Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Jasa Raharja Dan Bapenda Provinsi Banten Pergiaskan Sosialisasi Program Pembebasan Tunggakan Dan Denda Pajak Kendaraan Di Rangkasbitung

    Jasa Raharja Dan Bapenda Provinsi Banten Pergiaskan Sosialisasi Program Pembebasan Tunggakan Dan Denda Pajak Kendaraan Di Rangkasbitung

    Rangkasbitung, Djawaranews.com – Program pembebasan tunggakan dan denda pajak kendaaran yang telah dilaksanakan sejak tanggal 10 April 2025 secara umum berdampak signifikan pada kepatuhan Masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Namun demikian untuk wilayah Kabupaten Lebak, Kecamatan Rangkasbitung masih menempati urutan tertinggi dari data kendaraan yang menunggak. Tim Pembina Samsat Rangkasbitung Bersama Bapenda Provinsi Banten Pergiaskan kebijakan tersebut agar masyarakat Kecamatan Rangkasbitung dapat memanfaatkan sebaik baiknya, mengingat program ini hanya sampai tanggal 30 juni 2025. Tidak hanya itu, Tim Pembina Samsat Rangkasbitung Bersama Bapenda Provinsi Banten mensosialisasikan Pajak Daerah, Opsen PKB dan BBNKB. (22 Mei 2025)

    Dihadiri perwakilan masyarakat Kecamatan Rangkasbitung, Intan selaku pembicara mewakili Bapenda Provinsi Banten menjelaskan perihal pajak daerah berikut pembagian penerimaan pajak daerah. Subur menambahkan bahwa kebijakan opsen tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk Pembangunan Kabupaten Lebak. Dari sisi registrasi dan identifikasi kendaraan, Sabar mewakili Kanit Regident menjelaskan persyaratan dan prosedurnya sehingga Masyarakat yang akan membayar pajak terlebih dahulu dapat mempersiapkan dan melengkapi persyaratannya. Taufik selaku pembicara dari Jasa Raharja menjelaskan tugas dan fungsi Jasa Raharja sebagai asuransi sosial untuk korban kecelakaan lalu lintas. Mengingat pentingnya perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas, kepatuhan dan kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas terus disosialisasikan. Antusiasme para audiens ditunjukan dengan beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada para pembicara. sebagai bentuk apresiasi panitia memberikan cinderamata kepada para audiens yang bertanya.

    Di tempat yang berbeda, Arny Irawati Tenriajeng selaku Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten menegaskan bahwa Jasa Raharja mendukung Peraturan Gubernur Provinsi Banten tentang Program Pemutihan Pokok Pajak Dan Denda Kendaraan Bermotor serta berharap masyarakat  dapat memanfaatkan program ini sebaik baiknya karena akan berakhir sampai 30 juni 2025. (Yon)

  • Jasa Raharja Dukung Persiapan Sosialisasi Penanganan Kegawatdaruratan di RS Hermina Ciputat

    Jasa Raharja Dukung Persiapan Sosialisasi Penanganan Kegawatdaruratan di RS Hermina Ciputat

    Tangerang Selatan, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja Perwakilan Tangerang Selatan turut hadir dalam Rapat Persiapan Sosialisasi Kegawat daruratan yang diselenggarakan di RS Hermina Ciputat.  Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan respon terhadap kondisi darurat medis, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

    Rapat ini diinisiasi oleh pihak RS Hermina Ciputat dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, yaitu Jasa Raharja  serta Polres Tangerang Selatan mitra strategis layanan kesehatan darurat.

    Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosialisasi kegawatdaruratan, mengingat pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi kepada korban kecelakaan lalu lintas.

    “Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan penanganan kondisi darurat di fasilitas kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan korban kecelakaan jalan. Hal ini sejalan dengan komitmen Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Panji Artha, Kepala Jasa Raharja Cabang Tangerang.

