Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Empat Jam di Sumatra Utara: KJRI Hamburg Hadirkan Eksotisme Budaya Indonesia di Lange Nacht der Konsulate 2025

    Empat Jam di Sumatra Utara: KJRI Hamburg Hadirkan Eksotisme Budaya Indonesia di Lange Nacht der Konsulate 2025

    Hamburg, Djawaranews.com – Suasana hangat dan meriah terasa di KJRI Hamburg pada Rabu malam, saat lebih dari 650 pengunjung memadati kompleks konsulat dalam rangka acara Lange Nacht der Konsulate 2025.

    Dengan mengangkat tema Vier Stunden in Nord Sumatra atau Empat Jam di Sumatra Utara, KJRI Hamburg menyuguhkan pengalaman budaya yang memikat—menggabungkan kekayaan tradisi, sejarah, musik, dan kuliner dari salah satu provinsi paling dinamis di Indonesia.

    Acara ini bukan hanya memperkenalkan Sumatra Utara sebagai destinasi budaya dan wisata yang unik, tapi juga merayakan hubungan panjang dan hangat antara Indonesia, khususnya Sumatra Utara, dan wilayah Jerman Utara.

    Salah satu momen paling berkesan malam itu adalah pameran foto dan presentasi tentang Batakhaus di Werpeloh—sebuah rumah adat Batak yang dibangun pada tahun 1978 di desa kecil Werpeloh, Jerman. Di balik bangunan unik ini ada kisah inspiratif Pastor Matthäus Bergmann, seorang imam Kapusin yang, meski tak bisa berangkat ke Indonesia karena alasan kesehatan, tetap menjalin hubungan erat dengan budaya Batak melalui saudaranya yang bertugas sebagai misionaris di Sumatra dan lewat keterlibatannya di Kapusin Mission Procuratorate di Münster.

    Lewat semangat gotong royong warga Werpeloh, Batakhaus akhirnya berdiri sebagai simbol persahabatan lintas budaya yang masih aktif digunakan hingga hari ini—lebih dari 45 tahun sejak pertama kali diresmikan.

    Tak jauh dari Werpeloh, dari pulau Nordstrand di Laut Utara, muncul pula sosok Ludwig Ingwer Nommensen, seorang misionaris asal Jerman yang berperan penting dalam sejarah masyarakat Batak. Selain menyebarkan ajaran agama, Nommensen juga memperkenalkan sistem pendidikan dan literasi yang berpengaruh besar hingga kini.

    Namanya kini diabadikan dalam Universitas HKBP Nommensen di Medan, dan Nordstrand pun tetap menjadi tempat ziarah penting bagi umat Batak Kristen. Malam itu, suasana semakin semarak dengan pertunjukan budaya khas Sumatra Utara.

    Lagu-lagu tradisional dibawakan secara elegan dalam aransemen piano yang menyentuh hati, sementara gondang Batak mengajak hadirin ikut bergoyang dan berpartisipasi dalam workshop menortor—tarian khas Batak yang penuh semangat dan kebersamaan.

    Dan tentu saja, tak lengkap tanpa sajian khas Sumut. Dalam bazaar kuliner, para pengunjung bisa mencicipi makanan-makanan favorit seperti lontong Medan, mi gomak, dan bika ambon—yang semuanya langsung ludes diserbu antusiasme para tamu.

    Dalam sambutannya, Konjen RI Hamburg, Ibu Renata Siagian, menyampaikan: “Lewat acara ini, kami ingin membawa masyarakat Jerman mengenal Sumatra Utara lebih dekat—budayanya, sejarahnya, dan kedekatannya yang istimewa dengan Jerman Utara. Semoga malam ini menjadi jembatan baru yang mempererat persahabatan dan saling pengertian antara Indonesia dan Jerman,” kata KJRI Hamburg

    Untuk koordinasi lebih lanjut dapat menghubungi Pensosbud KJRI Hamburg sosbud@kjrihamburg.de

  • Jelang Iduladha, Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan Masuknya Hewan Kurban

    Jelang Iduladha, Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan Masuknya Hewan Kurban

    Kota Tangerang – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas dan kondisi kesehatan hewan kurban yang masuk ke wilayah Kota Tangerang.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit menular, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD) dan anthrax.
    Kepala DKP Kota Tangerang Muhodrun menyampaikan, pengawasan ini sudah dimulai sejak pertengahan April lalu dimana penjual hewan kurban mulai berdatangan dari berbagai daerah.

