Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Lakukan Penanaman Pohon 

    Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Lakukan Penanaman Pohon 

    Sukabumi, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Sukabumi melakukan kegiatan Employee Volunteering Peduli Lingkungan Alam Sekitar dengan melakukan penanaman pohon di Taman Wisata Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi, Sabtu (21/6/2025).

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Ryan Gustaviana, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki program kerja rutin. Salah Satu di antaranya adalah Employee Volunteering.

    Diketahui, kegiatan Employee Volunteering ini dilakukan dalam 2 sub kegiatan yang berbeda yaitu kegiatan sosial dan kegiatan Go Green.

    “Kegiatan employee volunteering ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial dan lingkungan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi. Santunan yang didapatkan dengan pendanaan secara swadaya atau bersumber dari dana pribadi para karyawan,” ujar Ryan.

    Ryan menjelaskan bahwa employee volunteering merupakan kegiatan rutin yang dilakukan insan BPJS Ketenagakerjaan setiap tahunnya.

    “Kegiatan ini rutin dilakukan, namun kegiatan setiap tahunnya berbeda-beda, tapi tujuannya sama, pengabdian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan melakukan penanaman pohon tanaman buah diharapkan nantinya akan tumbuh dan bermanfaat serta memiliki nilai tambah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi,” ungkap Ryan.

    “Manfaat lainnya yakni memperkuat silaturahmi hubungan sosial dengan warga dan memberi dampak positif bagi lingkungan dan alam sesuai dengan tema Employee Volunteering tahun ini, Go Green,” sambung Ryan.

    Ryan menambahkan kegiatan seperti ini memberikan manfaat dalam memperkuat silaturahmi hubungan sosial dengan warga sekitar dan memberi dampak positif bagi lingkungan dan alam sesuai dengan tema Employee Volunteering tahun ini, “Go Green”.

    “Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi yang mana para karyawan tidak hanya melakukan kewajibannya kepada instansi tetapi juga bisa memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar,” harapnya.

  • DWP Kanim TBK Hadir di SMA Negeri 5 Karimun, Sosialisasikan Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja

    DWP Kanim TBK Hadir di SMA Negeri 5 Karimun, Sosialisasikan Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja

    Karimun, Djawaranews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun (TBK) mengunjungi SMAN (Sekolah Menengah Atas Negeri) 5 Karimun dalam kegiatan “DWP Imigrasi Karimun goes to school“. Jum’at, 20 Juni 2025.

    Rombongan DWP Kanim TBK diterima langsung oleh Kepala SMAN 5 Karimun, Hj. Mery Sandra, MM., beserta para guru dan siswa-siswi.

    Dalam kunjungan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan mengusung tema “Self Love and Care (Rahasia Sehat dan Happy Bagi Remaja Putri)” yang disampaikan oleh narasumber dr. Citra Yuni.

    Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanim Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Oktavia Farid mengatakan bahwa DWP Imigrasi Karimun goes to school adalah program atau kegiatan yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Imigrasi yang bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja Putri bagi siswi sekolah.

    “Tujuan dilakukan kegiatan ini agar siswi-siswi SMAN 5 Karimun mendapatkan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, termasuk perubahan tubuh saat pubertas, fungsi organ reproduksi, dan cara menjaga kebersihan serta kesehatan organ reproduksi,” kata Octavia

    “Dan hal ini penting dilakukan untuk mencegah risiko penyakit menular seksual, kehamilan yang tidak diinginkan, dan masalah kesehatan reproduksi lainnya,” lanjutnya.

    Menurut Octavia, kegiatan ini perlu rutin dilakukan guna untuk mengedukasi para generasi muda bangsa Indonesia. Mengingat, usia-usia belia ini sangat rentan sekali terjadinya permasalahan yang berkaitan tentang masalah reproduksi.

    “Mungkin para siswi ini masih awam tentang hal ini. Untuk itu, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun hadir untuk mengedukasi mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja untuk mencegah penyakit menular seksual atau PMS atau juga mencegah kehamilan dini yang tidak diinginkan, mencegah infeksi serta gangguan reproduksi, memperbaiki kesehatan umum serta meningkatkan kesadaran dan pengetahuan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 5 Karimun, Hj. Mery Sandra, MM., menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini agar rutin dilakukan.