    Adapun agenda rapat meliputi pembahasan rencana sosialisasi kegawatdaruratan kepada masyarakat, simulasi penanganan darurat, serta penguatan alur komunikasi dan rujukan antarinstansi pada kondisi kritis. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta komunitas Masyarakat.

    Jasa Raharja berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh mitra pelayanan guna memperkuat sistem penanggulangan kecelakaan dan mempercepat proses santunan kepada korban maupun ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (At)

  • Dalam Upaya Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan, Jasa Raharja Tangerang Sosialisasi Samsat Digital Nasional

    Dalam Upaya Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan, Jasa Raharja Tangerang Sosialisasi Samsat Digital Nasional

    Tangerang, Djawaranews.com – Jasa Raharja sebagai Tim Pembina Samsat SIGAP ke perusahaan-perusahaan. SIGAP adalah Samsat Initiative For Growth Achievment Program bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan, melakukan pendataan kendaraan, dan memberikan informasi terkait pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta mengsosialikan terkait Signal Corporate yaitu Web untuk pembayaran pajak secara online khusus untuk kendaraan milik Perusahaan.

    Kunjungan dilaksanakan langsung oleh Jasa Raharja Petugas Samsat Cikokol Cinthya Rouwena. Kunjungan ini selain dalam rangka silaturahmi, juga mensosialisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Banten Nomor 170 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pokok dan/atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sekaligus Sosialisasi tentang Web Tebass.id yakni Tenant Banten Samsat Satu yang merupakan salah satu Web yang diluncurkan Tim Pembina Samsat Provinsi Banten untuk mengapresiasi Wajib Pajak yang disiplin membayar pajak.

    Menurut Kepala Cabang Jasa Raharja Tangerang Panji Artha, Jasa Raharja berusaha memberikan pemahaman dan motivasi kepada Masyarakat agar patuh dan taat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor serta memahami manfaat dari pembayaran pajak kendaraan tersebut. Manfaat pembayaraan SWDKLLJ yaitu jika pengendara motor mengalami kecelakaan sesuai UU No. 34 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 16 Tahun 2017, akan mendapat santunan dari Jasa Raharja baik berupa santunan meninggal dunia ataupun biaya perawatan luka-luka. “Santunan ini merupakan bentuk perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.” tutup Panji. (Ad)

  • BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Dorong Universal Coverage, Harapkan Seluruh Pekerja Terlindungi

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Dorong Universal Coverage, Harapkan Seluruh Pekerja Terlindungi

    SUKABUMI, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam melindungi seluruh pekerja melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

    Dalam upaya mencapai Universal Coverage Jamsostek (UCJ), BPJS Ketenagakerjaan menggencarkan edukasi, perluasan kepesertaan, dan penguatan regulasi.

    Selain itu, langkah tegas juga diambil untuk mencegah praktik percaloan klaim serta memastikan kanal pembayaran klaim yang aman, langsung, dan transparan.

    Menuju Universal Coverage Jamsostek

    Universal Coverage Jamsostek (UCJ) merupakan strategi untuk memperluas perlindungan ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Pada tahun 2024, capaian UCJ di Kabupaten Sukabumi telah mencapai 38,95% dari total angkatan kerja.

    Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Ryan Gustaviana, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mencapai target nasional UCJ sebesar 53,09% pada tahun 2025.

    “Kami terus berupaya mendorong perluasan kepesertaan melalui program pekerja rentan, perangkat desa, hingga pekerja informal lainnya. Pemerintah Daerah, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan setiap pekerja terlindungi,” jelas Ryan.

    Tegas Terhadap Percaloan Klaim

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi menegaskan bahwa proses klaim seluruh program jaminan sosial dapat dilakukan langsung oleh peserta tanpa dipungut biaya. Kepala Kantor, Ryan Gustaviana, mengimbau peserta untuk tidak menggunakan jasa calo atau pihak ketiga yang tidak resmi karena berisiko merugikan dan menyalahgunakan data pribadi.

