Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • “DWP Rutan Kabanjahe Ikuti Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS)”

    “DWP Rutan Kabanjahe Ikuti Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS)”

     

    MEDAN, Djwaranews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe turut serta dalam kegiatan Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang digelar pada Kamis, (01/05/2025) Pukul 09.00 WIB.

    Kegiatan ini berlangsung di Kenanga Garden Jl. Letjen Jamin Ginting KM 12.5, Medan dan dihadiri oleh seluruh anggota PIPAS dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-wilayah Sumatera Utara.

    Pertemuan PIPAS ini merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat tali silaturahmi antaranggota, meningkatkan peran aktif perempuan dalam mendukung tugas pemasyarakatan, serta memperkuat solidaritas dan kolaborasi lintas UPT.

    Dengan mengusung tema “Mari Tingkatkan Silaturahmi dan Kolaborasi, Untuk Mewujudkan Perempuan Berdaya, Pemasyarakatan Semakin Maju”.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua PIPAS Wilayah Sumatera Utara, Ny.Fitri Yudi Suseno yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dedikasi dan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan organisasi.

    Beliau juga menekankan pentingnya peran PIPAS dalam mendukung tugas para suami di lingkungan pemasyarakatan serta dalam menjalankan program-program sosial kemasyarakatan.

    Plt Ketua DWP Rutan Kabanjahe yang dipimpin oleh Ibu Ny. Josua Ginting, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam pertemuan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program PIPAS.

    Namun juga sebagai sarana penguatan kapasitas perempuan dalam berorganisasi dan berkontribusi positif di lingkungan kerja dan masyarakat.

    Momen ini menjadi ajang berbagi inspirasi antaranggota dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga.

    Dengan semangat kebersamaan, DWP Rutan Kabanjahe berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan PIPAS ke depan dan siap mendukung segala bentuk program yang bertujuan memperkuat peran perempuan dalam institusi pemasyarakatan. (ERIANTO PERANGIN-ANGIN)

  • Rangkaian Kegiatan Seba Baduy 2025 Resmi Dibuka

    Rangkaian Kegiatan Seba Baduy 2025 Resmi Dibuka

    Lebak, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Lebak kembali menggelar Seba Baduy Tahun 2025. Mengusung tema “Ngajaga Tradisi, Ngaraksa Harmoni Pikeun Indonesia Maju”, Seba Baduy Tahun 2025 diselenggarakan pada 1- 4 Mei 2025 bertempat di Alun-alun Rangkasbitung dan Pendopo Kabupaten Lebak. Rangkaian kegiatan Seba Baduy Tahun 2025 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Budi Santoso pada Kamis, 1 Mei 2025.

    Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah mengatakan bahwa Seba Baduy merupakan perwujudan rasa syukur atas panen melimpah selama 1 tahun sekaligus ajang silaturahmi anatar warga Baduy dengan pimpinannya dalam hal ini adalah Bupati dan Gubernur. Baduy harus dijadikan tuntutan bukan hanya sekadar tontonan karena banyak memiliki pikukuh atau prinsip hidup yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat adat Baduy. Sekda menambahkan, dengan adanya perkembangan teknologi, kita harus bisa memanfaatkan teknologi sehingga bisa mendatangkan wisatawan ke Kabupaten Lebak.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Imam Rismahayidin dalam laporannya mengatakan bahwa Seba Baduy 2025 menjadi kali ke-4 masuk dalam Kharisma Even Nusantara Kemenpar. Terdapat Duta Besar dari 18 Negara yang akan menghadiri Seba Baduy 2025 dan ditargetkan mendatangkan sebanyak 35.000 wisatawan.

    Pada kesempatan tersebut, Sekda beserta Forkopimda mengunjungi pameran ekonomi kreatif yang turut memeriahkan Seba Baduy 2025 yang berlokasi di Alun-alun Rangkasbitung.