    “Kami mengucapkan terimakasih kepada DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Dimana kegiatan ini sangat bermanfaat bagi seluruh siswa-siswi SMA Negeri 5 Karimun,” katanya.

    “Dan saya berharap DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun kedepannya terus melakukan kegiatan seperti ini, karena ini sangat penting dalam menjaga generasi penerus bangsa Indonesia,” tutupnya.

    Untuk diketahui, kegiatan DWP Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Goes To School SMAN 5 Karimun diikuti sebanyak 200 siswa-siswi. Selain itu, kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh diskusi antara narasumber dengan para siswa-siswi SMA Negeri 5 Karimun.

  • Terima REI, Gubernur Banten Andra Soni : Properti Berkembang, Daerah Maju

    Terima REI, Gubernur Banten Andra Soni : Properti Berkembang, Daerah Maju

    Serang, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni mengatakan berkembangnya bidang properti pertanda maju atau tumbuhnya daerah. Berkembangnya bidang properti mendukung pembangunan suatu daerah.

    Demikian disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Banten di Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (20/6/2025).

    “Banyak hal yang dapat kita kolaborasikan, semua pihak memiliki peran dalam membantu dan mendukung pemerintah,” ungkap Andra Soni.

    “Pemerintah butuh banyak masukan dan kolaborasi dengan semua pihak,” sambungnya.

    Andra Soni menyampaikan dengan berkembangnya bidang properti dapat mendukung pembangunan di suatu daerah.

    “Kita bisa lihat, dengan berkembangnya bidang properti itu banyak daerah-daerah maju. Karena bidang properti,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Andra Soni berpesan kepada sejumlah pengusaha bidang properti untuk dapat memperhatikan faktor lingkungan. Sehingga dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

    “Perlunya pembinaan yang dilakukan oleh REI kepada pengembang properti terkait hal tersebut,” jelasnya.

    Sementara, Ketua DPD REI Banten Roni H Adali menyampaikan pihaknya sangat mendukung program tiga juta rumah yang diluncurkan oleh Pemerintah. Sehingga hal tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergi untuk mewujudkan itu semua.

    “Kita membutuhkan dukungan kebijakan, baik itu dukungan untuk sisi pengembang, pemerintah dan masyarakat terutama dalam program tiga juta rumah,” ujarnya.

    Dikatakan, dengan perkembangan properti tentunya akan menggerakan sektor lainnya dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.

    “Untuk tahun ini kita punya program untuk 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kemudian kita juga akan melakukan pelatihan dan sebagainya untuk masyarakat sekitar untuk pemberdayaan,” pungkasnya. (Trg)

  • 93 Persen, Capaian Akta Pendirian Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten

    93 Persen, Capaian Akta Pendirian Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten

    Jakarta, Djawaranews.com Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi H mengatakan capaian pendirian akta pendirian Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten sudah mencapai 93 persen.

    Hal itu diungkap Deden usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jl. Benyamin Sueb Kav. B6, Jakarta, Jum’at (20/6/2025).

    Sebagai informasi, salah satu fokus utama dalam Bantuan Keuangan Desa Pemerintah Provinsi Banten adalah untuk pembuatan akta pendirian atau perubahan anggaran dasar Koperasi Desa Merah Putih. Pada tahun 2025, Bantuan Keuangan Desa Pemerintah Provinsi Banten per desa mencapai Rp100 juta.

    Deden menegaskan, Pemprov Banten serius menjalankan program Pemerintah Pusat. “Termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ucapnya.

    Masih menurut Deden, dalam pembangunan dari desa, Pemprov Banten juga memiliki program prioritas Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), program Sarjana Penggerak Desa, hingga program Sekolah Gratis.

    Terkait rakernas, Deden mengungkapkan, pada Rakernas Forsesdasi 2025 itu Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) Tomsi Tohir memberikan pemaparan terkait peran sekretaris daerah dan hubungannya dengan kepala daerah dengan organisasi perangkat daerah.