    “Kami memiliki kanal resmi, seperti aplikasi JMO, website, dan kantor layanan, yang bisa dimanfaatkan langsung oleh peserta. Kami juga membuka pengaduan masyarakat melalui call center 175 untuk melaporkan praktik percaloan,” tegas Ryan.

    Kanal Pembayaran Klaim yang Aman dan Transparan

    Seluruh manfaat klaim BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari JHT, JKM, JKK, JP, hingga JKP, dibayarkan langsung ke rekening peserta melalui bank yang telah bekerja sama secara resmi. Sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi telah menyalurkan klaim senilai Rp 168,51 miliar kepada 30.106 peserta dan ahli waris.

    “Kami tidak pernah meminta data rekening melalui pihak ketiga. Pembayaran klaim dilakukan langsung oleh sistem kami untuk menjamin akuntabilitas dan kerahasiaan data peserta,” pungkas Ryan Gustaviana.

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi mengajak seluruh masyarakat pekerja untuk aktif menjadi peserta Jamsostek dan bersama-sama menciptakan budaya sadar jaminan sosial. Untuk informasi resmi, masyarakat dapat mengakses laman www.bpjsketenagakerjaan.go.id, aplikasi JMO, atau mengunjungi kantor cabang secara langsung. ***

  • Provinsi Banten Siap Menjadi Tuan Rumah Harganas Tahun 2025

    Provinsi Banten Siap Menjadi Tuan Rumah Harganas Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Provinsi Banten siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Juni 2025. Andra Soni siap memberikan dukungan untuk mensukseskan kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto

    “Apa saja yang dibutuhkan untuk mensupport kegiatan itu, pasti kita dukung,” kata Andra Soni saat menerima audiensi jajaran pejabat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat dan Provinsi Banten.

    Rombongan dipimpin Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI Nopian Andusti dan diterima di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (22/5/2025).

    Andra Soni menyarankan, sampai pelaksanaan masih memiliki waktu yang masih panjang. Andra mempersilahkan panitia baik dari pusat maupun dari daerah untuk melakukan koordinasi dari mulai rundown acara sampai penentuan lokasi kegiatannya nanti.

    Menurut rencana, lokasi pelaksanaan bertempat di Kab. Serang. “Apalagi nanti lokasinya di Kabupaten Serang yang jalan desanya Sebagian besar sudah bagus. Sehingga kegiatan Harganas nanti bisa mengambil tema nuansa pedesaan dengan berbagai program pemberdayaan yang kita lakukan,” jelasnya.

    Pemberdayaan itu meliputi pemberdayaan keluarga Sejahtera, sekolah lansia, lalu ada program Pembangunan jalan Bang Andra serta Posyandu. Selain itu juga bisa disiapkan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan. “Kami siap dukung,” pungkasnya.

    Sementara itu Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI Nopian Andusti mengapresiasi support yang penuh dari Gubernur Banten Andra Soni berkenaan dengan rencana kegiatan Harganas 2025 di Kabupaten Serang. “Dengan support itu, kami berharap pelaksanaan Harganas nanti bisa berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya. (Trg)

  • Tolak 42 Penerbitan Paspor, Imigrasi Tanjung Balai Karimun: Tujuan Tidak Jelas dan Diduga PMI Non Prosedural

    Tolak 42 Penerbitan Paspor, Imigrasi Tanjung Balai Karimun: Tujuan Tidak Jelas dan Diduga PMI Non Prosedural

    Tanjung Balai Karimun, Djawaranews.com – Hingga 22 Mei 2025, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melakukan penolakan sebanyak 47 orang Warga Negara Indonesia yang hendak berangkat ke luar negeri dan melakukan penolakan/penangguhan penerbitan paspor sebanyak 42 paspor.

    Hal tersebut dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dalam rangka untuk melindungi Warga Negara Indonesia dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

    Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, Elmi mengatakan bahwa penolakan keberangkatan WNI ke luar negeri tersebut dikarenakan terdapat Dugaan PMI Non Prosedural serta tujuan tidak jelas.

