Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Benyamin Serahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang ke Konsorsium IEH-CNTY: Segera Bangun PSEL di TPA Cipeucang

    Benyamin Serahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang ke Konsorsium IEH-CNTY: Segera Bangun PSEL di TPA Cipeucang

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menandai langkah besar dalam pengelolaan sampah modern dan ramah lingkungan dengan menyerahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang (SPPL) kepada PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) melalui unit usahanya PT Indoplas Energi Hijau (IEH), bersama mitra teknologi asal Tiongkok, China Tianying Inc (CNTY).

    Penyerahan ini dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, hingga Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid beserta jajaran Wakil Ketua DPRD, di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Senin (5/5/2025).

    “Kota Tangerang Selatan akan menjadi tonggak lahirnya pengelolaan sampah perkotaan dengan teknologi modern yang ramah lingkungan di Indonesia,” ujar Benyamin.

    SPPL ini menjadi tonggak awal bagi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong.

    Proyek ini merupakan hasil lelang tender nasional yang dimenangkan oleh konsorsium IEH-CNTY, dengan Surat Keputusan Penetapan Pemenang yang telah diterbitkan sejak 17 April 2025.

    CNTY merupakan perusahaan asal China yang juga sudah berpengalaman dalam pengolahan sampah modern di berbagai negara. dan bergerak dalam industri perkotaan dan pemulihan sumber daya serta bidang teknologi energi bersih tanpa karbon, termasuk pengolahan limbah menjadi energi.

    “Pembangunan prasarana pengolahan sampah ini merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah daerah dalam membenahi tata-kelola persampahan di Kota Tangsel,” jelasnya.

    Proyek PSEL Cipeucang diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari dan 100 ton eksisting sampah yang sudah ada dengan menggunakan teknologi Moving Grate Incinerator (MGI).

    Teknologi ini dikenal mampu mereduksi sampah dalam skala besar secara efisien dan ramah lingkungan, menjadikannya solusi strategis bagi permasalahan sampah perkotaan.

    Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Konsorsium IEH-CNTY, Bobby Gafur Umar mengatakan, PSEL Cipeucang ini nantinya akan mampu mengurangi beban TPA yang sudah sangat sesak sampah dan cenderung menjadi lokasi yang tidak sehat.

    “Yang jelas, PSEL ini tidak hanya memberikan solusi modern bagi permasalahan sampah, tapi akan menjadi salah satu fasilitas yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tangsel,” kata dia. (At)

  • Jasa Raharja Kanwil Banten Melaksanakan Kegiatan SIGAP Instansi Di Kantor Pemerintah Desa Daroyon Kabupaten Lebak

    Jasa Raharja Kanwil Banten Melaksanakan Kegiatan SIGAP Instansi Di Kantor Pemerintah Desa Daroyon Kabupaten Lebak

    Rangkasbitung, Djawaranews.com – Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan dalam membayar PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Salah satu yang telah konsisten dilaksanakan adalah kegiatan SIGAP (Samsat Initiative for Growth Achievement). Abi Rizky beserta tim dari Jasa Raharja Samsat Rangkasbitung melaksanakan kunjungan di kantor Pemerintah Desa Daroyon di Cileles. (Senin, 05 Mei 2025)

    Diterima baik bidang staff desa, Abi Rizky menghimbau bahwa adanya program relaksasi pajak kendaraan sampai tanggal 30 Juni 2025 agar dapat diinformasikan secara intensif kepada warganya. Disaat yang bersamaan Nazib  menjelaskan salah satu program manfaat jaminan Jasa Raharja yaitu SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Taufik menjelaskan bahwa SWDKLLJ dapat dimanfaatkan jika masa lakunya aktif, sebagaimana diketahui bahwa pajak kendaraan dengan SWDKLLJ merupakan satu paket sehingga jika terjadi musibah kecelakaan lalu lintas akan menghambat percepatan proses penjaminan biaya perawatan di fasilitas Kesehatan jika pajak kendaraannya tidak aktif.

