Penulis: Redaksi DjawaraNews

  • Pesan Maryono di Apel Pagi: Jangan Lupa Bahagia, Syukuri Setiap Penugasan

    Pesan Maryono di Apel Pagi: Jangan Lupa Bahagia, Syukuri Setiap Penugasan

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan pesan inspiratif kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/09/2025).

    Di hadapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai, Maryono menekankan pentingnya menjaga semangat, profesionalitas, serta rasa syukur dalam menjalani setiap tugas yang diamanahkan.

    “Dimanapun kita ditempatkan, mari kita jalani dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan keikhlasan. Dengan begitu, pekerjaan yang kita lakukan bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ladang kebaikan bagi kita semua. Jangan lupa bahagia dan nikmati pekerjaan kita,” ujar Maryono.

    Dalam kesempatan yang sama, Maryono juga mengingatkan soal konsistensi Pemkot Tangerang dalam menuntaskan program kerja dan optimalisasi anggaran. Ia menegaskan masih ada porsi Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang perlu direalisasikan dengan cermat, tepat waktu, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    “Program-program kerja yang belum selesai, terserap, ataupun terealisasi harus segera dilaksanakan. Supaya pelaksanaan ABT bisa fokus,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Maryono mengingatkan jajaran Pemkot untuk mempersiapkan diri menghadapi penyusunan anggaran 2026 yang akan berlangsung pada akhir September mendatang.

    “Setiap OPD dan rekan-rekan yang ditugaskan harus bersiap-siap mengikuti kegiatan penyusunan anggaran 2026 agar proses perencanaan berjalan optimal.” tutupnya. (Ad)

     

  • Bangun Literasi Hukum Desa, Kemenkum Banten dan Pemkab Pandeglang Perkuat Sinergi

    Bangun Literasi Hukum Desa, Kemenkum Banten dan Pemkab Pandeglang Perkuat Sinergi

    PANDEGLANG, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, bertempat di ruang kerja Bupati Pandeglang. Pertemuan ini membahas program kerja Kemenkum, khususnya dalam memperkuat literasi hukum masyarakat melalui pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di desa-desa. Senin (15/09).

    Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Pagar Butar Butar, menegaskan pentingnya membangun literasi hukum masyarakat sejak level desa. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden tentang Reformasi Hukum yang salah satunya diwujudkan melalui hadirnya Posbakum.

    “Kami ingin membangun literasi hukum di daerah, khususnya di desa-desa. Kehadiran Pos Bantuan Hukum diharapkan menjadi jembatan masyarakat untuk lebih memahami hukum dan mendapatkan akses bantuan hukum tanpa harus terbebani biaya,” ungkap Pagar.

    Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pandeglang. “Kami sangat mendukung program ini, apalagi bisa menjangkau sampai ke desa-desa. Literasi hukum masyarakat Pandeglang memang masih rendah. Dengan adanya Posbakum di desa, kami harap masyarakat tidak lagi takut berurusan dengan hukum karena dianggap rumit dan mahal,” tutur Iing.

    Senada dengan itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Marsinta Simanjuntak, menyoroti masih minimnya Posbakum di Pandeglang. “Saat ini dari 339 desa di Pandeglang, baru ada 4 Posbakum. Artinya masih banyak yang perlu kita dorong. Dengan adanya sinergi antara Kemenkum dan Pemerintah Daerah, kami optimis jumlah Posbakum akan lebih mudah ditingkatkan,” jelas Marsinta.

    Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Picesco Andika Tulus, menambahkan bahwa selain literasi hukum, pihaknya juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

    “Pembentukan Koperasi Merah Putih sudah mencapai 100 persen. Namun, ke depan akan lebih baik jika ada merek kolektif khas Pandeglang yang bisa digunakan koperasi-koperasi daerah sebagai identitas bersama,” jelas Picesco.

    Melalui audiensi ini, Kanwil Kemenkum Banten bersama Pemerintah Kabupaten Pandeglang sepakat untuk memperkuat kerja sama, baik dalam membangun literasi hukum maupun mendukung program pemberdayaan masyarakat.