    “Kami telah menurunkan tim pengawas dari Puskeswan Kota Tangerang, yang terdiri dari dokter hewan dan petugas lapangan, untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Tangerang dalam kondisi sehat, layak jual dan layak konsumsi,” ungkap Muhdorun, Jumat (2/5/25).

    Ia pun menjelaskan, Tim Pengawas DKP Kota Tangerang akan terus melakukan pemeriksaan di sejumlah titik penampungan dan lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Tangerang. Pemeriksaan meliputi identifikasi gejala penyakit, pengecekan fisik hewan, serta dokumentasi asal hewan.

    “Jadi, petugas akan menagih surat pernyataan hewan sehat dan bebas PMK dari daerah asal. Setelah itu, petugas akan melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan kondisi hewan ketika tiba hingga diperjualbelikan di Kota Tangerang,” jelasnya.

    Hewan kurban yang lolos pemeriksaan akan diberikan tanda berupa stiker, sebagai jaminan hewan-hewan di lapak tersebut aman dan sehat untuk dikonsumsi.

    “Masyarakat diimbau, untuk membeli hewan kurban dengan cerdas. Salah satunya, hanya membeli hewan kurban yang telah diperiksa dan memiliki tanda resmi dari DKP Kota Tangerang,” imbaunya.

    Diketahui, langkah ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang akan melaksanakan ibadah kurban, Sekaligus menjaga Kota Tangerang dari potensi wabah penyakit hewan.

    Pemkot Tangerang juga membuka layanan aduan dan konsultasi di nomor whatsapp 0813-9434-3260, bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut seputar hewan kurban atau permohonan vaksinasi graris untuk hewan ternak.

    “Diharapkan dengan adanya pengawasan ketat ini, pelaksanaan Iduladha di Kota Tangerang dapat berjalan lancar, aman, dan sehat,” harapnya. (Ad)

  • Stabilitas Ekonomi Terjaga, Indeks Inflasi Kota Tangerang Capai 1,54 Persen

    Stabilitas Ekonomi Terjaga, Indeks Inflasi Kota Tangerang Capai 1,54 Persen

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong stabilitas perekonomian. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang mencatatkan, indeks inflasi di Kota Tangerang mencapai 1,54 persen di awal Mei 2025.

    Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, indeks inflasi pada awal bulan ini mengalami sedikit peningkatan dibandingkan pada bulan sebelumnya. Pemkot Tangerang menilai angka peningkatan inflasi tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan daya beli masyarakat yang terus meningkat.

    “Kami baru saja menerima kajian rilis indeks inflasi bulanan yang hasilnya secara umum masih berada di skala yang stabil dibandingkan beberapa bulan sebelumnya yang bahkan mengalami deflasi. Terlihat dari data yang ada pertumbuhan daya beli masyarakat merangkak naik dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 108,8 persen saja,” ujar Ruta, Jumat (2/5/25).

    Ia menilai, indeks inflasi pada bulan ini menjadi modal penting untuk mendorong stabilitas perekonomian memasuki periode Triwulan II di tahun 2025. Tercatat, indeks inflasi pada April ini mengalami penurunan dibandingkan dengan periodesasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 3,46 persen (2023) dan 3,36 persen (2025).

    “Kami juga mencatat indeks inflasi pada bulan ini sesuai dengan target nasional untuk menjaga stabilitas inflasi pada 2,5 plus minus satu persen,” tambahnya.