    Kegiatan SIGAP yang dilakukan Jasa Raharja merupakan salah satu bentuk proaktif dalam meningkatkan kepatuhan instansi dalam membayar pajak kendaraanbermotor. Tidak hanya itu, kegiatan SIGAP sebagai salah satu upaya aktualisasi kepemilikan kendaraan yang dimiliki. Kegiatan SIGAP merupakan bagian dari komitmen PT Jasa Raharja untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan seluruh stakeholder, dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Perusahaan terus berusaha untuk menjaga hubungan yang baik dengan instansi dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang kondusif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. (Yon)

  • DPRD Kota Serang Berharap Uji Kompetensi Eselon 2 Transparan Serta Sesuai Kapasitas

    DPRD Kota Serang Berharap Uji Kompetensi Eselon 2 Transparan Serta Sesuai Kapasitas

    SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana akan melangsungkan Uji Kompetensi (Ukom) bagi pejabat eselon 2 (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) di Lingkungan Pemerintah Kota Serang.

    Menanggapi rencana tersebut, Wakil ketua I DPRD Kota Serang Roni Alfanto mengungkapkan apresiasi dan supportnya atas ide tersebut.

    Menurutnya, skill dan/atau kemampuan seseorang dalam bidangnya itu  berbeda-beda.

    “Ukom ini kan untuk melihat apakah Dia cocok atau tidak, kan masing- masing orang itu punya kemampuan di bidangnya.

    Mungkin ada yang cocok di  Dindik, ada yang cocok di Disparpora. Intinya harus ada yang punya kapasitas,” ucap Roni

    Ia juga berharap pada tahap Uji Kompetensi (Ukom) ini, bisa dilaksanakan dengan transparan dan benar-benar sesuai dengan kapasitas masing-masing.

    “Tentunya kita suport itu. Jangan ada titip-titipan, ukom ini sesuai dengan kemampuan dan berikan yang terbaik. Insyaallah siapapun yang terpilih itu adalah hasil kemampuan masing-masing,” ucap Roni

    “Intinya kami minta ini dilakukan setransparan mungkin dan sesuai kemampuan kapasitas mereka dan jangan ada titip-titipan,” imbuhnya.

  • Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Bersilaturahmi dengan Wakapolda Kepri

    Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Bersilaturahmi dengan Wakapolda Kepri

    KEPRI, Djawaranews.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid didampingi Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Rery Yudhistira dan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Ramono melakukan silaturahmi dengan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.IK, M.Si di Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Batam, Selasa (05/05/2025).

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengatakan silaturahmi tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergitas dan soliditas antara jajaran Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun dengan pihak Kepolisian di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

    “Koordinasi ini dilakukan untuk semakin memperkuat sinergitas dan soliditas yang telah terjalin antara pihak Kepolisian di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dengan Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun” ujar Farid.

    “Untuk itu, saya berharap dengan adanya silahturahmi ini Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun bersama Kepolisian dapat terus bersinergi dalam menjaga kedaulatan NKRI,” harap Farid.

    Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.IK, M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Intelijen Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, menyampaikan agar jajaran Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun dapat bekerja dengan baik, sesuai aturan, prosedur dan kode etik yang benar serta menjaga kekompakan dan soliditas dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun.

    “Bekerja yang baik sesuai aturan, prosedur dan kode etik yang benar serta jaga kekompakan dan soliditas dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun,” pungkas Anom.

  • Wagub Banten: KB Untuk Jadikan Keluarga Sejahtera

    Wagub Banten: KB Untuk Jadikan Keluarga Sejahtera

    Tangerang – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan, masyarakat penting untuk melakukan Program Keluarga Berencana (KB) mulai dari berencana mematangkan usia pernikahan hingga mematangkan rentang waktu kehamilan.

    “Peran KB ini sangat penting untuk menjadikan keluarga sejahtera, menjadi keluarga bahagia, dan lainnya sebagainya,” ungkap Dimyati pada Pencanangan Pelayanan KB Serentak Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam rangka memperingati HUT IBI ke-74 dan International Day of Midwife (IDM) tahun 2025 di Jl. Aria Jaya Santika, Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (5/5/2025).