  • Jasa Raharja Mensosialisasikan Program Pemutihan PKB dan SWDKLLJ Kepada Ojek Online Untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan

    Jasa Raharja Mensosialisasikan Program Pemutihan PKB dan SWDKLLJ Kepada Ojek Online Untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan

    Serang, Djawaranews.com – Petugas Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Nurochman, melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada pemilik kendaraan Ojek Online pada Senin, 15 September 2025, dengan membagikan flyer program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang masih berlaku hingga 31 Oktober 2025. Dalam kegiatan yang dilakukan secara langsung kepada pemilik kendaraan, Nurochman menjelaskan bahwa program pemutihan ini menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk melunasi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa dikenakan denda administrasi. Sosialisasi dilakukan tidak hanya melalui penyebaran flyer, tetapi juga melalui komunikasi langsung dengan pemilik kendaraan agar informasi dapat tersampaikan dengan baik.

    Selain itu, Nurochman juga memberikan edukasi mengenai peran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan bersamaan dengan pajak kendaraan bermotor di Samsat. Ia menegaskan bahwa SWDKLLJ merupakan bentuk perlindungan dasar yang diberikan Jasa Raharja kepada korban kecelakaan lalu lintas, baik pengendara, penumpang, maupun pihak ketiga yang dirugikan.

    Dilokasi berbeda Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kota Serang Arny Irawati Tenriajeng menyampaikan melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak menunda kesempatan program pemutihan PKB hingga 31 Oktober 2025, sekaligus memahami manfaat dari SWDKLLJ yang menjadi bagian dari perlindungan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk nyata komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ. Dengan begitu, selain membantu masyarakat memanfaatkan program pemutihan, Jasa Raharja juga memperkuat upaya perlindungan bagi seluruh pengguna jalan. (Ad)

