Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Kolaborasi KBRI Berlin dan PPI Jerman Hadirkan Latihan Dasar Kepemimpinan 4.0

    Kolaborasi KBRI Berlin dan PPI Jerman Hadirkan Latihan Dasar Kepemimpinan 4.0

    KBRI Berlin menggandeng PPI Jerman dalam kolaborasi mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) 4.0 pada tanggal 9-10 Mei 2025 di Herbstein, Negara Bagian Hessen.

    LDK ini mengusung tema Future-Ready Leadership: Collaboration and Management dan dihadiri oleh KUAI KBRI Berlin, Konjen RI Frankfurt serta 72 pengurus dan anggota PPI Jerman dari beberapa wilayah perwakilan seperti PPI Aachen, Berlin Göttingen, Bonn, Köln, Stuttgart, Hannover, Münster hingga Stuttgart.

    Dalam pembukaan kegiatan, KUAI KBRI Berlin menekankan pada jiwa kepemimpinan para pengurus dan anggota PPI Jerman yg harus senantiasa dipertajam. “Mental kepemimpinan yg baik dan kuat dibutuhkan bagi generasi muda PPI Jerman dalam menghadapi masa mendatang yang dinamis, penuh tantangan dan penuh ketidakpastian”, tandas KUAI Berlin.

    Terdapat harapan yg besar dengan adanya LDK ini, di antaranya adalah bahwa para pengurus dan anggota PPI Jerman di masa mendatang dapat berkolaborasi untuk bersama membangun bangsa dan negara. Para generasi muda PPI Jerman inilah nanti yang akan menduduki posisi-posisi penting, baik di sektor pemerintahan maupun non-pemerintahan, sehingga diharapkan dapat mengambil kebijakan yang berdampak baik.

    Dalam pemaparan materi, para narasumber yaitu Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Fungsi Protokol dan Konsuler, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Atase Pertahanan, dan Atase Kepolisian menyampaikan mengenai pengenalan organisasi, fungsi dan tugas KBRI Berlin, wawasan nusantara, pertahanan negara, keimigrasian, hingga permasalahan kependudukan.

    Pada kegiatan LDK ini, terasa semakin meriah karena berbarengan dengan perayaan HUT PPI Jerman yang ke-69. Sebagai organisasi yang usianya sudah matang, banyak harapan dari KUAI Berlin dan Konjen RI Frankfurt agar PPI Jerman senantiasa produktif melakukan serta menghasilkan hal positif bermanfaat.

    Antusiasme dan animo peserta LDK pada sesi tanya jawab sangat tinggi karena banyaknya hal-hal dan pengetahuan yang ingin dikonfirmasi dan didapatkan. Kegiatan di dalam LDK yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini meliputi substansi dan pelatihan soft-skills hingga olahraga dan api unggun.

  • Ikuti Funwalk dan Senam Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Rentan dan PERWOSI Kabupaten Tangerang Dilindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    Ikuti Funwalk dan Senam Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Rentan dan PERWOSI Kabupaten Tangerang Dilindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    TANGERANG, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang hadiri kegiatan funwalk dan senam bersama yang diselenggarakan PERWOSI Kabupaten Tangerang di depan Gedung Kantor Bupati Puspemkab Tangerang, Minggu, (11/5/25).

    Kegiatan funwalk dan senam bersama ini dibuka langsung oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah serta dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma dan diikuti ribuan masyarakat Kabupaten Tangerang.

    Untuk diketahui, bahwa dalam kegiatan funwalk dan senam bersama ini BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang turut serta berpartisipasi dalam memberikan hadiah door prize serta melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat.

    Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas antusiasme serta partisipasi luar biasa dari seluruh masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berolahraga, tetapi juga merupakan perwujudan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap gaya hidup sehat.

    “Syukur Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh kebahagiaan, semangat dan keakraban untuk mengikuti kegiatan Senam Tangerang Gemilang dan Jalan Sehat Bersama,” ujar Bupati.

    Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pentingnya gaya hidup sehat harus terus dijaga untuk membangun pondasi pembangunan di Kabupaten Tangerang. Pondasi ini yang kuat ini juga modal untuk mencapai visi pembangunan daerah, yaitu ‘mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing’.

    “Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pentingnya gaya hidup sehat baik jasmani mauoun rohani ini harus terus dijaga, sebagai pondasi pembangunan dalam visi daerah yaitu, Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” tandasnya.