    Dalam kesempatan itu, Dimyati juga sampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para bidan dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, bidan memiliki sejumlah tugas yang mulia dari menjaga dan merawat wanita hamil hingga membantu pada saat melahirkan dan tetap memeriksa pasca melahirkan.

    “Tugas bidan diantaranya pelayanan kesehatan, satu diantaranya adalah KB (Keluarga Berencana) dan ini merupakan peran penting dan membantu pemerintah khususnya Kemendukbangga,”

    Dikatakan bidan juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda terkait indahnya berencana.

    Sementara, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala BKKBN Wihaji menyampaikan IBI menjadi mitra strategis dan mitra taktis dari Kemendukbangga dalam berbagai program, terutama hal-hal yang dikerjakan oleh para bidan.

    “Kita berharap pencanangan pelayanan KB serentak ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam pengendalian penduduk dan memastikan anak Indonesia sehat serta generasi penerusnya menjadi generasi yang hebat,” ujarnya.

    Selanjutnya, Wihaji menyampaikan pencanangan pelayanan KB tersebut ditargetkan mampu menyasar pada 1 juta akseptor di seluruh Indonesia dan diprioritaskan KB IUD (IntraUterine Device).

    “Selama ini bidan berada di lini terdepan. Mengedukasi bagian teknis untuk pelayanan kontrasepsi itu bidan-bidan,” katanya.

    Untuk dapat mencapai target tersebut, Kata Wihaji, Kemendukbangga bersama IBI akan langsung mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga mampu diakses oleh masyarakat yang akan melakukan layanan KB.

    “Prinsipnya ini untuk melayani masyarakat Indonesia, terutama bagi penerima manfaat para peserta KB atau akseptor,” imbuhnya.

    Di tempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Dr Ade Jubaedah mengatakan pihaknya setiap tahun selalu menyelenggarakan bakti sosial pelayanan KB secara serentak, hal itu bertujuan untuk mendukung program pemerintah.

    “Dan itu kami fokuskan di tempat praktek mandiri bidan yang dilakukan secara gratis. Kegiatan pencanangan KB serentak ini juga merupakan hasil kerjasama IBI dengan Kemendukbangga sebagai wujud nyata sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan keluarga dan penguatan ketahanan nasional,” katanya.

    Disampaikan Pencanangan Pelaksanaan KB Serentak di Seluruh Indonesia itu dimulai dari 5-31 Mei 2025. Pencanangan melibatkan seluruh anggota IBI.

    “Tujuan dari kegiatan ini bagaimana kita memberikan akses pelayanan KB berkualitas kepada masyarakat, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga serta menjangkau kelompok rentan dan terpencil yang membutuhkan layanan keluarga berencana,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Mendukbangga Wihaji bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Forkopimda Kabupaten Tangerang, jajaran Kemendukbangga/BKKBN serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tigaraksa dan meninjau langsung pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui dan Balita Non-PAUD. (Trg)

  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Masyarakat Teladani Para Ulama

    Gubernur Banten Andra Soni Ajak Masyarakat Teladani Para Ulama

    Pandeglang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat Banten untuk meneladani para ulama. Ulama sebagai pewaris nabi, ajaran dan teladan yang diberikan dapat menuntun untuk selamat dunia dan akhirat.

    Hal itu diungkap Andra Soni di sela-sela kegiatan Haul ke-21 Abuya Bustomi dan Haul ke-1 Hj Enok Bahryah Binti Abuya Bustomi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah Cisantri, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Senin (5/5/2025).

    Dikatakan, Abuya Bustomi merupakan ulama yang terkenal dengan keberanian dan karomah-nya. Melalui haul yang dilaksanakan, diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana masyarakat untuk meneladani waliyullah.

