Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Indah Kurnia Apresiasi Semangat RSUD Banten, Dorong Jadi Provider Jasindo

    Indah Kurnia Apresiasi Semangat RSUD Banten, Dorong Jadi Provider Jasindo

    Banten – Kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ke RSUD Provinsi Banten mendapat sambutan hangat sekaligus kesan mendalam bagi para anggota, termasuk Indah Kurnia. Dalam keterangannya, Indah menyebut bahwa kunjungan kali ini terasa berbeda dan sangat istimewa dibandingkan sebelumnya.

    Yang lebih penting, menurut Indah, adalah kehadiran RSUD sebagai mitra diskusi dalam pelayanan publik, berbeda dari kunjungan ke rumah sakit swasta yang biasa dilakukan. Meskipun RSUD Banten belum menjadi provider resmi PT Asuransi Jasindo, ia melihat potensi besar dari segi kualitas layanan yang ditawarkan.

    “Tadi disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Ibu Ati dan Direktur RSUD dr. Danang bahwa mereka siap bersaing dan punya passion luar biasa untuk memberikan layanan terbaik. Ini yang jarang kami temui,” ujar Indah Kurnia usai pertemuan dengan Wakil Gubernur Banten, jajaran pemerintah daerah, serta PT Jasindo di Banten, Senin (19/05/2025).

    Ia menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan tidak semata-mata diukur dari kemegahan fisik bangunan atau kelengkapan alat kesehatan, tetapi yang lebih utama adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, RSUD Banten menunjukkan kesiapan baik secara teknis maupun dalam semangat pelayanannya.

    Indah bahkan secara terbuka menantang pihak RSUD Banten untuk membuktikan kemampuan mereka dalam melayani standar tinggi yang dibutuhkan oleh anggota DPR RI beserta keluarganya, yang jumlahnya mencapai 580 orang.

    “Kami berharap RSUD Banten bisa segera menjadi bagian dari provider Jasindo, karena pelayanan yang mereka tunjukkan hari ini sangat menjanjikan. Dan kami akan pantau bersama perkembangannya ke depan,” pungkasnya. (Trg)

  • Gelar Seleksi Paskibraka 2025, Subhan Setiabudi: untuk Memilih Anggota Paskibraka yang Memiliki Kualitas

    Gelar Seleksi Paskibraka 2025, Subhan Setiabudi: untuk Memilih Anggota Paskibraka yang Memiliki Kualitas

    Kota Serang – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah membuka Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2025 di Hotel Ledian, Jl Jenderal Sudirman No. 88, Kota Serang, Senin (19/5/2025). Seleksi yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Banten dengan peserta sebanyak 80 orang.

    “Kita minta seleksi ini murni. Tidak ada titipan – titipan. Tidak ada permainan – permainan,” tegas Dimyati.

    “Harus betul – betul dilihat dari kemampuan intelektualnya, kesehatannya, wawasan kebangsaan dan Indonesianya. Serta memiliki postur tubuh ideal sesuai dengan syarat,” tambahnya.

    Dikatakan, tidak ada kompensasi – kompensasi dalam seleksi itu. Pasalnya peserta yang lolos akan melaksanakan tugas yang sangat berat. Yakni membawa dan mengibarkan sang pusaka, bendera Merah Putih.

    “Jangan sampai ada yang masalah, bisa bahaya juga,” ucap Dimyati.

    Menurutnya, para peserta yang mengikuti seleksi tingkat Provinsi Banten dan Nasional merupakan orang – orang terpilih. Mereka sudah lolos seleksi kesehatan, pendidikan dan sebagainya tingkat kabupaten kota.

    “Kalian adalah orang-orang terpilih,” ungkap Dimyati.

    Dimyati juga ucapkan selamat untuk peserta yang lolos dan berpesan untuk tidak berkecil hati bagi peserta yang tidak lolos.

    “Terus tingkatkan kemampuan, jangan lupa untuk berprestasi di sekolah,” ungkapnya.

    Dalam laporannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Banten Subhan Setiabudi mengatakan, untuk ketiga kalinya Badan Kesbangpol Provinsi Banten melaksanakan Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional. Seleksi bertujuan untuk memilih anggota Paskibraka yang memiliki kualitas fisik dan pengetahuan.

    Dikatakan, seleksi diikuti oleh 80 peserta. Masing – masing kabupaten/ kota mengirim 10 calon Paskibraka terbaik.

    Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan Pengukuhan Purna Paskibraka sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Banten. Tujuannya untuk turut memperkuat sosialisasi Pancasila. (Trg)

  • Gubernur Banten Ajak Kolaborasi Wanita Tani Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Provinsi Banten

    Gubernur Banten Ajak Kolaborasi Wanita Tani Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Provinsi Banten

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni berharap Wanita Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dapat bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mendukung dan mewujudkan ketahanan pangan, baik di daerah maupun secara nasional.

    Hal itu disampaikan Andra Soni usai menerima kunjungan jajaran Wanita Tani HKTI di Ruang Rapat Gedung Negara Provinsi Banten, Jl. Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Senin (19/5/2025).

    “Baru saja kita menerima kunjungan dari Wanita Tani HKTI. Tadi kita berdiskusi bagaimana memberikan supporting kepada program nasional dan program strategis daerah,” ungkap Andra Soni.

    Andra Soni juga berharap produktivitas Wanita Tani HKTI di Provinsi Banten dapat terus di kembangkan, sehingga mampu berkontribusi dalam proses pembangunan. Utamanya mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Banten.

    Tidak hanya itu, Andra Soni juga menuturkan akan berkolaborasi dengan Wanita Tani HKTI dalam mendukung program ketahanan pangan.

    “Kita mensupport program ketahanan pangan, bagaimana wanita tani bisa mensupport berkaitan dengan produk-produk tertentu yang akan kita kembangkan di Provinsi Banten,” katanya.

    Sementara, Ketua Umum DPP Wanita Tani Indonesia Anita Aryani mengatakan pihaknya akan mendukung program-program pemerintah pusat dan daerah mengenai ketahanan pangan dan lainnya yang terkait dengan bidang pertanian.

    “Wanita Tani tengah memaksimalkan di diversifikasi pangan, karena untuk mendukung MBG (makan bergizi gratis, red) tentunya banyak pangan-pangan lokal yang bisa kita sajikan kepada putra putri kita,” ujarnya.

    Anita Aryani menyampaikan sebelumnya Wanita Tani HKTI telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemprov Banten berkaitan dengan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan.

    “Kita sudah MoU terkait pemanfaatan lahan kemudian untuk ketahanan pangan dan bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan di dapur MBG,” pungkasnya.

    Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPD Wanita Tani Provinsi Banten Encop Sopia, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid serta jajaran Wanita Tani HKTI Provinsi Banten. (Trg)

  • Gubernur Banten: Peningkatan Kualitas SDM Butuh Dukungan Lembaga Pendidikan

    Gubernur Banten: Peningkatan Kualitas SDM Butuh Dukungan Lembaga Pendidikan

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran rektorat Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) di Ruang Rapat Gedung Negara Provinsi Banten, Jl. Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Senin (19/5/2025).

    Andra Soni menyampaikan, dalam kesempatan itu dilakukan pembahasan tentang sinergi dan kolaborasi semua pihak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Banten. “Salah satu program kita bagaimana bisa meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Banten, tentu kita membutuhkan dukungan lembaga pendidikan,” ungkap Andra Soni. Andra Soni menuturkan pihaknya mendukung setiap upaya yang dilakukan semua pihak dalam meningkatkan produktivitas.

    Selain itu, dilakukan pembahasan tentang pemanfaatan limbah batu bara “Tadi juga UNMA menyampaikan terkait pilot project terkait pemanfaatan limbah sisa pembakaran dari batu bara yang ada di Banten. Kemudian dilakukan proses untuk menjadi bahan baku pupuk. Kita mendukung upaya-upaya dalam meningkatkan produktivitas,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor II Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Nur Aziz Hakim menyampaikan pihaknya akan mendukung setiap program Pemprov Banten yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM. “Kita sebagai lembaga pendidikan akan support terkait kegiatan dalam peningkatan SDM, terlebih saat ini ada program sarjana penggerak desa. Kita support karena kita punya program studi terkait dengan Asta Cita,” ujarnya.

    Selanjutnya, Ia juga menyampaikan UNMA juga memiliki sejumlah program beasiswa bagi anak-anak berprestasi. Baik itu beasiswa wali asuh, beasiswa tahfidz dan yang lainnya. “Kita sudah ada beasiswa yang diberikan universitas, kita akan berkolaborasi peningkatan SDM,” katanya.

