Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Rabies di Provinsi Banten

Serang, Djawaranews.com – Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit Rabies, meskipun sudah lama tidak ditemukan kasus di provinsi ini. Untuk itu, diperlukan koordinasi yang baik antara sektor kesehatan masyarakat dan sektor kesehatan hewan dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit Rabies.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten (Dinkes Banten) Ati Pramudji Hastuti menjelaskan beberapa cara penanganan luka gigitan Hewan Penular Rabies pada manusia.

1. Cuci luka gigitan secepatnya dengan sabun/deterjen pada air mengalir selama 15 menit, lalu diberi antiseptik seperti obat merah dan sejenisnya.
2. Segera pergi ke Fasyankes Rabies Center (Puskesmas atau Rumah Sakit) untuk dilakukan kembali pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) atau VAR dan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi.
3. Berikan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi penanganan luka gigitan sesegera mungkin setelah terpapar hewan Rabies, efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat jika tergigit hewan yang berpotensi menularkan Rabies.
“Dengan demikian, kita dapat mencegah penyebaran penyakit Rabies dan menjaga kesehatan masyarakat,” jelas Kadinkes. (Adv)