    Selain itu, Pemkot Tangerang terus berupaya merealisasikan beberapa kebijakan strategis lainnya untuk mendukung stabilisasi perekonomian di Kota Tangerang berjalan maksimal. (Ad)

  • Pemkab Tangerang Canangkan Program Sekolah Gratis untuk SD dan SMP Swasta

    Pemkab Tangerang Canangkan Program Sekolah Gratis untuk SD dan SMP Swasta

    Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencanangkan program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP swasta secara bertahap. Pencanangan tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Bupati Tangerang bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kadis Pendidikan, perwakilan PGRI, Dewan Pedidikan, DPRD dan perwakilan unsur Forkopimda, Jumat (02/05/25)

    “Ibu bapak, kita mulai ya pencanangan sekaligus dimulainya sekolah gratis secara bertahap di Kabupaten Tangerang untuk SD, SMP swasta umum,” kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

    Menurut dia, program sekolah gratis tingkat SD dan SMP swasta umum merupakan bentuk komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dan jadi skala prioritas utama yang pelaksanaanya secara berkala dan berkelanjutan.

    “Memang baru sekitar Rp40 miliar yang kita gelontorkan tahun 2025, mengakomodir 25 ribu bagi SMP swasta umum, 24 ribu bagi SD swasta umum. Tahun 2026 dan 2027, mudah-mudahan paling lambat 5 tahun, sudah tuntas tapi kita coba adakan percepatan-percepatan,” ungkapnya.

    Dengan program sekolah gratis tingkat SD dan SMP swasta umum, beban orang tua semakin ringan serta memberikan motivasi kepada anak didik agar lebih semangat lagi sekolah. Selanjutnya, tujuan utamanya ke depan adalah meningkatnya rata-rata angka tingkat pendidikan sekolah di Kabupaten Tangerang. “Secara umum, bahwa kebijakan ini positifnya adalah meringankan beban orang tua dari sisi ekonomi, yang kedua memberikan motivasi kepada anak didik agar lebih semangat lagi dia sekolah, yang ketiga tidak melulu SD dan SMP negeri menjadi tujuan tapi juga di swasta,” ujarnya.

    Bupati Maesyal juga mengajak semua pihak bersama-sama dan bergotong royong meneguhkan serta meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan bermutu.

    “Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” ujarnya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. (Shj)

  • Hari Buruh 2025, Kolaborasi Jadi Kunci Kesejahteraan Pekerja Tangsel

    Hari Buruh 2025, Kolaborasi Jadi Kunci Kesejahteraan Pekerja Tangsel

    SETU – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Kota Tangerang Selatan.

    Bertempat di kawasan wisata Lubana Sengkol, Kecamatan Setu pada Kamis (1/5/2025)), ratusan pekerja dari berbagai perusahaan antusias mengikuti rangkaian acara menarik yang digelar dengan tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menekankan pentingnya kolaborasi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif, serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

    “Hal tersebut dapat terwujud apabila semua unsur berkolaborasi bersama-sama sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Benyamin.

    Dengan kolaborasi, bisa tercipta lingkungan kerja yang kondusif, menarik investasi, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan buruh.

    Benyamin juga menyoroti dinamika perkembangan teknologi informasi saat ini yang turut memberikan dampak kepada dunia industri, jasa dan perdagangan, tentunya memengaruhi dunia ketenagakerjaan, mengubah pola pikir dan pola tindak.

    Sehingga, Benyamin mengingatkan agar para buruh tidak boleh lupa akan pentingnya adaptasi semua pihak agar hubungan industrial tetap sehat dan saling menguntungkan.

    “Semoga kita mampu menciptakan kondusivitas dan kreativitas di Kota Tangerang Selatan, sehingga kita akan mampu menarik para pemangku usaha yang lebih banyak lagi di Kota Tangerang Selatan,” ucapnya.