    Selain itu, ia juga menuturkan akan mendukung program pemerintah terkait suksesi Koperasi Desa Merah Putih. Pihaknya bersama dengan para akademisi akan menggelar seminar.
    “Kemudian, tadi juga kita membahas kerjasama terkait dengan pembangunan desa, saat ini pemerintah sedang mencanangkan koperasi merah putih. Itu kita dari akademisi akan seminarkan sebagai support kita,” pungkasnya. (Trg)

  • Kampung KB Sedekah Berkah yang Wakili Kota Tangerang di Tingkat Provinsi Banten

    Kampung KB Sedekah Berkah yang Wakili Kota Tangerang di Tingkat Provinsi Banten

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memaksimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di seluruh wilayah di Kota Tangerang.

    Beberapa waktu lalu, Kampung KB Sedekah Berkah di wilayah Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh baru saja mengikuti rangkaian penilaian tahap verifikasi dalam perlombaan Kampung KB tingkat Provinsi Banten.

    Kampung KB Sedekah Berkah sudah mulai sejak tahun 2023 yang sebelumnya bernama Kampung KB Damai. Namun, setelah berganti kepengurusan berubah menjadi Kampung KB Sedekah Berkah pada tahun 2024.

    Ketua Kampung KB Sedekah Berkah Sulami menuturkan, Sedekah Berkah merupakan kepanjangan dari Sederhana Karena Amanah, Bersama Kita Kompak dan Harmonis. Berjalannya waktu, para warga terus mengadakan dan mengikuti berbagai pelatihan.

    “Kegiatan seperti Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Balita, Bank Sampah, KWT, dan sebagainya kami sudah berjalan. Jadi, tidak begitu berbeda dengan program Kampung KB pada umumnya. Kami terus berbenah dan belajar khususnya kami juga belajar ke Kampung KB Jimpitan,” ungkapnya, Senin (19/5/25).

    Ia melanjutkan, inovasi juga terus dihadirkan bersama seluruh warga. Mulai dari pemanfaatan sampah dan dijual menjadi kerajinan, hingga pemberian satu telur satu minggu untuk balita stunting, dan sedekah kain kafan.

    “Setiap minggu di hari Jumat, setiap rumah menyumbangkan satu butir telur dan akan diberikan kepada balita stunting di RW/RT masing-masing. Lalu, untuk sedekah kain kafan setiap bulan ada iuran sebesar Rp 10 ribu untuk membelikan kain kafan bagi warga yang meninggal sekaligus sumbangan. Untuk program lainnya kami juga menjual produk-produk daur ulang sampah dan biasanya kami jual di bazar-bazar,” lanjutnya.

    Sulami berharap, Kampung KB Sedekah Berkah dapat menginspirasi kampung-kampung lainnya untuk aktif dan memiliki berbagai inovasi. Ia juga optimis, Kampung KB Sedekah Berkah dapat menjadi juara di tingkat Provinsi Banten.

    “Kami sangat terbuka bagi kampung lain yang ingin belajar bagaimana mengelola program dan sebagainya, karena ilmu harus terus dibagikan dan bermanfaat bagi sekitar. Mudah-mudahan, semakin banyak kampung-kampung lain di Kota Tangerang yang maju dan mandiri. Kami juga berharap, lomba Kampung KB tingkat Provinsi Banten mendapatkan hasil terbaik dan dapat sampai ke tingkat nasional,” tutupnya. (Ad)

  • DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Penyuluhan Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil

    DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Penyuluhan Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan penyuluhan yang berfokus pada Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil, Aula Lantai 4, Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Senin (19/5/25).

    Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, yang ada di 13 kecamatan, di Kota Tangerang.

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menyatakan, dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan profesional mengenai tahapan persiapan persalinan, tanda-tanda bahaya selama kehamilan, serta pentingnya menjaga kesehatan mental.

    Dalam hal ini, lewat Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, DP3AP2KB mendatangkan narasumber Yulisza Syahtiani sebagai konselor.

    “Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para ibu agar dapat menjalani kehamilan dengan aman dan nyaman, serta mengelola stres dengan baik,” ungkap Tihar.

    Lanjutnya, kehamilan dan masa setelah melahirkan merupakan fase yang penuh tantangan, tidak hanya secara fisik, tapi juga secara mental.