    “Dari Januari hingga 22 Mei 2025 ini, kami telah melakukan penolakan keberangkatan terhadap WNI yang hendak ke luar negeri dengan jumlah 47 orang,” kata Elmi.

    “Adapun penolakan ini dikarenakan terdapat 24 orang memberikan keterangan dengan tujuan tidak jelas, 18 orang diduga menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural dan ada 5 orang yang hendak berangkat ke Kamboja,” tambahnya.

    Sementara itu terkait penolakan/penangguhan penerbitan paspor sebanyak 42 paspor, Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, Rery Yudhistira menjelaskan penolakan penerbitan paspor tersebut juga dikarenakan terindikasi PMI non prosedural dan memberikan keterangan tidak benar.

    “Sedangkan untuk penerbitan paspor, kami Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun juga melakukan penangguhan penerbitan paspor sebanyak 42 paspor dengan rincian terdapat 6 orang terindikasi PMI non prosedural dan memberikan keterangan tidak benar sebanyak 36 orang sehingga paspor tidak bisa kita Terbitkan,” ucap Rery.

    Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengatakan pihaknya sangat fokus dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

    “Ini semua kita lakukan sebagai komitmen kita untuk mencegah Warga Negara Indonesia mencapai korban TPPO. Sehingga kita sangat ketat untuk melakukan pemeriksaan,” ucapnya. Jumat, 23 Mei 2025.

    Tidak lupa, Farid juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang hendak ke luar negeri baik berlibur maupun bekerja agar mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Dan saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang hendak melakukan kunjungan keluarga negri atau pengajuan permohonan paspor agar mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita,” imbuhnya.

    “Kami Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun berkomitmen untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sehingga bagi pemohon yang melakukan paspor tidak memenuhi persyaratan dipastikan akan kami tolak,” tutupnya.

  • Dominasi Anak Muda…!!! Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sempajaya Berastagi Terbentuk

    Dominasi Anak Muda…!!! Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sempajaya Berastagi Terbentuk

    BERASTAGI KARO, Djawaranews.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah sesuai instruksi Presiden No 9 Tahun 2025 menuju desa yang mandiri dan merata, Kepala Desa Sempajaya, Milala Purba alias Nabi bersama masyarakatnya menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Merah Putih,Kamis (22/05/2025) di Jambur Desa Sempajaya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Kegiatan ini tujuannya mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.

    Mengapa harus dibentuk? Sesuai Instruksi Presiden, program ini merupakan tindak lanjut dari Inpres No. 9/2025 untuk pemerataan ekonomi desa.

    Ditambah dari dukungan regulasi berupa adanya surat edaran Menteri Koperasi No. 1/2025 dan SK Menteri No. 9/2025 yang memastikan proses pembentukan jelas dan terarah.

    Sementara untuk bidang usaha fleksibel, koperasi bisa mengelola usaha mulai dari sembako, klinik, hingga logistik sesuai KBLI 2025 mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.

    Berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025, pejabat desa tidak diperbolehkan untuk menjadi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal tersebut secara jelas tercantum dalam BAB III Pengurus, Pengawas, dan Pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada bagian tentang pengurus poin a angka 4 yang menyebut bahwa pengurus tidak berasal dari unsur pimpinan desa.

    Hadir dalam kegiatan Musdesus Koperasi Merah Putih diantaranya Camat Berastagi, pihak Koremil, Polsek dan BPD.

    Kepala Desa Sempajaya, Milala Purba yang juga sebagai pembina di Koperasi Merah Putih dalam sambutannya menyampaikan mengenai pembentukan Koperasi Merah Putih dan pengurus, berdasarkan Surat Edaran Dari Kementrian Desa Nomor 6 Tahun 2025 tentang petunjuk teknis percepatan pelaksanaan pembentukan Koperasi Merah Putih.

    Diharapkan siapapun yang terpilih sebagai pengurus Koperasi Merah Putih, akan mampu menjalankan amanah untuk kemajuan koperasi di Desa Sempajaya.