    Bupati berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat, baik melalui senam, jalan sehat, maupun aktivitas fisik lainnya. Ia mengingatkan bahwa tubuh yang sehat adalah modal utama untuk beraktivitas, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan daerah tercinta.

    “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai awal yang baik untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Karena tubuh yang sehat adalah modal utama untuk beraktivitas, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan daerah tercinta kita,” pesan Bupati Maesyal Rasyid.

    Sementara itu pada kegiatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta funwalk dan senam bersama.

    “Tidak lupa kita dorong agar seluruh pekerja rentan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang ini terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, kita bersinergi dengan PERWOSI Kabupaten Tangerang,” kata Ibkar.

    “Semoga melalui kegiatan ini, kita harapkan seluruh pekerja rentan dan anggota PERWOSI Kabupaten Tangerang dapat terlindungi dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui sektor Bukan Penerima Upah (BPU),” harap Ibkar.

  • Resmikan Balai PKK Melati 24, Sekda: Simbol Kekuatan Gotong Royong

    Resmikan Balai PKK Melati 24, Sekda: Simbol Kekuatan Gotong Royong

    Tangerang — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja meresmikan Balai PKK Melati 24 RW 022 Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Sabtu (10/5/25).

    Dalam sambutannya, Sekda yang membacakan sambutan Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis gotong royong. Selain itu Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh berbagai inisiatif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing”.

    “Bangunan ini merupakan bukti semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat khususnya di RW 022 Kelurahan Binong. Balai PKK ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi rumah besar pemberdayaan masyarakat,” ujar Soma Atmaja.

    Dia berharap dengan hadirnya Balai PKK Melati 24 bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, khususnya bagi para kader PKK, perempuan, dan keluarga. Menurut dia, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dan penting peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

    “Dengan adanya Balai PKK Melati 24, diharapkan berbagai program pemberdayaan dan pelatihan dapat berjalan secara lebih terarah dan optimal, serta mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang produktif, mandiri, dan harmonis,” harapnya.

    Sementara itu, Melasari Sadeli Ketua PKK Melati 24 RW. 022 menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas terbangunnya Balai PKK Melati 24. Berbagai kegiatan rutin program PKK Melati 24 dapat dilakukan dengan lebih nyaman dengan adanya Balai PKK tersebut.

    “Beberapa program berdasarkan tugas Pokja seperti adanya Posyandu, setiap sabtu minggu ke 2, pemantauan kesehatan ibu dan anak, adanya program bank sampah dapat dilakukan dengan lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Selain itu, PKK RW 022 akan menggelar program UMKM melalui pelatihan kepada warga sehingga memiliki bekal untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta pendidikan karakter dan keagamaan.

    “Semoga dengan adanya Balai PKK Melati 24 ini program-program kami dapat berjalan lebih terarah dan memiliki dampak yang positif bagi warga RW 022,” ujarnya.

    Peresmian ini secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Tangerang dengan menggunting pita sebagai penanda bahwa Balai PKK Melati 24 sudah resmi penggunaannya.

    Turut hadir Ketua Fraksi Gerinda pada DPRD Kab.Tangerang, Camat Curug, Unsur Forkopimcam, Lurah Binong, TP PKK  dan masyarakat sekitar.   (Shj)

  • Tinjau Posyandu di  Kota Serang, Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Sebut  Transformasi New Posyandu Berjalan Baik

    Tinjau Posyandu di Kota Serang, Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Sebut Transformasi New Posyandu Berjalan Baik

    Kota Serang – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni meninjau implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan Posyandu di Kota Serang dalam rangka transformasi New Posyandu, Sabtu (10/5/2025). Turut mendampingi Wakil Ketua Posyandu Kota Serang Annisa Rachmawati Agis.

    Tiga Posyandu yang dikunjungi meliputi Posyandu Kartini Kampung Kilasah, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen; Posyandu Teri 3 Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan; serta Posyandu Mawar 1 Kampung Tegal, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

    Tinawati menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan Posyandu sesuai dengan enam SPM, yaitu bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman, Ketentraman dan Ketertiban Umum, Perlindungan Masyarakat, serta Sosial.

    Dikatakan, kunjungan itu penting dilakukan untuk menilai langsung kesiapan penerapan enam SPM yang telah dicanangkan pemerintah sebagai bagian dari Transformasi New Posyandu. Juga merupakan bagian dari persiapan untuk Lomba Posyandu Tingkat Nasional.