    “Tadi ada pemaparan Pak Sekjen Kemendagri bahwa peran sekda itu sebagai jembatan komunikasi antara kepala daerah dengan organisasi perangkat daerah,” ungkap Deden.

    “Atas peran itu, komunikasi antara sekda dengan kepala daerah harus berjalan dengan baik. Tanpa ada batas agar supaya program – program prioritas kepala daerah bisa diterjemahkan dengan baik. Selain dengan program – program Pemerintah Pusat yang ada di daerah,” pungkasnya.(Trg)

  • Plt. Kepala Bapenda Banten Sebut Pers Berperan Dorong Masyarakat taat bayar pajak

    Plt. Kepala Bapenda Banten Sebut Pers Berperan Dorong Masyarakat taat bayar pajak

    Banten, Djawaranews.com Peran Pers sangat strategis dalam mendorong munculnya kesadaran masyarakat agar taat untuk membayar pajak. Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi Banten tengah memberikan kebijakan berupa penghapusan pokok tunggakan dan pajak kendaraan bermotor.

    Hal itu ditegaskan Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Rita prameswari ketika menjadi narasumber dalam acara temu media bekerjasama dengan Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten. Kegiatan itu bertempat di Aula Bapenda Provinsi Banten, pada Jum’at (20/6/2025).

    Menurut Rita, animo masyarakat begitu tinggi dengan adanya kebijakan Pemprov Banten yang menghapus pokok tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor. Hal itu bisa dilihat dari membludaknya masyarakat yang membayar pajak maupun mutasi dan balik nama kendaraan bermotor di semua Kantor Samsat yang ada di wilayah Provinsi Banten.

    Berdasarkan survei yang dilakukannya, katanya, di beberapa Kant

    or maupun Gerai Samsat, ternyata msyarakat Banten begitu antusias untuk membayar pajak kendaraan pasca adanya kebijakan penghapusan pokok tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor hingga 30 Juni 2025. “Masyarakat mulai antre sejak pukul 04.00 WIB. Bahkan, ada pula yang menginap di masjid ketika akan membayar pajak kendaraan bermotor,” terangnya. Rita menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Sebab, pajak tersebut nantinya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui kegiatan pembangunan. Baik itu untuk membangun infrastruktur maupun pembangunan lainnya yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

    “Pers diharapkan harus ikut membantu pemerintah Provinsi Banten agar masyarakat bisa mengetahui program dan kebijakan penghapusan pokok tunggakan dan denda denda pajak kendaraan bermotor. Sehingga nantinya akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten

    Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten, Beni Ismail, S.STP, M.Si, menambahkan, pihaknya berharap rekan-rekan media massa dapat mempublikasikan berbagai kegiatan pembangunan, termasuk diantaranya kebijakan Gubernur Banten, Andra Soni, dengan menghapus pokok tunggakan dan denda denda pajak kendaraan bermotor. (Trg)

  • Warga Paku Jaya Bersyukur Rumah Tak Bocor Lagi, Pemkot Tangsel Dapat Apresiasi

    Warga Paku Jaya Bersyukur Rumah Tak Bocor Lagi, Pemkot Tangsel Dapat Apresiasi

    TANGSEL – Program perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) di Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Salah satunya adalah Hidayat, penerima manfaat yang kini bisa menikmati rumah yang layak dan nyaman setelah sebelumnya hidup di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

    Tembok kayu reyot yang dulu menjadi dinding rumahnya kini telah berubah menjadi tembok permanen berwarna putih. Atap rumah yang sebelumnya bocor setiap kali hujan kini sudah kokoh dan tak lagi meresahkan.

    “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli kepada rakyat kecil seperti saya,” ungkap Hidayat saat ditemui di kediamannya, Jumat (20/6/2025).

    Hidayat mengisahkan, sebelum rumahnya diperbaiki Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta), dirinya selalu merasa khawatir saat musim hujan. Atap yang berlubang membuatnya dan keluarga tak bisa beristirahat dengan tenang.