    Ragam kegiatan dihadirkan sebagai rangkaian kegiatan Seba Baduy 2025, diantaranya Camping Ground, Bincang Budaya Baduy, penampilan Wayang Golek serta prosesi Murwa Seba Baduy. (Nri)

  • Ucapan HARDIKNAS 2025 DPRD Kota Serang

    Ucapan HARDIKNAS 2025 DPRD Kota Serang

    DPRD Kota Serang mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (hardiknas) 02 Mei 2025 “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”

  • Disporabudpar Gelar Sarasehan, Kreativitas dan Keberanian Pemuda Modal Sosial Kemajuan Daerah

    Disporabudpar Gelar Sarasehan, Kreativitas dan Keberanian Pemuda Modal Sosial Kemajuan Daerah

    Tangerang – Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar sarasehan pemuda dengan tema “Peran Organisasi Kepemudaan dalam meningkatkan Pemuda yang Berdaya Saing”, Selasa (29/14/2025).

    Dalam sambutannya, Bupati Tangerang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Prima Saras Puspa mengungkapkan Kabupaten Tangerang membutuhkan partisipasi aktif pemuda dalam berbagai bidang, mulai dari inovasi teknologi, wirausaha, pelestarian budaya, pelindungan lingkungan, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

    “Kita semua menyadari bahwa pemuda bukan hanya sekadar generasi penerus, tetapi juga mitra aktif dalam proses pembangunan. Semangat, kreativitas, idealisme dan keberanian pemuda merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah,” ucapnya.

    Ia mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan ide, gagasan, maupun kritik yang membangun, karena kemajuan daerah tidak akan mungkin tercapai tanpa partisipasi aktif dan kontribusi nyata dari para pemudanya.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan sarasehan seperti ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang inklusif, partisipatif, dan responsif terhadap aspirasi pemuda dan masyarakat,” ujarnya.

     

    Pada kesempatan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Ratih Rahmawati menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 80 OKP di Kabupaten Tangerang, dimana Disporabudpar memberikan dana stimulus sebesar dua juta rupiah untuk mendukung pengembangan potensi Pemuda di berbagai bidang agar terus inovatif.

    “Sarasehan Pemuda turut mengundang Ketua KNPI Kabupaten Tangerang M. Yusuf Basnar dan Tokoh Pemuda Subandi Misbah yang menjadi pembicara dalam sesi forum group discussion. Peserta kegiatan sendiri merupakan perwakilan dari masing-masing organisasi kepemudaan yang berkomite dalam DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten,” jelasnya.

    Ratih Rahmawati berharap dengan forum diskusi yang bersifat informal dan santai, dimana para peserta dapat menyampaikan pendapat, gagasan, dan pengalaman mereka secara terbuka dan bebas, dapat membantu membangun pemahaman yang lebih baik tentang suatu isu atau masalah serta menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah atau organisasi kepemudaan, serta membangun rasa kebersamaan.

    “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mendorong partisipasi aktif dari masyarakat atau anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan serta memberikan kesempatan kepada masyarakat atau anggota organisasi untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan harapan mereka,” harapnya. (Shj)

  • Optimalisasi Arsip Digital: DPAD Kota Tangerang Gelar Bimtek Admin SRIKANDI

    Optimalisasi Arsip Digital: DPAD Kota Tangerang Gelar Bimtek Admin SRIKANDI

    Kota Tangerang – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan dan mendukung transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Admin Tata Usaha Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), di Lantai 5, Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Rabu (30/4/25).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan praktik langsung mengenai penggunaan aplikasi SRIKANDI, sebagai sistem pengelolaan arsip dinamis secara elektronik yang terintegrasi dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

    Kepala DPAD Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengatakan, implementasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan publik di Pemkot Tangerang.

    “Melalui Bimtek ini, kami berharap para admin TU dapat memahami alur pengelolaan arsip elektronik sesuai ketentuan, sehingga tata kelola dokumen menjadi lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” jelas Engkos.

    Kata Engkos, dengan jumlah pengguna SRIKANDI sebanyak 5.566 pegawai, Pemkot Tangerang dalam pengawasan kearsipan tahun 2024 memiliki hasil 74,86 dengan predikat Sangat Baik.