    “Semoga Allah SWT senantiasa menjadikan ilmunya terus mengalir sebagai amal jariyah dengan seraya memanjatkan doa bagi keselamatan dan kesejahteraan akan terlimpahkan kepada seluruh masyarakat Banten,” ucapnya.

    Menurut Andra Soni, ketika para ulama-ulama besar yang ada di Provinsi Banten satu persatu wafat, maka masyarakat harus siap mengemban tugas mulia yang diajarkan para ulama. Mengamalkan dan menyebarkan ajaran agama Islam yang sejuk dan damai sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, para sahabat, serta para ulama berikutnya.

    “Termasuk ajaran yang telah diwariskan oleh Kyai Abuya Bustomi,” katanya.

    Di depan ribuan santri, Andra Soni mengingatkan bagaimana saat ini umat Islam harus mampu membangun nilai-nilai peradaban Islam yang mulia, mendorong keberagaman yang ramah, dan makin memperkuat proses pemberdayaan masyarakat yang majemuk, kritis dan bertanggung jawab.

    “Melalui momentum Haul Abuya Bustomi, marilah kita sebarkan ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, pribadi yang santun toleran, dan kesalehan sosial sebagaimana diajarkan oleh beliau,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu perwakilan keluarga besar almarhum Abuya Bustomi, Jamaluddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Banten Andra Soni. Menurutnya, hal ini membuktikan jika peran ulama itu tidak bisa dipisahkan dalam pembinaan masyarakat yang maju.

    Di mata Jamaluddin, Abuya Bustomi merupakan sosok ulama yang alim, karismatik serta mempunyai keilmuan agama yang dalam. Berdasarkan cerita yang Jamaluddin dapatkan langsung dari Abuya Bustomi, beliau mondok menjadi santri hampir 27 tahun.
    “Selama itu, beliau khatam alquran sekitar 878 kali,” ucapnya.

    Dikatakan, Abuya Bustomi merupakan sosok yang ikhlas dalam mengajar. Tidak hanya kepada para santrinya, ia juga mengajarkan masyarakat sekitar serta keluarga akan ajaran agama islam.

    “Maka dari itu tidak heran jika sosoknya sangat disegani. Apalagi murid-muridnya juga banyak yang menjadi ulama besar,” pungkasnya. (Trg)

  • Asda I Pemkab Serang Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Asda I Pemkab Serang Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Serang – Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Haryadi mengajak semua pihak untuk andil meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Serang.

    Hal disampaikan Haryadi usai menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas Tahun 2025 di Halaman Pendopo Bupati Serang pada Senin, 5 Mei 2025.

    “Saya berharap dalam rangka hari pendidikan ini, semua pihak terutama para guru untuk meningkatkan kualitas belajar mengajarnya untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

    Selain itu, Haryadi juga berharap kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesionalismenya, meningkatkan kompetensi melalui lembaga pendidikan baik itu pendidikan formal maupun pendidikan nonformal.

    “Supaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Serang,” katanya.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugraha Jaya mengatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional tahun 2025 ini lebih menekankan kepada hal-hal yang berkaitan bagaimana pendidikan untuk semua itu benar-benar menjadi tekanan dan perhatian semua pihak.

    “Dalam sambutan Pak Menteri, kita tidak boleh lagi memberikan peluang kepada warga dan masyarakat untuk tidak mengikuti pendidikan yang maksimal,” ujarnya.

    Dalam undang-undang, kata Asep, bahwa pendidikan itu menjadi tanggung jawab pemerintah, orang tua, dan masyarakat dan itu menjadi keutamaan bahwa proses pendidikan itu harus menjadi perhatian dan harus dikuatkan oleh berbagai pihak.

    Sebab, pendidikan yang menjadi bagian yang dibutuhkan oleh anak-anak didik, masyarakat di usia tertentu tentunya harus menjadi perhatian dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah.

    “Kita berharap bahwa pendidikan yang kita upayakan ini benar-benar punya intervensi yang kuat, untuk hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat yang akan datang,” tandasnya.