    “Dulu rumah saya bocor di mana-mana. Kalau tidur saat hujan, nggak tenang. Sekarang, Alhamdulillah, ibadah tenang, tidur juga tenang. Udah nggak ada bocor-bocor lagi. Saya cuma bisa bersyukur,” ucapnya penuh haru.

    Ia menuturkan, rumahnya rampung direnovasi dan diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, pada tahun 2024. Kini, setahun berselang, dirinya merasa jauh lebih tenang menjalani aktivitas sehari-hari.

    “Pesannya bagus banget, walaupun saya lupa rinciannya. Yang jelas kami semua merasa sangat terbantu. Saking senangnya, saya sampai lupa tanggal pastinya. Yang penting sekarang rumah kami sudah layak, dan itu luar biasa,” imbuhnya.

    Sementara itu, anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Paku Jaya, Ahmad Jaini menjelaskan bahwa rumah Hidayat diusulkan karena kondisinya yang memang sudah tidak layak huni.

    “Rumahnya dari kayu semua, lantai masih plesteran, atap dan toilet juga tidak layak. Dari hasil verifikasi kami di Paku Jaya, ada hampir 300 rumah yang tidak layak huni. Salah satunya rumah Pak Hidayat, dan kami prioritaskan,” jelasnya.

    Ahmad menambahkan, proses pembangunan dimulai awal tahun 2024 dan berjalan lancar berkat perencanaan dan verifikasi yang matang.

    “Alhamdulillah, pembangunan berjalan lancar. Prosesnya cepat karena semua sudah siap,” tuturnya.

    Rumah baru yang dibangun untuk Hidayat berukuran 6×5 meter, terdiri dari dua kamar tidur masing-masing berukuran 2,5×2,5 meter dan satu kamar mandi seluas 1,5 meter persegi. Hunian tersebut dibangun sesuai standar teknis dan etika hunian layak.

    Kepala Bidang Permukiman Disperkimta Kota Tangsel, Anung Indra Kumara menyatakan bersyukur atas manfaat yang dirasakan langsung oleh penerima program.

    “Ya, tentu saja kami bersyukur kalau masyarakat merasakan hasil dari apa yang kami bangun. Karena memang harapannya adalah memberikan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ungkap Anung.

    Sebagai informasi, program perbaikan RUTLH merupakan salah satu program unggulan Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta), untuk menjamin hak hidup layak masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu.

    TANGSEL- Program perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) di Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Salah satunya adalah Hidayat, penerima manfaat yang kini bisa menikmati rumah yang layak dan nyaman setelah sebelumnya hidup di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

    Tembok kayu reyot yang dulu menjadi dinding rumahnya kini telah berubah menjadi tembok permanen berwarna putih. Atap rumah yang sebelumnya bocor setiap kali hujan kini sudah kokoh dan tak lagi meresahkan.

    “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli kepada rakyat kecil seperti saya,” ungkap Hidayat saat ditemui di kediamannya, Jumat (20/6/2025).

    Hidayat mengisahkan, sebelum rumahnya diperbaiki Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta), dirinya selalu merasa khawatir saat musim hujan. Atap yang berlubang membuatnya dan keluarga tak bisa beristirahat dengan tenang.

    “Dulu rumah saya bocor di mana-mana. Kalau tidur saat hujan, nggak tenang. Sekarang, Alhamdulillah, ibadah tenang, tidur juga tenang. Udah nggak ada bocor-bocor lagi. Saya cuma bisa bersyukur,” ucapnya penuh haru.

    Ia menuturkan, rumahnya rampung direnovasi dan diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, pada tahun 2024. Kini, setahun berselang, dirinya merasa jauh lebih tenang menjalani aktivitas sehari-hari.

    “Pesannya bagus banget, walaupun saya lupa rinciannya. Yang jelas kami semua merasa sangat terbantu. Saking senangnya, saya sampai lupa tanggal pastinya. Yang penting sekarang rumah kami sudah layak, dan itu luar biasa,” imbuhnya.

