiatan ini diprakasai oleh wakil ketua DPW MOI Banten, H.Mumu Munawar selaku ketua panitia touring kemerdekan yang ke 80 pada keberangkatan Jumat hingga Minggu (29, 30, 31 Agustus 2025).

    Rutinitas pada hari kemerdekaan RI pada bulan Agustus 2024 sebelumnya dilaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih di perkampungan suku baduy di Lebak – Banten. Agustus pada tahun ini adalah toring kemerdekaan dengan tema: “Karnaval Merah Putih”.

    Dalam giat touring kemerdekaan ini, H.Mumu Munawar menjelaskan, “Mengingat demi para pejuang dalam perjalan berperang masuk hutan keluar hutan melawan penjajah. Maka dari itu kami dapat merasakan tapak tilas para pejuang menembus kemerdekaan RI dengan darah dan keringat,” papar H.Mumu Munawar pada Minggu (31 Agustus 2025) di Ciletuh – Sukabumi Jawa Barat.

    Sementara itu, Ketua DPW MOI Banten Gustiawan Rengga mengatakan, “Alhamdulilah semangat jiwa para pengurus MOI se-Banten ini seperti semangat para pejuang kemrdekan seperti dulu kala. Mereka dengan rute Serang – Bayah hingga sampai Ciletuh Sukabumi jarak yang sangat jauh hingga melewati Rintangan hujan dan panas dengan perjalanan siang dan malam,” ujar Rengga.

    “Atas nama para pengurus MOI se-Banten, tetap komitmen mengawal dan menjaga keutuhan NKRI menuju kemerdekaan dengan menikmatai dan menghormati para pahlawan pejuang kemerdekaan dengan melakukan hasil kemedekaan ini yang harus dinikmati oleh rakyat seluruh Indonesia,” tutupnya. (Reg)