    Melalui momentum ini, Benyamin berharap May Day tidak hanya diperingati sebagai simbol perjuangan buruh, tetapi juga menjadi pemacu kolaborasi demi menciptakan ekosistem kerja yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan. (Ad)

  • Gubernur Banten Terima Kunjungan Karo Banten Bersatu

    Gubernur Banten Terima Kunjungan Karo Banten Bersatu

    SERANG – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Karo Banten Bersatu (KBB) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Kamis (2/5/2025). KBB merupakan perkumpulan masyarakat Batak Karo di Provinsi Banten.

    “Baru saja saya menerima kunjungan dari pengurus Karo Banten Bersatu. Ini organisasi dari Suku Karo yang mereka tinggal di Banten,” ungkap Andra Soni

    Andra Soni mengatakan dalam pertemuan itu terdapat beberapa hal yang didiskusikan. Di antaranya terkait rencana pelaksanaan pagelaran seni dan budaya Karo.

    “Mereka berencana akan melaksanakan kegiatan budaya Karo di Banten dan saya sambut positif hal tersebut,” katanya.

    Andra Soni menyampaikan, saat ini pihaknya juga tengah berfokus terhadap upaya dalam mengangkat seni dan budaya sebagai jatidiri bangsa.

    “Kita juga dalam waktu dekat akan melakukan Seba Baduy dan terdapat beberapa kegiatan budaya lainnya,” jelasnya.

    Sementara, Pembina Karo Banten Bersatu A Damenta menyampaikan, pagelaran seni dan budaya Karo itu juga dilakukan dalam rangka pelestarian budaya.

    “Dan ini salah satunya mendukung program Gubernur Banten untuk melestarikan budaya nusantara. Kebetulan Suku Batak Karo di Banten ini cukup banyak dan acara adat budaya Karo ini kita ingin lestarikan,” ujarnya.

    Dikatakan, nantinya dalam pagelaran seni dan budaya Karo itu juga akan dimeriahkan dengan seni tari, makanan khas Suku Karo dan lainnya. Pagelaran itu direncanakan akan berlangsung pada akhir bulan Juni 2025.

    “Salah satunya untuk mengingatkan dan mengenalkan generasi muda terkait budaya Karo. Kemudian ada yang mirip dengan di Banten. Kalau di sini ada pencak silat, maka di sana namanya ndikar karo,” pungkasnya. (Trg)

  • Pemprov Banten Resmi Luncurkan Program Sekolah Gratis di 811 Sekolah

    Pemprov Banten Resmi Luncurkan Program Sekolah Gratis di 811 Sekolah

    Serang – Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK dan SKH Swasta. Peluncuran program andalan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah itu dilaunching bertepatan dengan hari pendidikan nasional di SMA YP Karya Kota Tangerang, Jumat (2/5/2025).

    Program Sekolah Gratis itu mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru pada Juli 2025.

    “Memilih tanggal 2 Mei adalah bertepatan dengan hari pendidikan nasional bahwa pendidikan, salah satu cara manusia untuk keluar dari kebodohan, keluar dari keterbelakangan dan keluar dari ketidakadilan. Maka tujuan kita adalah memberikan keadilan bagi warga Banten,” kata Gubernur Banten Andra Soni.

    Disampaikan Andra, dengan adanya program ini, menjadi solusi anak-anak putus sekolah karena tidak tertampung di SMA/SMK negeri bisa tetap melanjutkan pendidikannya di jenjang tersebut di sekolah swasta.

    “Bagi warga Banten Yang tidak memiliki kesempatan atau tidak diterima di sekolah negeri untuk bisa mendapatkan sekolah di swasta dan gratis,” katanya.

    Andra mengatakan, Pemprov Banten akan menanggung biaya kebutuhan anak-anak yang masuk ke SMA, SMK SKH swasta. Pihaknya telah membagi dua klaster anggaran untuk pembiayaan Sekolah Gratis antara wilayah Banten Selatan dan Tangerang Raya.