    Sementara itu, anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Paku Jaya, Ahmad Jaini menjelaskan bahwa rumah Hidayat diusulkan karena kondisinya yang memang sudah tidak layak huni.

    “Rumahnya dari kayu semua, lantai masih plesteran, atap dan toilet juga tidak layak. Dari hasil verifikasi kami di Paku Jaya, ada hampir 300 rumah yang tidak layak huni. Salah satunya rumah Pak Hidayat, dan kami prioritaskan,” jelasnya.

    Ahmad menambahkan, proses pembangunan dimulai awal tahun 2024 dan berjalan lancar berkat perencanaan dan verifikasi yang matang.

    “Alhamdulillah, pembangunan berjalan lancar. Prosesnya cepat karena semua sudah siap,” tuturnya.

    Rumah baru yang dibangun untuk Hidayat berukuran 6×5 meter, terdiri dari dua kamar tidur masing-masing berukuran 2,5×2,5 meter dan satu kamar mandi seluas 1,5 meter persegi. Hunian tersebut dibangun sesuai standar teknis dan etika hunian layak.

    Kepala Bidang Permukiman Disperkimta Kota Tangsel, Anung Indra Kumara menyatakan bersyukur atas manfaat yang dirasakan langsung oleh penerima program.

    “Ya, tentu saja kami bersyukur kalau masyarakat merasakan hasil dari apa yang kami bangun. Karena memang harapannya adalah memberikan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ungkap Anung.

    Sebagai informasi, program perbaikan RUTLH merupakan salah satu program unggulan Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta), untuk menjamin hak hidup layak masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu. (Adv)

  • Tingkatkan Sektor Pariwisata, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kormi Kembangkan Sport Tourism

    Tingkatkan Sektor Pariwisata, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kormi Kembangkan Sport Tourism

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Banten aktif dalam mengembangkan even olahraga rekreasi massal yang berbasis sport tourism. Dampaknya, tingkatkan sektor pariwisata di Provinsi Banten.

    Hal itu diungkapkan Andra Soni pada acara Pelantikan Pengurus Kormi dan Rapat Kerja Provinsi Banten Masa Bakti 2025-2029 yang dilaksanakan di Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (20/6/2025).

    Menurut Andra Soni, olahraga rekreasi massal yang berbasis sport tourism akan menjadi daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Banten. Apalagi kegiatan itu diintegrasikan dengan berbagai even wisata tahunan.

    “Seperti Fun Run Anyer, Rhino Eco Run Tanjung Lesung, Tahura Banten trail run serta berbagai even tahunan lainnya yang dapat meningkatkan sektor pariwisata di Provinsi Banten,” kata Andra Soni.

    Oleh karena itu, Andra Soni berharap Kormi Banten bersama seluruh stakeholder bidang olahraga pariwisata terus aktif berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengembangkan berbagai even olahraga masyarakat dan rekreasi.

    Apalagi, seperti kita ketahui bersama terdapat 11 lokasi strategis pariwisata di Provinsi Banten dari Kawasan Anyer, Carita, Sawarna, Ujung Kulon, Tanjung Lesung, Cisadane, Kawasan Tangerang Utara, Banten Lama, Bagedur, dan kawasan Leuwidamar.

    “Pemprov Banten berharap Kormi Banten bisa menjalin kolaborasi pentahelik melalui paket wisata terpadu, pemberdayaan masyarakat serta promosi melalui media digital,” ujarnya.

    Pada cabang olahraga tradisional, Andra Soni berharap Kormi bisa mengenalkan berbagai tradisi lokal dan kebudayaan daerah menjadi sebuah atraksi, yang dikembangkan melalui komunitas dan melibatkan gen Z. Sehingga generasi anak-anak di Provinsi Banten semakin mengenal tradisi dan kebudayaan lokal.

    Sebagai persiapan Pornas ke-8 di Lombok, NTB tahun 2025, semangat sportivitas kebersamaan dan kompetisi sehat agar terus menggelora pada setiap atlet dan official.

    “Dengan harapan dedikasi dan prestasi atlet akan semakin meningkat baik dalam kancah regional, nasional maupun internasional,” jelasnya.