  • Sosok Ali Hanafiah Mumpuni Gantikan Dito Jadi Menpora

    Sosok Ali Hanafiah Mumpuni Gantikan Dito Jadi Menpora

    Jakarta, Djawaranews.com – Di tengah dinamika politik nasional dan harapan besar terhadap perbaikan sektor kepemudaan dan olahraga, nama Ali Hanafiah mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai layak dan mumpuni untuk mengisi posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo
    Penilaian ini datang dari berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan organisasi kepemudaan, aktivis mahasiswa, tokoh olahraga, dan komunitas pemuda kreatif Mereka menilai bahwa rekam jejak dan dedikasi Ali Hanafiah selama ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat, pemahaman mendalam terhadap isu-isu kepemudaan, serta keberpihakan yang nyata terhadap pembangunan karakter dan prestasi generasi muda Indonesia.
    “Ali Hanafiah bukan hanya paham masalah, tapi juga punya visi dan komitmen yang jelas terhadap kemajuan pemuda. Ia dekat dengan akar rumput dan selalu hadir di tengah anak muda,” ujar AMIN SIAGIAN, Aktivis Nasional
    Amin siagian ketum GERAKAN PEMUDA AL WASLIYAH  juga mengungkapkan bahwa sosok Ali Hanafiah yang merupakan sosok yang dapat berkomunikasi kepada berbagai pihak, hal ini akan menjadi modal utama bahwa beliau layak untuk menempati jabatan Menpora.
    Di berbagai kesempatan, Ali Hanafiah dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong program pemberdayaan pemuda berbasis daerah, penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional, hingga dukungan konkret terhadap olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi.
    Dukungan terhadap Ali Hanafiah juga menguat di media sosial, di mana berbagai tagar seperti #AliHanafiahUntukMenpora menjadi perbincangan hangat. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa publik menginginkan figur yang mampu mengakselerasi perubahan di Kemenpora, dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, transparan, dan progresif.
    Bagi banyak kalangan, pergantian Menpora menjadi momentum strategis untuk menyuntikkan semangat baru dan membangun ulang kepercayaan pemuda terhadap pemerintah. Dalam konteks ini, Ali Hanafiah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.
    Mengapa Dr. Ali Hanafiah pantas jadi Menpora?
    1.Kepemimpinan Nasional di KNPI
    Sebagai Ketua Umum KNPI, Dr. Ali Hanafiah berhasil memimpin organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia yang menaungi berbagai unsur pemuda dari Sabang sampai Merauke. Hal ini menunjukkan kemampuan leadership dan konsolidasi yang kuat.
    2.Keberhasilan Membangun Jejaring Pemuda
    Di bawah kepemimpinannya, KNPI semakin aktif menjalin sinergi dengan pemerintah pusat/daerah, lembaga swasta, hingga komunitas akar rumput. Keberhasilan ini mencerminkan kapasitasnya dalam menghubungkan aspirasi pemuda dengan kebijakan nasional.
    3.Penguatan Program Kepemudaan
    Ia dikenal mendorong berbagai program peningkatan kapasitas pemuda, mulai dari kewirausahaan, digitalisasi, hingga pembinaan karakter kebangsaan. Upaya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan dalam membangun SDM muda yang kompetitif.
    4.Kedekatan dengan Dunia Olahraga
    Melalui jaringan kepemudaan, ia juga aktif mendukung kegiatan olahraga sebagai media pembinaan generasi muda. Hal ini selaras dengan visi Menpora untuk mengembangkan olahraga sebagai instrumen persatuan dan prestasi bangsa.
    5.Kredibilitas Akademik dan Profesional
    Dengan latar belakang pendidikan doktoral serta pengalaman luas di bidang hukum, ekonomi, dan manajemen, Dr. Ali Hanafiah memiliki kapasitas intelektual dan profesional yang mumpuni untuk merancang kebijakan strategis di tingkat kementerian.
    6.Regenerasi Kepemimpinan Nasional
    Penunjukannya akan menjadi simbol regenerasi kepemimpinan yang memberi ruang bagi tokoh muda visioner untuk berperan langsung dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam memajukan pemuda dan olahraga. (Red)
  • Breaking News..!! Polres Simalungun Bongkar Sindikat Narkoba dengan Sitaan 159 Gram Sabu dan Ganja

    Breaking News..!! Polres Simalungun Bongkar Sindikat Narkoba dengan Sitaan 159 Gram Sabu dan Ganja

    SIMALUNGUN SUMUT, Djawaranews.com – Satuan Narkoba Polres Simalungun kembali menunjukkan ketegasannya dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

    Dalam operasi terencana yang dijalankan secara profesional, petugas berhasil membongkar sindikat perdagangan narkoba dengan mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat 53,98 gram dan ganja mencapai lebih dari 100 gram.

    Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Minggu (14/9/2025) sekira pukul 17.24 WIB memberikan penjelasan lengkap mengenai operasi yang berlangsung pada Jumat dini hari, 12 September 2025 tersebut.

    “Operasi penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang memberitahukan bahwa di sebuah rumah yang berada di Huta 4 Batu 5 Nagori Silau Malaha Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” ujar AKP Henry menjelaskan latar belakang operasi kepada wartawan.

    Berdasarkan informasi berharga dari masyarakat tersebut, personel Satnarkoba Polres Simalungun langsung melakukan tindak lanjut dengan melaksanakan penyelidikan dan pengintaian menyeluruh di seputar lokasi yang dimaksud.

    Aksi nyata dimulai pada pukul 00.30 WIB ketika tim melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka pertama yang mengaku bernama Ranto Damanik (43), seorang wiraswasta yang berdomisili di lokasi tersebut.

    “Selanjutnya personel melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dari Ranto Damanik yang terletak di atas meja tempat ia duduk.

    Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut miliknya,” ungkap Kasat Narkoba mendetailkan temuan di lokasi pertama.