    Untuk sekolah swasta di Tangerang Raya dialikasikan anggaran Rp250 ribu per siswa, sedangkan untuk, Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Cilegon Rp150 ribu.

    Dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening siswa, namun tidak bisa ditarik tunai, karena akan langsung terpotong otomatis untuk pembayaran ke sekolah masing-masing.

    “Bukan hanya SPP, uang gedung, semua ada di situ. Jadi tidak ada lagi punggutan lain-lain kecuali biaya personal, biaya personal itu seragam kita belum cover, LKS sudah termasuk disitu,” katanya.

    Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengatakan, ada sebanyak 1.237 sekolah swasta se-Banten, dengan rincian, SMA sebanyak 475 sekolah, SMK 651 sekolah dan SKH 111 sekolah. Dari total jumlah sekolah tersebut, lanjutnya hanya sebanyak 811 sekolah yang sudah resmi mengikuti program Sekolah Gratis.

    “Dari jumlah sekolah itu yang sudah ikut serta dalam program sekolah gratis ini adalah Untuk SMA swasta ada 235 sekolah, SMK swasta ada 520 sekolah dan SKH swasta sebanyak 56 sekolah,” katanya.

    Kendati tidak batasan kuota siswa, namun, Dindikbud Banten telah menghitung estimasi calon peserta yang diperkirakan ikut dalam ptogram Sekolah Gratis mencapai 85.995 anak untuk kelas 10. Namun, data tersebut kemungkinan berkurang atau bertambah pada saat Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026.

    “Nanti dihitung realnya, setelah ada selesai penerimaan siswa baru,” katanya. (Adv)

  • BPJS Ketenagakerjaan Serang: Imbau Peserta Lakukan Klaim JHT Melalui Aplikasi JMO dan Lapak Asik

    BPJS Ketenagakerjaan Serang: Imbau Peserta Lakukan Klaim JHT Melalui Aplikasi JMO dan Lapak Asik

    SERANG, Djawaranews.com – Cegah antrian, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi mengimbau kepada seluruh peserta agar melakukan klaim melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dan Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan.

    Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Uus Supriyadi. Jumat, 02 Mei 2025.

    “Peserta yang datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang tidak hanya melakukan klaim jaminan kematian, namun juga mengenai klaim Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Jaminan Kecelakaan Kerja, program Beasiswa serta juga banyak peserta yang datang hanya untuk menanyakan informasi. Sehingga adanya penumpukan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang,” kata Uus.

    “Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh peserta yang akan melakukan klaim JHT dibawah Rp. 15 juta agar memanfaatkan aplikasi JMO serta yang melakukan klaim JHT diatas Rp. 15 juta agar menggunakan Lapak Asik. Hal ini dilakukan agar mengurangi antrian peserta yang datang ke kantor cabang,” tambahnya.

    Selain itu, Uus juga mengimbau kepada peserta yang berdomisili di wilayah Cikande, Cilegon, Pandeglang dan Lebak agar melakukan klaim di masing-masing wilayah tersebut.

    “Namun, bagi peserta yang tetap ingin datang ke kantor cabang tidak bisa kita larang. Untuk itu, kita imbau agar datang ke kantor cabang yang ada di wilayahnya. Karena kita (BPJS Ketenagakerjaan-red) juga ada di Cikande, Cilegon, Pandeglang dan Lebak,” ungkap Uus.

    Lebih lanjut, Uus bertekad akan terus meningkatkan pelayanan dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Kita terus melakukan inovasi guna memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta. Kita harapkan seluruh peserta dapat mengakses website https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/ maupun kanal-kanal informasi yang kita sediakan dalam memberikan pelayanan,” tutupnya.

    Berikut cara klaim JHT melalui Aplikasi JMO:

    1. Unduh dan Install Aplikasi JMO

    Langkah awal, peserta perlu menginstal aplikasi JMO di ponsel mereka melalui Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna iPhone.