    “Dengan Tingkat Digitalisasi (TDA) 86,16 predikat Memuaskan. Dalam hal ini, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya,” ungkap Engkos.

    Kegiatan ini diikuti 120 peserta yang terdiri dari sekretaris OPD, Kasubag Umum Kepegawaian selamu Admin OPD, dan pemegang akun TU SRIKANDI OPD.

    Yakni, menghadirkan narasumber Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan ANRI dengan materi fitur terbaru dan pemberkasan arsip aktif pada SRIKANDI.

    “Penguasaan terhadap sistem SRIKANDI diharapkan dapat mempercepat proses administrasi serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintahan,” tutupnya. (Ad)

  • LKPD TA 2024 Raih WTP, Pemprov Banten Raih Opini WTP Kesembilan Berturut-turut

    LKPD TA 2024 Raih WTP, Pemprov Banten Raih Opini WTP Kesembilan Berturut-turut

    Kota Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Capaian ini menjadikan Pemprov Banten sembilan kali meraih opini WTP secara berturut-turut sejak tahun 2016.

    Pemberian opini BPK RI disampaikan Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten tentang Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Provinsi Banten Tahun 2024 di DPRD Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (30/4/2025).

    Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Dirinya menegaskan bahwa pencapaian itu merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi yang kuat antara seluruh elemen pemerintahan daerah, pengawasan legislatif yang konstruktif, serta pembinaan dan arahan dari BPK yang menjunjung tinggi nilai independensi, integritas, dan profesionalisme.

    “Kami semua tentunya bersyukur dan menerima hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024 dengan opini terbaik. Ini merupakan bahan introspeksi bagi kami dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan APBD Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

    Lebih lanjut, Pemprov Banten telah menyusun rencana aksi atau action plan sebagai bentuk komitmen menindaklanjuti rekomendasi BPK RI. Dalam implementasinya, pemerintah daerah berharap mendapat bimbingan dan masukan dari BPK RI agar seluruh tindak lanjut audit dapat diselesaikan secara tepat waktu, maksimal dalam 60 hari kalender.

    Andra Soni mengakui masih terdapat beberapa aspek pengendalian internal yang perlu diperbaiki, khususnya dalam pelaksanaan pekerjaan fisik dan nonfisik, serta pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tingkat satuan pendidikan.

    “Kami fokus pada peningkatan pengendalian internal yang masih belum optimal. Ini menjadi perhatian serius kami demi peningkatan kualitas laporan keuangan ke depan,” tegasnya.

    Di akhir sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada BPK Perwakilan Provinsi Banten atas segala rekomendasi dan koreksi yang diberikan. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan senantiasa mengikuti pedoman dan aturan dalam setiap pelaksanaan kegiatan sebagai upaya strategis dalam menciptakan penyajian laporan keuangan yang lebih baik, akuntabel, dan terukur.

    “Capaian ini bukan semata untuk memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga menjadi fondasi dalam merumuskan program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

    Dikatakan, dengan raihan opini WTP kesembilan berturut-turut itu, Pemerintah Provinsi Banten memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang konsisten, transparan, dan bertanggung jawab.

    Sementara itu, Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi menegaskan bahwa opini WTP yang diberikan kepada Pemprov Banten adalah bentuk penghargaan tertinggi atas komitmen dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel.

    “Opini ini adalah kasta tertinggi dan sempurna dalam pemeriksaan laporan keuangan. Penyampaiannya hari ini menandai keberhasilan mempertahankan WTP selama sembilan tahun berturut-turut. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelaporan keuangan daerah,” ujar Bobby.