    Dari tersangka Ranto Damanik, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas perdagangan narkoba dalam skala besar.

    Barang bukti tersebut meliputi 2 bungkus plastik klip besar berisi sabu, 31 bungkus plastik klip kecil berisi sabu dengan berat total brutto 53,98 gram, 1 bungkus plastik kresek kecil berisi ganja dengan berat brutto 4,32 gram, 1 unit handphone Android merek Vivo warna biru, uang tunai Rp 200.000, serta berbagai perlengkapan pengemasan seperti timbangan digital, sekop dari pipet, dan plastik klip kosong.

    Pengembangan kasus berlanjut setelah tersangka Ranto Damanik memberikan keterangan bahwa narkotika tersebut diperoleh dari seseorang bernama Rudiansyah Siregar yang berada di Huta 2 Pematang Simalungun. Tim segera bergerak ke lokasi kedua untuk melakukan operasi lanjutan.

    “Personel melakukan pengembangan ke lokasi yang dimaksud dan berhasil mengamankan Rudiansyah Siregar di kediamannya.

    Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan narkotika jenis ganja di dalam kamar miliknya,” ucap AKP Henry menjelaskan tahapan operasi di tempat kedua.

    Di kediaman Rudiansyah Siregar (36), wiraswasta yang tinggal di Jalan H. Ulakma Sinaga Pematang Simalungun, petugas menemukan 1 bungkus plastik kresek berisi ganja, 1 bungkus plastik klip besar berisi ganja dengan berat brutto 100 gram, 1 linting rokok berisi ganja dengan berat brutto 0,92 gram, 1 unit handphone Android merek Vivo warna biru, dan 1 bungkus kertas tik-tak.

    Ketika dilakukan interrogasi lebih mendalam, Rudiansyah Siregar mengakui kepemilikan barang bukti narkotika tersebut. Tersangka juga memberikan informasi penting mengenai jaringan supply narkoba yang lebih luas.

    “Setelah dilakukan interrogasi, Rudiansyah Siregar mengakui bahwa narkotika jenis sabu dan ganja tersebut miliknya. Narkotika jenis sabu diperoleh dari seseorang bernama Adi yang berada di Kota Tanjung Balai, sedangkan narkotika jenis ganja diperoleh dari seseorang bernama Alvin yang berada di Kota Medan,” tegas AKP Henry mengungkapkan hasil interrogasi.

    Kedua tersangka kini telah diamankan di Mapolres Simalungun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Pihak kepolisian akan menerbitkan laporan polisi, melakukan gelar perkara, dan memproses kasus ini ke Kejaksaan Negeri untuk tahap penuntutan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    “Kami akan terus mengungkap jaringan di atasnya berdasarkan informasi yang telah diperoleh.

    Operasi ini membuktikan komitmen serius Polri dalam memberantas peredaran narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari ancaman bahaya narkotika,” pungkas AKP Henry dengan penuh keyakinan.

    Kasus ini akan diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana yang berat. Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam memerangi kejahatan narkoba. (Erianto Perangin-Angin)

  • Bayar Pajak Tepat Waktu? Jasa Raharja Tangerang Siapkan Kejutan Spesial Bareng Pelaku Usaha!

    Bayar Pajak Tepat Waktu? Jasa Raharja Tangerang Siapkan Kejutan Spesial Bareng Pelaku Usaha!

    Tangerang, Djawaranews.com – Jasa Raharja Cabang Tangerang memberikan apresiasi kepada para wajib pajak kendaraan bermotor yang taat membayar pajak tepat waktu. Bentuk apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian voucher atau potongan harga pada merchant-merchant yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang. Pemberian Voucher kepada wajib pajak tersebut dilakukan di Samsat Balaraja pada hari Senin,15 September 2025.