    2. Daftar atau Masuk Akun

    Bagi yang belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan mengisi data pribadi yang diminta. Jika sudah memiliki akun, cukup login menggunakan email dan password yang telah terdaftar.

    3. Akses Menu ‘Klaim Saldo JHT’

    Setelah berhasil masuk ke aplikasi, pilih menu “Klaim Saldo JHT” di halaman utama. Pastikan koneksi internet dalam kondisi baik agar proses berjalan dengan lancar.

    4. Lengkapi Formulir

    dan Unggah Dokumen
    Isi formulir klaim secara digital dan unggah dokumen yang dibutuhkan, seperti KTP, kartu keluarga, kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, buku tabungan, serta dokumen pelengkap lainnya. Pastikan semua dokumen terbaca jelas.

    5. Lakukan Verifikasi via Video Call

    Setelah pengisian dan unggah dokumen selesai, peserta akan menjalani sesi verifikasi melalui video call dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan. Lakukan proses ini di lokasi yang terang dan dengan koneksi internet yang stabil

    6. Menunggu Persetujuan

    Usai verifikasi, peserta hanya perlu menunggu proses evaluasi dan persetujuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Perkembangan status klaim bisa dicek langsung di aplikasi JMO.

    7. Saldo Ditransfer ke Rekening

    Jika pengajuan disetujui, dana JHT akan dikirimkan ke rekening bank yang telah didaftarkan. Umumnya, proses pencairan 5 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap, serupa dengan prosedur pencairan secara langsung.

    Cara klaim JHT lewat Lapak Asik:

    – Kunjungi Portal Layanan di Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan melalui link berikut ini https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
    – Isi data diri berupa NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan
    – Unggah semua dokumen persyaratan dan foto diri terbaru tampak depan dengan jenis file JPG/JPEG/PNG/PDF maksimal ukuran file adalah 6 MB
    – Saat mendapat konfirmasi data pengajuan, klik simpan
    – Selanjutnya, Anda akan mendapat mendapat jadwal wawancara online yang dikirimkan melalui email.
    – Lalu, Anda akan dihubungi oleh petugas untuk verifikasi data melalui wawancara via video call
    – Setelah proses selesai, saldo JHT akan dikirimkan ke rekening yang telah dilampirkan di formulir
    – Pengecekan status klaim

    Sementara itu, pengecekan status klaim JHT lewat Lapak Asik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

    – Buka website www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking
    – Masukkan nomor KPJ
    – Klik Informasi Status Klaim

  • Mayday 2025, Bupati Serang Ingatkan Jaga Komunikasi Buruh, Industri dan Pemerintah

    Mayday 2025, Bupati Serang Ingatkan Jaga Komunikasi Buruh, Industri dan Pemerintah

    Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah turut hadir memeringati Hari Buruh Internasional atau May Day di Lapangan Kampung Bahbul, Desa Situ Terate, Kecamatan Cikande pada Kamis, 1 Mei 2025.

    Pada momen tersebut Ratu Tatu Chasanah mengingatkan untuk menjaga komunikasi yang baik antara buruh, industri, dan pemerintah daerah (pemda) terlebih kondisi ekonomi global saat ini yang kurang baik.

    Pantauan di lokasi berbeda pada tahun sebelumnya, kegiatan May Day kali ini dengan melibatkan pelaku UMKM setempat untuk bisa ikut berpartisipasi. Tampak meriah, selain panitia menyiapkan door prize, lebih meriahnya lagi dihibur oleh Wulan Lida.

    “Peringatan May Day tahun ini berbeda dengan 2 tahun yang lalu. 2 tahun yang lalu kita lebih ke internal, teman-teman buruh, Aliansi Buruh dilaksanakan di Hotel Swiss Bel difasilitasi oleh pihak Modern Land, di sana kami berdiskusi lebih banyak membahas aturan-aturan yang ada,” ujar Tatu kepada wartawan.