    Turut hadir pada Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2025 tingkat Kabupaten Serang tersebut para Asda, Staf Bupati, Kepala OPD, Pejabat Eselon 3, 4, dan pegawai di lingkungan Pemkab Serang.

    Pada momen ini, para pegawai mengenakan baju daerah bagi perempuan, dan laki-laki pakaian hitam Silat Kaserangan. Secara simbolis juga, Asda I Kabupaten Serang memberikan penghargaan kepada guru yang sudah mengabdi selama 10 sampai 20 tahun didampingi Kepala Dindikbud, Asep Nugraha Jaya, dan Sekretaris Dindikbud Eeng Kosasih. (Trg)

  • Wabup Tangerang Buka FLS3N dan O2SN Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Tangerang

    Wabup Tangerang Buka FLS3N dan O2SN Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Tangerang

    Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Tangerang.

    Acara yang masih dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Senin (5/525).

    Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan bahwa keterlibatan semua unsur pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, hingga dunia usaha sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

    Acara ini mengangkat tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

    “Tema ini mengingatkan kita semua bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dibutuhkan keterlibatan dan kolaborasi semua unsur, baik pemerintah, para orang tua, guru, masyarakat maupun dunia usaha yang merupakan bagian dari semesta pendidikan,” ungkap Wabup Intan.

    Menurut dia, kegiatan ini sangat relevan dengan misi pembangunan daerah Kabupaten Tangerang, yaitu meningkatkan pendidikan yang berkualitas. Ajang ini juga bertujuan untuk memberikan wadah bagi peserta didik dalam menyalurkan minat, bakat, dan potensi mereka, sekaligus menghasilkan talenta yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing secara global.

    “Pelaksanaan festival dan olimpiade ini adalah wadah aktualisasi talenta, tempat di mana anak-anak kita dapat belajar tidak hanya untuk menjadi juara, tetapi untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta budaya bangsa,” ujarnya.

    Dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, para guru, orang tua murid, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FLS3N dan O2SN tersebut. Penyelenggaraan FLS3N dan O2SN merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi semua unsur dalam menciptakan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga seni, olahraga, dan nilai-nilai kejujuran serta kerja sama.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, para guru, orang tua murid, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi dan kolaborasi semua unsur dalam menciptakan pendidikan yang holistik,” ucapnya.

    Dia berpesan kepada seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik, jujur, dan sportif, bukan hanya mengejar kemenangan namun juga belajar dan memperbanyak pengalaman.

    “Kepada anak-anakku para peserta didik, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Jadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga, bukan semata-mata untuk menang, tetapi untuk belajar dan berkembang,” pesannya.

    Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk terus menguatkan sinergitas dan kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter dan berkeadilan di Kabupaten Tangerang.

    “Akhir kata, saya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berkeadilan di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Shj)

  • Kinerja APBN Provinsi Banten Periode sampai 31 Maret 2025 Berkinerja Semakin Meningkat

    Kinerja APBN Provinsi Banten Periode sampai 31 Maret 2025 Berkinerja Semakin Meningkat

    Serang – Secara keseluruhan kinerja APBN Provinsi Banten sampai dengan 31
    Maret 2025 realisasinya lebih baik dari bulan sebelumnya. Hal ini terlihat realisasi pendapatan
    dan belanja negara mulai meningkat seperti yang disampaikan oleh para pimpinan Kemenkeu
    Satu Regional Banten yakni Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Suska,
    Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan Penyidikan Kanwil DJP Banten, Erwin
    Warganingrat, Kepala KPU Bea dan Cukai Soekarno Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, dan Kepala
    Kanwil DJKN Banten, Djanurindro Wibowo. 2 Mei 2025

    Kinerja PNBP dan Belanja Negara

    Menurut Suska, kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sampai dengan 31 Maret 2025,
    realisasinya mencapai Rp395,69 miliar atau 29,71% dari target. Kinerja PNPB ini ditopang oleh
    Pendapatan Pelayanan Pertanahan, Jasa Kepelabuhanan, Pendapatan Paspor , Pendapatan
    Jasa Pelayanan Pendidikan dan Jasa Pelayanan Rumah Sakit.