    Fuad Hardani selaku Penanggungjawab Samsat Induk Balaraja mengatakan program ini merupakan sinergi antara Jasa Raharja dan para pelaku usaha lokal yang turut mendukung tim pembina Samsat, “Merchant yang berpartisipasi antara lain bergerak di sektor kuliner, Rumah Sakit, kopi, Waterboom, Optik, dan lainnya. Kupon atau diskon akan diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka dalam membayar pajak,” ujar Fuad

    Program ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan kesadaran pajak masyarakat sekaligus mendorong peningkatan penerimaan daerah serta mengedukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mereka akan pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor, bahwa pajak yang mereka bayarkan tidak hanya untuk pembangunan daerah akan tetapi juga terdapat benefit yang bisa dinikmati oleh para wajib pajak

    Dari lokasi berbeda Panji Artha selaku Kepala Cabang Jasa Raharja Tangerang menyampaikan upaya ini dalam rangka menggugah kesadaran para pemilik kendaraan untuk melaksanakan kewajibannya membayar SWDKLLJ & PKB. Kerjasama ini sebagai bentuk apresiasi kepada Wajib Pajak yang telah tepat waktu dalam membayar pajak kendaraan bermotornya, sekaligus turut mendukung UMKM yang ada di Provinsi Banten. “Semoga dengan adanya bentuk kerjasama ini semakin meningkatkan pendapatan bagi para pemilik UMKM yang sudah mau bekerjasama dengan Jasa Raharja, dan masyarakat mendapat benefit karena sudah tepat waktu dalam membayar pajak kendaraannya .” tutup Panji. (Shj)

     

  • Warga Kota Tangerang Resah Sampah Dibuang Sembarangan, Keluhkan Bau Menyengat dan Minimnya Fasilitas TPS

    Warga Kota Tangerang Resah Sampah Dibuang Sembarangan, Keluhkan Bau Menyengat dan Minimnya Fasilitas TPS

    Kota Tangerang – Kota Tangerang kembali dihadapkan pada masalah klasik yang belum kunjung terselesaikan, sampah yang dibuang sembarangan. Warga dari berbagai kecamatan, seperti Cipondoh dan Ciledug, mengeluhkan tumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

    Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jalan KH Hasyim Ashari. Meskipun sudah dipasang himbauan larangan untuk tidak membuang sampah, tetap saja ditemukan banyak tumpukan sampah di lokasi. Selain itu, pantauan media pada senin (15/9/2025), di Jalan Irigasi Gondrong, Kecamatan Cipondoh sampah menumpuk hingga menutupi sebagian badan jalan. Tak hanya merusak pemandangan, kondisi ini juga menimbulkan bau menyengat yang sangat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

    Keluhan juga datang dari Ani, warga Kecamatan Ciledug, yang setiap pagi melintasi Jalan Hos Cokroaminoto. “Ini sudah berlangsung lama. Meskipun nantinya diangkut petugas, Pemerintah Kota Tangerang seharusnya menyediakan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) yang strategis agar tidak mengganggu pengguna jalan karena bau yang menyengat dan tak sedap,” ujarnya.

    Ani juga menyoroti kebijakan pemerintah yang hanya fokus pada pemberian sanksi, namun kurang memberikan solusi. “Aneh jika pemerintah hanya membuat aturan sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan, tapi tidak menyediakan tempat pembuangan yang memadai,” tambahnya.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengatakan pihaknya prihatin dengan kondisi ini dan akan meningkatkan koordinasi dengan Satpol-PP untuk penegakan aturan dan mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan.

    “Kami sangat prihatin, seharusnya ada kesadaran dari warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kedepan kami akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Satpol-PP untuk penegakan aturannya,” ujarnya saat dihubungi, Senin (15/9/2025).

    Dukungan datang dari Ketua Yayasan Banksasuci Foundation, Ade Yunus yang menilai Pemkot Tangerang harus memperkuat infrastruktur dan kebijakan secara menyeluruh. “Idealnya, setiap kelurahan memiliki TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) agar penanganan sampah efektif dari hulu ke hilir,” jelasnya.