    Sementara tahun ini kata dia, serikat pekerja dan serikat buruh mengajak masyarakat untuk bergabung bersama-sama. Walaupun acaranya sederhana namun penuh rasa kekeluargaan.

    “Kegiatan May Day menjadikan para UMKM ikut hadir di sini. Mereka punya kesempatan, teman-teman serikat buruh tidak hanya memperhatikan diri sendiri tapi lingkungannya, masyarakatnya, UMKM-nya,” tuturnya.

    Hingga kini, kata Tatu, Pemkab Serang terus berupaya menciptakan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan tenaga kerja, menjaga hubungan industrial yang harmonis serta membuka lapangan kerja yang inklusif dan layak.

    “Kami mengajak semua pihak, pengusaha, pekerja, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjadikan May Day sebagai momen memperkuat sinergi,” katanya.

    Seperti dikatakan Apindo kata dia, bahwa May Day bukan hanya perayaan simbolik tapi juga langkah konkret membangun iklim kerja yang sehat, aman, dan saling menghargai.

    “Tadi oleh Pak Rizal (Sekretaris ASPSB) juga disampaikan bahwa kondisi ekonomi kita sedang tidak baik-baik saja,” ucapnya.

    Oleh karena itu kebersamaan antara pemerintah, industri, perusahaan, dan pekerja wajib dilakukan.

    “Kita seringkali harus duduk bersama, mendiskusikan supaya tidak ada salah paham. Kemudian juga kita sepakat bahwa kita harus berupaya mengoptimalkan mengurangi PHK-PHK yang terjadi,” katanya.

    Menurut dia penting duduk bersama dengan industri untuk mengurangi PHK. Sebab satu sisi kondisi pasar global sedang tidak baik-baik saja. Hal tersebut tentu akan berdampak pada industri di Kabupaten Serang.

    “Tapi sekali lagi dengan kebersamaan tentunya kita insya Allah bisa melewati ini semua,” ucapnya.

    Ratu Tatu kembali mengingatkan buruh agar terus menjaga komunikasi dengan industri dan pemerintah khususnya Disnakertrans. Ia berharap hal tersebut dilanjutkan agar bisa melewati kesulitan yang dihadapi.

    “Pada intinya seperti tadi yang saya sampaikan bahwa kondisi ekonomi global yang seperti sekarang ini harus antara pemerintah, pihak buruh, pihak industri harus menjaga terus komunikasinya, karena sekarang tidak sedikit juga perusahaan yang terpaksa harus PHK para tenaga kerjanya,” jelasnya.

    Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Diana Ardhianty Utami, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Epi Priatna, perwakilan dari Polres Serang Kabupaten, Polda Banten, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Serang, APINDO, dan lainnya.

    Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami bersyukur peringatan May Day tingkat Kabupaten Serang Tahun 2025 berjalan lancar. Tak lepas atas kerja sama dari Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh sesuai dengan tema May Day Collaboration Day, artinya harus kolaborasi antara buruh, pemerintah, dan industri.

    “Kolaborasi menghadapi tantangan ekonomi global, semua bisa dicarikan solusinya dengan cara duduk bersama seperti yang disampaikan Ibu Bupati Serang,” ujarnya.

    Sekretaris Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang, Arizal Peni berharap di momen May Day bisa direalisasi atas usulan pihaknya yang mana pada Februari 2025 sudah menyerahkan draf ke DPRD Kabupaten Serang, tentang regulasi yang muatannya lebih kepada kearifan lokal.

    “Sehingga kita mengatur aturan-aturan yang belum diatur undang-undang cipta kerja, itu harapannya,” ujarnya.