    “Pada peninjauan ini kebetulan sedang dibuka pelayanan masyarakat terhadap seluruh enam SPM. Kita melihat bagaimana masyarakat dilayani,” ujar Tinawati.

    “Transformasi New Posyandu terhadap penerapan enam SPM menunjukan perkembangan yang baik,” tambahnya.

    Dalam kesempatan itu, Tinawati juga menekankan atas pentingnya kelengkapan obat-obatan dalam pelayanan kesehatan di Posyandu. “Terkait kekurangan dan kelengkapan obat-obatan, akan kita cek kembali karena saat ini tengah berjalan program pemerintah yaitu cek kesehatan gratis termasuk ketersediaan obat-obatan,” ucapnya.

    Dirinya juga ungkapkan perlunya kelengkapan sarana dan prasarana TK/PAUD yang sesuai standar. Anak-anak TK/ PAUD membutuhkan arena dan sarana bermain di luar ruang. Dirinya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk arena dan sarana bermain anak-anak TK/PAUD.

    Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Posyandu Kota Serang Annisa Rachmawati mengatakan, kalau melihat di lokasi yang telah ditinjau, intervensi enam SPM-nya semua sudah berjalan dengan baik. “Namun untuk beberapa Posyandu di kelurahan lain masih butuh edukasi dan sosialisasi lebih lanjut terhadap transformasi Posyandu dengan menerapkan enam SPM,” ucapnya

    “Karena Program Transformasi New Posyandu yang menjalankan enam SPM ini masih tergolong baru. Kami terus sosialisasikan ke masyarakat dan para kader Posyandu. Sehingga nanti bisa terealisasi merata di semua kelurahan dan kecamatan.” pungkas Annisa

    Dalam kesempatan itu, rombongan juga menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat berupa tongkat bantu jalan untuk lansia, bibit tanaman cabai, tas siaga kebencanaan, dan bantuan telur. Bantuan merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (Trg)

  • Gak Perlu Antre, Kini Klaim JHT Rp15 Juta Bisa di Aplikasi JMO!

    Gak Perlu Antre, Kini Klaim JHT Rp15 Juta Bisa di Aplikasi JMO!

    SUKABUMI, Djawaranews.com – Kabar gembira bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah memenuhi syarat untuk melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). Mulai bulan Mei 2025, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki saldo JHT maksimal Rp. 15 juta dapat mencairkan klaim melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang dapat diunduh di App Store maupun Playstore.

    JMO merupakan aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan layanan digital kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan meliputi informasi program BPJS Ketenagakerjaan, pendaftaran, pelaporan dan pengaduan hingga cek saldo serta pengajuan klaim JHT tanpa harus datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

    Manfaat JHT dapat dibayarkan apabila pekerja memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia, termasuk saat mereka berhenti bekerja.

    Klaim JHT kini jauh lebih mudah berkat digitalisasi oleh BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi JMO. Tanpa perlu antre atau ke kantor cabang, cukup lewat ponsel klaim JHT hingga Rp15 juta bisa langsung diproses dengan cepat dan praktis.

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Ryan Gustviana mengatakan penambahan limit klaim pada aplikasi JMO merupakan wujud nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas layanan digital.

    “BPJS Ketenagakerjaan terus berinovasi agar seluruh pekerja Indonesia bisa merasakan manfaat maksimal sehingga seluruh pekerja Indonesia bisa Kerja Keras Bebas Cemas,” kata Ryan.

    “Dan saat sekarang dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta. Jadi, bagi peserta yang akan melakukan klaim JHT dibawah Rp.15 juta sekarang tidak perlu datang ke kantor cabang, cukup dari rumah melalui aplikasi JMO,” ucap Ryan.

  • Sebagai Wujud Pelestarian Budaya Lokal, Aston Dukung Seba Baduy 2025

    Sebagai Wujud Pelestarian Budaya Lokal, Aston Dukung Seba Baduy 2025

    Serang – Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pelestarian budaya dan memperkuat hubungan dengan komunitas lokal, Aston Anyer Beach Hotel, Aston Cilegon Boutique Hotel, dan Aston Serang Hotel & Convention Center memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seba Baduy 2025, yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 Mei 2025 di Gedung Negara, Provinsi Banten dan Alun-Alun Barat, Kota Serang.

    Seba Baduy merupakan salah satu upacara adat penting masyarakat Baduy yang dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk ritual tahunan untuk menyerahkan hasil bumi serta menjalin silaturahmi dengan pemerintah daerah. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar yang berjalan kaki dari Desa Kanekes menuju ibu kota Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten sebagai wujud syukur atas hasil pertanian ladang selama setahun terakhir. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian setelah upacara adat Kawalu dan Seren Taun (Ngalaksa).