    Ia berharap keresahan warga dapat menjadi momentum untuk sinergi dan kolaborasi lintas sektor, agar Kota Tangerang mampu menjadi kota yang ramah lingkungan dan bebas dari masalah sampah.(Ben)

  • Panin Expo 2025 Kembali Hadir, Tawarkan Hadiah 12 Mercedes-Benz dan Rp11,6 Miliar Tunai

    Panin Expo 2025 Kembali Hadir, Tawarkan Hadiah 12 Mercedes-Benz dan Rp11,6 Miliar Tunai

    SERANG – Panin Expo 2025 siap digelar pada 10–12 Oktober 2025 di Cilegon Center Mall. Ajang tahunan yang diinisiasi oleh Bank Panin KCU Serang ini menghadirkan pameran properti dan UMKM sekaligus beragam kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat Serang, Cilegon, dan sekitarnya.

    Tahun ini, Panin Expo hadir lebih meriah dengan grand prize 12 unit Mercedes-Benz C200 Avangarde Line serta hadiah uang tunai total senilai Rp11,6 miliar.

    Selain pameran, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Car Free Day di Serang dan Cilegon (14, 21, 28 September 2025), Open Table di Cilegon Center Mall (25 September–9 Oktober 2025), serta Road Show pada 4 Oktober 2025.

    Panin Expo 2025 menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 Bank Panin KCU Serang. Melalui kegiatan ini, Panin mengajak para agen properti dan UMKM untuk ikut serta memperluas jejaring, mempererat persahabatan, serta memberikan lebih banyak pilihan investasi dan hunian bagi masyarakat.

    Panin Expo sendiri sudah menjadi agenda rutin sejak 2014, pernah digelar di MOS Serang, Supermall Cilegon, Citra Raya Bitung, hingga Cilegon Center Mall yang menjadi lokasi tetap dalam beberapa tahun terakhir.

    Peserta pameran akan mendapatkan beragam benefit, mulai dari tenant booth 2×3 meter, konsumsi, promosi pra-event, hingga eksposur melalui media promosi dan iklan radio.

    Bagi masyarakat, Panin Expo 2025 diharapkan bukan hanya sekadar pameran properti dan UMKM, tetapi juga ajang hiburan sekaligus kesempatan emas untuk meraih hadiah spektakuler. (Trg)

  • dr Rory Pepayoza Br Bangun Ditunjuk Menjadi  Plh Kepala UPTD Puskesmas Dolat Rayat

    dr Rory Pepayoza Br Bangun Ditunjuk Menjadi Plh Kepala UPTD Puskesmas Dolat Rayat

    TANAH KARO, SUMUT – Untuk memperkuat pelayanan dan memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo memutuskan dan menunjuk dr Rory Pepayoza Br Bangun menjadi Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD Puskesmas Dolat Rayat.

    Hal ini diketahui setelah terbitnya Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor :800.1.3.3/547/BKPSDM/2025 tanggal 10 September 2025.

    Pemerintah Kabupaten Karo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sudah resmi mengumumkan pergantian ini, dengan ini maka berakhirlah penugasan dr Rahmenda sebagai Plh dan sudah dikembalikan ke Unit Organisasi asalnya sebagai Dokter Ahli Madya pada RSUD Kabanjahe.

    Puskesmas Dolat Rayat yang sebelumnya mempunyai Kepala Puskesmas (Kapus) dr Diah Pitaloka M.Kes,namun dibebas tugaskan dari jabatan karena diduga melakukan pelanggaran displin.

    Untuk mengisi kekosongan,berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor 800.1.3.3/514/BKPSDM/2025 tanggal 27 Agustus 2025,Pemkab Karo menunjuk dr Rahmenda sebagai Pelaksana Harian Kepala UPTD Puskesmas Dolat Rayat.

    Namun dalam pelaksanaan tugasnya,dr Rahmenda menghadapi sejumlah kendala baik dari sisi internal maupun eksternal,termasuk adanya dinamika muncul dari masyarakat terhadap layanan kesehatan di Puskesmas Dolat Rayat.