    Ketua Kormi Provinsi Banten periode 2025-2029 Nuraeni berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah daerah dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehat dan bugar melalui berbagai program kerja yang akan dirumuskan dalam waktu dekat.

    “Karena pada jiwa yang sehat dan bugar itu, berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah akan lebih cepat tercapai dengan maksimal,” pungkasnya.

    Kemudian, pada Pornas Kormi ke-8 yang akan dilaksanakan dari tanggal 26 Juli – 1 Agustus 2025, Kormi Banten akan mengutus ratusan atlet dari puluhan cabang olahraga yang dipertandingkan.

    “Dengan semangat yang tinggi, kami berkeyakinan setidaknya bisa mempertahankan raihan juara empat besar, tapi lebih dari itu kita targetkan bisa masuk tiga besar,” pungkasnya. (Trg)

  • Program Unggulan Ratu Zakiya-Najib Hamas, Lanjutkan Pembangunan Masjid Terapung Banten Segera Terwujud

    Program Unggulan Ratu Zakiya-Najib Hamas, Lanjutkan Pembangunan Masjid Terapung Banten Segera Terwujud

    Serang, Djawaranews.com – Bangunan Masjid Terapung Banten atau MTB yang berlokasi di Kawasan Pantai Anyer tepatnya di Kampung Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang akan segera terwujud. Pembangunan MTB yang digagas Mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman sejak Tahun 2014 lalu.

    Hal ini disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Serang, Febrianto. Kata dia, saat ini Rencana Pembangunan MTB masuk dalam program unggulan atau prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah-Muhammad Najib Hamas.

    Terlebih, Tim Kecil Rencana Aksi Percepatan 100 hari pembangunan MTB Pemerintah Kabupaten Serang sudah menemui Ketua Panitia Pembangunan MTB Ahmad Taufik Nuriman di kediamannya Ciracas Kota Serang pada Jum’at, 20 Juni 2025.

    “Kami tim kecil sudah bertemu bersilaturahmi kepada Ketua Pengurus Yayasan Al Bahru Bapak Ahmad Taufik Nuriman di dampingi Mantan Sekda Kabupaten Serang, Lalu Atahrussalam Rais dan Tubagus Entus Mahmud Sahiri,”kata Febrianti melalui keterangan tertulisnya.

    Dalam pertemuan tersebut, kata Febrianto, membahas terkait 1 dari 10 Program Prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas pada poin 5 yakni meneruskan pembangunan Masjid Terapung Banten.

    “Alhamdulillah kami selaku kepanjangan tangan dari Ibu Bupati dari Pemda Kabupaten Serang membentuk tim kecil, Tim percepatan pembangunan MTB memohon arahan dan petunjuk dari mereka-mereka bagaimana dan seperti apa kami untuk membantu keberlanjutan pembangunan MTB dimaksud,”ungkapnya.

    Pada pertemuan tersebut, lebih lanjut Febrianto mengungkapkan bahwa, pihaknya mencatat beberapa notulen yang pertama Ketua Yayasan Al Bahru Ahmad Taufik Nuriman mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Serang yang sudah sudi siap membantu keberlanjutan pembangunan MTB.

    Kemudian yang kedua, Pengurus Yayasan Al Bahru memohon kepada Tim Kecil Pemkab Serang untuk terus semangat bekerja mendampingi Pengurus yYyasan Al Bahru agar terwujud visi dan misi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Serang periode 2025-2030.

    “Namun pada kesempatan ini juga Pak ATN memberi pesan kepada kami, secepat ini beliau akan membenahi kepengurusannya terlebih dahulu sebelum beraudiensi dengan Ibu Bupati,”katanya.

    Hal ini dikarenakan, sebut Febrianto, Jajaran Kepengurusan Yayasan Al Bahru Masjid Terapung Banten ada yang sudah berhenti dan ada yang sudah meninggal dunia. ”Jadi mohon tempo waktu mereka akan membenahi kepengurusan secepat mungkin, dan Insya Allah mereka akan memberi tahu setelah tersusun komposisi kepengurusan dimaksud,”terangnya.