    Selanjutnya, Dari sisi Belanja Negara sampai dengan 31 Maret 2025 terealisasi sebesar Rp6,52
    triliun atau 23,63% dari pagu. Kontribusi realisasi belanja negara terbesar berasal dari Belanja
    Transfer ke Daerah sebesar Rp4,95 triliun atau 25,87%. Kemudian Belanja K/L sebesar Rp1,57
    triliun atau 18,55%. Untuk Belanja K/L terdapat penurunan pagu yang disebabkan oleh tidak
    adanya kegiatan Pemilu seperti tahun sebelumnya dan adanya kebijakan efisiensi anggaran.
    Adapun realisasi jenis Belanja K/L Belanja Pegawai sebesar 26,72%, Belanja Barang sebesar
    13,71%, Belanja Modal sebesar 2,25%, dan Belanja Bansos sebesar 47,46%.

    Sementara realisasi jenis Belanja TKD Dana Bagi Hasil sebesar 6,10%, Dana Alokasi Umum
    sebesar 28,21% DAK Non Fisik sebesar 31,82%, dan Dana Desa sebesar 37,53%. Sedangkan
    untuk DAK Fisik dan Dana Insentif Fiskal belum terealisasi karena belum ada penyaluran.
    Terkait hibah, total pendapatan hibah yang diterima oleh satuan kerja vertikal sampai dengan 31
    Maret 2025 sebanyak 17 hibah dengan total nilai sebesar Rp41,17 miliar. Hibah tersebut
    digunakan untuk peningkatan kesejahteraan guru, menunjang pencapaian program Polri dan
    Kejaksaan RI.

    Selanjutnya terkait dengan kinerja APBD Banten sampai dengan 31 Maret 2025, realisasi
    Pendapatan Daerah sebesar 16,14% dan Belanja Daerah sebesar 8,48%. TKD yang telah
    disalurkan ke Provinsi Banten sampai dengan 31 Maret 2025 sebesar Rp4,95 triliun atau sebesar
    70,69% dari total pendapatan Banten.

    Kinerja Penerimaan Pajak

    Selanjutnya, Edwin Warganingrat, Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan
    Penyidikan Kanwil DJP Banten menyampaikan informasi tentang penerimaan pajak Provinsi
    Banten hingga 31 Maret 2025. Menurutnya, penerimaan pajak periode tersebut tercapai sebesar
    Rp14,642 triliun, memenuhi 17,97% dari target APBN 2025 sebesar Rp81,48 triliun.
    Edwin menjelaskan terkait realisasi penerimaan pajak perkelompok jenis pajak bahwa realisasi
    PPh Non Migas sebesar 16,93%, PPN dan PPnBM sebesar 17,75%, PBB dan BPHTB sebesar
    6,19% dan Pajak Lainnya sebesar 122,6%.

    Edwin juga menyampaikan bahwa kontribusi penerimaan pajak Kanwil DJP Banten ditopang oleh
    jenis pajak PPN Dalam Negeri, PPN Impor, dan Pajak Lainnya dengan kontribusi masing-masing
    sebesar 29,28%, 28,89% dan 11,88%. Selain itu untuk realisasi penerimaan pajak tertinggi
    dicapai oleh KPP Pratama Pondok Aren sebesar 22,16%.

    Kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai

    Selanjutnya, Kepala KPU Bea dan Cukai Soekarno – Hatta, Gatot Sugeng Wibowo,
    menyampaikan informasi tentang penerimaan Kepabeanan dan Cukai Provinsi Banten hingga 31
    Maret 2025. Capaian penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp3,22 triliun, memenuhi
    22,54% dari target tahunan APBN 2025 sebesar Rp14,30 triliun.