    Untuk tahap awal pembentukan pengurus yang dipilih langsung masyarakat yang didominasi anak muda desa dan tidak memiliki ikatan atau hubungan saudara.

    “Selanjutnya, pengurus yang terpilih akan kita sepakati dan segera kita daftarkan ke notaris, guna kepengurusan yang terpilih berstatus legal dan segala bentuk bentuk pertanggungjawabannya kita pastikan aman sesuai aturan dalam Koperasi Merah Putih.

    Terhadap pengurus, ke depan akan dilakukan pelatihan tentang tata cara dan aturan yang wajib di patuhi, agar program ini bisa berlangsung secara aturan dalam Juklak dan Juknis Koperasi Merah Putih,” Paparnya.

    Selain itu, pengurus anggota koperasi yang diangkat dan dipilih dalam rapat anggota untuk mengurus organisasi dan usaha koperasi.

    Anggota koperasi yang dapat menjadi pengurus Koperasi Merah Putih harus memenuhi sejumlah syarat diantaranya, mempunyai pengetahuan sedikit tentang perkoperasian, jujur, loyal dan berdedikasi terhadap koperasi. Mempunyai keterampilan kerja dan wawasan usaha serta semangat kewirausahaan.

    Tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan hubungan Keluarga Semenda sampai derajat kesatu dengan pengurus lain dan pengawas dan tidak berasal dari unsur pimpinan desa. Jumlah pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus ganjil dan paling sedikit lima orang, yang terdiri dari ketua, wakil ketua bidang usaha, wakil ketua bidang keanggotaan, sekretaris, bendahara, dengan memperhatikan keterwakilan perempuan. Pengurus dapat mengangkat pengelola yang diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola usaha.

    Dari kesepakatan pemilihan Ketua Koperasi Merah Putih Desa Sempajaya dipimpin Ketua Audy Sembiring Milala, Sekretaris, Aeta Alodia, Wakil Sekretaris 1, Rizka Syahputri, Wakil Sekretaris 2 Novita Br Tarigan, Bendahara Laila Safitri. “Mereka yang kini terpilih, kita harapkan bisa menjalankan program ini dengan sungguh sunggu dan kepengurusan ini tetap akan kita dampingi seterusnya, untuk simpanan pokok yang sudah disepakati sebesar Rp200 ribu,” terang Nabi.

    Camat Berastagi David C Sembiring didampingi istri dalam sambutannya menyebutkan, sangat mengapresiasi keseriusan Desa Sempajaya dalam menindaklanjuti program Presiden RI melalui Menteri Koperasi RI Nomor 1 Tahun 2025.

    “Di mana manfaat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, menciptakan lapangan kerja, memberikan pelayanan secara sistematis dan cepat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi melalui koperasi, modernisasi manajemen sistem perkoperasian,” sebutnya.

    “Selanjutnya menekan harga di tingkat konsumen, meningkatkan harga di tingkat petani hingga nilai tukar petani (NTP) atau kesejahteraan petani naik, menekan pergerakan tengkulak, memperpendek rantai pasok, meningkatkan inklusi keuangan, menjadi akselerator, konsolidator, dan agregator usaha mikro, kecil dan menengah menekan tingkat kemiskinan ekstrem dan menekan inflasi,” terang Camat Berastagi, David C Sembiring. (Erianto Perangin-Angin)

  • Gubernur Banten : Program Sarjana Penggerak Desa Untuk Tingkatkan SDM Perdesaan

    Gubernur Banten : Program Sarjana Penggerak Desa Untuk Tingkatkan SDM Perdesaan

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Program Sarjana Penggerak Desa Pemerintah Provinsi Banten bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia pedesaan. Sekaligus meningkatkan sumber daya manusia Provinsi Banten.

    Hal itu diungkap Andra Soni saat menerima jajaran Rektorat Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Kamis (22/5/2025).

    Menurutnya dalam program itu penting untuk dilakukan kolaborasi antara Pemprov Banten dengan perguruan tinggi.