    “Dengan penyuluhan ini, kami ingin memastikan para ibu mendapatkan bekal informasi yang cukup agar dapat menjalani masa tersebut dengan lebih siap dan tenang,” ujarnya.

    Diketahui, materi yang disampaikan juga mencakup teknik relaksasi, pentingnya dukungan keluarga, serta penanganan awal gejala depresi pascamelahirkan. Selain sesi materi, penyuluhan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.

    “Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap angka komplikasi kehamilan dan depresi pascamelahirkan dapat ditekan, serta tercipta lingkungan yang lebih mendukung bagi kesehatan ibu dan anak,” tutupnya. (Ad)

  • Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Serang Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA

    Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Serang Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid sebagai bagian dari proses penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA RI).

    Kegiatan verifikasi bertempat di Aula Tb. Suwandi pada Senin, 19 Mei 2025. Verifikasi ini menjadi langkah krusial dalam menilai komitmen dan kesiapan daerah dalam mewujudkan kabupaten layak anak atau lingkungan yang ramah anak, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya secara terpadu, baik secara daring maupun luring.

    Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, mengatakan untuk rangkaian penilaian sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir dan dokumen-dokumen serta lainnya sudah diunggah ke aplikasi tim penilai.
    “Sehingga untuk hari ini dikonfirmasi melalui pertemuan, dikonfirmasi serta kroscek antara realitas kegiatan dengan dokumen yang diunggah. Mudah-mudahan hasilnya bisa naik peringkat,” ucapnya.

    Rudy menambahkan bahwa Kabupaten Serang saat ini sudah mendapatkan nilai 700, sedangkan untuk persyaratan naik ke kategori Nindya harus memperoleh bobot 700 lebih. “Jadi jangan hanya 700, kalau bisa lebih, supaya mengejar kategori Utama tidak terlalu berat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut verifikasi saat ini, Kementerian PPPA memberikan waktu dua hari untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk penilaiannya oleh verifikator dari Kemen PPPA.

    Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, Encup Suplikhah, mengatakan bahwa semua yang dinilai ini dari beberapa kelembagaan dikelompokkan dalam lima klaster yang dinilai.

    “Meski demikian, tim penilai tidak meminta untuk turun ke lapangan karena jawaban dari pertanyaan verifikator sudah terjawab dengan baik,” katanya.

    Adapun untuk lima klaster yang dikelompokkan dalam kelembagaan penilaian dari Kemen PPPA, kata Encup, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan khusus anak dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya.

    Turut hadir Asda I Haryadi, Kepala Bapperida Rachmat Maulana, Kepala Dinkes Rahmat Fitriadi, Kepala Disdukcapil Warnerry Poetri, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Dinas Satpol PP Ajat Sudrajat, Kepala Dinsos Subur Prianto, perwakilan dari Polres Serang Kabupaten, dan Pengadilan Agama Serang.

    Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian PPPA, Susanti mengimbau kepada Pemprov Banten untuk tidak bosan memberikan pembinaan kepada kabupaten dan kota, guna mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak. “Sedangkan capaian baik yang sudah di peroleh agar dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar Susanti dalam sambutannya.(Trg)

  • Aston Serang Laksanakan Program CSR Renovasi Fasilitas Toilet Sekolah

    Aston Serang Laksanakan Program CSR Renovasi Fasilitas Toilet Sekolah

    Serang, Djawaranews.com – Sebagai bagian dari komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), Aston Serang Hotel & Convention Center telah melaksanakan program renovasi fasilitas toilet di SDN Singapadu, yang berlokasi di Jl. Baros-Petir Km 3, Kp. Singapadu, Desa Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang pada Kamis (15/5/2025).

    Kegiatan renovasi ini berlangsung mulai dari hari Rabu, 7 Mei 2025 hingga hari Rabu, 14 Mei 2025, dan mencakup beberapa aspek perbaikan penting, seperti: Perbaikan dan penguatan struktur dinding toilet, pengecatan ulang seluruh permukaan dinding dan pintu, perbaikan dan penggantian pintu toilet, penambahan papan penunjuk (signage) untuk mempermudah identifikasi fasilitas, penambahan tempat sampah di setiap bilik toilet, penambahan cermin untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pengguna.

    Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi siswa-siswi, sekaligus mendukung pola hidup bersih sejak usia dini. Renovasi dilakukan oleh tim internal dari Aston Serang Hotel & Convention Center bersama tenaga relawan lokal, dengan dukungan penuh dari manajemen sekolah dan masyarakat sekitar.

    “Kami percaya bahwa lingkungan pendidikan yang layak dimulai dari hal-hal dasar seperti sanitasi yang memadai. Melalui program ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi generasi masa depan. Ini adalah langkah kecil, namun berdampak besar dalam membentuk kebiasaan hidup sehat bagi anak-anak,” tutur Doddy Fathurahman, General Manager Aston Serang Hotel & Convention Center.

    Program CSR ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Aston Serang Hotel & Convention Center dalam mendukung pembangunan sosial di wilayah Banten, khususnya dalam bidang pendidikan dan lingkungan.(Trg)

  • Kunjungan Wali Kota Budi Rustandi Ke SD 02 Kota Serang: Tanggapi Aspirasi Wali Murid dengan Serius

    Kunjungan Wali Kota Budi Rustandi Ke SD 02 Kota Serang: Tanggapi Aspirasi Wali Murid dengan Serius

    Serang, Djawaranews.com – Menanggapi keluhan dari wali murid mengenai guru yang tidak masuk dan tingkat kesulitan pekerjaan rumah (PR) di SD 02 Kota Serang, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melakukan kunjungan ke sekolah tersebut pada Senin siang, pukul 12.00 WIB, 19 Mei 2025.

    Kedatangan Wali Kota Budi Rustandi ke SD 02 Kota Serang bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari para guru dan kepala sekolah terkait keluhan yang diterimanya. Dalam kesempatan tersebut, Pak Budi meminta agar daftar absensi guru dibawa ke kantor untuk dipelajari lebih lanjut sebagai bagian dari proses verifikasi.

    “Setiap kritikan kami terima, asalkan bukan fitnah. Harus ada tabayun, cek kebenaran atas apa yang diadukan kepada saya,” ujar Wali Kota Budi Rustandi. Ia menegaskan bahwa pimpinan di lingkungan sekolah harus menjadi pemicu agar seluruh tenaga pendidik selalu memberikan yang terbaik bagi siswa.

    Kepala Sekolah SD 02 Kota Serang memberikan klarifikasi terkait keluhan tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi tentang guru yang tidak masuk adalah tidak benar. “Semua guru sudah hadir sejak pukul 6.30 pagi dan pada pukul 6.45 kami melakukan doa bersama untuk anak-anak murid. Sekolah kami merupakan sekolah ramah anak dan perwakilan Provinsi Banten, serta telah menerima penghargaan dari Kementerian,” jelasnya.

    Kunjungan ini menunjukkan komitmen Wali Kota Budi Rustandi dalam memastikan kualitas pendidikan di Kota Serang tetap terjaga dan menanggapi aspirasi masyarakat dengan serius demi kemajuan bersama. (Trg)

  • Bebas PMK, Pemkot Bandung Tetap Waspadai Penyakit Hewan

    Bebas PMK, Pemkot Bandung Tetap Waspadai Penyakit Hewan

    Bandung, Djawaranews.com – Meskipun telah dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sejak 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap meningkatkan kewaspadaan menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini.

    Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar di Balai Kota Bandung, Senin 19 Mei 2025.

    “Kita antisipasi penyebaran penyakit menular. Walaupun PMK di Bandung sudah bebas, tapi lalu lintas hewan dari luar kota masih membawa potensi risiko,” ujarnya.

    Untuk menghindari masuknya hewan yang terinfeksi, DKPP telah menerbitkan surat edaran tentang pemasukan hewan ke Kota Bandung.

    Setiap hewan harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan harus melalui proses pengajuan rekomendasi resmi dari dinas asal.

    Gin Gin menyebut, banyak hewan yang masuk ke Bandung berasal dari wilayah Sukabumi, Sumedang, dan Garut. Sebagian besar tetap sehat, namun tidak menutup kemungkinan terdapat penyakit ringan akibat perjalanan.

    “Penyakit ringan seperti sakit mata atau stres akibat angin dan udara selama perjalanan sering ditemukan. Untuk itu biasanya kita rawat dengan vitamin. Tapi kalau penyakit berat seperti PMK, antraks, atau zoonosis, kita kembalikan ke daerah asal,” jelasnya.

    Ia menegaskan, seluruh proses dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat. (Red)