    Melalui kegiatan ini, Aston Hotels di wilayah Banten menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas daerah. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi fasilitas akomodasi, konsumsi, serta promosi kegiatan melalui kanal komunikasi Aston, demi memperluas jangkauan informasi dan memperkenalkan warisan budaya Baduy kepada masyarakat luas.

    “Sebagai bagian dari masyarakat Banten, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melestarikan kearifan lokal, termasuk tradisi Seba Baduy yang sarat makna. Kami percaya bahwa budaya bukan hanya warisan, tetapi juga kekuatan yang membentuk identitas dan potensi pariwisata daerah,” ujar Doddy Fathurahman, Regional General Manager Archipelago International, Banten Area.

    Partisipasi Aston dalam acara ini juga sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan community engagement yang dipegang teguh oleh manajemen hotel. Dengan mendukung kegiatan adat seperti Seba Baduy, Aston berharap dapat menjadi penghubung antara kearifan lokal dan dunia luar, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan pelestarian budaya. (Rg)

  • Gubernur Banten Tanggapi Hasil Eksplorasi PWN, PLTD Pulau Panjang Kini Beroperasi 24 Jam

    Gubernur Banten Tanggapi Hasil Eksplorasi PWN, PLTD Pulau Panjang Kini Beroperasi 24 Jam

    Pulo Panjang – Dua minggu setelah kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Nusantara (PWN) di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, persoalan kelistrikan di wilayah tersebut langsung mendapatkan perhatian dari Gubernur Banten. Sorotan utama tertuju pada operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang kini menyala penuh selama 24 jam.

    Eksplorasi yang berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025, mengangkat berbagai persoalan warga, terutama terkait pasokan listrik yang sebelumnya tidak stabil. Kondisi ini berdampak pada aktivitas usaha, pendidikan, serta pelayanan publik di pulau tersebut. Para wartawan mencatat kebutuhan mendesak warga akan pasokan listrik yang andal.

    Kepala Desa Pulo Panjang, Ratu Bilkis, menyampaikan bahwa masyarakat sangat terbantu sejak PLTD beroperasi penuh. “Listrik yang menyala 24 jam sangat kami syukuri. Ini membuat banyak hal menjadi lebih mudah, terutama bagi pelaku usaha kecil dan anak-anak sekolah,” ucapnya.

    Kegiatan eksplorasi bertajuk “PWN Eksplorasi Pulo Panjang” juga memetakan isu strategis lainnya seperti pengelolaan sampah, layanan pendidikan, dan akses komunikasi. Namun, isu PLTD menjadi perhatian utama karena sangat memengaruhi aktivitas harian masyarakat.

    Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni langsung menggelar pertemuan dengan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, pada Selasa, 6 Mei 2025. Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan komitmennya untuk menjamin pemerataan listrik, khususnya di wilayah kepulauan.

    “Setiap warga Banten, termasuk di pulau-pulau, harus menikmati listrik secara berkeadilan. Pemprov Banten akan terus memperkuat kolaborasi dengan PLN untuk memastikan layanan listrik tidak hanya tersedia, tapi juga berkelanjutan,” ujar Gubernur Andra Soni.

    Muhammad Joharifin menyampaikan bahwa PLN tengah melakukan kajian lanjutan, termasuk kemungkinan penarikan kabel bawah laut untuk jangka panjang. Namun untuk saat ini, PLTD tetap menjadi solusi utama yang harus dijaga stabilitas operasionalnya.

    Ketua PWN, Binter Saputra Ginting, juga menyampaikan apresiasi atas langkah Gubernur. “Ini membuktikan bahwa suara dari pelosok pulau bisa sampai ke pemerintah dan ditindaklanjuti. Kami berterima kasih atas respons yang cepat dan konkret dari Pak Gubernur,” ungkapnya

    Kami Media yang terngabung di Persatuan Wartawan Nusantara, terdiri dari 40 perusahaan media, dan 70 jurnalis yang berangkat langsung ke pulau panjang menyambut positif respon cepat pemerintah “Kami senang jerih payah kami langsung mendapat perhatian. Ini bentuk nyata bahwa kerja jurnalistik ikut mendorong perubahan,” tutupnya. (Rais – Sumber PWN)

  • Polisi Amankan 492 Pelaku Aksi Premanisme di Banten 

    Polisi Amankan 492 Pelaku Aksi Premanisme di Banten 

    SERANG, Djawaranews.com – Polda Banten beserta Polres Jajaran melaksanakan Press Conference hasil Operasi Pekat Maung 2025 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KDYD), bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten pada Jumat (09/05).