    “Kami berdiskusi dengan Institut Teknologi Indonesia terkait dengan berbagai kerja sama. Salah satunya kerjasama di bidang pendidikan terkait dengan program Sarjana Penggerak Desa,” ujar Andra Soni.

    Menurutnya, ITI memiliki program studi yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan desa di Provinsi Banten, seperti teknologi industri pertanian dan teknologi pengolahan pangan.

    “Mudah-mudahan diskusi hari ini bisa kita tindaklanjuti. Kolaborasi bersama ITI ini merupakan kolaborasi menuju Banten Maju,” tambahnya.

    Program Sarjana Penggerak Desa merupakan inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Banten untuk menempatkan lulusan perguruan tinggi di desa-desa guna mendorong pembangunan dan inovasi di tingkat desa. Program ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan pengetahuan dan teknologi antara perkotaan dan pedesaan, sekaligus memberdayakan masyarakat desa.

    Kerja sama dengan Perguruan Tinggi juga sejalan dengan visi Banten Maju, Adil Merata yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra-Dimyati, serta Pemerintah Provinsi Banten optimis dapat mempercepat peningkatan kualitas SDM di pedesaan, pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menekankan pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

    Rektor Institut Teknologi Indonesia Prof. Syopiansyah Putra Jaya menyampaikan bahwa kerja sama antara ITI dengan Provinsi Banten sebenarnya sudah berlangsung sejak lama.

    “Sekarang ini kita perkuat kembali kerjasamanya,” ujarnya.

    Syopiansyah menjelaskan beberapa program unggulan ITI yang dapat mendukung program Gubernur Banten. “Salah satunya program kami ada Teknologi Industri Pertanian dan kebetulan kami memiliki smart farming, smart greenhouse, dan agribisnis farming sistem. Jadi tidak hanya di bidang Sumber Daya Manusianya, termasuk di bidang smart farming sistemnya yang bisa kita implementasikan untuk mendukung program Pak Gubernur yang sampai kepada pertanian terpadu di level desa,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Syopiansyah menekankan pentingnya peningkatan kompetensi SDM lokal Banten. “Kita ingin meningkatkan kompetensi SDM lokal Banten sehingga bisa bekerja di industri atau membangun desa. Jadi petani tidak hanya berkutat pada urusan pertanian, tetapi juga bisa mendukung program-program lainnya seperti ekonomi kreatif, program makan gizi gratis, dan lainnya,” ungkapnya. (Trg)

     

  • Peringati HUT Ke-15 Penyeberangan Warga dan Anak Anak RID di Jambur Taras Berastagi Sukses

    Peringati HUT Ke-15 Penyeberangan Warga dan Anak Anak RID di Jambur Taras Berastagi Sukses

    KARO SUMUT, Djawaranews.com – Peringatan Hari Ulang Penyeberangan Warga dan Anak Anak atau Relawan Indonesia Damai (RID) acara peringatan dilakukan dengan sangat sederhana bersama masyarakat setempat dan para Guru  pengajar, ada tiga SD Negeri ditempat penyeberangan tersebut yang dilakukan Charles Gondrong dari pagi sampai sore hari,Kamis (22/05/2025) acara dilaksanakan di Jambur Taras Berastagi,Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Pekerjaan yang lakoni Bung Charles Gondrong mendapat nilai positif dari pihak SD Negeri yang bertempat di Gang sibayak, Desa Rumah Berastagi. Ada tiga SD Negeri di tempat itu yaitu SD Negeri 046573, SD Negeri 040455, dan SD Negeri 040460. Jumlah keseluruhan siswa/i hampir seribuan.

    Mewakili pihak sekolah dari ke tiga SD Negeri tersebut, Kepala SD Negeri 046573 yaitu Bapak Modal Gurusinga SPd, mengatakan Pekerjaan relawan Bung Charles Gondrong sangat luar biasa, sangat kami hargai anak didik kami menyeberangi jalan lintas yang sangat terkenal rawan Lakalantas selama Biliau ada anak2 pasti aman,
    Smoga Bung Charles Gondrong tetap sehat2 dan bahagia selalu ucapnya dangan semangat.