    Bobby menekankan masih adanya beberapa area yang perlu mendapatkan perhatian serius, terutama dalam hal pengendalian internal dan kepatuhan terhadap regulasi. Oleh karena itu, lanjut Bobby, BPK memberikan sejumlah rekomendasi kepada Gubernur Banten yaitu pertama melakukan pemutakhiran tarif retribusi pelayanan kesehatan dan optimalisasi pemungutan retribusi tempat parkir khusus sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kedua, mengenakan sanksi kepada kepala satuan pendidikan dan bendahara BOS yang tidak mematuhi ketentuan perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban dana BOS.

    Ketiga, BPK merekomendasikan untuk meningkatkan pengendalian terhadap pelaksanaan pekerjaan di lingkungan perangkat daerah. Keempat, memerintahkan Tim Inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) untuk menyelesaikan inventarisasi tahap 1 – 4. Kelima, merekomendasikan Pemprov Banten untuk memanfaatkan secara optimal aset tetap berupa gedung dan peralatan medis pada RSUD Labuan dan RSUD Cilograng untuk mendukung pelayanan kesehatan.

    Lebih lanjut, Bobby menyampaikan bahwa DPRD memiliki hak untuk mengajukan pertemuan konsultatif dengan BPK apabila masih terdapat hasil pemeriksaan yang dirasa belum jelas, sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. (Trg)

  • Sukseskan Progam Gubernur, PWI  Banten dan  Distanak Siap Berkolaborasi

    Sukseskan Progam Gubernur, PWI Banten dan Distanak Siap Berkolaborasi

    SERANG – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia(PWI)Banten yang dikomandoi langsung oleh Ketua PWI Banten Rian Nopandra, berkunjung ke Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten. Rabu (30/4/2025).

    Jajaran pengurus PWI Banten yang terdiri dari Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham, Ketua PWI Kota Serang Iman Esa Firmansyah, dan Opik Rahman Malik staf kesekertariatan diterima langsung oleh Kadistanak Provinsi Banten, H Agus M Tauchid, beserta jajaran.

    Dalam momen silaturahmi penuh keakraban tersebut, selain berterimakasih atas kunjungan pengurus PWI Banten, Agus Tauchid, juga turut memaparkan sejumlah program strategis Distanak Banten.

    “Program kita tentu merujuk kepada RPJMD yang merupakan turunan dari RPJMN dimana terdapat dalam poin Asta Cita yaitu bicara soal swasembada pangan,”ujarnya.

    Saat ini kata Agus, Distanak Provinsi Banten telah berhasil melaksanakan beberapa program unggulan. Bahkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut bisa dikategorikan memiliki catatan bagius ditingkat nasional, diantaranya beras hasil panen petani di wilayah Provinsi Banten melimpah, ketersediaanya bahkan diklaim melebihi nilai konsumsi masyarakat.

    Berdasarkan data, ketersediaan beras saat ini mencapai 1.737.742 ton, sementara kebutuhan konsumsi hanya 1.497.317 ton, artinya surplus 240.426 ton. Surplus beras itu kata Agus, berdasarkan neraca ketersediaan beras pada April 2025.

    “Sampai dengan posisi bulan April 2025(data Dinamis). Neraca ketersediaan beras Provinsi Banten menunjukan produksi 1.737.742 ton, dan konsumsi 1.497.317 ton dan surplus 240.426 ton beras,”ucap Agus dengan semangat menjelaskan.

    Ditambah lagi kata Agus, petani diwilayah Banten saat ini juga sudah mulai panen padi. Total luas panen padi kurang lebih di luas sawah 52.695 hektare. Dengan begitu kini, pada tahun 2025, diharapkan Banten menempati produsen beras tertinggi ke 8 se-Indonesia, setelah pada tahun 2024 menempati posisi ke 9 tertinggi.

    Terkini kata Agus, pihaknya akan segera melakukan terobosan orisinil milik Gubernur Banten, Andra Soni, yakni melakukan penanaman Jagung disepanjang kiri kanan jalan tol Merak-Tangerang. Gagasan itu tentu sangat cemerlang, lantaran lahan tidur disepanjang jalan tol akan menjadi sumber pangan yang produktif.