    Dalam kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Karo berharap penunjukan dr Rory Pepayoza Br Bangun dapat membawa peningkatan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Dolat Rayat,serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional bagi masyarakat. (Erianto Perangin-Angin)

  • Maulid Bersama Ulama, Gubernur Banten Paparkan Komitmen Majukan Pendidikan Agama

    Maulid Bersama Ulama, Gubernur Banten Paparkan Komitmen Majukan Pendidikan Agama

    Pandeglang  – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa banyak ulama masyhur yang lahir di bumi Banten termasuk dari Kabupaten Pandeglang seperti Syekh Asnawi Caringin. Pemprov memiliki komitmen tinggi pada pemajuan pendidikan keagamaan apalagi Banten juga dikenal sebagai daerah sejuta santri dan seribu ulama.

    “Provinsi Banten sejak dahulu sudah terkenal dengan sebutan daerah sejuta santri dan seribu ulama. Ulama-ulama besar Banten banyak mendirikan pondok pesantren seperti Syekh Nawawi Albantani, Syekh Asnawi Caringin, Syekh Mansyur, Syekh Abdul Karim dan Syekh Dimyati,” kata Andra Soni saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-15 Tb A Ma’ani Rusdji di Yayasan Perguruan Islam Mathla’ul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu), Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu (14/9/2025).

    Latar belakang itu menjadi komitmen Pemprov Banten agar lembaga pendidikan dan keagamaan perlu mendapatkan perhatian lebih. Pemprov katanya mendukung berbagai kegiatan atau program keagamaan. Misalnya dengan memberikan bantuan untuk penunjang sarana dan prasarana lembaga pendidikan keagamaan.

    Malnu juga memiliki sejarah panjang dalam memberikan pendidikan keagamaan bagi anak-anak bangsa. Kehadirannya telah memberikan pengaruh besar terhadap upaya penyebaran agama Islam bercorak ahlusunnah wal jamaah di tanah jawara.

    “Saya berharap keberadaan lembaga pendidikan ini akan terus bertambah maju dengan sebuah grand design pendidikan pesantren,” ujarnya.

    Di samping itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pandeglang bersama Malnu ini merupakan salah satu momentum untuk memperkuat persaudaraaan sesama umat. Termasuk membangun kecintaan untuk membangun bangsa dan Provinsi Banten.

    Andra Soni juga mengajak untuk bersama-sama meneladani akhlak mulia para ulama. Ulama sebagai waliyullah memiliki peran penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat.

    “Ulama sebagai pewaris nabi memiliki peran penting dalam tatanan kehidupan masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Ketua umum PB Malnu Uuf Zaki Gufron menceritakan bagaimana peran Malnu dalam penyebaran pendidikan agama Islam bercorak ahlussunnah wal jamaah di Pandeglang. Sejak 1970, Malnu terus berkontribusi pada upaya peningkatan kesejahteraan kiai. Bahkan, salah satu pendiri Malnu telah mengeluarkan SK kepada seribuan lebih guru madrasah se Kabupaten Pandeglang.

    “Dari terobosan itu, alhamdulillah NU sangat jaya di Pandeglang dan para kiainya hidup dengan sejahtera,” paparnya.

    Selain sebagai pusat pendidikan keagamaan, Malnu di Kecamatan Menes juga pernah dijadikan sebagai lokasi Mukhtamar NU ke-13 pada tahun 1938. Sejumlah ulama NU terkemuka hadir berkumpul di Menes dari berbagai daerah, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

    Pada Mukhtamar itu, untuk pertama kalinya ada dua perempuan NU yang berpidato di hadapan para kiai yakni Nyai Djuaesih, perempuan kelahiran Sukabumi yang tinggal di Bandung. Serta ada nama Siti Syarah, perempuan lokal asal Menes.

    “Dari situlah kemudian muncul gerakan perempuan yang mewarnai perjuangan NU sampai saat ini,” pungkasnya. (Trg)