    Kemudian harapan lainnya, kata Arizal agar Pemkab Serang segera membentuk Satuan Tugas atau Satgas PHK. Sehingga pada saat buruh-buruh menjadi korban PHK, bisa ditangani dengan cepat dan efektif,” tandasnya.(Trg)

  • Kolaborasi IMKA Rudang Mayang Unimed Gelar Seminar Budaya “Ikuti Zamanmu Jangan Tinggalkan Budayamu”

    Kolaborasi IMKA Rudang Mayang Unimed Gelar Seminar Budaya “Ikuti Zamanmu Jangan Tinggalkan Budayamu”

     

    MEDAN, Djawaranews.com – Ikatan Mahasiswa Karo Rudang Mayang Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (IMKA FT Rudang Mayang Unimed) gelar seminar budaya Karo.

    Seminar yang diadakan pada hari rabu 30 April 2025 digedung Digital Library Unimed lantai 4, yang bertemakan “ Ikuti zamanmu, jangan tinggalkan budayamu. Seminar ini diinisasi oleh mahasiswa karo yang tergabung dalam organisasi IMKA, kegiatan seminar ini terjadi karena kolaborasi antara IMKA Rudang Mayang Unimed, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa dan Seni, serta Senat Mahasiswa Unimed.

    Munculnya ide seminar budaya Karo tersebut dari keterpanggilan hati mahasiswa Karo, terhadap kelestarian budaya Karo yang kian tergerus ditengah derasnya arus globalisasi yang mengikis nilai-nilai budaya Karo. Mahasiswa Karo tidak ingin budaya itu hilang, sebab mereka meyakini bahwa budaya bukan sekedar tontonan tapi tuntunan hidup.

    Kegiatan ini dibawa langsung oleh Prof.Dr Dina Ampera,M.Si yang merupakan Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan, sekaligus Pembina IMKA FT Unimed, turut hadir Drs.Nono Sebayang,St,.M.Pd sebagai pemina IMKA FT Unimed.

    Kegiatan seminar budaya Karo yang berlangsung selama 3 jam tersebut dipandu oleh Ramanta Alkaro Sinulingga, S.Pd sebagai moderator dan diisi oleh dua narasumber yang selama ini bergelut dalam bidang kebudayaan, Dr.Pulumun peterus Ginting,S.Sn.,M.Sn sebagai narasumber pertama dan Alexander Chrisse Ginting Munthe, S.Pd sebagai narasumber kedua.

    Pulumun Ginting selaku narasumber pertama dengan mengangkat judul materi akar nilai budaya Karo menekankan pada para peserta yang hadir agar kiranya sebagai mahasiswa Karo, harus punya jati diri, harus punya citra diri sebab mempertahankan budaya itu dimulai dari diri sendiri.

    Selanjutnya beliau menegeaskan mulai dari hari ini adik-adik mahasiswa Karo, harus mau dan harus untuk terus menggelorakan salam Mejuah-juah, karena itu adalah ciri kita yang tak boleh hilang.

    Alexander Ginting sebagai narasumber kedua yang mengangkat materi tentang peran mahasiswa Karo dalam kemajuan zaman juga menegaskan, bahwa Mahasiswa Karo harus hebat, harus jadi Profesor dan harus jadi orang yang berkarya besar dalam setiap bidangnya, kalau kita besar, suku Karo takkan hilang, sebab kalau budaya kita hilang, jati diri bangsa kita hilang, mau jadi apa kita?

    Kegiatan seminar budaya karo tersebut dihadiri kurang lebih 150 orang mahasiswa yang berasal dari Unit Kegiatan Mahasisa dilingkup Kampus Unimed serta mahasiswa dari universitas lain.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Harlin Harnandes Agave Surbakti Ketua Umum IMKA Rudang Mayang FT Unimed, Nazar sahputra Kacaribu(Wakil Ketua), Eliasta Agustinus Sebayang(Sekretaris Umum), Carlo Hisikia Perangin-angin(wakil sekretaris), Rehulina Br Sembiring(Bendahara Umum), dan sebagai Ketua pelaksana kegiatan seminar Khevin Arizona Sembiring. (Erianto Perangin-Angin)