    Ide cemerlang itu juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Untuk itu, secepatnya dalam waktu dekat, sesuai arahan dari Gubernur, pihaknya segera melakukan komunikasi dengan para pemilik lahan guna membangun kerjasama agar gerakan menanam jagung di kiri kanan jalan tol itu bisa terealisasi.

    “Kita segera menjalankan program cemerlang dari Pak Gubernur, tentunya nanti akan berujung pada keberhasilan ketahanan pangan,”ujar Agus lagi.

    Sementara itu, Ketua PWI Banten, Rian Nopandra menanggapi semua pemaparan dari Kepala Dinas dengan serius. Bahkan ketika diberikan kesempatan untuk berbicara, Rian langsung berjanji akan mengawal semua kegiatan Dinas Pertanian melalui pemberitaan. Tentu berita yang disajikan akan sesuai dan riil dengan fakta dilapangan, karena kata dia, semua program Dinas Pertanian tersebut dinilai sangat bermanfaat dan berujung kepada keberhasilan ketahanan pangan di Banten.

    “Kami dari PWI tentunya bersepakat untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat melalui pemberitaan. Sebagai warga Banten kami tentu bangga dengan raihan capaian dari keberhasilan Dinas Pertanian dalam menjalankan amanah rakyat dibidang Pertanian,”kata Rian.(Rilis PWI Banten)

  • Benyamin Kukuhkan 7 Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Siap Sebarkan Nilai Kebangsaan ke Generasi Muda Tangsel

    Benyamin Kukuhkan 7 Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Siap Sebarkan Nilai Kebangsaan ke Generasi Muda Tangsel

    CIPUTAT – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie resmi mengukuhkan tujuh (7) Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (30/4/2025).

    Mereka adalah para alumni Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari berbagai angkatan, yang kini mengemban tugas baru sebagai agen penyebar nilai-nilai kebangsaan.

    “Tugas mereka itu nantinya mengkampanyekan nilai-nilai Pancasila di lingkungan terkecilnya, keluarga dan lingkungan yang terbesar, di sesama pemuda lah khususnya, sasarannya adalah anak-anak muda di Kota Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.

    Menurut Benyamin, penguatan nilai Pancasila di kalangan generasi muda sangat mendesak.

    Ia berharap para Duta Pancasila ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga motor penggerak nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebhinekaan di masyarakat.

    “Saya berharap mereka bisa juga nanti bermitra dengan komunitas-komunitas lain sebagai upaya untuk membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai modal dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata dia.

    Struktur Organisasi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia ini juga terkoneksi hingga tingkat nasional, lengkap dengan kode etik, Peraturan Organisasi, dan Program kerja.

    Pemkot Tangsel berharap mereka aktif membangun kolaborasi dengan berbagai unsur pemuda lintas organisasi dan agama. (At)

  • Kadis DKP Apresiasi Program PWN Eksplore Desa ke Desa

    Kadis DKP Apresiasi Program PWN Eksplore Desa ke Desa

    Banten – Persatuan Wartawan Nusantara (PWN) menggelar kegiatan temu media bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten pada Rabu, 30 April 2025. Acara ini berlangsung di Aula Pemuda KNPI Provinsi Banten.

    Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Eli Susiyanti, S.H., M.H.,MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Persatuan Wartawan Nusantara. Ia menilai perhatian dan kepedulian PWN terhadap masyarakat di wilayah Pulo Panjang merupakan bentuk nyata kontribusi media dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat. PWN telah menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap kondisi nelayan dan warga di Pulo Panjang. Ini patut kita apresiasi bersama,” ujar Eli.

    Selanjutnya, Eli Susiyanti menegaskan pentingnya peran media sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

     

    “Menurutnya, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari media, berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat terutama di wilayah terpencil seperti Pulo Panjang tidak akan terangkat ke permukaan secara optimal, “Tutupnya.

    Ketua Persatuan Wartawan Nusantara, Binter S Ginting berharaf Sinergi Media dan Pemprov Banten terus Berjalan dengan baik.