    Ketua Forum Dewan Pimpinan Daerah Relawan Indonesia Damai Bung Charles Gondrong dan Relawan lainnya Kamis 22 Mey 2025 mengatakan upacara Relawan Indonesia Damai, acara perayaan ulang tahun ke- 15, penyeberangan warga dan anak anak di jalan Jamin Ginting depan Gang sibayak, desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, peringatan HUT tersebut secara sederhana dilakukan, dukungan masyarakat setempat sangat berguna warga menyapa beliau, mewakili masyarakat setempat, Tigan Karis 69 mengatakan kami sangat menghormati pekerjaan Bung Charles Gondrong semoga diberikan kesehatan dan rejeki, dulu Seingatku sebelum dia menjadi relawan tempat itu sering terjadi kecelakaan.

    Sekarang tidak pernah lagi kejadian Lakalantas. Dijelaskan Charles adapun petugas relawan sekarang, yakni : Pendiri Bung Charles Gondrong Ketua Ali Alfan S. Brahmana, Sekretaris Walinton Pandiangan dan Panitia Pelaksana David Haris Sembiring  dan Petrus Simbolon.

    Lanjutnya ada kebahagiaan tersendiri yang dirasakan para relawan penyeberangan warga dan anak anak sekolah, kami sangat mensyukuri tugas sukarelawan tampa mengharapkan imbalan tegasnya, ini jalan nasional yang sangat rawan dulunya sebelum ada aktivitas relawan sudah banyak korban Lakalantas di tempat ini tapi demi generasi  penerus bangsa saya merelakan diri menjadi relawan biarpun usia tidak lagi muda ucap Charles dengan lembut.

    Pekerjaan itu saya tekuni mulai tahun 2010 yang lalu sudah ke-15 lamanya, saat itu saya amati warga dan anak anak sangat kesulitan menyeberangi jalan, informasi dari masyarakat bahwa korban Lakalantas sering terjadi dari nurani, niat yang tulus saya merelakan diri sebagai sukarelawan tampa mengharapkan imbalan materi dari pihak manapun saat itu, dirinya berharap nantinya akan mendapatkan imbalan dari Allah di Akhirat ucapnya.

    Ditambahkan nya lagi setelah begitu lamanya diri ini mengabdikan diri sebagai relawan, saya mendapatkan kebahagiaan karena pekerjaan yang saya lakoni mendapat dukungan dan nilai positif di pihak kalangan masyarakat, tokoh agama dan pemerintah.

    Kapoda Sumatera Utara sudah memberikan berupa Piagam Penghargaan Juara II Hero se-Sumut dan dari pihak kepolisian Polres Tanah Karo juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada saya Berupa bingkisan dan Piagam, saya bangga dan bahagia karena pekerjaan yang saya lakukan rupanya mendapat pujian dari semua kalangan.

    Karena Support mereka saya semakin percaya diri ucapnya dengan semangat. (Erianto Perangin-Angin)

  • Desa Cikande Permai Masuk Program Desa Cantik tingkat Nasional

    Desa Cikande Permai Masuk Program Desa Cantik tingkat Nasional

    Serang, Djawaranews.com – Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, masuk Program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik tingkat Nasional yang dipilih Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan.

    Selanjutnya, Desa Cikande Permai bakal dilakukan pembinaan oleh BPS Kabupaten Serang. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, di sela Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik Kabupaten Serang yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo).

    “Penentuannya juga kita sudah berdasarkan survei yang dilakukan ke beberapa unggulan desa kecamatan, ternyata yang memenuhi syarat untuk nantinya bisa menularkan ke semua desa yang ada di Kabupaten Serang ada di Desa Cikande Permai,” ujarnya.