    Kegiatan dipimpin oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki didampingi, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan dan para Kapolres/ta jajaran Polda banten. Turut hadir dalam kegiatan ini Deputi IV Bidang Kordinasi Kamtibmas Menko Polhukam Irjen Pol Asep Jaenal Ahmadi dan dihadiri juga oleh rekan-rekan media mitra Polda Banten.

    Dalam sambutannya Wakapolda Banten menjelaskan bahwa Polda Banten melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan tentu adalah untuk menjamin terlaksananya program pembangunan pemerintah daerah provinsi banten maupun jajaran, tentu harus didukung oleh situasi kamtibmas yang menjadi modal dasar dalam membangun untuk kesejahteraan masyarakat yang menjadi tanggung jawab Polda Banten dan Polres jajaran.

    “Polda Banten dan jajaran telah berhasil melakukan pengamanan dan penanganan aksi premanisme sebanyak 492 orang yang terdiri dari 63 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka sementara 429 orang dalam pembinaan yang sejalan dengan progam Bapak Kapolda Banten yaitu Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran,” jelas Wakapolda.

    Keluhan masyarakat seperti parkir liar, praktik pak ogah dijalan raya, anak-anak punk sehingga menimbulkan keresahan terhadap masyarakat, maka dari itu Polda Banten dan jajaran berkomitmen untuk memberantas aksi-aksi premanisme yang ada di wilayah hukum Polda Banten.

    “Hasil Pelaksanaan Ops terkait Premanisme Polda Banten dan Polres Jajaran Periode 1-10 Mei 2025 terkumpul 21 Laporan Polisi dengan Jumlah Pelaku 492 orang yang terdiri dari 63 sudah proses Sidik dan 429 orang dalam pembinaan,” ucap Wakapolda.

    Adapun 492 orang yang dilakukan pembinaan yaitu:

    – Ditreskrimum : 13 orang

    – Ditsamapta : 9 orang

    – Polresta Tangerang : 85 orang

    – Polresta Serang Kota : 59 orang

    – Polres Serang : 66 orang

    – Polres Cilegon : 69 orang

    – Polres Lebak : 128 orang

    Perlu diketahui dari 21 Laporan Polisi tersebut diantaranya adalah kasus premanisme yang dilakukan oleh Ormas, Debt Collector yang menarik kendaraan secara paksa, Penipuan tenaga kerja, Pengeroyokan dan pengrusakan serta pungutan liar dan pencurian dengan kekerasan.

  • Gedung Bunker Radioterapi RSUD Banten Resmi Beroperasi, Kadinkes Banten : Untuk Pelayanan Pengobatan Kanker

    Gedung Bunker Radioterapi RSUD Banten Resmi Beroperasi, Kadinkes Banten : Untuk Pelayanan Pengobatan Kanker

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti meresmikan Gedung Bunker Radioterapi dan Operasional Pelayanan Kemoterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten di Jl Syech Nawawi Al Bantani, Banjarsari, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (8/5/2025). Peresmian itu turut memperkuat sistem kesehatan Provinsi Banten untuk menghadapi salah satu penyakit mematikan di Indonesia.

    Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti Radioterapi adalah salah satu bentuk pengobatan kanker yang menggunakan radiasi berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker dan mencegah penyebarannyaRadioterapi dapat digunakan sebagai pengobatan utama, atau bersama dengan terapi lain seperti kemoterapi atau operasi. 

    Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan data yang memantik kewaspadaan, menunjukkan bahwa penyakit mematikan ini kian mengancam tanpa pandang bulu.

    Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Banten, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 1.659 kasus kanker. Ironisnya, belum genap lima bulan berjalan di tahun 2025, hingga akhir April lalu, jumlah kasus baru telah mencapai 472.

    “Jika ditotal, lebih dari 2.000 warga Banten tercatat berjuang melawan kanker dalam periode waktu yang relatif singkat ini,” kata Ati dengan nada prihatin.

    Lebih jauh, Ati merinci empat jenis kanker yang mendominasi kasus di Banten.