    Berkaitan Program Persatuan Wartawan Nusantara (PWN) Eksplor Desa Ke Desa, kami berharaf agar dinas terkait dapatberikan perhatian serius terhadap permasalah yang di hadapi masyarakat pulo panjang. Ungkapnya (Pwn)

  • Komitmen Tingkatkan SDM, Pemprov Banten Sinergikan Program Banten Membaca dan MBG Dalam Gerakan Banten Membaca

    Komitmen Tingkatkan SDM, Pemprov Banten Sinergikan Program Banten Membaca dan MBG Dalam Gerakan Banten Membaca

    SERANG – Pemerintah Provinsi Banten sinergikan Program Banten Membaca dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Gerakan Banten Membaca untuk pelajar SMA/ SMK /MA se-Provinsi Banten di SMA Bina Putera Serang, Desa Kopo, Kabupaten Serang, Rabu (30/4/2025). Peningkatan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pembangunan Provinsi Banten.

    Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah melalui sambutan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat, EA Deni Hermawan menekankan pentingnya membaca dan gizi seimbang dalam membentuk generasi cerdas dan sehat. Kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi dengan Archipelago Aston Banten yang menggelar uji coba pelaksanaan Program MBG.

    “Program ini adalah bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat melalui Banten Cerdas,” ujar Deni.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Archipelago Aston Banten yang turut menyukseskan program prioritas nasional dalam memberikan makanan bergizi bagi pelajar.

    Di kesempatan itu Deni mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan arus informasi yang kian pesat menuntut pelajar untuk memiliki kemampuan literasi yang kuat.

    “Informasi tidak datang sendiri, kita harus mencarinya melalui membaca, memahami situasi, dan menganalisis. Tanpa penguasaan pengetahuan, kita akan tertinggal,” jelasnya.

    Sementara itu, GM Aston Anyer, Nandang Permana, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan uji coba program MBG bersama Archipelago Indonesia di bawah koordinasi Hotel Aston Anyer sejak 9 hingga 30 April 2025.

    “Kami kolaborasi dalam uji coba program Makan Bergizi Gratis. Selanjutnya kami menunggu informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) apakah akan berlanjut di bulan berikutnya. Namun sejauh ini, respons yang kami terima sangat positif, termasuk dari audiensi dengan Kantor Staf Presiden (KSP),” jelasnya.

    Nandang menambahkan, uji coba MBG telah dilakukan di sejumlah Sekolah mulai dari Sekolah Dasar, SMP hingga SMA/SMK di Serang, Cilegon, dan Anyer. Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi, lauk berprotein, sayuran, dan buah, dengan siswa diminta membawa alat makan sendiri sebagai bagian dari edukasi kebersihan dan pengurangan sampah.

    “Inisiasi pelaksanaan MBG ini berasal dari Presiden CEO Archipelago International, John Flood. Hotel memiliki dapur dan tenaga ahli gizi, sehingga dapat mengurangi beban pemerintah untuk penyediaan dapur umum,” ujar Nandang.

    Ia berharap, program ini bisa menjadi pilot project untuk mengajak hotel dan restoran lain ikut serta, sekaligus mendukung misi mencetak generasi emas 2045.

    Proposal pelaksanaan MBG telah diajukan secara resmi ke KSP, dan saat ini dalam tahap penilaian oleh KSP dan BGN. “Sejauh ini, dari Wali Kota Serang, Cilegon, hingga Gubernur Banten, semua memberikan respons positif atas pelaksanaan uji coba MBG ini. Tidak ada kendala yang berarti,” tegas Nandang.

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara menambahkan bahwa melalui kegiatan Gerakan Banten Membaca pihaknya terus mendorong budaya membaca sejak dini. Langkah itu sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat literat. Ia menekankan pentingnya pembinaan membaca sejak usia dini hingga 18 tahun demi menciptakan masyarakat pembelajar dan sumber daya manusia berkualitas.

    “Dengan sinergi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang cerdas, sehat, dan berdaya saing global,” jelas Usman. (Trg)