    Tutty menegaskan bahwa Desa Cikande Permai dinilai memiliki dasar yang kuat, seperti infrastruktur, IT, dan aparat desanya yang punya kompetensi untuk melakukan itu semua.

    “Jadi kita ada beberapa kriteria, yang masuk adalah desa Cikande Permai,” ucapnya.

    Tutty menyebutkan bahwa output Desa Cantik akan didapatkan sesuai kebutuhan desa masing-masing. Misalnya, desa tersebut sedang membutuhkan website, saat ini sudah tersedia maka akan ditingkatkan pengelolaannya.

    “Utamanya kalau outputnya akan kelihatan adalah minimal data monografi desa supaya up to date,” terangnya.

    Lebih lanjut, Tutty menyebutkan bahwa lomba desa cantik tersebut dilakukan seluruh Indonesia, sehingga setiap provinsi dan kabupaten/kota pasti punya desa cantik sebagai perwakilan.

    “Nanti ada juaranya. Kalau yang tahun kemarin kita itu sudah 3 besar Provinsi Banten. Sekarang kita ingin tembus nasional, tiga besar nasional cita-cita kami tahun ini,” harapnya.

    Tutty memastikan bahwa Desa Cikande Permai sendiri sudah siap mengikuti lomba tersebut, dan penilaian akan dilakukan pada Agustus mendatang.

    “Jadi kita terus siapkan desanya ketika penilaian Agustus mereka sudah siap. Penilaian dari pusat, kita hanya siapkan kisi-kisinya,” katanya.

    Rakor bertempat di Aula KH. Syam’un pada Kamis, 22 Mei 2025, tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto. Turut hadir Sekretaris Diskominfo, Dimas Panduasa.

    Rudy mengatakan bahwa Pemkab masih punya PR ingin mewujudkan satu data. Database yang dimaksud adalah yang masuk kategori statistik. “Seperti sektoral reguler, pokoknya harus ada,” ujarnya.

    Menurut Rudy, hal tersebut menjadi PR lama yang agak sulit diwujudkan karena harus membangun komitmen bersama dengan semua stakeholder dan komponen.

    “Untuk membangun komitmen itu kita bikin rakor dari Kominfo hari ini. Kemudian kita ingin dilanjutkan dengan rakor satu data statistik, jadi ada rakor lanjutan dengan modeling zoom atau apapun yang diselenggarakan hari Rabu depan untuk menginput data statistik,” katanya.

    Dengan demikian, kata Rudy, tidak perlu datang ke kantor lagi, cukup dengan rakor zoom atau by WhatsApp sehingga prosesnya akan lebih mudah dan murah.

    “Karena teman-teman di statistik juga membutuhkan kecepatan penyampaian data agar proses pengolahannya lebih cepat. Kan yang disampaikan oleh OPD masih data mentah, perlu diolah sedemikian rupa, jadi kualitasnya dinaikkan menjadi sebuah data kategori statistik,” terangnya.

    Sebagai komitmen politik untuk sampai ke level desa agar semua desa punya data statistik, pemerintah pusat mencanangkan program desa cinta statistik atau desa cantik.

    “Sehingga mereka menghimpun data statistik itu dengan program desa cantik. Tapi kan kemampuan pemerintah daerah kemampuan BPS terbatas, maka satu yang dicanangkan untuk fokus kita melakukan pembinaan desa Cikande Permai sebagai desa cantik,” katanya.

    Sekretaris Diskominfo Kabupaten Serang, Dimas Panduasa, mengatakan bahwa data statistik penting, oleh karena itu harus didukung oleh semua pihak. “Ini untuk mendukung terwujudnya satu data Kabupaten Serang,” ujarnya.

    “Kemudian, inikan ada perlombaan atau penghargaan untuk desa cinta statistik, kita support karena yakin data nya sudah ada di desa masing-masing, tinggal bagaimana kita Diskominfo berkolaborasi dengan BPS mengolah data itu menjadi informasi dan informasi itu bisa sampai pada masyarakat,” tutur Dimas. (Trg)