    “Kanker payudara masih menjadi momok utama, menempati urutan pertama dalam daftar kasus terbanyak. Menyusul di belakangnya adalah kanker serviks, kemudian kanker paru-paru, dan kanker kolorektal,” paparnya.

    Namun, fakta yang lebih mengejutkan dan memerlukan perhatian serius adalah perubahan demografi pasien kanker. Ati mengungkapkan bahwa kini, ancaman kanker tidak lagi terbatas pada kelompok usia tertentu.

    “Kami mendapati kasus kanker pada berbagai rentang usia, termasuk anak-anak dan balita. Ini adalah perkembangan yang mengkhawatirkan dan menggarisbawahi urgensi upaya pencegahan sejak usia dini,” tegasnya.

    Menyikapi situasi yang kian genting ini, Dinkes Banten menyatakan telah mengambil langkah-langkah strategis dan komprehensif dalam memerangi kanker. Pendekatan yang diterapkan mencakup penanganan dari hulu hingga hilir.

    “Fokus utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi intensif mengenai pentingnya perilaku hidup sehat. Kami percaya bahwa pemahaman yang baik akan risiko dan cara pencegahan adalah kunci utama,” jelas Ati.

    Selain upaya promotif, Dinkes Banten juga menggencarkan langkah preventif melalui program vaksinasi.

    “Ada beberapa jenis kanker yang dapat dicegah melalui imunisasi. Kami terus mendorong partisipasi masyarakat dalam program ini,” imbuhnya.

    Tidak berhenti di situ, Dinkes juga berupaya memperkuat deteksi dini sebagai langkah sekunder dalam penanganan kanker.

    “Kami memfokuskan upaya deteksi dini pada jenis kanker yang paling banyak ditemukan, yaitu kanker paru-paru dan payudara. Semakin awal terdeteksi, semakin besar pula peluang kesembuhan pasien,” pungkas Ati. (ADV)

  • BPJS Ketenagakerjaan Banten Dorong Pemerintah Daerah Lindungi Pekerja Rentan

    BPJS Ketenagakerjaan Banten Dorong Pemerintah Daerah Lindungi Pekerja Rentan

    SERANG, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten dorong pemerintah daerah turut serta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

    Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten Eko Yuyulianda pada saat temu media di Serang. Jumat, (09/05/25).

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Serang Uus Supriyadi, Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan, Eneng Siti Hasanah, Wakil Kepala Wilayah Bidang Digitalisasi, Human Capital dan Aset Hasbi Asshiddiqi.

    Eko menyebutkan bahwa saat ini jumlah penduduk di Provinsi Banten sekitar 12 juta orang dan jumlah usia produktif atau yang bekerja sekitar 6 juta orang. Namun, jumlah yang terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan saat ini hanya sekitar 2,7 juta orang.

    “Dan masih ada sekitar 2,3 pekerja di Provinsi Banten yang belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah Provinsi, baik Kabupaten/Kota yang ada di Banten ini untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam melindungi para pekerja rentan yang ada di Provinsi Banten,” kata Eko.

    “Dan Alhamdulillah, waktu itu juga bapak Gubernur Banten Andra Soni merespon baik terkait program ini. Tentu kita harapkan perlindungan bagi pekerja rentan ini dapat segera dilakukan,” ungkapnya.

    Disisi lain, Eko menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah melakukan perlindungan kepada pekerja rentan di wilayahnya melalui APBD.

    “Saat ini ada sebanyak 200 ribuan pekerja rentan telah dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan dan pembiayaannya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui APBD. Untuk itu, saya mendorong agar Kabupaten/Kota lainnya dapat mencontoh yang dilakukan Pemkab Tangerang,” harap Eko.

    “Hal ini merupakan upaya kita dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dan Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Salah satu upaya mengurangi kemiskinan yakni dengan memberikan perlindungan kepada pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

    Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi menjelaskan bahwa pekerja rentan adalah pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang berisiko tinggi dan berpenghasilan rendah.

    “Program ini bertujuan untuk menjamin kesejahteraan pekerja rentan seperti petani, nelayan, tukang ojek, buruh harian lepas, pedagang kaki lima, pemulung, pengutip sampah, tukang becak, pekerja penyandang disabilitas, pekerja sosial keagamaan, Sopir angkutan umum dan lainnya,” kata Uus.

    “Dan program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan ini bisa mendapatkan dua program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran Rp. 16.800. Sedangkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini dapat membantu pekerja rentan terhindar dari risiko kemiskinan saat mengalami kecelakaan dan kematian,” tambah Uus. (BP)