    Gatot menjelaskan, penerimaan Kepabeanan dan Cukai ini terdiri dari Bea Masuk, Cukai, dan
    Bea Keluar. Bea Masuk mencapai Rp2,53 triliun, didorong dari komoditas kebutuhan bahan
    bakar, gula, kakao, peternakan, baja, batubara, elektronik, gypsum, kimia, dan bahan kimia,
    kendaraan listrik, sepeda, alas kaki, dan ban. Cukai mencapai Rp0,64 triliun, didorong oleh
    kenaikan target yang cukup signifikan di tahun 2025, terjadinya penurunan jumlah produksi, yang
    diiringi dengan daya saing yang semakin banyak. Sementara untuk Bea keluar mencapai
    Rp42,21 miliar dipengaruhi fluktuasi harga komoditas kelapa sawit dan produk turunan
    pengolahannya.

    Gatot juga menyampaikan kinerja Neraca Perdagangan Maret 2025, Ekspor tercatat USD 4,01
    miliar dan impor tercatat USD 3,40 miliar. Pertumbuhan Neto Neraca Perdagangan bulan Maret
    2025 tersebut disebabkan oleh peningkatan nilai ekspor pada komoditas alat ukur dan alat uji,
    barang perhiasan dan barang berharga, dan ikan segar / dingin hasil tangkap dan peningkatan
    nilai importasi yang didominasi hasil minyak, logam mulia, dan peralatan komunikasi.

    Kinerja Pengelolaan Aset di Banten sampai dengan 31 Maret 2025

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Provinsi Banten, Djanurindro
    Wibowo, melaporkan kinerja pengelolaan aset negara di wilayah Banten sampai dengan 31
    Maret 2025. Pengelolaan aset negara di Banten mencakup Penerimaan Negara Bukan Pajak
    (PNBP) dari Kekayaan Negara, Piutang dan Lelang, serta Pembiayaan Proyek Strategis
    Nasional (PSN) oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), menunjukkan kinerja positif dan
    sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

    Realisasi PNBP dari pengelolaan aset sampai dengan 31 Maret 2025 mencapai Rp6,08 miliar
    atau 15,55% dari target tahun 2025. Sementara itu, realisasi PNBP dari lelang mencapai
    Rp14,56 miliar atau 31,70% dari target tahun 2025, sedangkan realisasi PNBP dari piutang
    negara sebesar Rp33,84 juta atau 50,51% dari target tahun 2025. Total realisasi PNBP sampai
    dengan Maret 2025 sebesar Rp20,68 Miliar atau mencapai 24,29% dari target tahun 2025.
    Realisasi Pokok lelang bulan Maret 2025 mencapai Rp141,79 Milliar, sehingga realisasi sampai
    dengan 31 Maret 2025 mencapai Rp435,57milliar atau 25,46% dari target tahun 2025, dengan
    dominasi jenis lelang meliputi Lelang Hak Tanggungan, Lelang Non Eksekusi Sukarela (PL Kelas
    II) dan Lelang Jaminan Fidusia.

    Realisasi penurunan nilai saldo piutang negara sampai dengan 31 Maret 2025 mencapai Rp1,81
    miliar atau 26,62 % dari target tahun 2025. Kontribusi terbesar pada Maret 2025 berasal dari
    angsuran debitur piutang negara BLBI di KPKNL Tangerang II.

    Pada bulan Maret 2025, terdapat realisasi Hibah Barang Milik Negara berupa Tanah Bangunan
    Untuk Dijual atau Diserahkan kepada Masyarakat (Rumah Susun Kabupaten Pandeglang)
    kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, senilai Rp19,49 Milliar yang berasal dari Satuan
    Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Banten Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian
    PUPR, sehingga sampai dengan bulan Maret 2025 realisasi Hibah Barang Milik Negara
    mencapai Rp 101,10 Milliar. Sedangkan Sertifikasi BMN s.d 31 Maret 2025 telah terealisasi
    sebanyak 98 Bidang atau 30,43% dari target tahun 2025.