    “Kami atas nama tim kecil percepatan pembangunan utusan ibu bupati ini mengucapkan terimakasih juga kepada Pengurus Al Bahru yang sudah menerima kami, silahturahmi kami, telah membimbing kami dan memberi arahan kami untuk langkah ke depan. Menghaturkan ribuan terimakasih juga kepada Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati yang telah mempercayai kami tim kecil untuk membantu kepengurusan Al Bahru ini,”paparnya.

    Lebih lanjut Febrianto memaparkan, bahwa pada kesimpulan pertemuan yang sudah dilakukan akan segera terwujud bangunan Masjid Terapung Banten tepatnya di Kampung Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka yang bakal menjadi salah satu ikon Kabupaten Serang.

    “Insya Allah dalam timing ini kita targetkan adanya MoU kerja sama antara Pengurus Al Bahru dengan Pemda Kabupaten Serang dalam hal ini Ibu Bupati Serang. Setelah itu baru kita atur tagline nya, timeline nya, progresnya untuk pembangunan Masjid Terapung Banten,”urainya.

    Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Serang, Eki Baihaki, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sugihardono, Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Zaldi Dhuhana, Asda 3 Bidang Pemerintahan Umum Ida Nuraida, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala DPUPR Yadi Priyadi Rochdian, Kepala Bagian Hukum Lalu Farhan Nugraha, Kepala Bagian Kesra Mamak Abror, dan Camat Cinangka Tuti Setiawati. (Trg)

  • Tingkatkan Kemampuan, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pelatihan Public Speaking dan Communication Skill

    Tingkatkan Kemampuan, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pelatihan Public Speaking dan Communication Skill

    Karimun, Djawaranews.com – Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan KIEP (Komunikasi, Informasi, Edukasi, dan Partisipasi) terkait Peningkatan Kualitas Public Speaking and Communication Skill untuk memperkuat organisasi Dharma Wanita Persatuan.

    Kegiatan ini mengusung tema Upgrade Your Grade yang dilaksanakan di aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dengan mengundang narasumber Station Manager Radio Ardan, Bandung. Kamis, 19 Juni 2025.

    Dari pantauan, terlihat kegiatan KIEP Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun berlangsung meriah dan penuh keseruan. Apalagi, para peserta yang hadir sangat aktif untuk melakukan diskusi dengan narasumber.

    Saat ditemui, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanim Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Oktavia Farid mengatakan keterampilan komunikasi menjadi hal penting dalam mengemukakan maksud dan tujuan dari apa yang disampaikan kepada orang lain.

    “Sebagai anggota dharma wanita, tidak hanya mendampingi suami tapi juga memiliki kemampuan dalam berkomunikasi, bertutur kata tentu kami dituntut untuk bisa melakukannya dengan baik,” ucap Octavia.

    Kata Octavia, lewat kemampuan komunikasi yang baik tentu bisa menjadi kekuatan lisan bagi Dharma Wanita dalam mendampingi pasangan, termasuk mendorong kemajuan sebagai wanita yang mandiri.

    “Artinya di sini adalah menyampaikan pesan-pesan itu sampai. Karena banyak sekali kita menyampaikan sesuatu tapi orang lain tidak paham, sehingga menjadi salah paham atau gagal paham. Dengan komunikasi efektif bahkan dapat mempengaruhi siapa lawan bicara kita,” kata Octavia.

    Menurut Octavia, di tengah gempuran media sosial saat ini, sangat penting untuk memberi pemahaman yang baik dari apa yang disampaikan, sehingga tidak terjadi interpretasi yang berbeda dengan maksudnya.

    “Di era sekarang kalau dulu mulut mu harimau mu, sekarang jari mu harimau mu. Ternyata ini luar biasa, banyak komentar-komentar netizen dengan cara mengungkapkan tapi menyinggung, padahal maksudnya berbeda, terjadi gagal paham. Maka dari itu kami mencoba belajar mengenal apa itu public speaking,” ungkap Octavia.