    Untuk pembiayaan PSN oleh LMAN di Provinsi Banten di bulan Maret tahun 2025, sudah
    terealisasi pembiayaan sebesar Rp 11,26 miliar Rupiah, yang berasal dari realisasi atas Sarana
    dan Prasarana Air Baku Karian, Bendungan Karian, Jalan Tol Serang – Panimbang, sehingga
    total realisasi s.d bulan Maret 2025 sebesar Rp95,73 Miliar. Secara kumulatif Realisasi Proyek
    Strategis Nasional di Provinsi Banten sejak awal pembiayaan Proyek Strategis Nasional s.d.
    Maret 2025 sebesar Rp16,53 Triliun. (Rls)

  • ASDP Merak Dianggap Bungkam, Aliansi Selat Sunda Soroti Limbah dan Polusi Pelabuhan

    ASDP Merak Dianggap Bungkam, Aliansi Selat Sunda Soroti Limbah dan Polusi Pelabuhan

    Merak – Senin (05/05/25) Aliansi Selat Sunda melayangkan protes keras terhadap PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak yang dinilai mengabaikan surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan beberapa minggu lalu. Surat tersebut memuat sejumlah keluhan masyarakat, mulai dari buruknya pelayanan publik hingga dugaan pelanggaran pengelolaan lingkungan.

    Wawan, Sekretaris Jenderal Aliansi Selat Sunda, menyatakan bahwa ASDP telah gagal menunjukkan itikad baik sebagai institusi pelayanan publik. “Kami sudah mengirimkan surat resmi beberapa minggu lalu, tapi hingga kini belum ada tanggapan. Komunikasi dengan pihak ASDP juga sangat lamban,” ujarnya.

    Menurutnya, pelayanan yang dinilai buruk serta sikap tertutup ASDP menimbulkan kekecewaan mendalam, terutama bagi warga di sekitar wilayah Pulo Merak yang terdampak langsung oleh aktivitas pelabuhan.

    Aliansi juga menyoroti sejumlah persoalan serius terkait tata kelola lingkungan, seperti pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), kepatuhan terhadap dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta meningkatnya polusi udara dan kebisingan akibat aktivitas kendaraan dan kapal.

    “Kami mempertanyakan apakah ASDP Merak benar-benar telah menjalankan kewajiban lingkungan sebagaimana diatur dalam dokumen AMDAL. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab terhadap keberlangsungan hidup masyarakat sekitar,” tambah Wawan.

    Aliansi turut mengkritisi lemahnya pengawasan dari instansi teknis seperti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Merak dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak. Mereka mendesak agar kedua lembaga tersebut menjalankan fungsinya secara tegas sesuai amanat Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan PP No. 61 Tahun 2009.

    Tokoh muda lokal sekaligus Ketua Pendekar Buyut Yasir Merak, juga angkat bicara. Ia menilai aktivitas pelabuhan yang padat harus diimbangi dengan pengawasan ketat serta partisipasi masyarakat. “Sudah terlalu lama masyarakat hanya jadi penonton. Sementara dampaknya—pencemaran, kemacetan, dan kebisingan—kami yang menanggung,” ujarnya.

    Sebagai bentuk desakan, Aliansi Selat Sunda merencanakan aksi demonstrasi di Pelabuhan Merak dalam waktu dekat. Mereka menuntut keterbukaan informasi, ruang dialog publik, serta audit lingkungan menyeluruh terhadap operasional ASDP Merak.

    Menanggapi hal ini, Rizal dari bagian SGM ASDP menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan respons. Ia menjelaskan bahwa bukan berarti tidak ada tanggapan, namun kondisi GM ASDP Merak yang sedang sakit dan padatnya agenda permintaan pertemuan membuat pihaknya belum bisa merespons dengan segera.

    “Maaf Pak, bukan tidak ada tanggapan, namun dikarenakan banyaknya agenda yang minta pertemuan dan kebetulan Pak GM sedang sakit, makanya kami cari jadwal yang tepat. Saat ini kami sedang siapkan surat balasan,” ujar Rizal.

    Pihak ASDP menyatakan bahwa surat balasan tengah disiapkan dan akan segera dikirim kepada pihak Aliansi Selat Sunda. (Mgr)