    Octavia menjelaskan, selama ini yang menjadi kendala sehingga kerap terjadinya ‘Prahara’ dalam hal komunikasi adalah ketidakpercayaan diri.

    “Satu hal yang menjadi kendala adalah ketidakpercayaan diri dalam berbahasa, tapi bagaimana meningkatkan kepercayaan diri kembali ke diri masing-masing,” terangnya.

    Untuk itu, melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh Dharma Wanita bisa memahami dan memiliki kemampuan yang baik dalam komunikasi.

    “Tentu diharapkan wanita-wanita Indonesia ini memiliki kemampuan komunikasi yang baik, karena ini penting bagi kehidupan sehari-hari. Ke depan tidak hanya DWP Imigrasi saja, tapi akan kita buat dalam cakupan DWP se-Kabupaten Karimun,” tutupnya.

    Ketua DWP Kabupaten Karimun, Rosmawaty Djunaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang sangat baik dan positif karena dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan publik dan kemampuan berkomunikasi kepada masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, selaku Pembina DWP Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan KIEP Peningkatan Kualitas Public Speaking and Communication Skill diinisiasi Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dengan mengundang DWP Kabupaten Karimun, DWP KSOP Karimun serta Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Karimun.

    “Kegiatan KIEP ini adalah pengganti istilah Sosialisasi dan merupakan singkatan dari Komunikasi (bersifat dua arah, tidak hanya one way communication), Informasi (disampaikan oleh narasumber), Edukasi (materi yang disampaikan narasumber) dan Partisipasi (dari para peserta). Hal ini akan menambah keseruan dalam diskusi pasca penyampaian materi oleh narasumber,” kata Farid.

    “Semoga KIEP ini bermanfaat bagi seluruh peserta termasuk DWP Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi,” harap Farid.

  • Wabup Intan Dorong PA, KPA dan PPK Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    Wabup Intan Dorong PA, KPA dan PPK Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    BANDUNG, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Intan mendorong para Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PA, KPA dan PPK) serta jajaran pelaku pengadaan untuk terus meningkatkan penggunaan produk-produk dalam negeri.

    Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat memberikan arahan pada acara Bimtek Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan (PA/KPA dan PPK) dan Sosialisasi Perpres 46 TAHUN 2025 serta Pengenalan e-Katalog Versi 6, Kamis (19/6/25)

    “Saya mendorong agar dukungan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa di Pemerintah Kabupaten Tangerang harus diutamakan agar UMKM lokal dan industri kecil dapat bersaing serta semakin kompetitif sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat dan daya saing daerah,” ungkap Wabup Intan.

    Menurut dia, pengadaan barang/jasa pemerintah yang diatur melalui Perpres 46 Tahun 2025 pada prinsipnya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri, termasuk pengaturan pengadaan di tingkat desa.

    Misi Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki misi yaitu mewujudkan perekonomian yang kuat, produktif dan berdaya saing. Untuk itu, kebijakan pengaturan mengenai peningkatan produk dalam negeri yang ditekankan dalam Perpres tersebut harus dijadikan peluang bersama untuk memberikan ruang kepada UMKM di Kabupaten Tangerang yang memiliki banyak produk unggulan lokal, inovatif, dan juga industri kecil dalam negeri.

    “Perpres 46 Tahun 2025 ini merupakan peluang untuk memberikan ruang kepada UMKM di Kabupaten Tangerang yang memiliki banyak produk unggulan lokal, inovatif, dan juga industri kecil dalam negeri,” tandasnya.

    Dia berkeyakinan apabila kebijakan pengadaan berjalan baik maka perwujudan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengadaan barang/jasa di lingkup pemerintahan dapat berjalan baik seiringan dengan penguatan ekonomi daerah, dan Kabupaten Tangerang akan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.

    “Mari kita juga jadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam meningkatkan kapasitas pelaku pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga percepatan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan efisien serta mendorong penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan penggunaan produk UMKM lokal dan industri kecil di tingkat daerah” ujarnya.

    Dia juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan dan seluruh narasumber yang telah berbagi ilmu pengetahuannya terkait cara pengadaan kepada jajaran pelaku pengadaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Shj)